Gelar Lomba Burung Kicau IKB Feat Juri RGN Berlangsung Sukses

oleh -86 Dilihat

Palembang, Penasriwijaya.com – Gelaran lomba dan pameran burung kicau bertempat di jalan Sei Butung, kecamatan Ilir Barat II Palembang, Minggu (27/10/2019).

Menurut Wakil Ketua Pelaksana Rafli Apriadi didampingi Ketua Panitia Pakde sapaan akrab, bahwa Event, lomba yang merupakan launching perdana BC Irigasi Karya Baru (IKB) feat juri Radja Garuda Nusantara (RGN) ini diikuti ratusan peserta yang tampil di 19 kelas dan berhadiah total Rp puluhan juta.
Ada yang dari luar kota Palembang, sekitaran wilayah Sumsel yang tak ia sebutkan semua salah satunya yaitu Ogan Ilir (OI)

Baca Juga :  Bupati OKU Hadiri Apel Kehormatan Dan Renungan Suci

Harapan kedepan pameran dan lomba ini bertujuan menjaga silaturahmi antar sesama pencinta burung berkicau. “Yang pastinya silaturahmi kita jangan putus ya. Jadi dimana-mana ada pameran lomba burung berkicau kita tetap jaga silaturahmi,” ujar Rafli

Selain itu pada tempat yang sama, Wira salah satu peserta lomba di kelas burung Lovebir Balibu dan Pemula yang mendapat juara 1 tiga kali cukup merasa puas baik dengan panitia maupun dengan sistem penjurian olah Team Juri Radja Garuda Nusantara (RGN).

Baca Juga :  Guna Berantas Narkoba dan HP Rutan Baturaja Gelar Razia Kamar Hunian

“Radja Garuda Nusantara (RGN) cukup baik untuk juri. Penilaian juri, terus pengawasan juri di Palembang, terus untuk main di Lovebir cukup bagus. Di kicau sama cukup bagus juga,” jelas Wira.

Koordinator lapangan juri RGN dalam hal ini menjelaskan, bahwa yang menjadi pemenag lomba yaitu burung yang benar-benar kerja ketika di gantang, dan untuk sistim penilaian untuk jenis burung Lovebir menggunakan bendera stik dengan durasi seken atau detik. kalau di kelas kicau seperti Murai Batu yang di utamakan isian dan lagunya, serta durasi kerja.

Baca Juga :  Dirkrimsus Polda Sumsel Lepas Pendistribusian Beras 2.250.Kg Untuk Masyarakat Terdampak Covid-19.

“Untuk di kelas pemula 1 sampai 4 seken itu mendapat bendera putih dan 5 seken seterusnya itu bendera biru, sedangkan untuk di kelas baby 2 sampai 4 seken itu mendapat bendera putih dan 5,6 seken itu bendera biru masuk di 7 sampai 9 seken itu bendera merah. sedangakan untuk di kelas dewasa 3 sampai 7 seken itu bendera putih dan 8 sampai 14 seken mendapat bendara biru, 15 sampai 20 seken bendera merah berlaku kelipatan,” jelas Leman Kumis sapan akrabnya. (NP)

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *