Tim Intelejen Kejari OKU Berikan Materi Tentang Hukum Se-Kecamat KPR

oleh -667 Dilihat

Baturaja, penasriwijaya.com – Sebanyak 8 (Delapan) Desa di Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya (KPR) mengadakan acara Penyuluhan Hukum dari Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ulu (Kejari OKU) yang di adakan di kantor Desa Rantau Panjang, Rabu (26/6/2024).

PJ Kepala Desa Bunglai Indra Gunawan.s.IP.mm., yang mewakili Delapan Kepala Desa yang ada di Kecamatan KPR menyampaikan laporannya bahwa kami sangat senang dan acara ini kami tunggu – tunggu karna, acara seperti ini sangat bermanfaat bagi kami, sejauh ini pula di Kecamatan KPR sampai sekarang tidak pernah bersentuhan dengan hukum tentang Penyalahgunaan Dana Desa (DD),” katanya.

“Oleh karena itu kami mengharapkan perlu bimbingannya seluas – luasnya, agar untuk di kedepannya kami bisa lebih baik lagi dalam pengelolaan Dana Desa dan manfaat bagi masyarakat desa,” sampainya.

Baca Juga :  Bupati OKU Layat Ke Bocah Yang Tenggelam Di Sungai Ogan

Adapun kata sambutan dari Camat KPR Jaka Atmajaya,S.STP,M.Ec.Dev., mengatakan,” terima kasih pihak dari Kejaksaan atas kedatangannya di Kecamatan Peninjauan Raya, yang memberikan materi tentang hukum guna pengelolaan keuangan yang bersumber dari Dana Desa (APBN),” kata Camat KPR.

“Saya mengharapkan kepada Kepala Desa serta staf dan perangkatnya untuk mendengarkan dan juga menyimak apa yang telah disampaikan oleh pihak Kejaksaan Negeri OKU hal itu sangatlah penting bagi kita,” imbuhnya.

Sesuai dengan pasal 30 B Undang – undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2021 Tentang Perubahan Atas Undang – undang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Kejaksaan Republik Indonesia. “Disebutkan bahwa “Dalam Bidang Intelijen Penegakan Hukum , Kejaksaan berwenang menciptakan kondisi yang mendukung dan mengamankan pelaksanaan pembangunan. Dana desa merupakan program pembangunan pemerintah sehingga hal ini menjadi bagian tanggung jawab Kejaksaan dalam memberikan dukungan dan pengamanan demi tercapainya tujuan pembangunan seutuhnya.” sampai Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) OKU,.Choirun Parapat, S.H.,M.H., melalui Kasi Intelijen Kejari OKU Hendri Dunan SH., saat menyampaikan Materi.

Baca Juga :  Kasat Reskrim Polres OKU Sosialisasi Di SMA 1: Stop Kekerasan Terhadap Perempuan Dan Anak

Jaga Desa Merupakan Program hasil Kerja sama antara Kejaksaan gung (Kejagung) dan Kementrian esa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) dalam rangka mengawal penyaluran dan Pemanfaatan Dana Desa Kerjasama antara Kejaksaan RI dan Kementrian PDTT di Bidang Pengawalan Pendistribusian dan Pemanfaatan Dana Desa merupakan tindak lanjut dari nota kesepahaman antara Menteri Desa Pada Tanggal 15 Maret 2018. Program Jaga Desa ini membantu Penyelenggara tidak lakukan hal – hal Jain (Penyimpangan). Karena Pencegahan lebih baik dari pada Penindakan, ” jelas Kasi Intel.

Baca Juga :  Bupati OKU Pimpin Rakor Bahas Persiapan Sebagai Tuan Rumah Porprov Tahun 2021

Kasubsi Sospol Kejari OKU Abdullah Arby., menambahkan,” adapun masalah tentang kegiatan desa. Program Jaga Desa untuk Mewujudkan Pemahaman yang sama antara perangkat Pemerintah daerah di bidang pemberdayaan masyarakat dan Pemerintahan Desa dengan Aparat Penegak Hukum, dalam mengawal Pendistribusian dan Pemanfaatan Dana Desa, dan merupakan salah satu program prioritas Pemerintah dalam mewujudkan Pembangunan Desa-Desa,” pungkasnya.

Acara pengunjung yakni dengan Sesi Tanya Jawab dan di lanjutkan photo bersama.

Hadir serta mengikuti dalam acara Penyuluhan Hukum tentang Jaga Desa tersebut, Camat KPR, Jaka Atmajaya,S.STP,M.Ec.Dev., Kajari OKU, Choirun Parapat, S.H.,M.H., diwakili Oleh Tim Bagian Intelijen Kejari OKU yang di pimpin Oleh Kasi Intelijen Kejari Hendri Dunan SH., Kepala Desa Se-Kecamatan KPR, perangkat Desa serta Anggota BPD serta undangan lainnya. (PS@di)

Print Friendly, PDF & Email

No More Posts Available.

No more pages to load.