Kepala Ispektorat Kab.OKU Ari Susanto Meninggal Dunia

oleh -1309 Dilihat

Baturaja, Penasriwijaya.com – Kepala Ispektorat Kabupaten Ogan Komering Ulu OKU (Kab.OKU) Ari Susanto AK.MM.,(56) telah meninggal dunia. “Almarhum meninggal dunia dirumahnya bertempat di Jalan A.Yani KM.13 Dusun Sumber Jaya Gang. Rambutan RT09. RW03 Kelurahan Sepancar Lawang Kulon Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten OKU.

Adapun dari saksi Yulianti (33)
Pekerjaan asisten rumah tangga Almarhum dalam keterangan bahwa dirinya mencurigai korban kenapa belum bangun dari tidur. Kemudian Yulianti kerumah korban dan memanggil serta masuk kerumah korban menggunakan kunci yang memang dipercayakan kepada Yulianti.

Baca Juga :  Bupati OKU Tinjau Gudang Logistik KPU

Pada saat Yulianti melihat dan menemukan korban sudah tergeletak ditempat tidur dalam keadaan mulut berbusa dan mengeluarkan darah, melihat majikannya tersebut, Yulianti meminta pertolongan kepada Jumi Erson (40) pekerja sebagai Sopir almarhum,” terangnya.

Di Tempat Kejadian Perkara (TKP) telah dilakukan tindakan olah TKP dan identifikasi oleh team olah TKP dan INAVIS Polres OKU beserta Unit Reskrim Polsek Baturaja Timur serta pengumpulan barang bukti yang pendalamannya akan dilakukan di Unit INAVIS Polres OKU.

Baca Juga :  Asisten Setda Kab OKU.Pimpinan Upacara Peringatan hari Otonomi Daerah Ke XXIII tahun 2019

Untuk pemeriksaan secara medis
Pada hari Rabu tanggal 21 April 2021 sekira pukul 07.30 WIB, guna kepentingan Visum Et Revertum telah datang ke TKP menyertai team olah TKP dan INAVIS Polres OKU, dr Ima Destriana dari Puskesmas Tanjung Baru beserta team.

Hasil pemeriksaan luar terhadap jenazah diduga korban tersedak saat tidur sehingga makanan dan minuman yang dikonsumsi korban masuk ke rongga pernafasan dan paru-paru hingga mengakibatkan pendarahan melalui mulut dan hidung, namun untuk memastikan penyebab kematian korban diperlukan tindakan autopsi.

Baca Juga :  Pagar Pembatas Jembatan Roboh : Warga Desa Tanjung Sari Resah Tanah Longsor Dan Kebanjiran

Jenazah sudah di bawa kerumah sakit Antonio untuk di periksa Tim kesehatan lebih lanjut dan dilakukan tindakan pemulasaraan jenazah secara muslim dengan cara dimandikan, dikafani, di Sholatkan untuk selanjutnya dimasukan kedalam peti jenazah dan dibawa ke rumah duka di Kota Semarang. (SP@di)

Print Friendly, PDF & Email

No More Posts Available.

No more pages to load.