Satgas Kamtib Divisi Pemasyarakatan Korwil Kemenkumham Sumsel Sidak Lapas Narkotika Kelas IIB Banyuasin

Banyuasin, Penasriwijaya.com – Tim Satu Tugas (Satgas) Keamanan dan Ketertiban (Kamtib) Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah (Korwil) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sumatera Selatan (Sumsel) lakukan sidak di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Rumah Tahanan (Rutan) Narkotika Kelas IIB Banyuasin. Kamis malam (6/5/2021).

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meminimalisir dan menekan peredaran gelap Narkoba serta benda – benda terlarang di dalam Lapas Rutan.

Kegaiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan Dadi Mulyadi yang di didampingi dan diikuti Kepala Bidang Pelayanan Tahanan Kesehatan Rehabilitasi Pengelolahan Basan Baran dan Keamanan Yunus M Simangunsong, serta turut hadir juga Kepala Subbidang Pembinaan Teknologi Informasi dan Kerjasama Yani, Kepala Subbidang Bimbingan dan Pengetasan Anak Hernika, Kepala Subbidang Pelayanan Tahanan Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi I Wayan, Kepala Subbidang Pengelolaan Benda Sitaan Barang Rampasan Negara dan Keamanan Tri Purnomo beserta staf jajaran.

Selain melakukan penggeledahan juga dilakukan tes urine kepada Warga Binaan yang dipilih secara acak sebanyak 20 sampel.

Sebelum bergerak melakukan penggeledahan Tim Satgas Kanwil Kemenkumham Sumsel melakukan apel serta berdoa bersama,

Dalam arahannya, Kepala Divisi Pemasyarakatan Dadi Mulyadi
mengingatkan kembali kepada seluruh petugas untuk senantiasa waspada, mengingat akan segera memasuki hari raya ldul Fitri 1442 H., yang merupakan waktu rawan.

Setelah mengikuti apel Tim Satgas bergerak ke blok hunian warga binaan sementara sebagian lagi melakukan tes urine.

Razia sebagai salah satu bentuk bintorwasdal divisi pemasyarakatan Kantor Wilayah Kemenkumham Sumsel tersebut, dilakukan secara terukur sehingga berjalan tertib dan lancar. Dengan kegiatan sidak rutin ini diharapkan seluruh jajaran pemasyarakatan dilingkungan Sumsel Zero Halinar.

Kalapas Narkotika Kelas IIB Banyuasin Wawan Irawan menyambut baik kegiatan ini,”Dirinya berharap kegiatan seperti ini dapat terlaksana secara berkelanjutan, dan ini juga jadi ajang evaluasi dan antisipasi dini untuk kita Lapas Narkotika Kelas IIB Banyuasin,” harap Wawan. (Ril/Tim PSJ)

Usai Ungkap Kasus Operasi Musi Kapolres Terima Penghargaan Dari IWO

Banyuasin – Penasriwijaya.com – Kepolisian Resor (Polres) Banyuasin beserta Kepolisian Sektor (Polsek) jajaran di wilayah hukum Polres Banyuasin Sumatera Selatan (Sumsel) mengungkap kasus 26 Tersangka dari 18 kasus penangkapan hasil operasi sikat Musi selama 21 hari di tahun 2021.Senin (03/05/21).

Kapolres AKBP Imam Tarmudi S.IK.,MH., mengatakan,”terhitung pada tanggal 08-29 April domisnasi oleh kasus Pencurian dengan kekerasan (Curas) Pencurian Berat (Curat) dan Pencurian Bermotor (Curanmor) ada sebanyak 18 kasus yang berhasil diungkap 14.,”

“Hal ini kita dilakukan demi memberikan keamanan dan kenyamanan kepada Masyarakat yang ada di lingkup Kabupaten Banyuasin, dan Tersangka (TSK) juga ada yang sudah menjadi Target Operasi (TO) kita sejak tahun sebelumnya, maupun tahun ini,”ucapnya.

Dikatakan dia, adapun Barang Bukti (BB) yang telah berhasil diamankan diantaranya, sepeda Motor, senjata tajam, Senjata Api (Senpira) serta pakaian berupa  jaket hingga ada juga televisi yang berhasil di amankan dijadikan (BB).

“Dia menghimbau kepada  masyarakat khususnya di wilayah Kabupaten Banyuasin, agar segera melapor ke pihak yang berwajib jika memang ada di lingkungannya. adanya tindak tanduk kejahatan, agar segera bisa kita tindak lanjuti,”ujar dia.

Kapolres Banyuasin AKBP Imam Tarmudi juga menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak melakukan perjalanan pulang Kampung atau mudik lebaran Idul Fitri 1442 H di mulai tanggal 6-17 Mei 2021. Hal itu dilakukan guna memutuskan mata rantai penularan Virus Corona atau Covid-19.

Menurut Imam, maraknya pandemi Covid-19 harusnya ada perhatian serius bagi seluruh masyarakat Kabupaten Banyuasin untuk tidak melakukan mudik. Hal itu kata dia, dengan tujuan dapat memutus mata rantai penyebaran pademi Covid-19 yang belum mereda dan malah cenderung kembali meningkat.

