Tim Penasriwijaya.com Lakukan Investigasi Lapas Tanjung Raja Layak Dapatkan Predikat WBK

Ogan Ilir, Penasriwijaya.com – Lembaga Kemasyarakatan Kelas IIA Tanjung Raja Kabupaten Ogan Ilir Sumatera Selatan ( Sumsel) menjadi salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) jajaran Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumsel untuk mendapatkan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK),

Lapas kelas llA Tanjung Raja terus melakukan pembenahan serta langkah – langkah nyata. Guna untuk mewujudkan hal tersebut. Salah satunya dengan meningkatkan pelayanan publik yang ada, antara lain dengan memanfaatkan teknologi informasi dan pelayanan berbasis HAM walaupun di masa pandemi Covid-19 lapas Tanjung Raja tetap melayani Masyrakat dengan setulus hati, baik melalui Vedio Call serta bagi keluarga yang ingin menitipkan makanan untuk WBP.

Tim Penasriwijaya.com yang langsung didampingi Kalapas Tanjung Raja Boy mengajak serta untuk melihat langsung keadaan Lapas Tanjung Raja. Kamis (1/4/2021). “Menurut pengamatan kami sudah layak mendapatlan predikat WBK ungkap pimpred Penasriwijaya.com Supri.

Dari pelayanan untuk manula serta meninjau dapur umum secara  keseluruhan tim Penasriwijaya.com mengapresiasi fasilitas dan usaha serta kerja keras yang dilakukan jajaran Lapas Tanjung Raja mudah – mudahan lapas Tanjung Raja bisa mendapatkan predikat WBK di tahun ini,” harapnya.

Kalapas Tanjung Raja Boy dalam hal ini mengucapkan terimakasih atas kunjungan tim penasriwijaya.com kelapas Tanjung Raja,” ucap Kalapas. (Tim/PSJ)

Penganiayaan Terhadap Pengurus Masjid Nurul Iman Mengakibatkan Korban Meninggal Dunia

Palembang, Penasriwijaya.com – Meyudin (49) diduga melakukan Tindak pidana penganiayaan yang terjadi di salah satu Masjid kota Kayu Agung hingga mengakibatkan korban meninggal dunia.

Penganiayaaan tersebut terjadi pada hari Jum’at Tanggal 11 September 2020 Pukul.18.15.WIB, tepatnya saat korban berada di dalam Masjid Nurul Iman LK.III RT.07 Kelurahan Tanjung Rancing Kecamatan Kayu Agung Kabupaten OKI Sumatera Selatan (Sumsel)

Korban M. ARIF, Spd. MM. (61) bertempat tinggal di Kelurahan Tanjung Rancing Kecamatan Kayu Agung Kabupaten OKI. Merupakan Ketua Pengurus Masjid Nurul Iman Tanjung Rancing. Sedangkan pelaku sendiri yaitu Meyudin (49) yang beralamatkan di lingkungan III RT.06 Kelurahan Tanjung Rancing Kec. Kayuagung Kabupaten OKI.

Kejadian bermula ketika Pelaku yang merupakan Marbot dan Ketua Perlengkapan Masjid Nurul Iman merasa tidak senang dan tersinggung karena kunci kotak amal di minta oleh Korban yang merupakan Ketua Masjid pada saat selesai Sholat Jum’at. Lalu pelaku timbul niat untuk menganiaya korban dengan senjata tajam pada saat Sholat Mahgrib.

Pelaku Meyudin menganiaya Korban M. ARIF, Spd. MM, dengan cara membacok menggunakan Senjata tajam Jenis Pedang Panjang bergagang plastik.

Atas kejadian tersebut korban mengalami luka bacok dibagian leher atas kiri. Kemudian korban dibawa ke RSUD Kayuagung lalu di Rujuk ke RS Charitas Palembang.

Atas kejadian tersebut pelaku berhasil diamankan anggota kepolisian, AIPDA Khoirul Sobri dan para Jamaah Masjid Nurul Iman yang sedang sholat mahgrib, kemudian pelaku diserahkan ke Mapolsek Kayuagung.

Kapolres OKi sudah mendatangi rumahumah Korban dan RT setempat. Untuk meredam keluarga korban agar tidak melakukan serangan balasan terhadap pelaku maupun keluarga pelaku.

