Lawyer Handal Laporkan Klien Terkait Dugaan Penipuan

Palembang, Penasriwijaya.com – ADVOKAT dan Konsultan Hukum Law Yer Handal Palembang Adv.Trijayanto, SH. M.Si., dan Rekan diduga telah menjadi korban penipuan dari kliennya bernama RST, adalah seorang pengusaha buah kelapa yang telah mendapatkan jasa hukum dari Adv.Trijayanto, SH.M.Si., dan rekan dalam pendampingan pada Kantor perusahan kelapa milik RST yang telah mengalami permasalahan hukum dengan rekan kerjanya bernama TRN. Senin (26/4/2021).

Adv.Trijayanto, SH.M.Si menegaskan, pihaknya telah melaporkan RST ke Polda Sumsel atas dugaan Pasal 378 KUHP Pidana tentang penipuan. Pada hari Rabu tgl 21April 2021 sekira pukul 13 Wib tentang Penipuan berdasarkan Laporan Polisi/ LP/ B/ 306/ IV/ 2021/SPKT Polda Sumsel Tgl 25 April 2021.

Tindak pidana penipuan sendiri dalam pasal kitab undang – undang rumusan pasal sebagai berikut, barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum dengan menggunakan nama palsu atau martabat ( hoedaningheid ) palsu dengan tipu muslihat, ataupun rangkaian kebohongan, menggerakan orang lain untuk menyerahkan barang sesuatu padanya, atau supaya memberi utang maupun menghapuskan piutang, di ancam karena penipuan, dengan Pidana Penjara paling lama Empat tahun.

RST diduga telah melakukan tindak pidana penipuan karena sebelumnya pihaknya dengan klien tersebut telah menyepakati kerjasama jasa hukum No:05/SK/LH-Law Firm/XI/2021 dimana diantara isi dari perjanjian surat tidak bisa memutuskan kuasa Hukum secara sepihak.

“Dalam surat perjanjian RST pengusaha buah Kelapa melakukan kerja sama selama satu tahun ke depan, dimana kerja sama kuasa hukum baru berjalan tiga bulan namun belum mencapai satu tahun RST sudah memutuskan kerjasama Kuasa Hukum secara sepihak sedangkan RST masih mempunyai kewajiban terhadap sisa biaya yang harus dibayarkannya.,”ucap Adv. Trijayanto,SH.M.Si.

Saat di jumpai awak Media di kediaman nya Adv.Tri jayanto, SH.M.Si menuturkan. Pada tanggal 21 Januari 2021. RST datang ke kantor untuk membikin surat perjanjian dan surat kerjasama jasa hukum dan setelah kami bikinkan jasa hukum dia kami pasang papan plang di depan kantor Perusahaan buah Kelapa milik RST setelah di pasang papan plang berjalan selama tiga bulan dan setelah masuk 4 bulan tiba – tiba RST memutuskan Kuasa Hukumnya terhadap Adv.TriJayanto, SH.M.Si., secara sepihak sedangkan RST mempunyai kewajiban untuk di bayar sisanya sesuai perjanjian kontrak Kuasa Hukum.

Setelah itu di dalam kuasa ke pengurusan RST untuk menyelesaikan proses permasalahan hukum terhadap rekan kerjanya TRN yang mana sudah berjalan di tengah tengah RST langsung memutuskan Kuasa Hukumnya padahal jelas proses Hukum sudah diurus oleh Kuasa Hukum Adv. Tri Jayanto, SH.M.Si., dan sedang berjalan dikepolisian bukannya tidak kita urus sesuai perkataan RST. tapi kita jalankan sesuai dengan tugas kita. Tapi setelah kita jalankan dalam pertengahan perjalanan RST mencabut surat kuasa Hujum secara sepihak tapi kewajibannya belum pernah di penuhi walaupun awalnya memang sudah ada pembayaran, tapi dalam perjanjian di kuasa kami tidak bisa mencabut serta merta secara sepihak tetapi harus ada persetujuan dari pihak kuasa hukum juga yaitu Adv.Trijayanto, SH.M.Si., dan rekan.

Tambah Trijayanto, RST telah melakukan pemutusan kuasa hukum kepada Adv. Trijayanto SH.Msi., secara sepihak sedangkan dalam perjanjian kontrak kuasa kerjasama isinya tidak boleh memutuskan kuasa hukum secara sepihak sesuai isi dari sirat kuasa Adv.Trijayanto.SH.Msi.pada No.05 / SK/ LH- Law Film / XI/ 2021/.

Menanggapi permasalahan ini Adv. Tri Jayanto, SH. M.Si., telah menghubungi melalui baik melalui telpon Hp dan whats Upp beberapa kali tetapi tidak di angkat dan WA tidak ada balasan dari si RST untuk itu kita mengambil tindakan jalur hukum kita laporkan ke Polda Sumsel,” terang Adv.Tri jayanto, SH.M.Si.

Lebih lanjut Adv.Trijayanto, SH.M.Si., sudah memberi waktu pada kliennya itu untuk musyawarah secara baik – baik tetapi tidak pernah digubris sama kleinnya pemberitahuan via pesan singkat, baik telpon maupun WhatsApp, juga dilayangkan, tetapi tidak ada respond dari Kliennya sampai berita ini di tayangkan,” tungkasnya. (Sadiman)

Gubernur Sumsel Pimpin Pengambilan Sumpah Dan Pelantikan Bupati Wakil Bupati

OKU, Penasriwijaya.com – Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020 yang langsung dipimpin oleh Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Drs.H Herman Deru SH.MM., bertempat di Griya Agung Palembang, Jumat siang (26/02/2021).

Selain Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten OKU Drs.H.Kuryana Azis dan Drs.Johan Anuar, S.H., M.M., pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati untuk daerah Kabupaten OKUT, OKUS, Ogan Ilir, Musi Rawas, dan Musi Rawas Utara.

Pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan kepala daerah tersebut ditandai dengan pembacaan surat keputusan menteri dalam negeri, pengucapan sumpah jabatan, dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara pengucapan sumpah jabatan, pemasangan tanda pangkat jabatan dan penyematan tanda jabatan, serta penandatanganan fakta integritas.

Gubernur Sumsel Drs.H.Herman Deru SH.MM., mengucapkan terima kasih yang setinggi – tingginya kepada penyelenggara, KPU, Bawaslu, Gakumdu, Polres Kodim, Kejaksaan Negeri yang telah menyelenggarakan, mengawasi, akhirnya pada hari ini telah selesai dan tepat waktu dan yang paling penting Sumatera Selatan tetap menorehkan sejarah sebagai provinsi zero konflik.

Selain itu juga, Gubernur Sumsel mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelaksana tugas Bupati yang telah melaksanakan tugas mensukseskan pelaksanaan tahapan pilkada pada saat cuti kampanye serta pelaksana harian bupati mengisi kekosongan berakhirnya masa jabatan bupati yang diangkat dari pejabat provinsi Sumsel maupun yang diangkat dari pejabat tertinggi di kabupaten tersebut, yaitu Sekretaris daerah.

Tanpa upaya yang luar biasa dari para pejabat, institusi maka tidak mungkin akan terjadi peristiwa sakral yaitu pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan pada sore hari ini. Kedewasaan berpolitik masyarakat Sumsel sudah semakin nyata, tanpa ada konflik fisik,” sampainya.

Pada kesempatan ini, gubernur juga menyampaikan pesan kepada seluruh bupati dan wakil Bupati yang hadir secara virtual maupun yang hadir langsung, baik yang lama maupun yang baru dilantik.

Yaitu jaga kerukunan kepala daerah dengan wakil kepala daerah, kerukunan dengan Forkopimda, legislatif, jajaran pemerintahan, tetapi tidak kalah pentingnya adalah kerukunan dengan masyarakat. Kerukunan dengan masyarakat akan menjadi tanggungjawab kita bersama.

Kepala daerah dengan wakil kepala daerah bagaikan ikatan rumah tangga. Beda persepsi biasa saja, tetapi jangan sampai terjadi konflik.

“Gubernur dan wakil gubernur akan menjadi mediator jika sampai terjadi konflik. Sebagai wakil pemerintah pusat dan gubernur sebagai kepala daerah provinsi, kami akan mengutamakan kewenangan yang sesuai dengan aturan jika sampai terjadi konflik di antara kepala daerah dengan wakil kepala daerah.

Dalam tugas, ada hirarki baik dalam lingkup kepemerintahan dan kesatgasan terutama satgas Covid-19, dimana bupati dan wakil bupati sebagai ketua dan wakil ketua harus mengelola dengan baik dari aspek medis, sosial, dan aspek ekonomi.

Menyinggung ada 10 kabupaten dan kota di provinsi Sumsel yang rawan Karhutla, ini menjadi kewaspadaan yang khusus, maka kepala daerah harus tanggap terhadap bencana ini.

Dalam enam bulan ini kepala daerah harus menyelesaikan rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD), ini harus menjadi perhatian agar program dan visi misi dapat dijalankan sesuai harapan.

Turut hadir acara, Forkopimda Prov Sumsel, Forkopimda OKU, Sekda OKU, Ketua dan Wakil Ketua TP. PKK OKU, dan Undangan Lainnya. (Ril/SP@di)

Mantan Kades di Pali Punya Senpi Asli Pabrik di Dor Polisi

Palembang, Penasriwijaya.com – Uladi Sastra (43) mantan Kades di Kabupaten Pali yang ditembak mati oleh Direktorat Reserse Narkoba Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel) di desa Modong Sungai Rotan Kabupaten Muara Enim Rabu (20/1/2021) kemarin.

Uladi merupakan bandar Narkoba jenis sabu – sabu sekitar setahun menjalankan bisnis haramnya. Uladi warga desa Pandan Kecamatan Tanah Abang Kabupaten Pali ini diberikan tindakan tegas terukur karena menembaki anggota dengan senjata api (Senpi) miliknya saat mengetahui anggota yang akan menangkapnya.

Dalam hal itu, Direktur Reserse Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Heri Istu didampingi Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Drs Supriadi MM mengatakan ,”tersangka Uladi Sastra merupakan mantan Kades di Kabupaten Pali. Anggota hendak menangkapnya dengan cara under cover by untuk transaksi sabu, tersangka mengetahui bahwa anggota yang memesan, langsung menembaki anggota dengan senjata api milik tersangka.

“Karena membahayakan, anggota memberikan tembakan peringatan ke udara namun tidak di indahkan tersangka sehingga anggota mengarahkan tembakan ke tersangka lalu tersangka tersungkur,” katanya kepada wartawan Kamis (21/1/2021).

Setelah tersangka di lumpuhkan anggota menemukan barang bukti narkoba seberat 100,87 gram dari saku celananya. Sedangkan senjata api milik tersangka diketahui senjata api pabrikan bukan rakitan hanya saja nomor serinya sudah dihapus.

“Disinilah kami kesulitan untuk menelusuri asal senjata api milik tersangka karena nomor serinya sudah dihapus. Kalau dilihat dari senjata apinya ini senjata api dari pabrikan,” terangnya.

Tersangka Uladi Sastra, kata Heri berdasarkan informasi dari masyarakat tersangka sekitar setahun yang lalu menjadi bandar sabu. Setelah yang bersangkutan tidak lagi menjabat sebagai Kades.

“Berdasarkan catatan kami tersangka belum pernah di hukum dalam kasus narkoba, yang jelas tersangka ini bandar sabu di wilayah Kabupaten Pali meskipun yang bersangkutan ditangkap di Muara Enim karena Muara Enim berdekatan dengan Pali,”tandasnya. (Red/Sadiman).

Realisasi Pembangunan Lampu Tenaga Surya Di Indonesia

Palembang, Penasriwijaya.com – Palembang Program Desa Terang Menuju Indonesia Terang yang merupakan program Nawacita Presiden Rebuplik Indonesia (RI) Ir.H Joko Widodo yang saat ini mulai bergulir di Indonesia.

Program Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJU-TS) akan di mulai pada Februari 2021 ini dengan melibatkan pemerintah desa setempat. Kamis (21/1/2021).

