Kajari OKU Melalui Tim Intelijennya Berikan Penyuluhan Tentang Hukum Di Kec.Kedaton Peninjauan Raya

Baturaja, Penasriwijaya.com – Peran Kejaksaan dalam pengawasan pengelolaan Dana Desa (DD) yang dialokasikan di anggaran pendapatan dan belanja Negara untuk pencegahan, pemberantasan Korupsi dan tepat sasaran, Kejaksaan Negari (Kejari) Kabupaten Ogan Komering Ulu (Kab.OKU) memberikan Sosialisasi penyuluhan tentang Hukum di 8 (Delapan) desa Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya.

Acara dalam penyuluhan tentang Hukum tersebut dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Negara (Kajari) OKU Asnath Anytha ldatua Hutagalung, S.H. M.H., melalui tim intelijen Kejari OKU yang dipimpin oleh Kasi Intel Kejari OKU Variska Ardina Kodriansyah, SH, MH., beserta anggota jajarannya, bertindak sebagai Narasumber kegiatan penyuluhan hukum, Camat Kedaton Peninjauan Raya, Novri Zaldi, S.STP, M.Si., 8 (Delapan) kepala desa berserta perangkatnya, Pendampingan Desa.

Camat Kedaton Peninjauan Raya, Novri Zaldi, S.STP, M.Si., dalam kata sambutannya mengucapkan terima kasih atas kehadiran dari Kejaksaan Negari OKU di kecamatan ini, dalam memberikan materi bagi kepala desa dan perangkatnya.

Pentingnya acara ini bertujuan yakni dalam melaksanakan dan pengelolaan dana desa kita Kita tidak main – main, kita perlu Sosialisasi, penyuluhan hukum seperti ini, acara seperti ini, Kan kita bisa menambah pengetahuan di bidang hukum.

“Mari bersama – sama memperhatikan serta mendengarkan yang akan di sampaikan oleh pihak Kejaksaan,
Hal itu bertujuan agar dalam pengelolaan Dana Desa kita semakin benar,” terangnya.

Kepala Seksi Intelijen Kejari OKU Variska Ardina Kodriansyah, SH., MH., dalam penyampaian awal materinya memaparkan tentang sesuai tugas dan fungsi aparatur Kejaksaan sebagaimana diatur dalam UU No 16 tahun 2004 tentang Kejaksaan RI, serta kewenangan aparatur Kejaksaan sebagaimana diatur dalam pasal 30 UU No.16 tahun 2004 Tentang Kejaksaan meliputi kewenangan Di bidang pidana yang terdiri dari melakukan penuntutan; melaksanakan penetapan hakim dan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap. Melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan putusan pidana bersyarat, putusan pidana pengawasan, dan keputusan lepas bersyarat, melakukan penyidikan terhadap tindak pidana tertentu berdasarkan undang – undang; melengkapi berkas perkara tertentu dan untuk itu dapat melakukan pemeriksaan tambahan sebelum dilimpahkan ke pengadilan yang dalam pelaksanaannya dikoordinasikan dengan penyidik. Sedang di bidang perdata dan tata usaha negara Kejaksaan dengan kuasa khusus, dapat bertindak baik di dalam maupun di luar pengadilan untuk dan atas nama negara atau pemerintah. Dan dalam bidang ketertiban dan ketenteraman umum, Kejaksaan turut menyelenggarakan kegiatan peningkatan kesadaran hukum masyarakat; pengamanan kebijakan,” jelas Kasi Intel.

Selain menjelaskan tentang tugas dan fungsi aparatur kejaksaan, Variska juga menjelaskan tentang fokus penggunaan dana desa tahun 2021 yang terdiri dari tiga proritas penggunan dana desa tahun 2021 yang mengacu pada program Sustainable Development Goals (SDGs) Kementerian Desa yang berisi 18 poin yang sejalan dengan SDGs Nasional dengan target tercapainya desa tanpa kemiskinan, kelaparan, keterlibatan perempuan, air bersih dan sanitasi, serta pertumbuhan ekonomi desa yang merata. “SDGs dari Kementerian Desa ini mengarahkan desa agar mampu berinovasi, kelola potensi yang ada di desa agar dapat menjadi income bagi desa dan masyarakat desa, kalau di wilayah Kedaton ini kelola kawasan sungai (Sungai Ogan) agar dapat menjadi tempat wisata, sehingga bisa menjadi sumber pendapatan desa dan masyarakat,” terang Variska.

“Kami mengharapkan kepada Kepala desa di Kabupaten OKU ini supaya dalam pelaksanaan dana desa bisa terlaksana dengan baik dan benar. Apabila dalam pengelolaan dana desa tersebut menyimpang “Kan kita sendiri yang susah yang pastinya akan berurusan dengan hukum,” tegasnya.

Kami datang kesini selain untuk memberi materi juga untuk mengingatkan jangan sampai dalam pengelolaan dana desa itu menyimpang. Sebab penegakan hukum represif dilakukan dalam upaya pencegahan supaya penyelewengan tidak terjadi.

