Polda Sumsel : Pendistribusian Beras Dan Obat Herbal Yang Terdampak Covid-19

Palembang, Penasriwijaya.com
Pendistribusian Beras dan Bantuan obat herbal untuk warga yang terdampak Covid-19 dalam rangkaian kegiatan Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel) Peduli Covid-19, digelar Jum’at (05/06/2020) Pukul 10.00 WIB, di lapangan belakang Apel Mapolda Sumsel.

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumsel, Irjen Pol. Prof. Dr. Eko Indra Heri S., M.M., dalam hal ini diwakili oleh Kabid keuangan Polda Sumsel Kombes Pol Heni Krinowati, SP, MSi melepas secara langsung kendaraan dinas yang akan melakukan pendistribusian beras dan obat – obatan herbal tersebut setelah sebelumnya Kabid Keu melakukan penyerahan secara simbolis beras sedangkan 300 paket obat herbal ini berkat
sumbangsih yayasan Budha Tzu Chi yang ikut mendukung berbagai kegiatan Polda Sumsel Peduli Covid-19

kepada perwakilan anggota Polda Sumsel yang bertugas untuk mendistribusikan beras dan obat – obatan herbal tersebut ke wilayah kecamatan/kelurahan yang telah ditentukan oleh panitia pelaksana.

Lokasi pendistribusian beras dan obat – obatan herbal hari ini rencananya akan di distribusikan di 7 Wilayah yang ada di Kota Palembang diantaranya:
1. Kecamatan Alang – Alang Lebar, 2. Kecamatan Sukarami, 3. Kecamatan Kalidoni, 4. Kecamatan Kemuning, 5. Kecamatan Ilir Timur II, 6. Kecamatan Ilir Barat II, 7. Wilayah Km.7 Palembang

Beras dan Obat – obatan Herbal ini akan dibagikan kepada seluruh masyarakat yang tidak terdaftar sebagai penerima bantuan dari Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah. Total Beras yang dibagikan hari ini seberat Tiga Ton Enam Ratus Delapan Puluh yang dikemas dalam karung seberat 10Kg yang akan dibagikan kepada 368 Kepala Keluarga.

Dalam hal itu, Kabid Keu pun berharap pendistribusian ini dapat dilaksanakan dengan baik dan diterima oleh masyarakat yg benar – benar membutuhkan semoga kondisi ini cepat berakhir dan kita semua diberikan kesehatan serta tetap semangat untuk melawan Covid-19 agar kita dapat memutus mata rantai penyebaran Covid -19 ini,” ujarnya. ( Sadiman )

Kapolres OKU Lounching Dusun V Lekis Banuayu Sebagai Desa Tangkal Covid-19

OKU, Penasriwijaya.com – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Ogan Komering Ulu (OKU), AKBP. Arif Hidayat Ritonga, S.I.K, MH., melaksanakan acara Lounching Desa Tangkal Covid-19, bertempat di dusun V Lekis desa Banuayu Kecamatan Lubuk Batang Kamis, (04/6/2020).

Kapolres OKU AKBP Arif Hidayat Ritonga, S.I. K, MH., dalam sambutannya menyampaikan bahwasanya Kampung Tangkal Covid-19 Polres OKU ini dalam rangka menunjang ketahanan pangan bagi masyarakat yang terkena dampak covid-19. Kegiatan ini adalah kebijakan yang diambil oleh Kapolda Sumsel dalam hal untuk menyikapi dampak dari Covid-19.

Ada 4 aitem program pokok yang harus dilaksanakan. Pertama adalah 1 desa harus memiliki 1 posko Covid-19 dan ini sudah terealisasi, kedua adalah ketahanan pangan yang mana pada hari ini kita akan melakukan penebaran bibit ikan nila dan penanaman ubi racun didesa banuayu. Hal ini juga sudah dilaksanakan di kecamatan Semindang Aji sudah berjalan dalam hal Budidaya Lele dan menanam sayur mayur serta kecamatan Pengandonan juga melaksanakan budidaya ikan Lele, kemudian ketiga adalah pendampingan bimbel anak – anak SD ini sudah kita laksanakan di kecamatan Baturaja Barat yang dikelola oleh babinkamtibmas, demikian juga di kecamatan Baturaja Timur sudah dilaksanakan bimbel tapi bukan pendidikan umum melainkan pendidikan agama dikelola oleh Babinkamtibmas dari Polsek Baturaja Timur dan Keempat adalah Jumat Berbagi disini kami juga sudah dapat bantuan dari Mabes Polri sejumlah 10 ton beras yang dibagikan melalui Kapolsek disetiap Kecamatan masing – masing di Kabupaten OKU, untuk sementara yang bisa kami bantu sebanyak setiap Kecamatan 45 Kepala Keluarga (KK).

Polres juga membentuk kelompok tani baru 10 KK yang ikut serta untuk melaksanakan penanaman ubi racun untuk sementara yang sudah dikelola kurang lebih 20 hektar untuk keseluruhan,” terang Kapolres.

Sementara dalam kata Sambutannya Wabup OKU Drs.Johan Anuar, S.H., M.M., apresiasi atas gagasan jajaran Polri membentuk Kampung Tangkal Covid-19 guna memperkuat program ketahanan pangan di daerah dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini.

Pemerintah Kabupaten OKU mendukung sepenuhnya dan akan terlibat langsung menggerakkan potensi masyarakat untuk mensukseskan tujuan pembentukan Kampung Tangkal Covid-19 di desa Banuayu Kecamatan Lubuk Batang ini,” kata Wabup.

Saya berharap kegiatan ini akan semakin memotivasi tumbuh kembang semangat swadaya masyarakat agar lebih produktif menggunakan lahan di sekitar pemukiman masing – masing untuk budidaya tanaman pangan dan budidaya ikan.

Selanjutnya, Wabup OKU juga menghimbau kepada masyarakat agar kiranya tetap mematuhi anjuran pemerintah dan melaksanakan budidaya bersih serta perilaku hidup sehat, terutama dalam mentaati protokol kesehatan dalam menjalankan aktivitas sehari – harinya yaitu memakai masker, jaga jarak dan sering cuci tangan dengan sabun.

Kegiatan ini diharapkan untuk kedepannya akan terus dibina oleh jajaran Polres OKU melalui Polsek Lubuk Batang dan Pos Pol Subsektor Lekis,” harap Wabup.

Acara Lounching Desa Tangkal Covid-19, selanjutnya dilanjutkan dengan pembagian sembako dan ditandai penanaman singkong serta penebaran benih ikan nila.

Hadir pada acara ini, mewakili Forkopimda OKU, Asisten, OPD, Rektor AKMI Baturaja, Kabag, Camat Lubuk Batang, Ketua Bhayangkari, Kades Banuayu, Kades Terusan dan undangan lainya. (SP@di)

Kapolda Sumsel Tinjau Rumah Sehat Covid-19 Di Wisma Atlet JSC Palembang

Palembang, Penasriwijaya.com – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Pol. Prof. Dr. Eko Indra Heri S., M.M., didampingi Kabiddokkes Polda Sumsel Kombes Pol.dr.Syamsul Bahar, M.Kes., melakukan peninjauan ke Rumah Sehat Covid-19 di kawasan Wisma Atlet Komplek Jakabaring Sport City (JSC) Palembang, Kamis (4/6/2020).

Kedatangan Kapolda Sumsel ke lokasi Rumah Sehat Covid-19 Provinsi Sumsel tersebut, guna untuk melakukan peninjauan secara langsung ke lokasi penjagaan, ruang pemeriksaan serta gedung yang dijadikan tempat merawat Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19.