Kepada seluruh saudara – saudariku di Kabupaten Banyuasin baik yang lagi di rantau orang maupun yang hendak pergi keluar daerah lebih baik agar tidak lakukan mudik dulu atau urungkan rencana mudik pulang kampung saudara – saudari. Tidak mudik ini dengan tujuan agar kita semua dapat memutus mata rantai penyebaran COVID-19,”tutupnya.

Disela – sela rillis berlangsung giat penyerahan Piagam Penghargaan atas keberhasilan Polres Banyuasin khususnya Satreskrim beserta jajaran telah berhasil menangkap pelaku penganiayaan terhadap Wartawan.

Piagam Penghargaan Diserahkan Langsung Irawan ketua Pengurus Daerah Ikatan Wartawan Online (IWO) Banyuasin kepada Kapolres Banyuasin AKBP Imam Tarmudi S.IK., dilanjutkan penyerahan piagam penghargaan yang sama oleh Indo Sapri Ketua Ormas DPDJaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) yang diterima langsung Wakapolres Kompol Yeni Diarty, S.IK. (Red/Sadiman)

Bantuan BLT Desa Regan Agung BA III Tahap Ketiga 2021 Terealisasi

Banyuasin, Penasriwijaya.com – Kepala Desa (Kades) Regan Agung Kecamatan BA III Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan (Sumsel) menyerahkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) tahun 2021 tahap ketiga.

Di Bulan Maret pada 130 Kpm. Rp 300.000.-/Perbulan Insyaallah kalau tidak ada perubahan ini akan berlanjut sampai bulan Desember,” hal itu disampaikan Kepala Desa Regan Agung Hasan di kantor Minggu (30/5/2021).

Acara tersebut di hadiri ketua BPD (Evin Saleh) dan anggota BLT Dana Desa tersebut dibagikan secara langsung kepada pada 130 warga Desa Regan agung yang belum memiliki buku rekening Bank.

“Kepala Desa Regan Agung Hasan dalam penyerahan BLT tersebut juga menyampaikan,” di masa pandemi Covid-19 ini, bantuan BLT dari dana desa tersebut sangat bermanfaat dan membantu para warga yang kurang mampu dan yang berhak menerimanya.

“Bantuan BLT Dana Desa Tahun 2021 Desa Regan agung tahap ketiga hari ini saya serahkan, langsung kepada warga yang memang berhak menerimanya. Karena mereka sangat memerlukan bantuan itu apalagi di masa – masa pandemi Covid-19,”ucap Hasan.

“Pemerintah pusat mengintruksikan bahwa di masa pandemi ini BLT DD lebih diutamakan, dan para warga yang memang berhak menerimanya mendapatkan Rp.300.000. perorang perbulannya, dan untuk Desa Regan Agung sendiri di tahun 2021 ini yang terdaftar penerima BLT DD sebanyak 130 orang, dan itu semua sudah terseleksi oleh tim Desa Regan Agung yang menangani BLT DD, itu semua dilakukan agar BLT DD tepat mengenai sasaran,” beber Hasan.

Sementara itu saat dikonfirmasi salah seorang warga penerima BLT-DD,( ST 55) ia sangat bersyukur saya dapat bantuan dari pemerintah.

“Saya selaku warga desa Regan Agung penerima BLT DD mengucapkan terima kasih kepada pak Kades Hasan dan pemerintah, bantuan ini sangat berarti bagi saya,” ucap salah satu warga yang namanya tidak mau di publikasikan. (Sadiman)

Kadiv Pas Kanwil Kemenkumham Sumsel Apresiasi Lapas Kelas IlB Narkotika Banyuasin

Banyuasin, Penasriwijaya.com – Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Selatan (Sumsel), Dadi Mulyadi beserta jajaran kunjungi Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Banyuasin.

Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala Lapas Narkotika Kelas IIB Banyuasin, Wawan Irawan beserta pejabat Eselon IV dan V Lapas Narkotika Kelas IIB Banyuasin serta Duta Layanan Lapas Narkotika Kelas IIB Banyuasin (03/04/2021).

Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Selatan Dadi Mulyadi beserta jajaran saat berkunjungi ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Banyuasin.
Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Selatan Dadi Mulyadi beserta jajaran saat berkunjungi ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIB Banyuasin.

Dalam kunjungannya Kepala Divisi Pemasyarakatan melakukan kontrol keliling di halaman getung utama dan halaman dalam Lapas Narkotika Kelas IIB Banyuasin, klinik, dapur, bengkel kerja, dan ruang kunjungan Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Selatan. Salah satu yang menjadi perhatian Kepala Divisi Pemasyarakatan ialah toilet “apabila toilet di suatu instansi sudah nyaman dan bersih apalagi ruangan lainnya” ujar Dadi Mulyadi Kadiv Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumsel.