Saat diwawancarai wartawan diruang kerjanya Selasa (15/09/2020), Kabid Humas Polda Sumsel kombes pol Drs Supriadi, MM., menghimbau kepada keluarga korban tetap tenang jangan sampai terjadi main hakim sendiri dan serahkan kasus penganiayaan ini kepada Polisi khususnya Polres OKI dan tidak ada indikasi sara atau organisasi terlarang sebagaimana berita yang beredar dimasyarakat saat ini tapi murni rasa ketersingungan atau dendam Pribadi pungkasnya. ( Sadiman )

Masyarakat Resah Diduga Pelaku Curmor Belum Tertangkap

Ogan Ilir, Penasriwijaya.com – Di desa Ibul Besar Dua dan di desa Talang Nangko sampai PT. Argo Kecamatan Pemulatan Kabupaten ogan Ilir Provinsi Sumatera Selatan rawan Pencurian Sepeda Motor (Curmor).

Adapun asil Informasi yang dihimpun dari masyarakat desa, maraknya Curmor di malam hari di wilayah ogan ilir khususnya kecamatan Ibul Besar Dua tepatnya di desa Pal 7 daerah PT Ardo dan Talang Nangko. Dalam berapa bulan terakhir ini sudah beberapa kali terjadi beberapa, yang terjadi di desa talang Nangka dan di RT 12. PAL.7 PT Ardo, namun di duga semua itu belum terungkap, sehingga membuat para pelaku curmor yang beraksi di malam hari tersebut semakin merajalela dalam melakukan aksi – aksinya.

Dari keterangan Narasumber yang namanya tidak mau di publikasikan mengatakan “pelaku curmor ini diduga adanya permainan dari orang dalam, salah satu kediamannya di daerah Pal 7, dan mereka ini sangat licin dalam aksinya, karna mempunyai jaringan dan mempunyai peralatan yang lengkap dari kunci T. dan gunting besi untuk memutuskan kunci yang di tambahkan di rem cakram pada sepeda motor. Para palaku Curmor ini bisa mengetahui situasi malam hari saat melaksanakan aksinya. Padahal di dalam halaman yang sudah memakai terali pun bisa hilang,” ungkapnya.

Dalam kasus terahir yang kami ketahui pada bulan Mei ada satu kendaraan sepeda motor yang hilang, di RT 12 milik Lustari, dan sudah di laporkan ke Polsek Pemulutan Ogan Ilir. “Semoga saja pelakunya terungkap dan cepat tertangkap karna masyarakat di sini sudah cukup resah atas sering terjadinya kehilangan sepeda motor pada malam hari,” pintahnya.

Senada yang disampaikan Aktivis Deslefri SH., pada Rabu (03/06/2020) dalam hal ini juga diharapkan “kepada pihak kepolisian Polres Ogan Ilir dan Polsek Pemulutan, agar bisa secepatnya mengungkap kasus pencurian sepeda motor yang sering terjadi.

Iya juga mengatakan “kepada pihak yang berwajib agar dengan serius menanggapi hal ini, dan paling tidak sudah mengantongi nama – nama pemain Ranmor yang patut di duga dan di curigai pelakunya, atas kejadian kehilangan sepeda motor yang di laporkan dari pihak korban,” tungkasnya.

Dengan petunjuk dari saksi yang menguatkan rangkai pristiwa hilangnya sepeda motor metic vario pada tanggal 20 Mei sekira Pukul 3:00 dini hari. Karna di duga belum ada yang terungkap kasus Ranmor di desa Ibul Besar Dua dan sekitarnya oleh pihak kepolisian setempat membuat pelaku semakin menjadi meraja Lela dalam Melakukan aksi – aksinya,” pungkasnya. (Sadiman)

Kapolda Sumsel Tinjau Peresmian Kampung Tangkal Covid 19 di Kabupaten Ogan Ilir

Palembang, Penasriwijaya.com – Kunjungan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Pol Prof. Dr.Eko Indra Heri S, M.M., ke Kabupaten Ogan Ilir dalam rangka meninjau dan peresmian Kampung Tangkal COVID 19 serta melakukan Penanaman benih Jagung di Lahan Binaan Polres Ogan Ilir, Selasa.(2/6/2020).