Saat berada dilokasi, Kapolda Sumsel menyampaikan, “kita datang kesini tentunya untuk memberikan semangat dan dukungan kepada petugas yang berada di lokasi Rumah Sehat Covid-19 ini, baik personel yang melakukan penjagaan dari unsur TNI, Polri, Satpol PP serta tim gugus tugas lainnya dan juga memberikan motivasi kepada petugas medis yang telah memberikan tenaga dan waktunya untuk setiap saat melakukan pengecekan dan perawatan terhadap kondisi kesehatan pasien Covid-19,” kata Kapolda Sumsel.

Petugas medis yang bertugas, tentunya dapat selalu menjaga kesehatan fisiknya, tetap mengedepankan protokol kesehatan, selalu semangat dan jangan lupa berdoa semoga kita selalu terhindar dari Covid-19,” harapnya.

Saat tiba di kawasan Rumah Sehat-19 Provinsi Sumsel tersebut, tampak hadir Kapolrestabes Palembang Kombes Pol. Anom Setyadji, S.I.K., Sekretaris Tim Satgas Rumah Sehat Covid-19 Bapak Aufa Syafrizal, Kabagops Polrestabes Palembang AKBP Eddy Aprianto Haka, S.T., M.Si., yang mewakili Kabinda Sumsel, Kapolsek Seberang Ulu I Palembang Kompol Mario Ivanry. (Sadiman)

Sekda OKU Ikuti Musrenbangnas Dan Lima arahan Presiden RI

OKU, Penasriwijaya.com – Presiden Republik Indonesia (RI) Ir.H.Joko Widodo membuka Musyawarah Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2021-2025 di Istana Negara Jakarta melalui siaran TVRI, Kamis (30/04/2020).

Dari Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Musrenbangnas pada pembukaan yang secara langsung di siaran melewati TVRI tersebut, Bupati OKU Drs. H. Kuryana Azis diwakili Sekretaris Daerah Dr. Ir. H. Achmad Tarmizi, SE, MT, M.Si, MH., Asisten III Setda OKU Romson Fitri, SH, MH., Kepala Bappelitbangda, Ir Gunawan Somad, MM., Kepala BKAD, Kadin PUPR, dan Kadin Perkim bertempat di ruang induk rumah dinas Bupati OKU.

Presiden Joko Widodo minta reformasi struktural untuk sistim kelembagaan yang sederhana. Menurutnya, proses birokrasi yang sederhana menghasilkan kebijakan yang memiliki dampak lebih cepat, sehingga perizinan dari pusat ke daerah akan semakin mudah.

Dalam musyawarah pembangunan nasional, lima arahan Presiden Joko Widodo yaitu pembangunan SDM, pembangunan infrastruktur, penyederhanaan regulasi, penyederhanaan birokrasi, serta transformasi ekonomi.

Pada Musrenbangnas, Presiden Jokowi mendengarkan paparan dari Menteri PPN/Kepala Bappenas Harsono Monoarfa tentang pelaksanaan Musrenbangnas 2020, penyusunan visi Indonesia dan rancangan teknokratik RPJMN 2021-2025.

Adapun tema yang diangkat pada pembangunan tahun 2021 adalah mempercepat pemulihan ekonomi dan reformasi Sosial.

Menurut UU nomor 25 tahun 2004 Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas untuk menyiapkan rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah (RKP) setiap tahunnya. Rancangan awal RKP tersebut memuat prioritas pembangunan rancangan kerangka ekonomi makro dan pendanaan, indikasi program kementerian dan lembaga.

Setiap K/L menyusun Rencana Kerja kementerian/lembaga (Renja K/L) mengacu kepada rancangan awal RKP 2021.

Dalam penyusunan rancangan awal RKP 2021 dilakukan rangkaian Musrenbangnas tahun 2020 untuk mewujudkan sinergi antara RKP dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang akan mendorong pencapaian sasaran prioritas pembangunan nasional.

Fokus pembangunan tahun 2021 pemulihan industri, pariwisata, dan investasi, reformasi sistem kesehatan nasional, reformasi sistem jaring pengaman sosial, reformasi sistem ketahanan bencana.