Masyarakat di perhatikan dalam mewujudkan kesejahterakan, hal itukan bisa memajukan desa itu sendiri, dengan sendirinaya desa itu akan mandiri,”

Adakan kegiatan – kegiatan desa yang sesuai dengan aturan yang benar dengan melalui Dana desa itu sangat bermanfaat bagi desa itu sendiri,” jangan jadikan dana desa desa untuk kepentingan pribadi,” jelas kasi Intel.

Sementara “Kasubsi Ekonomi, Keuangan dan Pengamanan Pembangunan Strategis Kejari OKU Hendri Dunan, SH., dalam hal itu juga menjelaskan,” acuan penanganan tindak pidana korupsi adalah mengacu pada UU No.  31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi  junto UU 20 tahun 2001 tentang  Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Kegiatan yang dilakukan Kejari OKU ini adalah upaya pencegahan tidak pidana korupsi dalam pengelolaan dana desa. Jangan sampai terjadi adanya penyimpangan dalam pengelolaan dana desa. Jika ada penyimpangan, ditegaskannya maka akan berbenturan dengan hukum

“Hingga saat ini alhamdulillah tidak ada laporan masuk di Kejari OKU terkait pengimpangan dana desa di Kecamatan KPR ini, tetap ikuti aturan yang ada, jangan sampai ada indikasi penyimpangan,” ujar Hendri Dunan mengawali materinya.

Menurut Hendri secara umum kecenderungan penyimpangan dalam pengelolaan dana desa terjadi karena murni kesalahan kepala desa dan tidak murni kesalahan kepala desa. Penyimpangan pengelolaan yang terjadi karena murni kesalahan Kepala Desa dapat dilihat dengan indikasi : Duplikasi anggaran ; penggunaan tidak sesuai peruntukan; meminjam sementara dana desa untuk kepentingan pribadi, namun tidak dikembalikan; pungutan/ pemotongan dana desa oleh oknum pejabat kecamatan atau kabupaten; membuat perjalanan dinas fiktif; mark-up pembayaran honorarium perangkat desa;  mark-up pembelian ATK dan membuat kegiatan atau proyek fiktip dengan menggunakan dana desa.

Sedangkan kecenderungan penyimpangan pengelolaan dana desa yang disebabkan tidak murni kesalahan kepala desa dapat dilihat dengan indikasi : kesalahan bisa terjadi karena kelemahan dalam administrasi keuangan; terjadi kesalahan perencanaan; terjadi kesalahan dalam penyusunan laporan; kesalahan dalam penyusunan spesifikasi pekerjaan dan kesalahan estimasi biaya

“Di Kabupaten OKU sudah ada 5 kepala desa yang terkait masalah hukum, jangan ada lagi kades tersangkut, ingat proses pengadilan tindak pidana korupsi bukan hanya memenjarakan pelaku tindak pidana korupsi, tapi juga mengejar aset pelaku untuk mengembalikan kerugian negara,” tandas Hendri. (SP@di)

Awam Adakan Silahturahmi Sesama Insan Pers Kita Harus Kompak

Baturaja, Penasriwijaya.com – Dalam menjaga dan menjalin silaturahmi sesama Insan Pers, Aliansi Wartawan Koran Mingguan (Awam) Kabupaten Ogan Komering Ulu (Kab.OKU) mengadakan pertemuan bertempat di kantor Koran One Reformasi di Jl.Garuda Mas samping Islamc Center. Sabtu (16/10/2021).

“Terbentuknya Awam ini di tahun 2006, dan sampai sekarang masih berjalan. Tujuan pertemuan ini kita sama – sama berharap untuk menyatukan Wartawan khususnya di Kabupaten OKU. Dan menjaga keutuhan Jurnalis,” kita Ketua Umum Awam Udin Heriyanto, saat memberikan kata sambutan di acara tersebut.

Apabila ada benturan di lapangan kalau kita bersatu hal itu pasti ada jalan keluarnya, tetapi jangan keluar dari presedur yang berlaku, sesuai dengan Undang – undang Pers dan kode etik. Kita sama – sama mencari jalan keluarnya,” jelas Udin.

Jadikan pertemuan ini untuk menjalin silahturahmi yang berkelanjutan, agar kekompakan kita dalam melaksanakan tugas sebagai Jurnalis bisa terlaksana dengan baik dan benar sesuai dengan harapan kita semua rakyat, khususnya bagi Bangsa Indonesia. Dan Awam bukan untuk di Kabupaten OKU saja tetapi untuk seluruh Wilayah Indonesia” jelas Udin.

Asmara Nian salah satu dari Jurnalis yang bertugas di Kabupaten OKU mengatakan,” dalam melaksanakan tugas sebagaimana Jurnalis kita harus menjalin kekompakan, hal itu sangatlah penting, agar terbentuknya saling tenggang rasa satu sama lain,” ucapnya.