Kapolda Sumsel dalam kunjungannya turut didampingi oleh Bupati Ogan Ilir H.M. Ilyas Panji Alam, S.E., S.H., M.M., Kapolres Ogan Ilir AKBP Imam Tarmudi, Ketua DPRD, Dandim, Kajari, Camat dan Tokoh Masyarakat Meninjau lokasi penanaman Benih Jagung di lahan binaan Polres Ogan Ilir di Kelurahan Timbangan kemudian melakukan kunjungan di Desa Tanjung Gelam Kampung Tangkal Covid-19.

Adapun kegiatan penanaman bibit tersebut diantaranya penanaman bibit jagung seluas 2 hektar, penanaman ketela seluas 2 hektar lalu penanaman sayuran seluas 1 hektar, selanjutnya kemudian melakukan tebar bibit ikan sebanyak 2.000 ekor. Kapolda pun memberikan bantuan beras sebanyak 1 Ton beserta 50 paket sembako kepada masyarakat sekitar yang membutuhkan yang terdampak oleh Covid-19.

Kapolda Sumsel pun tidak luput melakukan kunjungan di Kampung Tangkal Covid-19 dengan mengecek beberapa pos kamling yg ada sebanyak 241 Pos selanjutnya melihat kegiatan Bimbel dan Mengaji yg saat ini sudah berjalan sebanyak 20 tempat. Inilah beberapa kegiatan positif yang dilakukan masyarakat dikampung tangkal covid-19 untuk menjaga dan mengisi waktu supaya terhindar dari Covid-19 dengan tetap selalu berpikir positif untuk menjaga tubuh kita agar tetap selalu sehat dan bugar.

Kapolda mengatakan, “ini adalah sesuatu yang luar biasa dan ini patut diberikan apresiasi karena dengan kondisi Covid-19 ini kalau tidak dari masyarakat yang timbul untuk melakukan hal seperti ini beliau yakin akan sangat sulit sekali untuk melakukannya apabila tidak secara bersama – sama. Inilah sebuah kreatifitas dan inisiatif yang baru. Bisa dijadikan sebuah peluang yang baik dan tetap kompak untuk bisa dilanjutkan diseluruh daerah lain, apalagi kita saat ni sedang mengalami pandemi Covid-19 dan ini bisa membantu perekenomian masyarakat yang sedang mengalami kesulitan sehingga peluang ini bisa menjadi peningkatan perekonomian keluarga yang ada saat ini ujar Kapolda Sumsel. ( Sadiman )

Saat Patroli, Tim 6 Satgas Karhutla Kodim 0402/OKI Tangkap Empat Warga Pembakar Lahan

OKI, Penasriwijaya.com – Sebanyak empat warga tertangkap tangan sedang membakar lahan oleh jajaran TNI dari Kodim 0402/OKI yang sedang melakukan patroli Kebakaran Hutan, Kebun dan Lahan (Karhutbunla) di Desa Jejawi Kecamatan Jejawi Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), pada Selasa (13/8/2019) siang.

Keempat warga ini masing-masing yakni Boski dan Ali yang keduanya warga Desa Muara Batun Kecamatan Jejawi, serta Hamidi dan Tukiran yang merupakan warga Kecamatan Lempuing Kabupaten OKI.

Para pembakar lahan ini diamankan saat berada di lahan milik Yadi warga Desa Muara Batun Kecamatan Jejawi. Informasi yang dihimpun di lapangan, keempat warga beserta pemilik lahan ini tertangkap tangan oleh Tim 6 Satgas Karhutla Kodim 0402/OKI Kecamatan Jejawi.

Guna penyidikan dan pemeriksaan serta guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, keempat warga tersebut selanjutnya diserahkan ke Mapolsek Jejawi.

Komandan Koramil 402-03/SP. Padang Kapten Inf Piyanto didampingi Tim 6 Satgas Karhutla membenarkan adanya empat orang warga yang diduga dengan sengaja membuka lahan dengan cara membakar. “Keempat warga ini tertangkap tangan, dan guna mempertanggungjawabkan perbuatannya mereka kami limpahkan ke Polsek Jejawi,” tegas Kapten Piyanto.