Sebanyak 17 Provinsi desa terpencil di Indonesia akan menerima bantuan 200 ribu unit lampu penerangan jalan umum tenaga surya. Program ini akan melibatkan kerjasama dengan 47 perusahaan Mitra yang berbasis pemberdayaan masyarakat. Program pemasangan lampu jalan umum ini ditujukan untuk desa terpencil di Indonesia yang sulit terjangkau oleh PLN.

Direktur Utama PT. Diaz Biro Persada, Farial Yuda, saat memberikan keterangan ke pada Media penasriwijaya.com mengatakan bahwa program ini akan tetap mengedepankan partipasi masyarakat desa setempat.Beliau berharap proyek ini akan membantu perekonomian masyarakat setempat melalui penyerapan tenaga kerja dan memperlancar aktivitas ekonomi. Dan sosialisasi PJU-TS ini sudah dilakukan bertahap dibeberapa provinsi,” ungkapnya.

“Lampung adalah salah satu provinsi yang sudah melakukan sosialisasi pada masyarakat tentang PJU-TS ini. Sosialisasi di Lampung sudah dilakukan di kabupaten tulang bawang, mesuji, way kanan, lampung utara, lampung selatan, pesawaran dan kabupaten pringsewu.

Pada tahap awal program PJU-TS ini akan dibiayai oleh investor. Setelah program ini berjalan program ini akan dibuat sesuai dengan skema yang melibatkan unsur desa. Hingga saat ini daerah di Indonesia sudah tersentuh program PJU-TS adalah Indonesia Timur diantaranya yaitu Tidore, Nusa Tenggara Barat, dan Sumba untuk wilayah barat lampung dan sumsel.

Sementara itu salah satu maincont Program PJUTS ini untuk wilayah Lampung dan Sumsel yang juga Direktur Utama Multi Ranca Bangun Prima Muhamad Darsono,”mengatakan jika program Desa Terang yang akan dimulai dari Bulan Februari 2021 ini untuk Provinsi Lampung pihaknya akan mengerjakan 7 Kabupaten dengan total pemasangan 25000 titik yang akan dibangun secara bertahap dan sumsel 25000 titik semoga program ini selain dapat menerangi desa terutama yang sulit dijangkau oleh PLN juga dapat membantu pendapatan dan perekonomian warga,” ujarnya. (Sadiman).

Silahturahmi Kabid Humas Polda Bersama Awak Media Mitra Polda Sumsel

Palembang, Penasriwijaya.com – Kepala Bagian Bidang (Kabid) Humas Polisi Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel) Kombes Pol Drs Supriadi MM., diwakili Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Sumsel AKBP Iraliansah SH., didampingi Kasubbid PID Kompol Dody Surya Sik., Kasubbid Mulmed Kompol Sukarminto, SH., bersilahturrahmi bersama Awak Media Mitra Polda Sumsel, bertempat di Pempek Natasha Hangtuah Palembang Senin,(7/12/2020).

Pada kesempatan itu Kasubbid Penmas Bid Humas Polda Sumsel AKBP Iraliansah SH., mengucapkan terima kasih atas kehadirannya kepada rekan – rekan media baik cetak, elektronik online tv radio, sembari memperkenalkan diri Kasubid Penmas dan Kasubid mulmed dan PID Bid humas Polda Sumsel mengajak rekan – rekan awak media untuk sama – sama membantu dalam menjaga pemberitaan yang menyejukkan Masyarakat. Angkatlah berita yang positif, kegiatan anggota Polri dalam melaksanakan tugas dimasyarakat.

“Dan hendaknya rekan – rekan jurnalis dapat mengedukasi pemberitaan yang mengajak masyarakat dalam menjaga Kamtibmas kondusif yakni menyatukan masyarakat bukan memprovokasi masyarakat,

Dirinya juga mengharapkan kepada rekan media dapat mengangkat berita good news (berita baik) bukan bad news (berita buruk) serta mengangkat kinerja Polri dalam melayani masyarakat insyaallah dengan koordinasi dan berbagi informasi yang baik antara kita polri dan rekan – rekan jurnalis kenyamanan dan kesejukan pemberitaan dimasyarakat akan kita peroleh apalagi sebentar lagi Pilkada serentak ditujuh Kabupaten diwilayah Sumsel,” ucap AKBP Iraliansah ,SH.

