Ini Yang Disampaikan PJ Bupati OKU Mengenai Para Nakes Non ASN

oleh -583 Dilihat

Baturaja. Penasrwijaya.com – Pejabat Bupati Kabupaten Ogan Komering Ulu (Kab.OKU) H.Teddy Meilwansyah SSTP MM MPd., menemui secara langsung ratusan tenaga Kesehatan Non ASN dari RSUD Ibnu Sutowo Baturaja dan Puskesmas di OKU.

Hal dilakukan guna untuk memberikan penjelasan perihal penundaan penerimaan Pegawai Pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tenaga kesehatan tahun 2022 yang mereka pertanyakan.

Bertempat di Pendopo rumah Dinas Bupati OKU, pada Minggu (6/11/2022) Bupati OKU H.Teddy Meilwansyah yang baru tiba dari Dinas Luar Kota langsung menemui para Nakes didampingi Kepala BKPSDM OKU Mirdaili SSTP MSi, Plt Kadinkes OKU Rozali SKM MM., Direktur RSUD Ibnu Sutowo Rynna Dynna., Kepala BPKAD OKU AM Hanafi, dan beberapa orang Staf Khusus Bupati OKU.

“Tadi kami bersama dengan Kepala BKPSDM OKU dan lainnya memberikan penjelasan dan Klarifikasi kepada para Nakes Non ASN,”kata Pj Bupati OKU H Teddy Meilwansyah SSTP MM MPd saat dibincangi awak media usai kegiatan.

Baca Juga :  Tim Humas Satgas Covid-19 Pemkab OKU Press Release : Tidak Ada Penambahan Masih 7 Orang Yang Positif

Dikatakan Teddy, hal ini telah di tindak lanjuti pada bulan Mei 2022 lalu, namun menurutnya tidak diketahui bahwa ada kesalahan teknis di Dinas Kesehatan OKU, sehingga data seluruh Nakes tidak Terupdate dalam SDMK Kemenkes yang dioperatori oleh Dinkes OKU.

Teddy pun sangat menyayangkan hal tersebut. Dan berjanji akan melakukan pengawasan dan meminta BKPSDM OKU melakukan pendampingan terhadap Dinkes OKU dalam rangka menginput data ke SDMK Kemenkes.

“Kami juga memastikan penerimaan PPPK tahun 2023 mendatang penganggarannya sudah disiapkan tanpa diganggu 1 sen pun, sehingga nantinya Rekan – rekan Nakes memngikuti seleksi dengan tenang dan nyaman,” sampai PJ Bupati OKU.

Baca Juga :  Gubernur Sumsel Pimpin Pengambilan Sumpah Dan Pelantikan Bupati Wakil Bupati

PJ Bupati OKU juga menegaskan akan memberikan sanksi yang tegas terhadap oknum petugas Dinkes yang lalai sehingga terjadi hal seperti ini.

“Apabila salah maka akan diberikan sanksi tegas, tadi saya sudah koordinasikan dengan Inspektorat dan BPKSDM, mengenai sanksinya nanti tunggu hasil pemeriksaan terlebih dahulu,” terangnya.

Sementara itu Cicin Parlena salah seorang Nakes Non ASN, berharap tahun depan ada penerimaan PPPK, dan tenaga nakes di OKU menjadi prioritas penerimaan.

“Harapan kami jika dibuka penerimaan maka kami menjadi prioritas dan tidak menerima dari luar daerah,” harapnya.

Terpisah, Kepala BPKSDM OKU Mirdaili dihadapan para Nakes mengatakan, Pemerintah Kabupaten OKU telah berupaya semaksimal mungkin untuk melakukan pembukaan penerimaan PPPK Nakes di OKU. Namun terjadi hal seperti ini, kami telah berusaha mencari solusi. Dan dengan berat hati terpaksa mengambil keputusan untuk menunda penerimaan PPPK Iakes ini,”ujarnya.

Baca Juga :  Bupati OKU Lantik PJS Kades Persiapan Desa Kemilau Baru

Jika tetap penerimaan tetap di buka maka yang bisa mendaftar hanya yang dari luar OKU, sementara Nakes di OKU tidak bisa. “ kita sudah diberi oleh Kemenpan RB sebanyak 249 Formasi namun dari 1222 Nakes setelah kita cek yang bisa mendaftar Nol karena data tidak terupdate. Untuk apa kita buka kalau kita sendiri tidak bisa mendaftar. Sayang dana yang sudah kita anggarkan.

Kita sama – sama berdo’a semoga penerimaan tahun depan Formasi bisa lebih banyak lagi,” harapnya (Red/PS@di)

Print Friendly, PDF & Email

No More Posts Available.

No more pages to load.