Ditengah pandemi Covid-19 ini, presiden Jokowi menyampaikan optimismenya bahwa bangsa ini akan bangkit, tahun ini adalah tahun recovery, tahun pemulihan dan tahun rebound. Untuk itu selain kecepatan dalam mengatasi Covid-19, kita juga perlu kecepatan untuk pulih dan recovery akan berjalan sesuai harapan. (SP@di)

Pemkab OKU Gelar Rapat Optimalisasi Kinerja Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19

OKU, Penasriwijaya.com – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (Pemkab OKU) menggelar rapat Optimalisasi Kinerja Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten OKU bertempat di ruang Abdi Praja, Rabu (29/04/2020).

Menyikapi status daerah Kabupaten OKU menjadi zona merah oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), semua ini tentunya menjadi perhatian kita bersama demikian hal itu telah disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) OKU, Dr Drs H Ahmad Tarmizi, SE., MT., M.Si., MH.,
selalu wakil ketua Satuan tugas Covid-19 mengawali laporannya dalam Rakor Penanganan Percepatan Covid-19.

Bupati OKU yang juga sebagai Ketua Satgas Covid-19 OKU Drs.H.Kuryana Azis didampingi Kapolres OKU AKBP Arif Hidayat Ritonga, S.I.K, MH., serta Dandim 0403/OKU Letnan Kolonel Arh.Tan Kurniawan, S.AP., M.IP., prihatin atas terus meningkatnya jumlah yang teridentifikasi positif.

Untuk itu Bupati mengajak kita semua untuk bersama – sama mengatasi masalah ini. Tugas ini bukan hanya tugas pemerintah, lembaga, tetapi tugas dari seluruh lapisan masyarakat yang harus bersatu, bersinergi dalam menangani Covid-19 ini,” ucap Bupati OKU.

Terkait hal itu, Bupati mengajak seluruh komponen masyarakat untuk mencegah dan memutus penyebaran Covid-19 adalah mengikuti himbauan pemerintah, diantaranya adalah untuk tidak mudik lebaran pada tahun ini,” harap Bupati OKU.

“Bagi pendatang yang masuk ke Kabupaten OKU, harus dapat mengantisipasi dengan melaksanakan pemeriksaan kesehatan apalagi mereka yang datang dari wilayah pandemi Covid-19.

Hal ini tentu sangat terkait dengan keberadaan posko pengamanan. Pada kesempatan ini Bupati mengatakan untuk dapat menambah posko terpadu di perbatasan OKU yakni di desa Gunung Meraksa kecamatan Lubuk Batang, karena dinilai tepat sebagai pintu masuk Kabupaten OKU, Begitu juga posko di desa Gunung Meraksa kecamatan Pengandonan, sedangkan posko di Batumarta tidak mengalami perubahan tempat.

Seiring dengan bertambahnya jumlah konfirmasi positif, Pemda akan menyiapkan gedung Lokalitbang Depkes OKU untuk dijadikan cadangan tempat isolasi pasien selain Hotel Baturaja, sementara itu Hotel Harison disiapkan untuk para medis yang bertugas sebagai tempat karantina.

Selain itu juga bagi pasien Covid-19 yang meninggal dunia, diminta untuk dibuatkan SK regu pemakaman oleh dinas sosial, Pemda telah menyiapkan lahan pemakaman di Desa Kurup Kecamatan Lubuk Batang yang jauh dari pemukiman, sebagai langkah antisipasi kalau ada penolakan dari warga masyarakat.

Bupati juga mengharapkan himbauan yang disampaikan kepada masyarakat, seperti bekerja, belajar, dan beribadah di rumah, tidak berkumpul di tempat keramaian, harus diperkuat dengan SK Bupati.

Mengenai pencairan dana BLT yang diberikan oleh pemerintah pusat selama tiga bulan, yaitu dari bulan April sampai bulan Juni, dan sekarang hampir masuk ke bulan Mei yang sangat diharapkan oleh masyarakat kurang mampu di setiap desa dan kelurahan. Bupati mengharapkan untuk segera menyelesaikan pendataan tersebut secara cepat dan tepat sehingga dapat menyentuh bagi masyarakat yang membutuhkan.