Pada kesempatan itu dilanjutkan dengan acara ramah – tamah diisi dengan tanya jawab dan makan bersama sebelum acara berakhir. ( Sadiman )

Penganiayaan Terhadap Pengurus Masjid Nurul Iman Mengakibatkan Korban Meninggal Dunia

Palembang, Penasriwijaya.com – Meyudin (49) diduga melakukan Tindak pidana penganiayaan yang terjadi di salah satu Masjid kota Kayu Agung hingga mengakibatkan korban meninggal dunia.

Penganiayaaan tersebut terjadi pada hari Jum’at Tanggal 11 September 2020 Pukul.18.15.WIB, tepatnya saat korban berada di dalam Masjid Nurul Iman LK.III RT.07 Kelurahan Tanjung Rancing Kecamatan Kayu Agung Kabupaten OKI Sumatera Selatan (Sumsel)

Korban M. ARIF, Spd. MM. (61) bertempat tinggal di Kelurahan Tanjung Rancing Kecamatan Kayu Agung Kabupaten OKI. Merupakan Ketua Pengurus Masjid Nurul Iman Tanjung Rancing. Sedangkan pelaku sendiri yaitu Meyudin (49) yang beralamatkan di lingkungan III RT.06 Kelurahan Tanjung Rancing Kec. Kayuagung Kabupaten OKI.

Kejadian bermula ketika Pelaku yang merupakan Marbot dan Ketua Perlengkapan Masjid Nurul Iman merasa tidak senang dan tersinggung karena kunci kotak amal di minta oleh Korban yang merupakan Ketua Masjid pada saat selesai Sholat Jum’at. Lalu pelaku timbul niat untuk menganiaya korban dengan senjata tajam pada saat Sholat Mahgrib.

Pelaku Meyudin menganiaya Korban M. ARIF, Spd. MM, dengan cara membacok menggunakan Senjata tajam Jenis Pedang Panjang bergagang plastik.

Atas kejadian tersebut korban mengalami luka bacok dibagian leher atas kiri. Kemudian korban dibawa ke RSUD Kayuagung lalu di Rujuk ke RS Charitas Palembang.

Atas kejadian tersebut pelaku berhasil diamankan anggota kepolisian, AIPDA Khoirul Sobri dan para Jamaah Masjid Nurul Iman yang sedang sholat mahgrib, kemudian pelaku diserahkan ke Mapolsek Kayuagung.

Kapolres OKi sudah mendatangi rumahumah Korban dan RT setempat. Untuk meredam keluarga korban agar tidak melakukan serangan balasan terhadap pelaku maupun keluarga pelaku.

Saat diwawancarai wartawan diruang kerjanya Selasa (15/09/2020), Kabid Humas Polda Sumsel kombes pol Drs Supriadi, MM., menghimbau kepada keluarga korban tetap tenang jangan sampai terjadi main hakim sendiri dan serahkan kasus penganiayaan ini kepada Polisi khususnya Polres OKI dan tidak ada indikasi sara atau organisasi terlarang sebagaimana berita yang beredar dimasyarakat saat ini tapi murni rasa ketersingungan atau dendam Pribadi pungkasnya. ( Sadiman )

Ketua DPD Demokrat Sambut Baik Kedatangan Kapolda Sumsel

Palembang, Penasriwijaya.com – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Selatan Sumsel (Sumsel) Irjen Pol Prof. Dr. Eko Indra Heri S. MM., melaksanakan Silahturahmi kunjungan ke kantor DPD Demokrat Propinsi Sumsel, di Jalan Kolenel H.Burlian KM 7,5 Palembang. Rabu (8/7/2020).

Kedatangan Kapolda Sumsel disambut langsung Ketua DPD Demokrat Sumsel Ir. H. Ishak Mekki, MM., beserta pengurus dan kader Partai Demokrat Propinsi Sumsel.

Pertemuan pun berjalan santai dan obrolan sering diisi dengan canda tawa sehingga membuat suasana semakin hangat penuh keakraban.

