KPU OKU Tetapkan Pemenang Pasangan Kuryana Dan Johan Dalam Pilkada Serentak 2020

OKU, Penasriwijaya.com – Pasangan Drs.H.Kuryana Azis dan Drs.H.Johan Anuar.SH.MM., ditetapkan terpilihnya sebagai Calon Bupati serta Wakil Bupati Kabupaten Ogan Komering Ulu (Kab.OKU) daiam Pimilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 tahun lalu.

Acara Penetapan pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten OKU tersebut dilaksankan dalam Rapat Pleno terbuka, yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten OKU Naning Wijaya. ST., bertempat di Ballroom Hotel The Zuri Baturaja. Kamis (18/2/2021).

Ketua KPUD Kabupaten OKU Naning Wijaya ST. dalam kata sambutannya menyampaikan,” proses ini adalah terakhir dari tahapan Pilkada 2020, dan pasca pleno penetapan perolehan suara Pilkada 2020 pada tanggal 15 Desember 2020 yang menetapkan pasangan Drs.H.Kuryana Azis dan Drs.H.Johan Anuar SH.MM., sebagai pemenang.

Dalam kesempatan tersebut Ketua KPU OKU menyampaikan puji syukur pada hari ini kita dapat hadir dalam rangka menyelenggarakan dan menyaksikan calon terpilih Bupati dan Wakil Bupati OKU tahun 2020.

Pada hari ini dilaksanakan tahapan yang sangat penting yakni penetapan pasangan calon terpilih dalam pemilihan serentak tahun 2020.

Naning menambahkan, semua proses untuk penentuan calon terpilih semuanya sudah berjalan dengan baik, aman dan lancar serta sesuai tahapan dan perundang-undangan yang berlaku.

Selanjutnya dengan Penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten OKU Tahun 2020. Hal ini merupakan anugerah yang sangat luar biasa bagi Kabupaten OKU, dimana hari ini bisa ditetapkan.

Ketua KPU OKU mengucapkan terima kasih kepada TNI dan Polri yang sudah bekerja keras dalam menjaga ketertiban dan keamanan di Kabupaten OKU.

Walaupun surat keputusan KPU OKU yang lalu digugat oleh Barisan Pemantau Pemilu Sumatera Selatan (BP2SS) ke Mahkamah Konstitusi. “Alhamdulillah pada 15 Februari 2021 kemarin KPU OKU dimenangkan MK, permohonan pemohon ditolak MK.

Pembacaan surat penetapan pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Kabupaten OKU dibacakan oleh Anggota KPUD OKU Yudi Risandi, M.Si.,“KPU OKU menetapkan pasangan calon bupati dan wakil bupati terpilih dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati OKU tahun 2020 adalah kolom kanan Drs. H. Kuryana Azis dan Drs. Johan Anuar, SH.MM., dengan perolehan suara sebanyak 116.778 atau 64,90% dari total suara sah, dan penetapan pasangan Drs.H.Kuryana Azis dan Drs.H.Johan AnuarSH.MM., sebagai Bupati dan Wakil Bupati OKU terpilih tertuang dalam berita acara rapat Pleno Terbuka No :12 lPL.03.7-BA/1601/KPU-Kab/II/2021.,”sampai Yudi.

Dalam kesempatan acara tersebut, calon Bupati OKU terpilih Drs.H.Kuryana Azis mengharapkan seluruh masyarakat bisa mendukung visi dan misi pemerintah, dimana pemilihan sudah selesai dan mari kita tinggalkan perbedaan selama ini, mari kita bersatu untuk membangun Kabupaten OKU secara bersama2 dengan didukung semua elemen masyarakat mari bersatu mewujudkan visi misi menuju OKU yang lebih maju, sejahtera dan berbudaya.

Sekali lagi diharapkan kebersamaan kita kedepan, Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan semua masyarakat. Begitu pula disampaikan apresiasi dan terima kasih kepada KPU OKU, Bawaslu OKU, Jajaran Polres OKU, Kodim 0403/OKU serta unsur politik yang ikut menyukseskan pemilukada. Semoga kita bisa terus meningkatkan kerjasama dan bergandeng tangan ke depan demi kemajuan masyarakat OKU.

Turut hadir dalam acara itu, Ketua DPRD OKU, Dandim 0403/OKU, Polres OKU, KPU, Bawaslu, Pimpinan Parpol, Tim Pemenangan BEKERJA, OPD Terkait Serta undangan Lainnya.

Terpisah, dalam hal itu Ketua DPRD OKU,H.Marjito Bachri dalam hal itu menyampaikan,”DPRD OKU akan segera melaksanakan rapat Paripurna setelah menerima surat penetapan dari KPU OKU,“Satu atau dua hari ini kita akan laksanakan paripurna, setelah menerima keputusan penetapan dari KPU,” pungkas Marjito. (Ril/SP@di)

Asisten I Kab.OKU Hadiri Launching Kampung Anti Politik Uang Dan Hoax Pilkada

OKU, Penasriwijaya.com – Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Drs. Kuryana Azis diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra (Setda) Kabupaten OKU, Drs. Slamet Riyadi, M.Si., menghadiri acara Launching kampung Anti Politik uang dan Hoax Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2020 di Kabupaten OKU, bertempat di kolam pemancingan Arga Indah Kelurahan Air Gading Kecamatan Baturaja Barat Kamis, (06/07/2020 ).

