Tindak Lanjut Dari Aksi FORKOM SSB Tentang Jalan Rajawali Berdebu Anggota DPRD Komisi II Terjun Meninjau Kelokasi

oleh -265 Dilihat

Baturaja, Penasriwijaya.com – Menindak lanjuti dalam pelaksanaan pembangunan Proyek di jalan Rajawali II Kapuran yang menuai keluhan bagi masyarakat diduga tidak sesuai secara teknis mengakibatkan jalan mengeluarkan debu. “Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Ogan Komering Ulu (OKU) meninjau langsung di lokasi jalan tersebut, Rabu (25/01/2023).

Anggota DPRD OKU Komisi II Umi Hartati SE., saat di wawancarai Awak Media menyampaikan,” hari ini kami turun langsung ke lapangan guna menindaklanjuti keluhan masyarakat yang telah di sampaikan kemarin di gedung DPRD OKU, yang di sampaikan FORKOM SSB, dan kami sudah Koordinasikan kepada pelaksana Proyek maupun dengan PPTK nya, dari keterangan meraka, proyek di jalan Rajawali ll akan di perbaiki,”ucap Umi mewakili komisi II DPRD OKU.

Baca Juga :  Zirul Amili Kades Gunung Kuripan Dilantik Sebagai Ketua PPBI Ranting Kecamatan

“Mereka juga menyampaikan kepada kami, bahwa proyek tersebut masih dalam pemeliharaan,”tambah Umi.

Kepada masyarakat serta warga setempat dirinya meminta apa bila sudah di perbaiki, agar kiranya menjaga kendaraan yang keluar masuk di jalan tersebut, sebab keterangan dari pihak proyek, belum masanya untuk dilalui kendaraan sudah melintasinya dan itulah salah satu dari penghalang kerja mereka pada saat pembangunan jalan berlangsung,” terang Umi.

Kepada masyarakat, apabila ada keluhan yang terjadi seperti ini jangan sungkan -sungkan untuk menyampaikannya, dan ingat gedung DPRD itu punya masyarakat OKU, punya kita bersama,”jelasnya.

Baca Juga :  Bupati Kab OKU LepasĀ  Lima Puluh Pengurus PMI Tuk Melakukan Studi Banding Ke Bandung

Ditempat yang sama Ketua RT/06.RW/02 Kelurahan Sekar Jaya Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten OKU. Adit mengatakan,” adanya pembangunan jalan di sini, warga telah merasakan dampaknya dengan adanya polusi “Kan itu bisa membahayakan bagi anak – anak,” ucap Adit.

Hal ini terjadi semenjak berjalannya proyek dari bulan November 2022 lalu, dari awal kami sudah mengamati tentang proyek tersebut, dari tidak memasang Pelang proyek pagu Anggaran sampai dengan selesainya pembangunan jalan tersebut,” sampai Adit.

Baca Juga :  Sekda OKU Dan Unsur Forkopimda Hadiri Rakor Karhutla Wilayah Sumsel Melalui Video Conference

Kami meminta kepada pemerintah dan pihak terkait untuk menginjak lanjuti masalah kami ini, dan memberikan solusinya untuk membenari jalan di Lorong Raja Wali ini,”pintah Adit.(PS@di)

Print Friendly, PDF & Email

No More Posts Available.

No more pages to load.