“Ini hanyalah bentuk guna menjalin hubungan Silahturahmi yang selama ini berjalan baik antara Polda Sumsel dengan DPD Demokrat Sumsel sekaligus juga memperkenalkan diri saya sebagai orang baru stok lama di sumsel ini, ujar Kapolda dengan candaanya.

Seperti kita ketahui bahwa orang nomor satu di Polda Sumsel ini merupakan asli “wong palembang” yang semasa kecilnya tinggal dan dibesarkan di talang betutu.

Ketua DPD Demokrat Sumsel menyambut baik kunjungan silahturahmi Kapolda Sumsel ini dan berharap nanti nya bisa menyelaraskan dan bekerjasama dalam setiap kegiatan-kegiatan yang berhubungan dengan masyarakat. Salah satu contohnya adalah permasalahan Pandemi Covid-19 yang kita hadapi saat ini sehingga menimbulkan banyak sekali dampak sosial tehadap masyarakat untuk itu kami siap untuk ikut berkolaborasi membantu apabila dilibatkan dalam kegiatan tersebut.

Terkait permasalahan Pilkada Serentak 2020 yang sebentar lagi akan kita hadapi bersama, Pengurus dan Kader DPD Partai Demokrat siap mensukseskan penyelenggaran Pemilukada yang damai dan demokratis serta sepenuhnya didukung oleh masyarakat dengan Pemilihan Umum dilaksanakan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil,” pungkasnya.

Kapolda pun menyambut baik hal tersebut dan sangat berterimakasih dengan apa yang telah disampaikan. Pada intinya adalah mari kita bersama – sama membawa dan mengawal Pemilukada serentak 7 Kabupaten/Kota yang ada di wilayah sumsel dapat berjalan sukses dan lancar. Demi tercapainya Demokrasi yang kita inginkan mewujudkan Pilkada yang aman, damai, tentram dan kondusif,” ujar Kapolda.

Kapolda berpesan untuk tetap menjaga kekompakan dan menguatkan solidaritas kita agar kita semua tidak mudah terpecah belah apalagi nantinya muncul berbagai isu ataupun berita Hoax yang akan merusak situasi kondisi kamtibmas disumsel yang selama ini berjalan kondusif. Polda Sumsel siap untuk menerima dan menyelesaikan berbagai permasalahan yang terjadi untuk itulah kita mengharapkan dukungan serta bantuan dari kita semua untuk bersama-sama memberikan berita/informasi terkait permasalahan yang terjadi. Konsep “Polisi Dulur Kito” atau Mang Pedeka milik Polda Sumsel ini pun diperkenalkan Kapolda kepada Ketua dan pengurus/kader Demokrat Sumsel. Bahwa Polisi Dulur, kita semua dulur jadi selesaikan sekecil apapun permasalahan dengan cara baik-baik.

Himbauan untuk tetap mematuhi Protokol Kesehatan yang telah dianjurkan oleh pemerintah apalagi saat ini kita memasuki Fase New Normal. Langkah pencegahannya seperti menggunakan masker disaat beraktifitas, physical distancing/jaga jarak serta tidak lupa mencuci tangan sebelum atau sesudah melaksanakan rutinitas pekerjaan, itu tolong jangan diabaikan karena kita sendiri yang harus menjaga kesehatan kita jangan sampai kita terpapar virus Covid-19. Apabila kita sehat maka kita bisa melaksanakan rutinitas pekerjaan dengan maksimal. ( Sadiman )

Dit Reskrimum Polda Sumsel Ungkap Kasus 3C Sebanyak 33 Tindak Pidana Dan 54 Tersangka

Palembang, Penasriwijaya.com – Informasi terkait hasil ungkap kasus Kasus 3C (Curas, Curat dan Curanmor) dan Tindak Pidana Narkoba yang terjadi diwilayah hukum jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Selatan (Sumsel) pada minggu pertama Bulan Juli 2020 yang disampaikan oleh Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Drs Supriadi, MM., diruang kerjanya. Senin, (6/72020).

Dit Reskrimum Polda Sumsel dan Polres/tabes jajaran pada Minggu pertama Bulan Juli 2020 berhasil mengungkap kasus 3C (Curas, Curat dan Curanmor) sebanyak 33 kasus tindak pidana dengan 54 tersangka.