Dalam menangani pasien Covid-19 diperlukan ketersediaan alat kesehatan, diantaranya Rapid Test, SWAB, untuk itu Bupati minta kepada Dinas Kesehatan secepatnya mempersiapkan alat kesehatan tersebut, karena sangat dibutuhkan mengingat covid-19 penyebarannya sangat masif. harap Bupati OKU.

Dalam Rakor itu juga, Kapolres OKU, menyatakan “kesiapan untuk melaksanakan kebijakan pemda terkait Covid-19, personil polres siap mengamankan semua langkah dan kebijakan yang dilaksanakan, mulai dari pemeriksaan pintu masuk OKU, pengawalan pemakaman, penindakan terhadap pelanggar aturan serta pengawalan distribusi bansos,” tutur Kapolres OKU

Dandim 0403 OKU dalam hal itu juga mengatakan, “mendukung untuk memperketat semua pintu masuk OKU, melakukan sosialisasi himbauan lebih tegas lagi kepada pihak – pihak yang kedapatan masih melanggar aturan, kodim 0403/OKU bersama Polres OKU siap bersinergi dalam pengawalan dan penegakan aruran sesuai protokol kesehatan Covid-19.

Hadir pada kesempatan ini Kapolres, Dandim 0403/OKU, Asisten, OPD, dari RS Ibnu Sutowo, RS DKT dan RS. Antonio. dan (SP@di)

Warga OKU Positif Covid-19 Menjadi 10 Orang, Dengan Dasar Ini Menjadikan Status Zona Merah

OKU, Penasriwijaya.com – Antisipasi wabah Virus Corona (Covid-19), Bupati OKU Drs. H. Kuryana Azis sampaikan Konferensi Pers, bertempat pusat pelayanan informasi Satgas Covid-19 di aula Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Baturaja, Senin (27/04/2020).

Dengan dikonfirmasinya satu warga positif Covid-19 kemarin sore, maka status terkini perkembangan Covid-19 Kabupaten Ogan Komering Ulu menjadi 10 orang, dengan dasar ini menjadikan status zona merah bagi Kabupaten OKU, dikarenakan telah terjadi transmisi lokal penyebaran Covid-19.

Kondisi tersebut disampaikan langsung Bupati OKU, Drs.H. Kuryana Azis yang sekaligus menjabat ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten OKU menjelaskan, “Penambahan ini cluster dari pasien 07 dengan inisial D berumur (30) dinyatakan positif Covid-19 setelah hasil pemeriksaan SWAB nya kemaren.

Mengantisipasi meluasnya penyebaran Covid-19 di Kabupaten OKU, Bupati menghimbau kepada masyarakat agar lebih disiplin dan mematuhi anjuran pemerintah sesuai protokol kesehatan.

Bupati juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak baik dari BUMN/BUMD, Komunitas/Kelompok sosial, LSM maupun insan pers yang telah bersama – sama pemerintah memberikan bantuan/donasi dalam penanggulangan Covid-19,” kata Bupati OKU.

Pemkab OKU telah mengambil langkah untuk merealisasikan pemenuhan kebutuhan terkait kesehatan, penanganan dampak sosial ekonomi dan juga penyediaan jaring pengaman sosial.

Terkait penyaluran BLT, saat ini sudah selesai pendataan dari dinas sosial dan insya Allah secepatnya akan didistribusikan kepada masyarakat tidak mampu/berpenghasilan rendah terdampak Covid-19,” terang Bupati OKU.

Sementara, itu, melalui juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten OKU Rozali, SKM., menyampaikan update data situasi perkembangan Covid-19 tanggal 26-27 April 2020 sampai pukul 10.00 WIB sebagai berikut, ODP masih tetap 127 orang, proses pemantauan 11 orang, selesai pemantauan 116 orang, jumlah PDP 6 orang, proses pengawasan 3 orang, selesai pengawasan 3 orang dan terkonfirmasi positif Covid-19 ada penambahan 1 orang menjadi 10 orang.