“Kalau kita kurang kompak kita akan mudah termakan yang nama isu untuk memecah belahkan persahabatan kesatuan kita dalam melaksanakan tugas kita itu sendiri, apa bila ada problem kita sama – sama memecahkan masalah itu. Dan saya sangat mengapresiasi adanya hal semacam ini,” terang Asmara.

Hadir dalam pertemuan silahturahmi Awam tersebut, Ketua, Penasehat, anggota Awam, puluhan Insan Pers dan undangan lainnya. (SP@di)

Kasi Intel Kejari OKU Variska Ardina Kodriansyah, SH, MH : Jangan Ada Penyimpangan Dalam Pengelolaan Dana Desa

Baturaja, Penasriwijaya.com – Upaya pencegahan terjadinya penyimpangan dalam pengelolaan Dana Desa (DD) di Kabupaten Ogan Komering Ulu (Kab.OKU) Kejaksaan Negara (Kejari) OKU melakukan giatnya dengan memberikan penyuluhan tentang Hukum ke 12 (Dua Belas) Desa yang ada di Kecamatan Pengandonan. Jum’at (8/10/2021)

Photo Bersama pada saat acara Penyuluhan tentang Hukum
Photo Bersama pada saat acara Penyuluhan tentang Hukum

Camat Pengandonan Oktaria Rosalina.S.Ip.M.Si., dalam kata sambutannya mengucapkan terima kasih atas kedatangan dan kehadiran dari Pihak Kejari OKU, pihak PMD, para kepala desa dan perangkat desanya yang hadir dalam acara Penerangan tentang Hukum ini,” ucap Camat Pengandonan.

“Mari kita dengarkan bersama – sama. Ini acara sangatlah penting agar di kedepannya nanti kita bisa mengerti serta memahami tentang peraturan dan larangannya dalam pengelolaan Dana Desa,” sampai Camat Pengandonan.

Kepala Kejaksaan Negara (Kajari) OKU Asnath Anytha ldatua Hutagalung, S.H. M.H., melalui tim intelijen Kejari OKU yang dipimpin oleh Kasi Intel Kejari OKU Variska Ardina Kodriansyah, SH, MH., yang bertindak sebagai Narasumber dalam kegiatan penyuluhan hukum dan Kepala Dinas (Kadin) Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) OKU, Drs Ahmad Firdaus, MSi., diwakili oleh Kabidnya, menjelasan tentang peraturan pemerintah dalam hal pengelolaan Dana Desa (DD).

Selain menyampaikan Tugas dan pungsi dari Kejaksaan, Kasi Intelijen Kejari OKU Variska Ardina Kodriansyah, SH, MH., juga mengajak agar Kepala desa untuk selalu mementingkan masyarakatnya juga pembangunan desa, apa bila itu dijalankan dengan benar maka tidak ada lagi yang namanya kesalahan.

Jangan ada penyimpangan dalam menggunakan Dana Desa dari Fiktif maupun Mar-up, apa bila hal itu terjadi maka bisa dipastikan terjerat dengan hukum. “Kan Kepala desa itu sendiri yang merasakannya,” kata Kasi Intel Kejari OKU.

“Hal itukan sudah ada aturannya” sesuai dengan ketentuan yang berlaku, pastinya dalam menjalankan tugasnya, kepala desa bekerja bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat serta memajukan desanya,” sampai Kasi Intel.

Dalam pengelolaan Dana Desa diharapkan agar penggunaannya semaksimal mungkin, untuk kepentingan bersama dalam memakmuran dan kesejahteraan bersama itu yang diharapkan, jangan sampai digunakan untuk kepentingan pribadi,” tegas Kasi Intel.

Hadir dan di ikuti dalam acara Punyuluhan tentang Hukum tersebut, Kasi Intelijen Kejari OKU, Variska Ardina Kodriansyah, SH, MH., beserta setaf tim intelijen Kejari OKU, Kadin PMD OKU, Drs Ahmad Firdaus, MSi., diwakili oleh Kabidnya, 12 Kepala Desa serta perangkat desanya dimasing – masing. Dan Acara kegiatan tersebut berjalan lancar serta mengikuti Protokol Kesehatan.
(SP@di)

Dua Belas Desa Di Kec. Pengandonan Gelar Acara Sosialisasi Pencegahan Tindak Pidana Korupsi

Baturaja, Penasriwijaya.com – Dua Belas Desa di Kecamatan Pengandonan Kabupaten Ogan Komering Ulu (Kab.OKU) mengelar acara Sosialisasi Pencegahan Tindak Korupsi bertempat di Kantor Kepala Desa Tanjungan. Rabu (6/18/2021).

Terima kasih kepada Pihak Kepolisian Resor (Polres) OKU melalui Kanit Tipikor Polres OKU, yang telah hadir dan memberikan pelayanannya terhadap masyarakat khususnya di desa yang ada di Kecamatan Pengandonan,” kata Camat Pengandonan Oktaria Rosalina.S.Ip.M.Si.