Ketua Bawaslu Kabupaten OKU, Dewantara Jaya, SP., menyampaikan “Kabupaten OKU terdiri dari 13 Kecamatan, 157 Desa/Kelurahan dan 725 TPS. Di kecamatan Baturaja Barat terdiri 13 Kelurahan/Desa dengan jumlah TPS 73 dan untuk Kelurahan Air Gading 9 TPS yang sudah disahkan KPU Kabupaten OKU.

Sebulan sebelum pelaksanaan tahapan Pilkada kita sudah membentuk petugas pengawas di TPS, diakhir acara nanti dilakukan pemukulan kentungan ditandainya telah dilaksanakan/diresmikannya Kampung Anti Politik Uang dan Hoax. Bersama Rakyat Awasi Pemilu bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu,” sampainya.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan tanah hibah dari masyarakat Karang Endah Albizar kepada Bawaslu Kabupaten OKU untuk pembangunan Panwascam Kecamatan Baturaja Barat.

Bupati OKU diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten OKU, Drs. Slamet Riyadi, M.Si., dalam hal itu menyampaikan “semoga Pilkada di Kabupaten OKU nanti murni berjalan bersih, jujur dan adil,” harapnya.

Kita berharap peran Bawaslu setiap tahapan pemilu dapat mengawasi jalannya Pemilu di Kabupaten OKU.

Pilkada OKU nanti rencananya akan diikuti oleh pasangan Bekerja dan pasangan Beriman, mereka semua adalah pemimpin terbaik. Peran Bawaslu yang sangat penting untuk mengawasi politik uang, hoax dan netralitas di Pilkada nanti.

Anggota Bawaslu RI, Mochammad Afifudin, S.Th.I., M.Si., meresmikan sekaligus membuka Launching Kampung Anti Politik Uang dan Hoax.

Pada kesempatan ini juga Mochammad Afifudin mengatakan pada pelaksanaan Pilkada nanti harus tetap menjalankan Protokol Kesehatan Covid-19 dan Teknis Pemilukada.

Kita ketahui bahwa pelaksanaan Pilkada nanti dilakukan tidak seperti Pilkada biasanya atau tidak normal dikarenakan Covid-19, untuk itulah penting bagi kita mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19.

Kita harus memastikan dengan benar agar kita siap dalam pelaksanaan Pilkada Serentak pada Desember 2020 nanti sesuai dengan aturan yang telah disepakati.

Pelaksanaan Pilkada nanti rawan akan politik Uang, untuk itulah sebagai pengawas Pemilu harus benar-benar mengawasi untuk menjaga Pilkada yang bersih dan memilih pemimpin yang amanah.

Adapun yang harus dilakukan pada pelaksanaan Pilkada yaitu pencegahan Politik Uang, pengawasan tahapan dan melakukan penindakan.

Sehingga Pilkada nanti menghasilkan pemimpin yang baik dan terhindarnya Politik Uang dan Hoax. Semoga Pilkada di Provinsi Sumsel sukses dan lancar.

Acara dilanjutkan dengan Pemukulan Kentungan Tanda Launching Kampung Anti Politik Uang&Hoax.

Hadir pada acara ini, mewakili Forkopimda OKU, OPD, Komisioner Bawaslu RI, Ketua Bawaslu Provinsi Sumsel, Ketua KPU OKU, Pimpinan Seluruh Parpol, Camat Baturaja Barat, Lurah Air Gading, Panwascam Bta Timur, Panwascam Bta Barat, Para Panwaslu Kelurahan/Desa se Kecamatan Baturaja Barat, Tokoh Masyarakat Kelurahan Air Gading serta undangan lainnya. (SP@di)

Bupati OKU Hadiri Sosialisasi Pengawasan Dan Penanda Tanganan Perjanjian Kerja Sama Netralitas ASN

OKU, Penasriwijaya.com – Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Drs. H. Kuryana Azis menghadiri acara sosialisasi pengawasan dan penanda tanganan perjanjian kerja sama Netralitas Aperatur Sipil Negara (ASN) antara Bawaslu Kabupaten OKU dan Pemerintah daerah Kabupaten (Pemkab OKU), pada pelaksanaan pilkada serentak di Kabupaten OKU, tahun 2020 bertempat di Ballroom Hotel Bukit Indah Lestari (BIL) Baturaja Selasa, (28/07/2020).

Ketua pelaksana kegiatan dan koordinator sekretariat Bawaslu OKU Jonaidi,. S.IP,. M.IP, dalam laporannya menyampaikan “maksud dan tujuan diselenggarakannya kegiatan sosialisasi pengawasan dan penandatanganan perjanjian kerjasama netralitas ASN pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati OKU tahun 2020 ini, adalah salah satu bentuk sosialisasi pengawasan dalam pelaksanaan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati OKU tahun 2020.

Tujuan diselenggarakannya kegiatan tersebut adalah pentingnya netralitas ASN dalam pelaksanaan pengawasan partisipatif pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati OKU tahun 2020.

Pada kegiatan ini juga ada penyerahan santunan dari BPJS karena ada salah satu pengawas Kelurahan dan desa ada yang meninggal dunia. Kemudian yang kedua penyerahan tanah hibah dari dari bapak Yunizar Kepala Desa Raksa Jiwa Kecamatan Semidang Aji kepada Bawaslu Kabupaten OKU, nantinya tanah ini akan dipergunakan untuk membangun kantor Panwascam Kecamatan di Kecamatan Semindang Aji,” sampainya.

Sementara itu, Bupati OKU Drs. H. Kuryana Azis mengatakan “fungsi pengawasan sebagai salah satu langkah yang penting dalam rangka persiapan dan penyelenggaraan pemilihan umum kepala daerah khususnya di kabupaten Ogan Komering Ulu tahun 2020.

Kini Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) menjalin kerja sama dengan Pemkab OKU. Ini adalah bentuk kerja sama kemitraan strategis dituangkan dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) pengawasan netralitas ASN pada pemilihan Pilkada serentak 2020. Penguatan dan kolaborasi kerja sama ini atas tindak lanjut MoU (Memorandum of Understanding) kedua lembaga ini sangat penting untuk mengupayakan langkah – langkah antisipasi pencegahan potensi pelanggaran netralitas yang dilakukan kalangan ASN di daerahnya masing – masing yang menyelenggarakan pilkada.

“Pelaksanaan pemilu itu dapat berjalan sesuai dengan ketentuan yang telah diatur di dalam peraturan perundang – undangan hal tersebut sudah diamanatkan oleh peraturan perundang – undangan yang terkait dengan pemilu maupun bentuknya sehingga fungsi pengawasan sangat dibutuhkan di dalam menentukan kualitas Pemilukada menjadi tanggung jawab semua elemen semua stakeholder yang mendapat tugas tugas pengawasan,” ucap Bupati.

Selain itu sinkronisasi dan koordinasi dengan semua stakeholders lainnya harus dijalin dengan baik untuk menjamin bahwa hasil Pemilukada nantinya akan bermartabat dan demokratis dalam pelaksanaannya. Sesuai dengan peraturan perundang – undangan karenanya aparatur sipil negara atau unsur pemerintah yang berkewajiban mengayomi semua kepentingan dan harus mendahulukan profesionalisme dalam bertugas.

“Sudah pasti harus terjamin netralitasnya harus ditampilkan semangat pengabdiannya terhadap fungsi kenegaraan termasuk dalam penyelenggaraan pemilu serta harus menjaga integritasnya bagi kesuksesan program pemerintah.

Dalam kaitan inilah jajaran Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu berharap untuk tetap fokus pada tugas fungsi dan kerjanya tetap bersikap Netral, integritas dalam menjalankan tugasnya sebagai ASN serta tidak boleh terpengaruh dengan kepentingan politik di dalam penyelenggaraan Pemilukada bulan Desember tahun 2020 yang akan datang.

Di samping itu kita semua berharap melalui forum sosialisasi saat ini dapat terjalin ikatan koordinasi konsultasi dan sinergi antara unsur-unsur KPUD termasuk dengan perangkat penyelenggaraan pemerintahan lainnya untuk melakukan pengawasan terhadap netralitas ASN dan semua prinsip-prinsip yang harus dipatuhi dalam pemilu sehingga Pemilukada Bupati dan Wakil Bupati ini berjalan lancar dan sukses.

Selain itu sangat penting pula kedepankan kebersamaan agar situasi politik tetap kondusif dan suasana kehidupan sosial bermasyarakat berjalan dengan rukun dan damai, di samping itu kesamaan persepsi kesepahaman tindak dalam penegakan hukum atas pelanggaran Pemilukada memang mutlak diperlukan sehingga semua persoalan bisa diselesaikan secara bijak menurut ketentuan yang berlaku,” jelas Bupati.

Dalam hal itu juga Ketua Bawaslu Provinsi Sumsel Iin Irwanto,. ST,. MM., mengatakan terkait dengan pengawasan netralitas ASN dalam rangka mewujudkan Pilkada serentak 2020 yang langsung, umum, bebas, jujur, adil, dan berintegritas.

Kemarin bersama Ketua Bawaslu OKU beserta anggota dan Ketua KPU melakukan kunjungan Kelurahan sepancar melakukan supervisi monitoring proses coklit dilakukan oleh PPDT sudah melakukan proses sesuai dengan peraturan terkait dengan DPT.

Di tahun ini juga kita melakukan Pemilukada berbeda dengan tahun – tahun sebelumnya dikarenakan adanya wabah pandemi Covid-19, yang membedakan antara pilkada serentak 2020 dengan Pilkada yang sebelumnya ini adalah kita semua harus melakukan protokol kesehatan Covid-19 namun tidak mengubah secara substansi tata cara pelaksanaan,”terangnya.

Hadir di acara itu, Forkopimda OKU, OPD, Ketua Bawaslu Sumsel, Ketua KPU OKU, Pimpinan Seluruh Parpol, Camat Se-Kab.OKU, Panwascam Se-Kab.OKU, BPJS Ketenagakerjaan, serta undangan lainnya. (SP@di)

Kapolda Sumsel Silahturahmi Ke Kantor PDI Perjuangan Palembang

Palembang, Penasriwijaya.com – Silahturami Kapolda Sumsel Irjen Pol.Prof.Dr.Eko Indra Heri S, M.M, silahturahmi ke Pengurus Partai Demokrasi Indonesia (PDI Perjuangan) Senin (6/7/2020) bertempat di kantor PDI Perjuangan jalan Basuki Rahmat Palembang.

Kedatangan Kapolda disambut langsung oleh ketua umum PDI Perjuangan H. M.Giri Ramanda N. Kiemas, SE, MM., bersama para pengurus dan para Kader Partai PDI Perjuangan.

Dalam kesempatan ini, Kapolda mengatakan “kunjungan ini hanya silahturahmi sekaligus memperkenalkan diri bahwa dirinya adalah “Wong Talang Betutu, dan beliau juga mengatakan “bahwa dulunya pernah berdinas di Polda Sumsel sebagai Kasat Pidum lalu pernah menjabat sebagai Kapolres Lahat. Obrolan Kapolda bersama Ketua DPD dan para Kader Partai PDI Perjuangan berjalan santai penuh keakraban dengan penuh canda tawa.

Beliau juga mengatakan, nantinya suatu saat kita akan berkolaborasi untuk ikut menangani masalah-masalah yang ada di sumsel seperti masalah sosial akibat dari Pandemi Covid-19 dan lain sebagainya. Kapolda juga mengingatkan untuk marilah kita bersama untuk tetap menerapkan protokol kesehatan seperti Phsycal Distancing/Jaga Jarak, menggunakan masker, dan tidak lupa selalu mencuci tangan,” ujarnya.

Dirinya juga menyampaikan bahwa selama lebih kurang 1 bulan menjabat sebagai Kapolda Sumsel, beliau membuat Program “Polisi Dulur Kito” atau disebut “Mang Pedeka”. Apabila Polisi jadi dulur, masyarakat jadi dulur insyoallah akan selesai semua permasalahan, maksudnya disini adalah dulur itu saling mengingatkan dan menginformasikan guna membantu masyarakat, ungkap beliau. Kita disini harus meluruskan yang salah, dengan saling mengingatkan dan saling membantu serta memberikan informasi ataupun masukan sehingga kami bisa melakukan penindakan. Penindakan itu bisa dengan dilakukan pembinaan sehingga yang salah tersebut bisa kita perbaiki kembali seperti semula, imbuhnya. ( Sadiman )

DPRD OKU Gelar Rapat Paripurna Ke-X Raperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2019

OKU, Penasriwijaya.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ogan Komering Ulu (Kab.OKU) menggelar rapat paripurna Ke-X, dalam rangka pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) OKU tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD OKU tahun anggaran 2019, bertempat di ruang rapat paripurna DPRD OKU, Senin (15/06/2020).

Dalam rapat tersebut Ketua DPRD OKU, Ir.H.Marjito Bachri, mengatakan “Raperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD ini merupakan salah satu upaya untuk mewujudkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah dan juga berfungsi sebagai evaluasi terhadap Perda tentang APBD yang telah ditetapkan,” kata Ketua DPRD OKU.

“Dengan diberikannya otonomi yang luas kepada daerah untuk mengatur dan mengurus pemerintahan sendiri, diperlukan kesiapan dan upaya daerah untuk mensejahterakan seluruh komponen masyarakat,” jelasnya.

Selanjutnya Raperda pertanggungjawaban ini akan dibahas oleh fraksi – fraksi DPRD selama dua hari dari tanggal 22 sampai 23 Juni 2020.

Dalam memberikan tanggapan terhadap semua materi pandangan umum fraksi – fraksi DPRD melalui juru bicara masing – masing, yang telah memberikan masukan, mungkin jawaban ini belum memenuhi harapan anggota dewan,

Lanjut Ketua DPRD OKU “materi Raperda tahap kesatu tahun 2019 ini akan dibahas lebih lanjut pada rapat panitia khusus DPRD OKU bersama OPD terkait setelah selesainya pembahasan Raperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2019,” sampai Ketua DPRD.

Sementara itu, Bupati OKU Drs. H. Kuryana Azis pada kesempatan ini mengucapkan,” terima kasih atas pencapaian Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) OKU tahun anggaran 2019 yang telah mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) perwakilan Sumsel untuk kelima kali berturut – turut.

“Dalam pencapaian LKPD tahun anggaran 2019 pemerintah Kabupaten OKU menyerahkan LKPD tahun 2019 kepada BPK RI tercepat ketiga se Indonesia. pencapaian ini tentunya atas kerjasama yang baik antara jajaran eksekutif dengan legislatif,” ucap Bupati OKU.

Lebih lanjut, Bupati mengatakan “sebagaimana kita ketahui bersama, didalam Undang – undang (UU) No.23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah mengamanatkan Pemda untuk menyampaikan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD kepada DPRD dalam bentuk Raperda. Selain itu, didalam PP No.71 tahun 2010 tentang standar akuntansi pemerintahan sebagai wujud dari pertanggungjawaban pelaksanaan APBD.

LKPD OKU tahun anggaran 2019, agar dapat dibahas dan persetujuan DPRD untuk ditetapkan menjadi Perda. LKPD OKU sudah melalui audit oleh BPK RI perwakilan Sumsel.

Pada kesempatan ini juga, Bupati OKU menyampaikan “dokumen Raperda tentang pelaksanaan APBD tahun 2019 kepada Ketua DPRD OKU disaksikan unsur Forkopimda.

Bupati OKU mengajak anggota dewan untuk membahas lebih lanjut dalam forum rapat panitia khusus dewan selanjutnya.

Adapun mengenai Raperda OKU tentang keolahragaan, Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD OKU Yopi Sahrudin, S.Sos., mengatakan “berdasarkan hasil rapat Bapemperda DPRD OKU atas pendapat Bupati OKU materi muatan Perda inisiatif DPRD OKU yang berjudul “Keolahragaan”, akan dibahas lebih lanjut,” pungkasnya.