Tim Satgas Covid-19 melalui Dinas Kesehatan OKU terus melakukan pelacakan kontak (Contact Tracing) untuk mengidentifikasi sumber penularan bagi pasien yang telah positif terjangkit Covid-19.

Dalam hal itu juga, Pemkab OKU menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk dapat mematuhi dan mengikuti himbauan MUI dan Kementerian Agama terkait dengan tata cara ibadah selama masa pandemi Covid-19, antara lain agar melaksanakan ibadah tarawih di rumah masing-masing selama Bulan Suci Ramadhan tahun ini serta menghimbau bagi warga OKU diperantauan untuk tidak melaksanakan mudik di tahun ini. ( SP@di )

Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Di Ruang Rekonfu Polda Sumsel

Palembang, Penasriwijaya.com – Kepala Kepolisian Daerah ( Kapolda ) Sumatera Selatan ( Sumsel ) diwakili Irwasda Sumsel Kombes Pol Drs.Dody Marsidy, M.Hum, CfrA., membuka rapat Koordinasi Lintas Sektoral, Kamis ( 23/4/2020 ) bertempat di ruang Rekonfu Mapolda Sumsel.

Tugas Polda Sumsel beserta seluruh jajaran dengan didukung instansi terkait dan mitra kamtibmas menyelenggarakan operasi kepolisian terpusat dengan sandi operasi “Ketupat Musi – 2020” yang dilaksanakan selama 37 (tiga puluh tujuh ) hari.

Giat Operasi dalam rangka mendukung bijak pemerintah dalam kaitannya dengan pelarangan mudik guna mencegah penyebaran wabah Covid-19 sehingga masyarakat dapat merayakan Idul Fitri dengan rasa aman dan nyaman.

Rakor dengan tema “Kesiapan Operasi Ketupat Covid-19 Musi 2020” itu untuk meningkatkan sinergi Polri dengan instansi terkait dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman pada perayaan Idul Fitri 1441 H.

Dalam kesempatan tersebut Irwasda sampaikan bahwa pelaksanaan Ops Ketupat Musi tahun 2020 akan dilaksanakan mulai tanggal 24 April sampai dengan tanggal 31 Mei 2020 , namun operasi ketupat tahun ini berbeda dari tahun – tahun sebelumnya karena terjadinya pada saat pandemi Corona (Covid-19) sehingga telah ditetapkan kebijakan oleh pemerintah untuk melarang mudik masyarakat dan kebijakan ini akan diberlakukan mulai tanggal 24 April 2020.

Hadir dalam Rakor tersebut,Waasops Kodam II Sriwijaya Letkol Kav Joko Sunarto, Danlanud diwakili Kadisops Letkol Yan Rusdian, Danlanal Palembang Mayor Laut Catur H, Kepala Dinas Perhubungan Propinsi Sumsel yang diwakili Key bidang lalu lintas Kurniawan, Para Pejabat Utama Polda Sumatera Selatan. ( Sadiman )

Bupati OKU Beserta Forkopimda OKU Mengikuti Video Conference

OKU, Penasriwijaya.com – Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) beserta Forkopimda OKU mengikuti Video Conference bersama Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) beserta Forkopimda Provinsi Sumsel bertempat di ruang Induk rumah dinas Bupati OKU Jumat, (17/04/2020).

Sehubungan dengan meningkatnya jumlah kasus positif Covid-19 di Wilayah Sumsel, maka Gubernur Sumsel mengadakan rapat Koordinasi melalui Video Conference kepada Bupati/Walikota Se Sumsel dalam penanganan pencegahan Covid-19 baik dari beberapa aspek dengan meningkatnya Positif Covid-19 di Prov Sumsel, Herman Deru optimis Covid-19 ini bisa di sembuhkan jangan sampai masyarakat dihantui rasa ketakutan dan terganggu psikologis nya hal ini yang harus jadi perhatian kita semua agar bisa mencari solusinya supaya masyarakat kita merasa lebih tenang dan nyaman.