Acara ini perlu dilakukan dan ini sangatlah penting, agar nantinya kita semua bisa tahu bahwa dalam melaksanakan serta pengelolaan Dana Desa tidak terjadi pelanggaran Hukum, dan ini perlu selalu kita ingatkan bersama,”kata Camat Pengandonan.

Mari kita bangun desa kita agar maju dan sejahtera, “Dana desa bukan untuk keperluan kita pribadi tetapi keperluan masyarakat desa, kalau berani main – main dengan dana desa tanggung sendiri akibatnya,” cetusnya.

Terpisah, Ketua Forum Kepala Desa Kecamatan Pengandonan Rahmad Pikal mengatakan,” hari ini dua belas desa di Kecamatan Pengandonan sudah menjalani acara tatap muka dari pihak kepolisian Polres OKU,

Di gelarnya acara ini bertujuan untuk saling mengingatkan kepada kepala desa di Kecamatan Pengandonan dan bersama – sama sudah mendengarkan dalam hal pengelolaan dana desa yang baik, acara ini juga untuk menjalin silaturahmi terhadap desa yang ada di Kecamatan Pengandonan,” terang Ketua Forum.

Dalam acara Sosialisasi Pencegahan Tindak Korupsi dihadiri dan di ikuti oleh Camat Pengandonan Oktaria Rosalina.S.Ip.M.Si., Kepala Kepolisian Resor (Polres) OKU AKBP Danu Agus Purnomo, S.I.K., diwakili Kanit Tipikor Polres OKU, dan personel sebagai Narasumber. Dua Belas Kepala Desa serta perangkat Desanya. (SP@di)

Zirul Amili Kades Gunung Kuripan Dilantik Sebagai Ketua PPBI Ranting Kecamatan

Baturaja, Penasriwijaya.com – Desa Gunung Kuripan Kecamatan Pengandonan Kabupaten Ogan Komering Ulu OKU (Kab.OKU) mengelar acara Sosialisasi Budidaya Bonsai dan Pengukuhan Kepengurusan serta Pelantikan Ketua, anggota Perkumpulan Penggemar Bongsai Indonesia (PPBI) Ranting  Kecamatan Pengandonan, Kecamatan Muara Jaya. Senin (4/10/2021).

Sosialisasi Budidaya Bonsai dan Pengukuhan, Pelantikan ketua dan anggota ranting PPBI tersebut, dihadiri dan diikuti, oleh Kepala Desa (Kades) Gunung Kuripan Zirul Amili, Ketua PPBI OKU, Azhari Ali Agus dan pengurus, Camat Pengandonan Oktaria Rosalina.S.Ip.M.Si., Camat Muara Jaya Dini Justini.SE, MM., Kapolsek Pengandonan, Danramil 403-01/Pengandonan Karang Taruna Desa Gunung Kuripan tokoh Masyarakat, tokoh Agama serta undangan lainnya.

Adapun Ketua PPBI OKU Azhari Ali Agus melantik Kades Gunung Kuripan Zirul Amili sebagai ketua Kecamatan Pengandonan, Kecamatan Muara Jaya dan sebanyak 50 (Lima Puluh) anggota pengurus.

Photo Bersama dalam Kegiatan Pengukuhan Pelantikan ketua, anggota PPBI Kecamatan Pengandonan, Muara Jaya
Photo Bersama dalam Kegiatan Sosialisasi Budidaya Bonsai dan Pengukuhan Pelantikan Ketua, anggota PPBI Kecamatan Pengandonan, Muara Jaya

Camat Pengandonan Oktaria Rosalina.S.Ip.M.Si., dalam ha itu mengatakan,” kegiatan pelantikan Kepengurusan PPBI Ranting Kecamatan ini sangat positif, hal ini untuk memancing masyarakat khususnya pemuda remaja Karang Taruna,” ucap Camat Pengandonan.

Giat seperti ini juga menciptakan kreasi yang unik dalam pembentukan karakter kepribadian yang sangat kreatif. Selamat atas dilantiknya Kepala Desa Gunung Kuripan Zirul Amili, semoga amana dan sangat terpenting, mendorong menciptakan hal yang positif bagi masyarakat desa,” ucapnya.

Sementara, Kepala Desa Gunung Kuripan Zirul Amili sebagai ketua PPBI Kecamatan Pengandonan, Muara Jaya menyampaikan,” saya mengucapkan terima kasih atas semuanya, dalam hal ini sudah mempercayai saya sebagai ketua PPBI Ranting Kecamatan, Serta adanya acara Sosialisasi Budidaya Bonsai digelar ini, kita bisa belajar banyak tentang membentukan perawatan Bonsai,” terang Zirul.

Dirinya juga mengajak serta mengharapkan, anggota pengurusan PPBI ranting Kecamatan menjadi bagian dari organisasi yang memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan daerah, desa terutama dalam menjaga dan melesatarikan keindahan alam Kabupaten OKU, khususnya di Kecamatan.

Semoga penyebaran bonsai bisa merata di seluruh negeri wilayah Indonesia,” pungkasnya.