Kapolres OKI, AKBP Donni Eka Syaputra, SH, SIK, MM. sebelumnya mengatakan, pencegahan terjadinya Karhutlabun di wilayah Kabupaten OKI membutuhkan peran serta semua pihak, tidak bisa hanya dilakukan pemerintah ataupun instansi manapun. Pencegahan dini harus dilakukan daripada nantinya melakukan penanggulangan. “Jika sudah dicegah tapi tetap saja terjadi Karhutlabun, maka semua pihak dibutuhkan kerjasamanya untuk menginformasikan siapa pelaku. Pelakunya harus dihukum sesuai peraturan yang ada”, ungkap Kapolres OKI.

Menurut AKBP Donni, kasus Karhutlabun tahun 2018 lalu ada 2 terdakwa Karhutlabun yang divonis di pengadilan. Dan Polri memiliki wewenang untuk melakukan penindakan hukum sebagai efek jera demi menyelamatkan warga lainnya dari bahaya asap yang diakibatkan Karhutbunla. (NP)

Cegah Karhutla, Tim Satgas Terpadu Kodim 0402/OKI Gencar Lakukan Patroli

OI, Penasriwijaya.com – Tim Satuan Tugas (Satgas) Terpadu Kodim 0402/OKI terus melakukan patroli dan sosialisasi antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) maupun di wilayah Kabupaten Ogan Ilir (OI).

Pada pelaksanaan patroli malam dengan sasaran warga yang beraktifitas pada malam hari dengan memberikan himbauan kepada masyarakat untuk tidak membakar hutan, lahan dan kebun serta memberikan arahan tentang bahaya Karhutla yang dapat mengganggu kesehatan dan lingkungan.

“Patroli ini dilakukan dalam rangka mengantisipasi agar tidak terjadi Karhutla di musim kemarau tahun 2019 ini,” kata Danramil 402-14/Air Sugihan Kapten Inf Supagiyo selaku Komandan Tim Sub Satgas Terpadu Kodim 0402/OKI.

Lebih lanjut ia mengatakan, dengan adanya Satgas Terpadu Karhutla ini diharapkan memudahkan masyarakat untuk menyampaikan dan memberikan informasi kepada pihaknya jika terjadi Karhutla. Sehingga Satgas dapat mengambil langkah-langkah antisipasi agar kebakaran tidak meluas. “Selain itu, Tim Satgas Terpadu juga mengingatkan masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran saat membuka lahan, baik untuk bertani maupun berkebun. Termasuk juga jangan membuang puntung rokok sembarangan”, ujarnya.

Ia juga meyampaikan kepada seluruh personel anggota Tim Satgas Terpadu Karhutla yang ada di wilayah binaan Koramil 402-14/Air Sugihan yang terdiri dari para Danpos dan Babinsa agar senantiasa terjun langsung jika terjadi Karhutla. Mereka juga diminta gencar melaksanakan patroli dan sosialisasi kepada masyarakat. “Tim juga harus menjaga kekompakan serta menjaga faktor keamanan dan hubungan baik dengan masyarakat setempat”, pungkasnya. (NP)

Dansatgas Karhutla Sumsel Akan Tindak Tegas Pelaku Pembakaran

Palembang, Penasriwijaya.com – Komandan Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan (Dansatgas Karhutla) Sumatera Selatan yang juga menjabat sebagai Komandan Korem 044/Gapo Kolonel Arh Sonny Septiono akan melakukan tindakan tegas terhadap pelaku pembakaran hutan dan lahan, hal ini diungkapkan Dansatgas Karhutla Minggu (11/8/2019) sore saat meninjau kebakaran lahan di wilayah Desa Palu Kec. Pemulutan Kab. Ogan Ilir (OI).

Dikatakan Dansatgas. “Hari ini kita lakukan pemadaman kebakaran lahan di wilayah Kabupaten Ogan ilir tepatnya di Desa Palu Kecamatan Pemulutan, ada dua tempat yakni di Desa Palu dan KM 16 jalan utama Palembang-Inderalaya,” ujarnya

“Kita sudah melakukan pencegahan dengan sosialisasi dan patroli serta komunikasi dengan masyarakat di Desa-Desa yang rawan terhadap Karhutla, ini untuk menekan terjadinya kebakaran,”kata Kolonel Arh Sonny Septiono didampingi Dandim 0402/OKI Letkol Inf Riyandi.