Untuk diketahui bahwasannya Jumlah ODP di Provinsi Sumsel semakin banyak, ODP sendiri sulit terpantau karena kurang sadarnya masyakrakat untuk memeriksakan diri dan melapor ke petugas kesehatan dan terkait PDP yang negatif kita anjurkan untuk melaksanakan isolasi secara mandiri. Sebanyak 37 warga sumsel dinyatakan positif Covid-19 untuk itu diharapkan Tim Satgas Kab/Kota agar terus melaksanakan Update data secara tepat dan akurat. Dampak lainnya yang dihadapi seperti keamanan, ekonomi, dan dampak sosial lainnya”, kata Gubernur.

Pangdam II Sriwijaya, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 diharapkan selalu bersinergi melakukan pengecekan/pemeriksaan kepada pendatang yang dilakukan oleh satgas Covid-19 masing-masing untuk meminimalisir penyebaran Covid-19″, terangnya.

TNI akan selalu hadir membantu pengamanan kegiatan satgas Covid-19, membantu Polri dalam sosialisasi Maklumat Kapolri termasuk antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

Kita telah mengintruksikan kewilayah Kab/Kota agar menyiapkan lokasi cadangan pemakaman dan pengamanan khusus jenazah bila terjadi hal yang tidak diinginkan atau penolakan dari masyarakat.

Kapolda Sumsel juga menyampaikan dari 48 peserta siswa pendidikan Diktukba Asal Polda Sumsel dari Sukabumi. Setelah melakukan beberapa kali Proses Rapid Test di Rumah Sakit Bhayangkara terdapat 11 siswa yang Positif Covid-19.

Sehubungan dengan itu penularan Covid-19 bukan hanya berasal dari Carrier atau si pembawa virus. Untuk itu mari kita tingkatkan pelaksanaan pencegahan karena masyarakat belum memahami bahaya dampak dari wabah Covid-19.

Ini adalah gambaran untuk kita semua supaya kita sadar akan cepatnya penyebaran virus ini serta saya berharap untuk kesadaran masyarakat kita akan bahayanya virus ini.

Pemerintah selalu memaksimalkan upaya pencegahan dengan terus tinggal dirumah, harus menjaga jarak, selalu mengunakan masker. Serta agar masyarakat tidak mudah terpengaruh atas ajakan dan propokasi dari oknum2 yang tidak bertanggu jawab.

Kita juga siap mengamankan disaat pemakaman pasien Covid-19 dan memastikan tidak akan ada gangguan.

“Kita juga telah mensosialisasikan ke pada masyarakat agar masyarakat memahami tata cara dan SOP pemakaman jenazah covid-19 supaya masyarakat tidak merasa was-was lagi ini dirasa penting dilakukan.

Dalam hal ini, Kajati Sumsel berterima kasih, Gubernur Sumsel telah menginisiasi dalam hal pendampingan dan pengawasan pengeloaan keuangan penanganan Covid-19.

Kajati mengharapkan Forkopimda Kab/Kota bahwa Gubernur Sumsel sudah melakukan MOU dengan Kejati dan BPKP mengenai pengelolaan penganggaran Covid-19, Untuk Itu kejaksaan bersedia melakukan pendampingan untuk Refocusing dan Realokasi anggaran terkait Covid-19”, harapnya.

Hadir acara, Forkopimda OKU, Sekda OKU, Satgas Covid-19 Kabupaten OKU. ( SP@di )

Tim Humas Satgas Covid – 19 Pemkab OKU Kembali Lakukan Press Release Terkait Update Data Situasi Terkini

OKU, Penasriwijaya.com – Tim Humas Satgas Covid – 19 Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (Pemkab OKU) kembali melakukan press release terkait update data situasi terkini dalam perkembangan Covid-19 di Kabupaten OKU Rabu (15/4/2020).