Hadir pada acara rapat Paripurna ini, Wabup OKU Drs H Johan Anuar SJ.MM., Kapolres OKU AKBP. Arif Hidayat Ritonga, S.I.K, MH., Dandim 0403/OKU Letkol Arh Tan Kurniawan SAP., Ketua Pengadilan Agus Safuan Amijaya, SH. MH., Kajari OKU Bayu Pramesti SH., diwakili Kasi Intelijen Kejari OKU Abu Nawas SH., anggota DPRD OKU, Sekda Dr. Drs. H. Achmad Tarmizi, SE., MT., MSi., MH., Sekwan A Karim, SE, MT., para Staf Ahli, Asisten, OPD, BUMN, BUMS, BUMD, Perbankan, Camat, Kabag, serta undangan lainnya. (SP@di/ADV)

Bupati Dan Ketua KPUD OKU Ikuti Video Conference Rakor Pilkada Serentak Tahun 2020

OKU, Penasriwijaya.com – Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Drs. Kuryana Azis., dan Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten OKU., Naning Wijaya ST., mengikuti Video Conference Rapat Kordinasi (Rakor) Pilkada serentak tahun 2020 bersama Mendagri bertempat di ruang Induk rumah dinas Bupati OKU Jumat, (05/06/2020 )

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Polhukam) Moh. Mahfud MD., memastikan jika pelaksanaan Pilkada serentak yang diselenggarakan pada Bulan Desember 2020 akan tetap berlangsung atau berjalan seperti biasa dan tidak terhambat dengan adanya wabah virus corona (Covid-19).

“Tidak ada perubahan rencana, jadwal Pilkada serentak yang akan berlangsung bulan desember itu masih terjadwal seperti biasa dan persiapan teknis operasionalnya, persiapan politisnya, persiapan keamanan, dan hukumnya sekarang berjalan seperti biasa,” katanya.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jend. Pol.(Purn) Prof. Drs.H.Tito Karnavian. M.A, Ph.D., menyampaikan “pemerintah tetap melaksanakan Pilkada serentak pada 9 Desember 2020 meski berada di tengah kondisi pandemi virus corona (Covid-19). alasan pemerintah tetap menggelar Pilkada serentak karena pandemi Covid-19 belum diketahui kapan akan berakhir,” sampainya.

Hal tersebut berdasarkan hasil rapat Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, bersama Komisi II DPR RI dan Penyelenggara Pemilu.

Mendagri Tito Karnavian bersama para penyelenggara Pemilu menyepakati pemungutan suara Pilkada Serentak untuk dilaksanakan pada 9 Desember 2020.

Kesepakatan pemungutan suara pada 9 Desember (2020) tentu diambil berdasarkan pertimbangan dari penyelenggara Pemilu dalam hal ini KPU, dan juga atas saran dan dukungan dari Gugus Tugas percepatan penanganan Covid-19.

Pemungutan suara yang semula diselenggarakan pada 23 September 2020 menjadi 9 Desember 2020 tersebut berimplikasi pada tahapan Pilkada yang juga bergeser dan akan kembali dimulai tahapannya pada 15 Juni 2020.

Tito berharap pemungutan suara dijamin dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat sehingga tidak mengganggu keselamatan, kesehatan, dan proses demokrasi yang berjalan di 270 daerah.

Protokol kesehatan dan koordinasi dengan Gugus Tugas tetap harus dijalankan, sehingga pada saat dimulainya kembali tahapan pada 15 Juni nanti, semuanya berjalan sesuai dengan prosedur protokol kesehatan,” jelasnya.

Pramono Ubaid Tanthowi Selaku Komisioner KPU RI menyampaikan “sesuai amanat peraturan Pemerintah pengganti Undang – undang Republik Indonesia Nomor 2 tahun 2020, pemilihan serentak Pemilukada tahun 2020 tahapan pemilu akan di mulai 15 juni 2020 mendatang, serta menyiapkan seluruh tahapan – tahapannya sampai 9 Desember itu harus sudah siap 100%.

Ketua KPU RI dalam pembukaan rakor menyampaikan “agar KPU Kabupaten/Kota penyelenggara pemilihan serentak menyiapkan langkah – langkah antisipatif serta penghitungan kembali anggaran untuk penyelenggaraan pemilihan dalam situasi pandemi Covid-19 demi keamanan para penyelenggara beserta pemilih nantinya.

KPU sedang intensif koordinasi dengan Gugus Tugas dan Kemenkes merumuskan protokol Covid-19 pada setiap tahapan. Penyesuaian memperhatikan tiga hal, yaitu aspek regulasi, aspek teknis dan aspek sosialisasi atau edukasi. Adanya protokol kesehatan ini tentunya akan menambah anggaran yang nantinya akan disesuaikan.

Pemilu ini akan dilaksanakan dengan persyaratan protokol kesehatan yang dituangkan di dalam PKPU. Ini tentunya membutuhkan biaya yang cukup besar sehingga kami perlu dukungan dari pemerintah dan DPRD.

Ketua Bawaslu RI Abhan, S.H., M.H., dalam hal itu menyampaikan “persoalan daftar pemilih yang kemungkinan tidak akurat jika dilakukan secara daring (dalam jaringan). Menurutnya, pengecekan daftar pemilih semestinya dilakukan secara langsung atau ‘door to door’ agar lebih akurat. Hanya saja karena melihat kondisi saat ini maka tidak menutup kemungkinan KPU bakal melakukan pendataan secara daring.

persoalan kesehatan dan keamanan baik bagi penyelenggara, masyarakat dan seluruh pihak lainnya. soal sarana prasarana kampanye, apakah nanti kampanye yang direncakanan KPU semuanya akan menggunakan semuanya sistem daring dan apakah bisa diterima oleh seluruh peserta pemilihan ini jadi catatan juga.