Dari 33 Kasus tindak pidana yang terungkap oleh Ditreskrimum Polda Sumsel dan Polres/ tabes jajaran tersebut terdiri dari beberapa kasus yaitu. Curat 20 kasus, Curas 13 kasus, curanmor nihil, Anirat nihil dan Pembunuhan nihil. Ada 54 tersangka yang ditangkap Dit Reskrimum Polda Sumsel dan Polrestabes/ Polres jajaran terdiri dari

• Curat 36 Tersangka
• Curas 18 Tersangka

Dari 33 kasus tersebut terbanyak yang mengungkap adalah Polrestabes 5 kasus, Polres Banyuasin 4 kasus, Polres Muara Enim 4 kasus ,Ditreskrimum Polda Sumsel 3 kasus, Polres Musi Banyuasin 3 kasus, Polres OKU 3 kasus dan Polres Prabumulih 3 kasus.

Sedangkan Dit Res Narkoba Polda Sumsel dan Polres/ Tabes jajaran berhasil mengungkap kasus sebanyak 34 Kasus dan menangkap sebanyak 44 Tersangka

Dari 52 Tersangka tersebut terdiri dari :
Pengedar : 33 Orang
Pemakai : 11 Orang

Sedangkan Barang bukti yang disita sebanyak :
Sabu : 524,59 Gram
Ganja. : 298,52 Gram
Ekstasi : 1 Butir

Dari segi Kuantitas urutan Laporan Polisi (LP) terbanyak yakni Polrestabes Palembang (8), Polres Muba (5), Polres Banyuasin (4), Ditresnarkoba Polda Sumsel (3) dan Polres OKUT (3)

Dari segi Kualitas urutan Barang Bukti (BB) terbanyak yakni Polrestabes (254,77 Gr sabu dan 48,52 Gr ganja), Ditresnarkoba Polda Sumsel (167,8 Gr sabu ), Polres Muba (82,79 Gr sabu dan 1 butir ekstasi).

“Barang Bukti Narkoba Yang Disita (Shabu, Ganja, Ekstasi) Maka Dit Res Narkoba Polda Sumsel telah berhasil Menyelamatkan sebanyak 4.642 Anak Bangsa dari bahaya penyalahgunaan narkoba ujar Kabid Humas di ruang kerjanya.

Himbauan kepada masyarakat khususnya 0ropinsi Sumsel agar selalu meningkatkan pengawasan terhadap anak dan keluarga masing-masing dari pengaruh buruk Narkoba yang tentunya dapat merusak generasi penerus bangsa,”ujar Kabid Humas.

Beliau juga mengatakan, bahwa meskipun dimasa Pandemi Covid-19, Dit Reskrimum dan Dit Res Narkoba Polda Sumsel serta Polres/ tabes Jajaran masih terus melakukan pengungkapan terhadap kasus-kasus yang terjadi dan mengharapkan peran serta masyarakat khususnya dalam ungkap Kasus 3C (Curas, Curat dan Curanmor) dan Tindak Pidana Narkoba diwilayah hukum Polda Sumsel.

Dan untuk meminimalisir tindak pidana 3C, Kabid Humas berharap kepada masyarakat Sumsel agar selalu menjaga kewaspadaan serta meningkatkan keamanan dilingkungannya masing-masing dan menambah kunci pengaman pada kendaraan roda dua untuk menghindari aksi curanmor. ( Sadiman )

Kapolda Sumsel Silahturahmi Ke Kantor PDI Perjuangan Palembang

Palembang, Penasriwijaya.com – Silahturami Kapolda Sumsel Irjen Pol.Prof.Dr.Eko Indra Heri S, M.M, silahturahmi ke Pengurus Partai Demokrasi Indonesia (PDI Perjuangan) Senin (6/7/2020) bertempat di kantor PDI Perjuangan jalan Basuki Rahmat Palembang.

Kedatangan Kapolda disambut langsung oleh ketua umum PDI Perjuangan H. M.Giri Ramanda N. Kiemas, SE, MM., bersama para pengurus dan para Kader Partai PDI Perjuangan.

