Kejari OKU Laksana Rapat Tim Koordinasi Pakem

oleh -668 Dilihat

Baturaja, penasriwijaya.com – Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ulu (OKU) melaksanakan *Rapat Tim Koordinasi Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan Dalam Masyarakat (PAKEM) Wilayah Kabupaten OKU* . yang digelar bertempat di aula kantor Kejari OKU, Rabu (10/07/2024).

Rapat Koordinasi Pakem tersebut dihadiri, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Choirun Parapat, SH., MH., Kepala Bagian Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari OKU., Hendri Dunan,SH., Najmi, S.Sos (Kabid KESBAK Badan Kesbangpol OKU), Admiati Somad (Ketua MUI OKU), Rohmat Subeki (Ketua FKDM OKU), Indra Susanto (Ketua FKUB OKU), Drs. M. Bahori, MM (Ketua PCNU OKU), Prof Gribaldi (Ketua PD MUhammadiyah OKU), M. Ali, S.Fil (Kasi Binmas Kemenag OKU), IPTU Soleh (Kasat Intelkam Polres OKU), Kapten Inf Mazani (Pasi Intel Kodim 0403/OKU), Sapto Surono (Ketua LDII OKU).

Baca Juga :  Memanas Muscab MPC PP OKU Deadlock

Adapun Rangkaian rapat yang di utarakan yakni,” tujuan rakor adalah guna penguatan pengawasan, pencegahan, tangkal dini terkait aliran kerpecayaan yang berada di ruang lingkup masyarakat, terlebih beberapa bulan kepedapan kita akan menghadapi pemilihan kepala Daerah jangan sampai isu – isu agama dibawa ke kanca politik (Poltik Identitas).

Berharap data yang dimiliki oleh pengurus PAKEM dapat disampaikan melalui Rakor Hari ini,” ucap Hendri Dunan, SH *Kasi Intel Kejari OKU*.

Indra Susanto Ketua FKUB OKU,” diinformasikan dalam waktu dekat FKUB OKU akan membentuk FKUB Muda, dimana anggotanya berisi para pemuda yang berasal dari 5 agama, hal ini dalam rangka kita menjaga kondusifitas menjelang pilkada;

Baca Juga :  Pejabat Sekda OKU Pimpin Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah XXVII Tahun 2023

“Untuk situasi kondisi terjadi polemik pada umat katolik, yang disebabkan oleh pembubaran SD dan TK Xaverius yang ada di pasar tempel, yang ditolak oleh murid, wali murid dan alumni. Dimana pihak sekolah keberatan dalam membayar sewa tanah kepada PT KAI,” kata ketua FKUB OKU.

Sejauh ini terkait hal tersebut, telah dilakukan mediasi bersama pihak keuuskupan palembang dengan hasil mereka akan konsultasi kepada majelis keuuskupan jakarta.” FKUB berharap Sekolah dimaksud tidak tutup,” harapnya.

Baca Juga :  Polres OKU Gelar Press Release Kasus Pemerkosaan Dan Pembunuhan Siswi SMPN

Sementara itu, Tomi *Posda BIN OKU*, juga menyampaikan,” sebagai informasi bahwa Upaya-Upaya yang berfotensi dari Kelompok – kelompok Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan yang menyimpang di Kabupaten OKU sejauh ini belum ada,” jelasnya.

Rohmat Subeki *Ketua dari FKDM OKU* juga menyampaikan,” perlu Penguatan intensitas pertemuan, tidak mesti harus pertemuan formal, hal ini sebagai ajang kita saling bertukar informasi guna membahas terkait situasi dan kondisi Kabupaten OKU.

Kesimpulan belum terdapat Aliran Kepercayaan dan Aliran Keagamaan Dalam Masyarakat yang menyimpang di Kabupaten OKU,” tutupnya.

Acara selesai pukul 11:00 WIB dan berjalan dengan tertib aman serta lancar. (PS@di)

Print Friendly, PDF & Email

No More Posts Available.

No more pages to load.