Butuh percepatan, sementara proses Pilkada waktunya sangat sempit untuk penanganan pelanggaran. Ini tantangan kita maka tahapan dan kepastian menjadi kunci apakah suatu perkara jika dilaporkan bisa ditindaklanjuti atau tidak.

Adapula resiko informasi yang erat kaitannya dalam teknis pelaksanaan, untuk melakukan diseminasi yang memadai, efektif, sosialisasi, edukasi serta terjamin terkonfirmasi kepada mitra penyelenggara.

agar kiranya Kepala Daerah tidak menarik petugas ASN yang diperkerjakan di bawaslu, bawaslu siap mensukseskan Pemilu 2020.

Ketua DKPP RI, Prof Muhammad
Pemilu yang berintegritas adalah pemilu yang baik penyelenggara, peserta, proses maupun hasilnya berintegritas.

Bukan hanya kemenangan seseorang menjadi Gubernur, Bupati  atau Walikota tetapi proses bagaimana dia memenangkan kontestasi itu bisa diterima dengan legitimed dan berintegritas di mata masyarakat. Inilah keutamaan pemilu berintegritas. Keputusan 9 desember 2020 untuk melaksanakan pemungutan suara harus kita jalankan, harapan kiranya kita dapat berkomitmen untuk mensukseskan Pilkada 2020. Yang penting juga kiranya Agar KPU dan Bawaslu mentaati kode etik DKPP dalam melaksanakan Pilkada 2020.

Hadir juga pada acara ini, Kapolres OKU, Kasdim 0403/OKU, Ketua KPU, Bawaslu, OPD terkait. (SP@di)

Wakapolda Sumsel Tinjau Aktivitas Memasak Kesiapan Makan Sahur

Palembang, Penasriwijaya.com – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Pol. Drs. Priyo Widyanto, M.M., diwakili oleh Wakapolda Sumsel Brigjen Pol. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H., meninjau lokasi tempat memasak untuk kebutuhan makan sahur yang akan didistribusikan kepada masyarakat yang terdampak secara langsung pandemi Covid-19 bertempat di Catering Barokah Jl. Kadir TKR Kel. 36 Ilir Kec. Gandus Palembang, Senin (27/4/2020).

Perlahan langkah kaki personel Polda Sumsel dan jajaran saat melintasi jembatan kecil menuju lokasi memasak tersebut harus dengan penuh kehati – hatian, mengingat cuaca gerimis saat berada di lokasi tempat persediaan makan sahur dilaksanakan.

Kedatangan Wakapolda Sumsel bersama jajaran dari Polda Sumsel dan Polrestabes Palembang ke lokasi catering tersebut tentunya punya tujuan utama, yang pertama memastikan kesiapan bahan pokok, kemudian pada saat makanan itu diolah sampai dipacking menggunakan kotak dan tidak kalah pentingnya makanan yang disajikan higienis.

Saat melihat dari dekat aktivitas memasak untuk persediaan sahur tersebut, Wakapolda Sumsel merasa kagum melihat seluruh orang yang membantu kegiatan memasak ini menggunakan masker dan sarung tangan dan tetap jaga jarak karena itu bisa mencegah penyebaran Covid-19.

Pada saat itu “Wakapolda Sumsel menyampaikan, “nasi kotak yang disiapkan pada malam hari ini akan kita distribusikan ke wilayah Sumatera Selatan khususnya sekitar Kota Palembang, jam 02:00 WIB, sebelum sahur nasi kotaknya mudah – mudahan sudah siap dan akan kita salurkan kepada masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19 diwilayah Sumsel khususnya kota Besar Palembang,” ujar Wakapolda.

Saat meninjau lokasi tempat memasak tersebut, tampak hadir mendampingi Wakapolda Sumsel, Karolog Polda Sumsel Kombes Pol. Ir. Monto Kristo, S.StMK., Dirsamapta Polda Sumsel Kombes Pol. Drs. Budi Suprayoga, M.Si., Dirbinmas Polda Sumsel Kombes Pol. Heru Trisasono, S.I.K., M.Si., Dansat Brimob Polda Sumsel Kombes Pol. Yudo Nugroho Sugianto, S.I.K., Wadirsamapta Polda Sumsel AKBP M. Fijar Muslim, S.I.K., Kadinsos Provinsi Sumsel Bpk. Mirwansyah, Pejabat Utama Polrestabes Palembang, Pamong setempat dan gabungan personel TNI/Polri.(Sadiman)

Rapat Paripurna Ke-IX Agenda Pembacaan Rekomendasi Keputusan DPRD OKU Terhadap LKPJ Bupati

OKU, Penasriwijaya.com – Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Ogan Komering Ulu (OKU) mengelar rapat paripurna Ke – IX dengan agenda pembacaan rekomendasi keputusan DPRD OKU terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban

(LKPJ) Bupati OKU Tahun Anggaran 2019, bertempat di ruang rapat paripurna DPRD OKU, Kamis (09/04/2020).

Rapat dipimpin oleh wakil ketua DPRD OKU Yudi Purna Nugraha, S.H., dan dalam penyampaiannya mengatakan “rapat paripurna hari ini hanya mengundang unsur Forkopimda mengikuti instruksi pemerintah terkait wabah Covid-19 yang saat ini sedang melanda bangsa kita termasuk di Kabupaten OKU”, katanya.

Adapun hasil evaluasi dan rekomendasi oleh Pansus I kepada dinas Kominfo Kabupaten OKU agar dapat memastikan ketersediaan alat penunjang finger print yang digunakan untuk ASN sebagai tolak ukur untuk pemberian TPP.