(SP@di)

Kasi Intel Kejari OKU Variska Ardina Kodriansyah, SH, MH. Berikan Penyuluhan Tentang Hukum Di Kecamatan Muara Jaya

Baturaja, Penasriwijaya.com – Sebanyak 6 (Enam) Desa di Kecamatan Muara Jaya Kabupaten Ogan Komering Ulu (Kab.OKU) mendapatkan Penyuluhan tentang Hukum dari Kejaksaan Negara (Kejari) OKU, Rabu (29/9/2021) bertempat di Pendopo Kecamatan kantor Camat Muara Jaya.

Penyuluhan Hukum yang dihadiri serta di ikuti oleh, Kepala Kejaksaaan Negara (Kajari) OKU, Asnath Anytha ldatua Hutagalung, S.H. M.H., melalui tim intelijen Kejari OKU yang dipimpin oleh Kasi Intel Kejari OKU Variska Ardina kodriansyah, SH, MH., Kepala Dinas (Kadin) Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) OKU, Drs Ahmad Firdaus, MSi., yang bertindak sebagai Narasumber dalam kegiatan penyuluhan hukum dan penjelasan tentang peraturan pemerintah dalam hal pengelolaan Dana Desa (DD). dan ikuti oleh 6 (Enam) Kepala Desa dari 7 (Tujuh) Desa di Kecamatan Muara Jaya, serta Pendamping Desa.

Dalam kata sambutannya Camat Muara Jaya, Dini Justini.SE, MM.,
mengucapkan terima kasih atas kehadiran dari Pihak Kejari OKU, dan pihak PMD, serta para Kades yang hadir dalam acara Penerangan tentang Hukum.

Mari kita dengarkan bersama – sama. Ini sangat penting agar di kedepannya nanti kita bisa mengerti serta memahami tentang peraturan dan paham tentang larangan dan patu dalam peraturan,” Kata Camat Muara Jaya.

Kadin PMD OKU, Drs Ahmad Firdaus, MSi., dalam kata sambutannya juga menjelaskan,” kegiatan ini cukup penting dan harus di sampaikan, agar bisa dapat memahami serta memiliki tanggungjawab dalam melaksanakan, kegiatan pembangunan di Desanya, dan contohnya dari pembangunan itu sendiri agar tepat sasaran, memiliki kualitas serta tidak menyalahi peraturan perundang – undangan yang sudah ditentukan,” Kata Kadin PMD Kabupaten OKU.

“Dan untuk di kemudian harinya tidak lagi terjadi penyimpangan tentang pengelolaan dana desa, saya meminta bagi Kepala desa patuhilah peraturan, sudah ada 4 kepala desa di Kabupaten OKU yang terkena atau tersandung oleh hukum,” tambahnya.

Dilanjutkan oleh Kabid PMD Kabupaten OKU, yang menjelaskan tentang peraturan dan pengelolaan dana Desa.

Selain menjelaskan tentang tugas dari Kejaksaan Kasi Intel Kejari OKU Variska Ardina kodriansyah, SH, MH., dalam hal ini juga menyampaikan,” dalam pengelolaan Dana Desa diharapkan agar penggunaannya semaksimal mungkin untuk kepentingan bersama untuk kemakmuran dan kesejahteraan bersama, jangan sampai digunakan untuk kepentingan pribadi, dan dapat berguna untuk kesejahteraan Masyarakat Desa.

“Saya harapkan kepada kepala desa jangan ada yang tersentuh dengan hukum, artinya dalam hal pengelolaan Dana Desa itu tidak mudah, harus ada pertanggung jawabannya, untuk penjelasan tentang Hukum serta pendampingan hukum, Kejari OKU ada langsung saja ke sana. Saya ingatkan kembali kepada kepala desa untuk sangat berhati hati, dalam menggunakan dana desa,” pungkasnya. (SP@di)

Dua Rumah Sakit Di Kabupaten OKU Menerima Bantuan Dari Kemenkes RI

Baturaja, Penasriwijaya.com – Dua Rumah Sakit yang berada di Kabupaten Ogan Komering Ulu (Kab.OKU) menerima bantuan dari Kementerian Kesehatan Rebuplik Indonesia (Kemenkes RI) berupa tabung Oksigen Concentrator.

Pejabat Harian (PLH) Bupati Kabupaten Ogan Komering Ulu (Kab.OKU) Drs. H. Edward Candra, M.H., menyerahkan bantuan Oksigen Concentrator dari Kemenkes RI bertempat di RSUD Ibnu Sutowo Baturaja. Kamis (23/09/2021).

Penyerahan bantuan tabung Oksigen Concentrator dan Nasal Canula dari Kemenkes RI tersebut, diberikan langsung kepada dua Rumah Sakit di Kabupaten OKU yakni, RSUD Ibnu Sutowo Baturaja dan RST Dr. Noesmir Baturaja.

Adapun dengan rincian tabung Oksigen yang di serahkan tersebut, RSUD Ibnu Sutowo Baturaja mendapatkan Oksigen Concentrator 3 buah, Nasal Canula Oksigen sebanyak 60 Pcs, sementara RST Dr. Noesmir Baturaja mendapatkan Oksigen Concentrator 2 Buah dan Nasal Canula Oksigen sebanyak 40 Pcs.

PLH Bupati OKU Drs. H. Edward Candra, M.H., Dalam kata sambutannya menyampaikan terima kasih atas bantuan consentrator oksigen yang diberikan Kemenkes RI, Bantuan ini tentunya akan sangat bermanfaat bagi rumah sakit dan faskes di Kabupaten OKU, yang saat ini merawat pasien konfirmasi Covid-19 dengan kondisi sedang-berat.

Saya sangat menyadari bahwa pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, melainkan harus melalui upaya bersama dengan berbagai elemen masyarakat dan pemangku kepentingan,” terang PLH Bupati OKU.

“Untuk itu saya sangat mengapresiasi dukungan dari Kementerian Kesehatan RI, yang dengan kolaborasi gotong royong, turut memperkuat upaya penanganan Covid-19.

Edward Candra menilai pandemi berarti berurusan dengan nyawa manusia sehingga perlu penanganan serius. Utamanya dalam menangani kebutuhan oksigen bagi masyarakat.

Urusan nyawa khususnya dalam penanganan Covid-19 tidak bisa main – main karena dalam hitungan jam hasilnya bisa berbeda, karena itu berkaca dari pengalaman kemarin ketika menangani kebutuhan oksigen di beberapa wilayah di Indonesia yang mengalami kelangkaan oksigen, kali ini kita lebih siap.

Edwar Candra juga mendorong kerja sama serta gotong royong sejumlah pihak untuk bahu – membahu menangani Covid-19 agar pandemi ini segera berakhir.

Saya semakin sadar betul, bahwa kebersamaan dan gotong royong inilah yang menjadi kekuatan kita bersama untuk menghadapi pandemi Covid-19.

Hal ini menunjukkan kepada kita bahwa Pemkab OKU, tidak dapat berjalan dan berdiri sendiri. Oleh karena itu, atas nama masyarakat OKU dan Pemkab OKU kami menyampaikan terima kasih atas kerja sama semua pihak yang telah memberikan semangat dan dukungan dalam memutus rantai Covid-19 khususnya di Kabupaten OKU.

Hadir pada acara ini, Kalaks BPBD OKU, Sekdin Kesehatan, Direktur RSUD Ibnu Sutowo Baturaja, Wakil Kepala RST Dr. Noesmir, serta undangan lainya.

(SP@di)

Membawa Sajam Dan Diduga Melakukan Perlawanan Terhadap Warga Akhirnya Hoiri Di Gelandang Ke Polsek Semidang Aji

Baturaja, Penasriwijaya.com – Hoiri (39) warga Desa Ibul dalam Kecamatan Muara Kuang Kabupaten Ogan Ilir (Kab.OI) dilaporkan warga dan diamankan Kepolisian Sektor (Polsek) Semidang Aji Kabupaten Ogan Komering Ulu (Kab.OKU)

Pada hari Selasa (21/2021) sekira Pukul 04:00 WIB. Di desa Padang Bindu saat para saksi melaksanakan ronda malam melihat 1 (satu) orang laki – laki yang tidak dikenal dan mencurigakan, sehingga saksi langsung mendekati. Sewaktu akan dilakukan penggeledahan laki – laki tersebut melakukan perlawanan sehingga langsung diamankan oleh para peronda. “Hal itu disampaikan Kepala Kepolisian (Kapolres) OKU AKBP. Danu Agus Purnomo, S.I.K., melalui rilis Kasi Humas Polres OKU AKP. Mardinursal.

Lanjut, Saat dilakukan penggeledahan oleh warga didapati senjata tajam jenis lading yang terselip dipinggang terlapor Hoiri kemudian beserta barang bukti (BB) langsung diserahkan ke pihak Polsek Semidang Aji.

“Hoiri diamankan karena diduga memiliki, membawa, menguasai, senjata tajam yang tidak sesuai dengan profesinya, sebagaimana dimaksud dalam bunyi pasal 2 ayat (1) undang – undang Darurat Nomor 12 tahun 1951,” terang Kasi Humas Polres OKU.

Adapun BB yang telah diamankan adalah. 1 ( satu ) buah senjata tajam jenis lading bergagang kayu berwarna kuning dibungkus lakban warna hitam yang panjangnya 30 (tiga puluh) cm,” jelas kasi Humas Polres OKU.

(SP@di)

Satresnarkoba Polres OKU Amankan SJ Kedapatan Bawa Sabu Berbalut Tissu

Baturaja, Penasriwijaya.com – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Kepolisian Resor (Polres) Ogan Komering Ulu (OKU) berhasil mengamankan (inisial) SJ perempuan (25) warga Dusun Baturaja RT 005. RW 002. Baturaja lama Kabupaten OKU.