Press Release yang di gelar bertempat di Aula Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Baturaja. Dengan juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten OKU Rozali, SKM., menyampaikan, “situasi perkembangan terkini Covid-19 di Kabupaten OKU, periode tanggal 14 April-15 April 2020 sampai dengan pukul 10:00 WIB.

Dalam perkembangan update data situasi terkini, terdapat penambahan ODP 4 orang dari sebelumnya 110 orang menjadi 114 orang, dalam proses pemantauan 27 orang dan selesai proses pemantauan 87 orang, untuk PDP juga mengalami penambahan 1 Orang semula 3 orang menjadi 4 orang dan pasien konfirmasi positif Covid-19 masih sama dengan hari sebelumnya yakni sebanyak 3 orang.

“Juru bicara Satgas Covid – 19 juga menjelaskan “penambahan 1 orang PDP adalah warga OKU yang berasal dari santri ponpes di jawa yang mudik melalui bandara palembang, namun yang bersangkutan belum sempat pulang ke OKU, berdasarkan pemeriksaan tim kesehatan bandara, yang bersangkutan dirawat di rumah sakit siti fatimah palembang untuk isolasi selama 14 hari sambil menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut.

Di Press Release tersebut, Tim Humas Satgas Covid-19 Kabupaten OKU menghimbau kepada masyarakat untuk selalu memakai masker di saat berpergian atau keluar rumah, Masker salah satu usaha untuk menanggulangi atau memperlambat laju penyebaran virus Corona/Covid-19.

Dijelaskan juga bahwa Satgas Covid-19 Kabupaten OKU setiap harinya melakukan upaya kegiatan pencegahan dan penanggulangan Covid-19 mulai dari tim Satgas Kabupaten, Satgas Kecamatan dan Satgas desa yang merupakan Tim Terpadu dari Pemkab OKU, TNI/Polri dan masyarakat baik berupa penyemprotan disinfektan, mengedukasi masyarakat dengan memberikan himbauan dan sosialisasi, melakukan pengecekan dan pemeriksaan kesehatan bagi orang yang masuk dan keluar OKU. semua ini dilakukan dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten OKU, pungkas Rozali. (SP@di)

Press Release Tim Humas Satgas Covid-19 : Pemkab OKU Dalam Waktu Dekat Akan Bagikan BLT

OKU, Penasriwijaya.com – Press Release Tim Humas Satgas Covid-19 Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (Pemkab.OKU).

Bertempat di Posko Induk Satgas Covid-19 Kabupaten OKU tepatnya di halaman Pemkab OKU Kemelak Selasa, (14/04/2020). Dengan juru bicara Satgas Covid-19 Kabupaten OKU Rozali, SKM., kembali merilis update data terkini situasi perkembangan Covid-19 Kabupaten OKU, periode tanggal 13 April-14 April 2020 sampai dengan pukul 10.00 WIB, terdapat penambahan ODP 2 orang dari sebelumnya 108 orang menjadi 110 orang,

Dalam proses pemantauan 26 orang dan selesai proses pemantauan 84 orang, untuk PDP dan pasien konfirmasi positif Covid-19 masih sama dengan hari sebelumnya yakni sebanyak 3 orang”, kata Rozali.

Tim Humas Satgas Covid-19 Kabupaten OKU Dalam hal ini menjelaskan “bahwa saat ini Bupati OKU telah mencanangkan gerakan sejuta masker untuk itu dihimbau kepada seluruh masyarakat OKU agar dapat memakai masker di saat bepergian/keluar rumah dalam rangka meminimalisir dan memutus mata rantai penyebaran covid-19 di Kabupaten OKU.

Pemerintàh Kabupaten OKU juga sudah merencanakan dalam waktu dekat akan membagikan bantuan sosial melalui program BLT ( Bantuan Langsung Tunai ) dalam bentuk sembako ke seluruh masyarakat miskin/kurang mampu melalui mekanisme yang berlaku.

Bantuan ini diberikan selama 3 bulan mulai bulan April-Juni 2020 diperuntukkan bagi keluarga miskin/kurang mampu yang terdampak Covid-19. (SP@di)