Selain itu juga dilakukan peninjauan kegiatan fisik dan fasilitas yang ada di dinas tenaga kerja Kabupaten OKU. Pansus I juga telah berkoordinasi melalui Dinas Sosial tentang pembangunan rumah singgah, mengenai maraknya pengamen dan anak jalanan.

Adapun juga dari hasil evaluasi Pansus II agar dapat menambah Sub bagian baru di bagian SDA Setda OKU agar sesuai nomenklatur yang baru.

Pansus II memberikan perhatian kebersihan tempat tinggal dan lingkungan perkotaan, kebersihan jalan – jalan protokol, dan drainase. Pansus II memberikan apresiasi kepada dinas Pertanian yang telah membudidayakan bibit bawang Brebes dan cabe keriting.
Disamping itu juga diharapkan agar kedepan Kab OKU agar terciptanya produk unggulan. Dinas Pertanian, Peternakan dan Perikanan agar kiranya dapat berkoordinasi memfungsikan BP4K.

Terhadap OPD, dinas PUPR, Perkim, dan Bappelitbangda dalam merencanakan proyek dilakukan dengan matang untuk azaz manfaat dan kekuatan fisik dari bangunan tersebut. Pansus II mengharapkan kepada pemerintah daerah agar pelaksanaan tender dipercepat dalam rangka memenuhi kebutuhan masyarakat.

Hasil dari Pansus III menghimbau dalam penyusunan Renja dan Renstra masing – masing OPD perlu perencanaan yang tepat, disinggung juga untuk dinas Pariwisata tentang dana DAK, dan wisata Goa Harimau saat ini masih dikelola oleh pusat. Pansus III menghimbau kepada Bapenda lebih giat lagi untuk menggali sumber dana PAD, sedangkan untuk dinas Kesehatan dapat berperan aktif untuk memutus mata rantai perkembangan Covid-19. Kepada seluruh OPD mitra kerja Pansus III jika terjadi SILPA agar dialihkan untuk program berskala prioritas”, jelasnya.

Bupati OKU Drs.H.Kuryana Azis dikesempatan itu mengatakan “kemajuan pembangunan daerah guna peningkatan kesejahteraan masyarakat tentunya membutuhkan hubungan kerja yang sinergis dan seimbang antara legislatif dan eksekutif termasuk kontribusi positif dari segenap stakeholder yang ada di Kab OKU.

Laporan pertanggungjawaban Bupati tahun 2020 merupakan penjelasan dan gambaran capaian umum program dan kegiatan yang di selenggarakan Pemkab OKU selama tahun 2019 yang mengacu pada arah kebijakan pembangunan daerah menurut RPJMD tahun 2016-2021 dan dituangkan dalam bentuk RKPD dan Renstra SKPD tahun 2019”, sampai Bupati OKU

Pada bagian akhir sambutannya, Bupati OKU mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama – sama memutus mata rantai ancaman Covid-19 dengan mematuhi himbauan pemerintah. (SP@di)
.

Asisten I Slamet Riyadi, M.Si., Menghadiri Pelantikan Pembekalan Sekretariat PPK

OKU, Penasriwijaya.com – Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekretaris Daerah (Setda) Kab.OKU, Drs.Slamet Riyadi, M.Si., menghadiri acara pelantikan pembekalan sekretariat panitia pemilihan Kecamatan (PPK) dalam penyelenggaraan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati OKU tahun 2020, bertempat di BallRoom Hotel Bukit Indah Lestari (BIL) Baturaja Jumat, (13/3/2020).

KPU OKU melaksanakan Pelantikan sekretariat panitia pemilihan Kecamatan (PPK) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati OKU 2020.Setelah sebelumnya KPU OKU telah melantik Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Se-Kab.OKU.

Dalam acara itu, Naning Wijaya ST., selaku ketua KPUD OKU. mengatakan, “setiap anggota sekretariat adalah Pegawai Negeri Sipil (PNS) lingkup Kabupaten OKU yang menyelenggarakan Pilkada.

Dijelaskan Naning, ASN yang dapat menjadi Sekretariat PPK paling rendah memiliki pangkat golongan II A.

Naning meminta kepada anggota Sekretariat agar selalu bersinergi dengan PPK, karena tugas dan fungsi Sekretariat adalah membantu kinerja PPK dalam pelaksanaan Pilkada mendatang.

Naning mengharapkan target partisipasi di OKU 75 persen untuk itu Naning meminta seluruh penyelenggara dan sekretariat agar saling membantu untuk meningkatkan partisipasi pemilih”, ucap Naning.

Sekarang lagi pembentukan PPS Pilkada di tingkat desa. Kami mohon bantuan kepada Forkompinda OKU untuk mengawal jalannya pilkada di Kabupaten OKU demi kesuksesan dan Kelancaran Pilkada di Kabupaten OKU.

Dalam kesempatan itu juga, Bupati OKU Drs H Kuryana Azis., yang di wakili oleh Asisten I Bidang pemerintahan dan Kesra Setda Kab.OKU, Drs.Slamet Riyadi, M.Si., mengatakan “ditinjau dari aspek pembinaan kehidupan berdemokrasi maka pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah secara langsung merupakan bagian integral dari perwujudan demokrasi politik di tingkat lokal dengan harapan akan terjadinya perubahan tatanan sosial politik di daerah agar semakin dewasa dan matang”, katanya.

Melalui Pemilukada diharapkan menghasilkan kepala daerah yang memang sesuai aspirasi masyarakat lokal dan mampu mengaktualisasikan kepentingan Pembangunan Daerah untuk semata-mata ditujukan bagi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerahnya.