Pencegahan adalah hal utama yang dilakukan oleh Satgas Karhutla, setelah itu kita melakukan tindakan tegas terhadap pelaku yang sengaja melakukan pembakaran, bila perlu kita lakukan tembak di tempat. “Tembak ditempat terpaksa dilakukan, itupun dilakukan sesuai dengan Standar Operasi Prosedur (SOP) yang berlaku, kita berusaha pencegahan karena dengan terjadinya Karhutla banyak merugikan masyarakat”, ungkap Kolonel Sonny

“Selain tidak mengenal waktu libur anggota Satgas juga disiagakan untuk terus melakukan patroli hingga malam hari, ini karena api dimulai pada malam hari dan siangnya sudah membesar, untuk itu kita akan tingkatkan patroli malam hari”, kata Dansatgas

Lanjut Dansatgas Karhutla, kendala yang dihadapi saat ini jauhnya sumber air untuk memadamkan api, untuk itu kita butuh tanki air yang bisa dibawa kemana mana, ini untuk memudahkan anggota Satgas Karhutla dalam melakukan pemadaman. Saya berpesan kepada seluruh personel yang terlibat dalam Satgas Karhutla untuk tetap menjaga kesehatan dan utama istirahat yang cukup karena waktu operasi masih panjang dan lama”, pungkas Kolonel Arh Sonny Septiono. (NP)

Dandim 0402/OKI Pimpin Sub Satgas Darat-1 Lakukan Pemadaman Api Di Ogan Ilir

OKI, Penasriwijaya.com – Komandan Kodim 0402/OKI Letkol Inf Riyandi memimpin Sub Satgas Darat-1 melakukan pemadaman dan pembuat ilaran agar api tidak merambat ke wilayah lain yang lebih luas yang terjadi di wilayah Desa Arisan Jaya Kecamatan Pemulutan Barat Kabupaten Ogan Ilir (OI), Rabu (7/8/2019).

Ilaran adalah batas penyekatan atau pembersihan kawasan lahan/hutan secara melingkar agar jika kebakaran membesar dan api tidak merambat ke wilayah lain yang lebih luas.

Kasus kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di Sumatera Selatan khususnya di wilayah Kabupaten OKI dan OI tercatat semakin mengganas. Lahan yang terbakar itu merupakan lahan gambut yang ditumbuhi purun dan semak belukar sehingga mudah terbakar dan sulit dipadamkan. (NP)

Koramil 402-09/Mesuji Bersama Warga Sungai Sodong Panen Perdana Jamur Merang OKI, Penasri

OKI, Penasriwijaya.com – Pasca dilaksanakannya pembuatan kembung/rumah jamur di Desa Sungai Sodong oleh Komando Militer (Kodim) 0402/OKI melalui Komando Rayon Militer (Koramil) 402-09/Mesuji bekerjasama dengan warga dan PT. Sampoerna Agro sebulan yang lalu. Kodim 0402/OKI bersama warga Desa Sungai Sodong melaksanakan panen perdana di Desa Sungai Sodong Kecamatan Mesuji Induk Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Jumat (2/8/2019).

Pelaksanaan panen perdana ini melibatkan beberapa warga Desa dan para anggota Babinsa Koramil 402-09/Mesuji yang dipimpin langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) Letkol Inf Riyandi yang diwakili oleh Komandan Koramil (Danramil) 402-09/Mesuji Kapten Inf Jauhari.

Menurut Kapten Inf Jauhari, panen perdana ini merupakan hasil dari kerja keras warga dan TNI, serta pihak PT. Sampoerna Agro dalam mewujudkan peningkatan kesejahteraan ekonomi melalui usaha pembudidayaan jamur merang. “Ini adalah salah satu bukti apabila kita serius mengembangkan kreativitas dalam rangka peningkatan kesejahteraan ekonomi. Saya menilai ini patut dikembangkan, bukan saja di Desa Sungai Sodong, namun tidak menutup kemungkinan akan kita lakukan di Desa-Desa lain yang ada di Kecamatan Mesuji Induk”, ungkapnya.