Hal itu disampaikan Kepala Kepolisian (Kapolres) OKU AKBP. Danu Agus Purnomo, S.I.K., melalui rilis Kasi Humas Polres OKU AKP. Mardinursal.

“Berawal di Jl Hos Cokroaminoto kelurahan Baturaja lama, pada Senin (20/9/2021) Sekira Pukul 16:00 WIB, Anggota SatResnarkoba OKU mendapat informasi dari masyarakat bahwa akan ada seorang perempuan membawa Narkotika jenis Sabu dengan menggunakan sepeda motor dan mendapat info tersebut anggota pun segera menyelidiki tersangka dengan ciri – ciri sesuai info dari masyarakat tersebut,” sampai Humas Polres OKU.

Kemudian setelah melihat tersangka anggota Satresnarkoba OKU segera menyetop dan dilakukanlah penggeledahan, dan ditemukan di genggaman tangan kiri perempuan itu gulungan tissu yang berisi 1 bungkus plastik bening, diduga Narkotika jenis Sabu. Lalu berdasarkan pengakuannya dikembangkan didapati Narkotika jenis Sabu lainnya yang disimpan di rumahnya tepatnya didalam kamar, didalam dompet kecil merah yang berisikan 2 bungkus kristal putih diduga Narkotika jenis Sabu.

Atas kejadian tersebut, tersangka dan barang bukti di amankan di Polres OKU untuk di proses secara hukum.

Adapun Barang Bukti (BB) yang berhasil diamankan adalah, 1 (satu) bungkus plsatik bening dibalut tissu di dalam genggaman tangan kiri yang didalamnya berisikan kristal putih diduga narkotika jenis Sabu dengan BERAT BRUTO 0,22 gram, 1 tas kecil merah yg berisikan 2 (dua) bungkus plastik bening yg berisikan kristal putih diduga narkotika jenis Sabu dg Berat Bruto 0,51 gr, 1 (satu) unit sepeda motor Honda No. Pol Bg 6995 Fak dan pasal yang di persangkaan iyalah, Primer pasal 114 ayat ( 1 ) subsider pasal 112 ayat ( 1 ) UU RI No. 35 tahun 2009,” pungkasnya.

(SP@di)

Polres OKU Laksanakan Apel Gelar Pasukan OPS Patuh Musi 2021

Baturaja, Penasriwijaya.com – Kepolisian Resor (Polres) Ogan Komering Ulu (OKU) melaksanakan Apel Gelar pasukan Operasi (OPS) Patuh Musi tahun 2021. Senin (20/09/2021) Sekira pukul 08.00 WIB bertempat di Lapangan Mapolres OKU.

Apel Gelar Pasukan OPS Patuh Musi 2021 di Polres OKU dipimpin langsung oleh Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) OKU AKBP Danu Agus Purnomo, S.I.K.,

Adapun perwakilan penyematan pita OPS Patuh Musi 2021 Polres OKU dari terdiri dari Personil Polisi Militer, Personil Sat Lantas, Personil Dishub dan Personil Sat Pol PP.

Amanat Direktur Lalu Lintas Polda Sumsel pada Apel Gelar Pasukan OPS Patuh Musi 2021 Polres OKU di bacakan oleh Kapolres OKU, “diantaranya, pada kesempatan ini saya akan membacakan amanat dari Direktur Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Sumsel) dalam Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Musi 2021. Pertama – tama, marilah kita panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT, Tuhan yang Maha Kuasa karena atas limpahan rahmat dan karunia-nya, pada hari ini kita masih diberikan kesehatan dan kesempatan untuk dapat hadir bersama dalam rangka Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Musi TA. 2021.

Permasalahan dibidang Lalu Lintas, dewasa ini telah berkembang dengan cepat dan dinamis. Hal ini merupakan konsekuensi dari meningkatnya jumlah kendaraan bermotor dan populasi penduduk, yang memerlukan alat transportasi sebagai sarana transportasi dalam memenuhi kebutuhan hidup dewasa ini transportasi telah berkembang dampak dari kemajuan teknologi, contohnya order kebutuhan transportasi sudah berada dalam genggaman (cukup dengan menggunakan handphone), cukup hanya sekali klik, kita sudah bisa langsung menyikapi situasi dan kondisi permasalahan bidang Lalu Lintas tersebut,” sampainya.

Polri dalam hal ini Polda Sumsel akan melaksanakan kegiatan Operasi Kepolisian dengan sandi OPS “Patuh Musi TA. 2021”. Pada Operasi Patuh Musi TA. 2021 Polda Sumsel menurunkan sebanyak 400 personel, dengan harapan pada pelaksanaan Ops Patuh Musi TA. 2021 yang akan dilasanakan pada tanggal 20 September 2021 s/d 03 Oktober 2021 selama (14 hari) dapat mewujudkan Kamseltibcarlantas dan dapat meningkatkan kepatuhan serta ketertiban masyarakat dalam berlalu lintas.

Kita ketahui bersama bahwa angka kecelakaan Lalu Lintas diwilayah Polda Sumsel pada Operasi Patuh Musi 2020 sebanyak 11 kejadian, sedangkan pada Operasi Patuh 2019 terjadi 18 kejadian atau mengalami penurunan 7 kejadian atau 39 %. Sedangkan jumlah korban meninggal dunia mengalami penurunan dari 180rang menjadi 2 orang atau mengalami penurunansebanyak 16 korban jiwa / 89%. untuk korban lukaberat mengalami penuruan dari 7 menjadi 4 orang/43%.

Untuk jumlah pelanggaran Lalu Lintas selama Operasi Patuh Musi tahun 2020 berjumlah 7.750 lembar sedangkan untuk tahun 2019 4.076 lembar tilang atau menurun 35,8%.

“Dari hasil analisa dan evaluasi tersebut di atas pelanggaran yang terjadi didominasi berupapelanggaran sepeda motor yang tidak menggunakan helm sni, pengemudi ranmor yang melawan arah, dan menggunakan hp pada saat mengemudikan ranmor. Pada Operasi Patuh Musi TA. 2021.

Polda Sumsel telah menetapkan sasaran, target dan cara bertindak yang bertujuan yaitu;
1. Meningkatkan disiplin masyarakat dalam menerapkan Protokol Kesehatan;
2. Meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalulintas
3. Mencegah penyebaran Covid 19 serta mewujudkan Kamseltibcar Lantas yang mantap

Adapun sasaran Operasi Patuh Musi TA. 2021 adalah:
1. Segala bentuk kegiatan masyakat yang berpotensi menjadi Cluster penyebaran Covid-19. 2. Masyarakat yang tidak mematuhi Protokol Kesehatan. 3. Masyarakat yang tidak disiplin dalam berlalulintas
4. Lokasi rawan macet, pelanggaran dan Laka Lantas serta rawan kerumunan

Target Operasi Patuh Musi tahun 2021 sebagai berikut :
1. Memutus mata rantai penyebaran Corona Virus Disease (Covid19)
serta mencegah terjadinya kerumunan massa.
2. Terciptnya Kamseltibcar Lantas pada jalur tol arteri dan tempat wisata. 3. Memperlancar arus Lalu Lintas dan menurunkanjumlah fatalitas
korban Laka Lantas.

Untuk cara bertindaknya adalah sebagai berikut : 1.5 M (Memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari
kerumunan & mengurangi mobilitas). 2. Melakukan 3 T (Testing, tracing & treatment)
3. Melaks Vaksinasi & Pamwal Vaksin. 4. Penerapan Aplikasi Peduli Lindungi. 5. Giat Dikmas Lantas. 6. Turjawali
7. Pembatasan Mobilitas
8. Rekayasa Lalu Lintas (Penerapan Gage, penutupan jln, oneway dll) dengan melakukan berbagai kegiatan terhadap sasaran, target dan cara bertindak tersebut di atas diharapkan Operasi Patuh Musi Tahun ini, diharapkan tujuan dari Operasi Patuh dapat terwujud.

Operasi Patuh pada Tahun ini kita masih sama dengan situasi operasi Patuh pada Tahun ebelumnya dimana kita masih berada ditengah mewabahnya virus covid-19. Dampak dari erebaknya Virus Corona sampai saatini masih bisa kita rasakan, untuk itu Operasi Patuh yang kita laksanakan Sekarang juga menargetkan timbulnya kesadaran masyarakat untuk peduli turut serta memutus penularan Virus Corona bagi masyarakat yang sedang berlalu lintas. Salah satu contohnya adalah himbauan penggunaan masker, menggunakan hand sanitizer atau cuci tangan sebelum memasuki kendaraan umum dan menjaga jarak antar penumpang. Hal ini perlu di kampanyekan secara terus menerus dalam rangka menimbul kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam menerapkan Protokol Kesehatan dalam kehidupan sehari-hari.

Sebelum mengakhiri sambutan ini, saya akan menekankan beberapa hal untuk dipedomani selamapelaksanaan Operasi :
1. Senantiasa berdoa kepada Tuhan YME sebelum melaksanakan tugas;
2. Utamakan faktor keamanan dan keselamatan dengan mempedomani standar Operasionalprosedur yang ada;
3. Samakan persepsi serta hindari perdebatan dengan pelanggar Lalu Lintas dan tindakan yang arogan;
4. Laksanakan tugas Operasi Patuh dengan baik, Humanis, tidak arogan sehingga tidak menimbulkan komplain dari masyarakat pengguna jalan.

Akhirnya dengan memanjatkan puji syukurkehadirat Tuhan Yang Esa, saya mengucapkan “Selamat melaksanakan tugas Operasi Kepolisian dengan sandi Operasi “Patuh Musi-2021”. Semoga Allah SWT, Tuhan YME senatiasa memberikan bimbingan, kekuatan dan petunjuk-nya kepada kita sekalian dalam melanjutkan tugas dan pengabdian kepada masyarakat, Bangsa dan Negara. Sekian dan terima kasih,” jelas Polres OKU.

(SP@di)