Dalam kesempatan ini, Kapolda mengatakan “kunjungan ini hanya silahturahmi sekaligus memperkenalkan diri bahwa dirinya adalah “Wong Talang Betutu, dan beliau juga mengatakan “bahwa dulunya pernah berdinas di Polda Sumsel sebagai Kasat Pidum lalu pernah menjabat sebagai Kapolres Lahat. Obrolan Kapolda bersama Ketua DPD dan para Kader Partai PDI Perjuangan berjalan santai penuh keakraban dengan penuh canda tawa.

Beliau juga mengatakan, nantinya suatu saat kita akan berkolaborasi untuk ikut menangani masalah-masalah yang ada di sumsel seperti masalah sosial akibat dari Pandemi Covid-19 dan lain sebagainya. Kapolda juga mengingatkan untuk marilah kita bersama untuk tetap menerapkan protokol kesehatan seperti Phsycal Distancing/Jaga Jarak, menggunakan masker, dan tidak lupa selalu mencuci tangan,” ujarnya.

Dirinya juga menyampaikan bahwa selama lebih kurang 1 bulan menjabat sebagai Kapolda Sumsel, beliau membuat Program “Polisi Dulur Kito” atau disebut “Mang Pedeka”. Apabila Polisi jadi dulur, masyarakat jadi dulur insyoallah akan selesai semua permasalahan, maksudnya disini adalah dulur itu saling mengingatkan dan menginformasikan guna membantu masyarakat, ungkap beliau. Kita disini harus meluruskan yang salah, dengan saling mengingatkan dan saling membantu serta memberikan informasi ataupun masukan sehingga kami bisa melakukan penindakan. Penindakan itu bisa dengan dilakukan pembinaan sehingga yang salah tersebut bisa kita perbaiki kembali seperti semula, imbuhnya. ( Sadiman )

Kapolda Hadiri Dan Pimpin Giat Tali Asih Bakti Sosial Penaburan Benih Ikan dan Tanam Pohon

Pelembang, Penasrwijaya.com – Kegiatan tali Asih dan Bhakti Sosial Penaburan Benih Ikan dan Penanaman Pohon di Seputaran Kolam Ikan Komplek Pakri Palembang, Jum’at (19/6/2020).

Hadir pada kegiatan Bhakti Sosial tersebut, Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof. Dr. Eko Indra Heri S., MM., Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan, SIK, SH, MH., Irwasda Sumsel Kombes Pol Drs. M., Indra Gautama, MSi., para Pejabat Utama Polda Sumsel, Dinas Perikanan Kota Palembang, Para Warakawuri, dan warga Pakri sekitar.

“Ada 3 kegiatan yang dilakukan pada hari ini yaitu, 1.Pemberian Tali Asih dalam rangka bakti sosial. Bantuan sebanyak 60 Karung beras yang dikemas masing – masing seberat 10 Kg yang akan diberikan kepada purnawirawan, warakawuri dan warga pakri yang terdampak Covid-19, 2. Penaburan Benih Ikan Jenis Nila Sebanyak 12.000 ekor yang juga ikut dibantu dari Dinas Perikanan Kota Palembang, 3.Penanaman Pohon yang berupa bibit pohon rambutan sebanyak 30 batang yang dibawa langsung dari Purwokerto dan ada 3 batang Pohon Gharu yang khusus ditanam oleh Kapolda, Wakapolda dan Irwasda yang nantinya ke 3 Pohon ini akan dijaga bersama warga pakri untuk dilestarikan karena harga pohon ini cukup mahal.

Kapolda mengatakan “bahwa ada 10 kolam yang bisa dibangun di lahan ini dan saat ini telah terbangun 2 Kolam yang sudah siap untuk di tebarkan benih ikan untuk dikelola bersama dan 8 Kolam lagi nantinya kita harapkan bagi yang ingin ikut berpartisipasi juga bisa untuk membangunnya karena tempat ini kedepan bisa menjadi sarana wisata alam dan hiburan bagi warga pakri dan sekitarnya. Apalagi ditambah dengan penanaman pohon yang akan membuat tempat ini terasa sejuk dan asri, udara pun bersih sehingga bisa dinikmati oleh anak cucu kita nantinya,” jelas Kapolda. ( Sadiman )