Kapolres OKU Himbau Orang Tua Untuk Lebih Meningkatkatkan Pengawasan Kepada Anak Perempuannya

oleh -936 Dilihat

Baturaja, penasriwijaya.com – Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Ogan Komering Ulu (OKU) AKBP Imam Zamroni, S.I.K., M.H., menghimbau kepada para orang tua untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak perempuannya agar tidak menjadi korban dari kasus pencabulan maupun pemerkosaan.

Orang tua memiliki peran penting dalam melakukan pencegahan bahaya predator anak pelaku pencabulan maupun pemerkosaan, maka dari itu tingkatkan pengawasan orang tua kepada anak perempuannya.

Dikatakan Kapolres OKU melalui rilis yang di sampaikan Humasnya pada 28 Maret 2024, ” maraknya pencabulan terhadap anak dibawah umur semakin kerap terjadi. “Beliau mengimbau dengan angka yang tinggi ini, diharapkan masyarakat dapat melindungi anak-anaknya, terutama pada saat sibuk. Pelaku pencabulan maupun pemerkosaan juga terkadang orang dekat atau memiliki hubungan saudara, apalagi terhadap orang asing, orang yang lama dikenal maupun yang baru dikenal.

Baca Juga :  Gubernur Sumsel Sebut Palembang Kota Tertua di Indonesia Bupati OKU Hadiri Festival Sriwijaya Ke XXVIII

Korban dari kasus pencabulan maupun pemerkosaan. Dampak psikologisnya, akan dirasakan korban ketika menjelang usia dewasa. Lantaran kerap terjadi pada anak di bawah umur. Untuk itu para orang tua diharapkan dapat melindungi sang anak meski dalam suasana sibuk.

Kasus pencabulan marak terjadi saat ini. Untuk mengantisipasi masalah ini guru dan para orang tua diminta lebih meningkatkan pengawasan terhadap pergaulan anak. Pinta Kapolres Oku.

Untuk mencegah terjadi kasus tersebut, Kapolres Oku berharap para orang tua maupun guru untuk agar beritahu anak agar lebih berhati-hati dan waspada terhadap orang asing, orang yang sudah lama dikenal maupun yang baru dikenal.

Baca Juga :  Bupati OKU Hadiri Rapat Paripurna Ke Vlll DPRD Masa Persidangan Ke - 2 tahun 2020

Kemudian pastikan anak dibawah pengawasan orang dewasa saat pergi, pulang sekolah atau bermain, pastikan juga anak tidak berjalan sendirian di tempat sepi serta ajarkan anak untuk berlari dan berteriak minta tolong saat bahaya mengintai.

Ditambahkan Kapolres, dengan tingginya kasus pencabulan ini, Kapolres mengimbau orangtua memperketat pengawasan terhadap anaknya. Salah satu pengawasan dilakukan alat komunikasi bagi pelajar harus mendapatkan pengawasan secara baik oleh pihak sekolah untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.

Baca Juga :  Pasangan Pemuja Sabu di Amankan SatReskrim Polsek Babat Supat

Orang tua harus lebih jeli mengamati perubahan tingkah laku putrinya dalam pergaulan sehari-hari. Jam diluar sekolah atau malam hari, harus diketahui, ke mana dia bergaul dan dengan siapa dia pulang. Jangan sampai putri kita menjadi korban,” imbau Kapolres,” pungkasnya (Rillis/PS@di)

Print Friendly, PDF & Email

No More Posts Available.

No more pages to load.