Lanjut Danramil, hal ini juga akan berdampak pada berubahnya paradigma negatif yang selama ini terbentuk di masyarakat, baik itu di Desa Sungai Sodong sendiri maupun di luar Desa Sungai Sodong. Dirinya berharap dengan panen perdana ini dapat menambah penghasilan masyarakat yang selama ini dinilai dibawah rata-rata.

“Alhamdulillah budidaya jamur merang di Desa Sungai Sodong sudah memasuki panen perdana. Semoga budidaya jamur ini bermanfaat untuk warga Sodong, khususnya Kelompok Tani binaan Koramil 402-09/Mesuji dan dapat menambah ekonomi masyarakat yang selama ini berpenghasilan dibawah rata-rata penghasilan buruh”, tandasnya. (NP)

Kasdim 0402/OKI Hadiri Panen Raya Padi IP200 Di Desa Cahya Maju Lempuing

OKI, Penasriwijaya.com – Komandan Kodim 0402/OKI Letkol Inf Riyandi diwakili oleh Kasdim Mayor Chk Ernanda, bersama Forkopimda OKI lainnya menghadiri pelaksanaan kegiatan panen raya Padi jenis IP.200 dan sekaligus meninjau penangkaran benih harapan makmur bertempat di Desa Cahya Maju Kecamatan Lempuing Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) yang juga dihadiri langsung oleh Gubernur Sumsel H. Herman Deru.

Kegiatan yang digelar pada Selasa (30/7) tersebut, Gubernur Sumsel H. Herman Deru meyakini bahwa dalam waktu yang tidak lama lagi Sumsel akan dapat mengembalikan kerjayaannya sebagai Lubung Pangan Nasional. “Panen raya yang kita lakukan hari ini, salah satu bukti petani Sumsel serius dalam memajukan sektor pertanian. Dan upaya ini akan mempercepat Sumsel menjadi Lumbung Pangan Nasional. Sebagaimana dulu sudah pernah ada”, tegas Gubernur.

Antusiasme Gubernur dalam memotori kembalinya kejayaan Sumsel sebagai Lumbung Pangan terlihat saat menuju lokasi panen raya dan lokasi penangkaran benih petani. Herman Deru rela menyusui pematang sawah dengan mengendarai sepeda motor trail bersama dengan Wakil Bupati OKI Djakfar Sodiq beserta Forkompimda Kabupaten OKI. “Saya ingin sektor pertanian ini dapat membawa kesejahteraan bagi petani. Saya tidak mau masyarakat Sumsel miskin. Oleh karena itu kita butuh kerjasama. Pemerintah siap bantu jika petani serius dalam menggarap sektor pertanian ini”, kata Gubernur.

Menurutnya, bicara soal pertanian juga harus bicara terkait dengan infrastruktur jalan dan irigasi pengairan. Seperti yang ada di kawasan Lempuing saluran-saluran cacing ini adalah karya besar Kementerian PU melalui Balai Besar Wilayah Sungai Sumatera VII yang didukung penuh oleh masyarakat dalam hal pembebasan lahannya sehingga air Irigasi Komering bisa mengalir hingga ke Kecamatan Lempuing OKI. “Hari ini kita panen IP 200 berikut peresmian penangkaran benih. Dengan adanya penangkaran benih ini petani tidak lagi dibelunggu harus memakai merk tertentu. Sekarang petani bisa menangkar sendiri dengan bimbingan petugas,” imbuhnya.

Sementara itu, Wagub Kabupaten OKI H. Jafar Sodiq menyampaikan, Pemkab OKI berkomitmen dalam memajukan sektor pertanian dengan memperhatikan segala bentuk kebutuhan dan keluhan petani. Terutama yang terkait dengan masalah benih, pupuk dan penanganan pasca panen lainnya. “Pemkab OKI sejauh ini sudah membina penangkar benih yang saat ini jumlahnya sudah ada 13. Dengan luas sekitar 676,25 hektar yang mampu menghasilkan benih unggul bersertifikat sebanyak 6.405 ton”, paparanya. (NP)