Gugurnya Sertu Iskandar Akibat Amukan Gajah Liar di Desa Banyu Biru OKI

Palembang, Penasriwijaya.com – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Pol Drs. Priyo Widyanto, MM., bersama Gubernur Propinsi Sumsel. H.Herman Deru beserta Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Irwan, Kamis (5/3/2020) meninjau pasca gugurnya Sertu Iskandar akibat amukan gajah liar yang terjadi di desa Banyu Biru Kecamatan Air Sugihan kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI).

Hal ini menjadi perhatian serius Gubernur Sumsel H.Herman Deru, Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs Priyo Widyanto M.M dan Pangdam II Sriwijaya Mayjen TNI Irwan. Untuk memastikan penyebab hewan dilindungi itu keluar dari habitatnya.

Menurut Gubernur Sumsel, kejadian itu terjadi ketika korban mendapatkan informasi jika ada seorang warga yang hendak menuju kebun diserang gajah liar. Mendapatkan informasi itu, korban Iskandar yang merupakan anggota TNI di desa tersebut langsung bergegas melakukan penyelamatan terhadap warga yang diketahui bernama Khoirul tersebut.

Setelah menyelamatkan warga tersebut, tanpa disadari gajah tersebut sudah berada di belakang korban dan menyeruduknya.Tidak hanya itu, gajah yang mengamuk tersebut juga menginjak – injak korban hingga meninggal dunia.

“Dalam kejadian ini saya pastikan tidak ada kesalahan warga.Dari laporan yang saya terima, hal ini terjadi ada indikasi karena gajah itu kalah bertarung sementara gajah ini sedang birahi sehingga gajah itu keluar dari habitatnya dan masuk ke pemukiman warga hingga mengamuk,” kata Gubernur Sumsel.

Akibat kalah bertarung itulah, lanjutnya, gajah tersebut keluar dari habitatnya yang berada di kawasan Padang Sujian.”Kawasan ini memang dekat dengan marga satwa Padang Sujian. Dari laporan yang saya terima, di habitat tersebut ada sekitar 100 ekor gajah,” tuturnya.

Dikatakan Deru, selain untuk melihat langsung lokasi dan memastikan kronologi kejadian, kedatangannya tersebut juga untuk meyakinkan warga jika Pemerintah Provinsi Sumsel tidak akan tinggal diam dengan musibah yang dialami warganya.

“Ini cara kita memberikan perhatian dan semangat. Setiap ada persoalan atau konflik semacam ini, pemerintah tidak akan tinggal diam dan akan terus membantu warga. Saya minta warga tetap waspada namun jangan shock dengan kejadian ini dan produktifitas tetap dijaga,” tuturnya.

Dan gubernur berpesan, agar warga tetap menjaga satwa yang dilindungi tersebut. “Meskipun ada kejadian ini namun saya pesan agar tetap jaga satwa ini dan jangan ada konflik,” terangnya.

Dalam tinjauannya tersebut, Gubernur H.Herman Deru juga mengajak warga untuk mendo’akan Sertu Iskandar yang gugur dalam tugasnya akibat serangan gajah tersebut.

Bahkan, Gubernur H Herman Deru, juga, memastikan jika Sertu Iskandar diberikan penghargaan dengan kenaikan pangkat satu tingkat menjadi Serka. “Almarhum gugur dalam tugasnya dan kita berikan penghargaan. Sedangkan untuk satu korban lagi yang sebelumnya mengalami patah tulang iga dan pinggang yang saat ini berada di rumah sakit di Palembang, saya pastikan seluruh biaya perawatannya akan ditanggung Pemrov Sumsel hingga sembuh,” tegasnya.(Sadiman)

Apel Konsolidasi Karhutla Kabupaten OKI

Kayuagung, OKI, Penasriwijaya.com -Apel Konsolidasi Satgas Karhutla Propinsi Summatera Selatan (Sumsel), kabupaten Ogan Komring Ilir (OKI) di lapangan Pemda Minggu (3/11/2019).

Bertindak selaku selaku Inspektur Upacara Kapolda Sumsel, Irjen Pol Firli Bahuri. Turut serta pada kegiatan tersebut diantaranya Danrem 044/Gapo diwakili Kasiintelrem 044/Gapo, Bupati Kab. OKI, Dandim 0402/OKI, Kapolres OKI, Kepala BPBD Sumsel, Sekda Pemkab. OKI, Para Asisten Pemkab. OKI, Para Kepala Dinas Pemkab. OKI, Kasdim 0402/OKI, para Danramil Kodim 0402/OKI, Para Kapolsek Polres.Oki

Apel Konsolidasi Satgas Karhutla ini dilaksanakan untuk mengecek Personel dan materiil dimana telah berakhirnya satgas Karhutla di Kab. OKI, yang terdiri dari personil TNI sebanyak 300 orang, personil Polri 500 orang, personel BPBD 50 orang.

Dalam penjelasannya Dansatgar karhutla kabupaten OKI, Letkol Inf Ryandi menyebutkan, Satgas Karhutla ini telah berhasil melakukan pemadaman api di lahan gambut seluas 250 hektare di wilayah OKI.

“Ratusan personel ini bertugas di 12 kecamatan yang terdiri dari 28 desa di Kabupaten OKI, dan berhasil memadamkan sekitar 71 titik api,” pungkasnya.

Selesai kegiatan upacara, dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat kepada seluruh anggota, foto bersama dan makan bersama seluruh anggota TNI/Polri di lapangan Pemda Kab. OKI. Pada kesempatan tersebut, Kapolda Sumsel Irjen Pol Firli Bahuri menyempatkan diri makan secara lesehan dan bercengkrama di lapangan bersama dengan ratusan satgas gabungan. (Np)