Dengan dukungan dari berbagai pihak dalam berbagai dimensi pada setiap tahapan yang ditetapkan penyelenggara Pemilukada, dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) beserta PPK dan PPS termasuk dukungan sekretariat PPK yang menjalankan fungsi administratif untuk kesuksesan Pemilukada Kabupaten Ogan Komering Ulu tahun 2020 ini.

Pelaksanaan demokrasi sangat membutuhkan partisipasi masyarakat, bukan hanya saat melakukan pemungutan suara akan tetapi keseluruhan proses Pemilukada, memerlukan peran aktif publik guna menjamin Pemilukada dapat berjalan dengan lancar, sukses, tertib dan damai. Oleh karenanya saya menghimbau kepada sekretariat PPK Kabupaten Ogan Komering Ulu yang baru saja dilantik agar paham dengan baik semua aturan dan petunjuk teknis tugas pokok dan kaidah-kaidah Pemilukada, tumbuhkan tekad dan itikad untuk bersikap netral dan profesional, jalin koordinasi dan komunikasi dengan semua pihak yang terkait dengan penyelenggaraan Pemilukada sehingga tugas penting ini bisa dilaksanakan dengan sebaik-baiknya.

Saya mewakili jajaran Pemerintah Kabupaten OKU mengucapkan selamat bertugas dan tekad dan komitmen untuk memberi pengabdian terbaik bagi suksesnya pemilu yang bersih jujur dan bermartabat di Kabupaten OKU”, tukasnya.

Hadir dalam acara ini, Mewakili Forkopimda OKU, Asisten, OPD, Kabag, Camat, Bawaslu OKU, KPUD OKU, Para Ketua PPK Se Kab.OKU, Para Anggota Sekretariat PPK se Kab OKU serta undangan lainnya. (SP@di)

DPRD OKU Gelar Rapat Paripurna VI Masa Persidangan Ke-1 Tahun Sidang 2019

OKU, Penasriwijaya.com – Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), menggelar rapat paripurna VI, masa persidangan ke-1 Tahun Sidang 2019. Dalam rangka pengesahan rancangan Peraturan Daerah (Perda) Tahap II Kabupaten OKU, bertempat di ruang rapat paripurna DPRD, Jumat (13/12/2019).

Agenda rapat paripurna hari ini adalah penyampaian hasil rapat Pansus DPRD membahas dan mengevaluasi 6 Raperda Kabupaten OKU tahap II tahun 2019 yang dipimpin oleh ketua DPRD, H.Marjito Bachri, ST.

Pansus I dengan juru bicara Yoelandre Pratama, S.Ip., Raperda yang dibahas adalah Raperda Kabupaten OKU. Tentang penyelenggaraan kearsipan dilingkungan Pemerintah Kabupaten OKU. Usul perubahan pada Bab I ketentuan umum pasal I angka 12 Bab I pasal I dihapuskan, angka 21 Bab.I pasal I dihapuskan dan untuk selanjutnya nomor urut disesuaikan.

Raperda tentang penertiban pemeliharaan hewan ternak berkaki empat, disetujui tanpa ada perubahan.

Pansus II membahas Perda sbb.
Raperda tentang penyelenggaraan cadangan pangan di Kab OKU. tidak ada perubahan. Raperda tentang penataan dan pembinaan pasar tradisional, pusat perbelanjaan dan toko modern. Raperda ini ada perubahan kata pada Bab I “ketentuan umum” di pasal I nomor 8 satuan Perangkat Kerja Daerah Kabupaten Ogan Komering Ulu, sehingga pasal I nomor 8 berbunyi “Satuan Perangkat Kerja Daerah Kabupaten Ogan Komering Ulu (SKPD).

Pansus III dengan juru bicara H. Adip Kailani, Raperda yang dibahas tentang perubahan ke II atas Perda Kab OKU nomor 15 tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Usaha.Pansus III menyetujui dan merekomendasikan untuk dijadikan Perda Kab OKU tahun 2019.

Raperda tentang penyertaan modal pemerintah Kabupaten OKU pada PT. BPDSS dan Bangka Belitung tahun anggaran 2020. Pansus III menyetujui untuk dijadikan Perda Kabupaten OKU tahun 2019.

Dalam hal itu Bupati OKU Drs.H. Kuryana Azis, mengatakan “dengan disetujuinya Raperda tersebut, maka pemerintah Kab OKU akan melakukan penyempurnaan dan penyesuaian Raperda dimaksud dengan mempedomani keputusan dewan dan selanjutnya akan melakukan proses evaluasi/klarifikasi ke pemerintah Provinsi Sumsel.

Raperda tentang perubahan ke II atas Perda nomor 15 tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Usaha, sesuai dengan ketentuan pasal 245 ayat (3) UU nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintah daerah, sebelum ditetapkan oleh bupati, Raperda akan disampaikan kepada gubernur Sumsel sebagai wakil pemerintah pusat untuk dilakukan evaluasi.

Sementara untuk 5 Raperda lainnya akan disampaikan kepada gubernur sebagai wakil pemerintah pusat untuk dilakukan klarifikasi dan mendapatkan nomor register Perda.

Dengan disetujui 6 Raperda tersebut, pemerintah mengucapkan terima kasih dan penghargaan kepada dewan dan semua pihak atas saran dan pendapat dalam pembahasan 6 Raperda Kab OKU tahap II Tahun 2019 “,ucap Bupati OKU.(SP@di)