Di akhir kunjungan Kepala Divisi Pemasyarakatan turut memberikan arahan kepada Pejabat Eselon IV dan V Lapas Narkotika Kelas IIB Banyuasin untuk dapat terus meningkatkan pelayanan dan bersinergi agar dapat meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) apalagi dalam kondisi Covid-19 saat ini dan agar selalu menerapkan protokol kesehatan serta menjaga kesehatan. (Tim/PSJ)

Dandim 0430 Banyuasin Tingkatkan Protokol Kesehatan Covid-19

Banyuasin, Penasriwijaya.com – Bertempat di pasar Pangkalan Balai Banyuasin Kecamatan. Banyuasin III Kab Banyuasin Prov. Sumsel Dandim 0430/BA Letkol Arm Farid Hidayat P. S. C, M. Sc. bersama Bupati Banyuasin dan Forkopimda serta tenaga kesehatan Banyuasin melaksanakan penggingatan kembali tentang pentingnya mentaati protokol kesehatan yang dipimpin langsung oleh Bupati Banyuasin H.Askolani, SH., MH.,Rabu (03/02/2021).

Hadir dalam kegiatan tersebut Letkol Arm Farid Hidayat, P.S.C., M.Sc (Dandim 0430/Banyuasin). AKBP Imam Tarmudi, SIK (Kapolres Banyuasin) M. Jefry, SH., Dr. HM. Senen Har, S.Ip., M.si (Sekertaris Daerah Banyuasin) dr. Ari Fauta , SP (Wakil Ketua DPRD Banyuasin) diikuti oleh Para Asisten Kab,Banyuasin.

H.Askolani, SH., MH (Bupati Banyuasin) dalam sambuatan menyampaikan,” sebagai kepala daerah kita harus siap untuk memberikan keyakinan kepada masyarakat dan publik karena dengan kembali memperinggatkan tentang protokol kesehatan kepada masyarakat agar tetap menjaga diri keluarga dan sesama tentang bahaya virus Covid 19 ini.

“Mudah – mudahan dengan diadakanya peringgatan kembali kepada masyarakat sebagian mana anjuran pemerintah pusat kita tetap menjaga protokol kesehatan selalu, mematuhi 3 M kita jalankan dan agar menaikkan fungsi imun kita makanlah makanan yang bergizi agar tubuh kita tetap segar bugar.

Untuk masyarakat supaya tetap mematuhi peraturan serta selalu menjaga jarak dalam beraktifitas dan melaksanakan 3M agar terhindar dari virus tersebut.

Dalam kegiatan ini dilakukan serentak di seluruh instansi di kabupaten banyuasin bergerak ke tegah-tegah masyarakat untuk bersama sama menginggatkan kepada masyarakat tentang protokol kesehatan ,serta selalu menjaga kebersihan dimanapun dan kapanpun berada.

Sementara itu Dandim 0430/BA Letkol Arm Farid Hidayat P. S. C, M. Sc., mengajak masyarakat untuk selalu mentaati peraturan pemerintah tentang pentingnya menaati protokol kesehatan dalam beraktivitas ,untuk selalu menjaga jarak, pakai masker dan mencuci tangan, agar kita keluarga terhidar dari Covid 19 ini, untuk keselamatan kita semua ini,” ujarnya.(Sadiman)

Seorang Oknum Pegawai Disdik Diduga Ancam Wartawan Pakai Golok

OKU, Penasriwijaya.com – Beredar Video diduga salah seorang dari oknum pegawai dinas pendidikan di Kabupaten Banyuasin, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) membawa senjata tajam (Sajam) jenis parang, membuat pimpinan media Kontras86.com geram.

Dalam video itu, oknum pegawai di dinas pendidikan tersebut memegang parang sambil marah – marah kepada awak media, dan diketahui, korbannya adalah Hardaya salah satu wartawan dari media kontras86.com.

Didampingi Penasehat Hukumnya, Rijen Kadin Hasibuan SH, Adi dengan sapaan akrabnya sehari – harinya, beserta korban Hardaya, mendatangi SPKT Polres Banyuasin guna membuat laporan atas adanya dugaan intimidasi oleh salah seorang oknum pegawai di dinas pendidikan Banyuasin, Jumat malam (02/10/2020) kemarin.

Menurut cerita Hardaya, berawal dari dirinya ingin menemui kepala bagian SMP di dinas pendidikan. Saat itu, kepala bagian SMP langsung dapat ditemui. Karena sedang rapat, dan mau melaksanakan sholat terlebih dahulu, akhirnya dirinya harus menunggu.

“Izin kak…siapa kepala bagian SMP,” tanya Hardaya kepada orang dinas pendidikan. “Saya sendiri, kakak lagi ada rapat, sekarang mau sholat dulu,” jawab Kepala Bagian SMP.

“Iya kak, sholatlah dulu, soalnya ada yang mau diobrolkan ke kakak,” timpal Hardaya.

Lanjut Hardaya, setelah itu datanglah Thamrin dari LSM, lalu kami bersama – sama ke ruangan kepala bagian SMP tersebut, karena dilihat masih sibuk, akhirnya kami keluar, pada saat itu saya melihat ada kertas yang sudah rucek di kotak sampah lalu saya ambil, “tiba – tiba ada yang memanggil dan berkata. Ngapo kau ambek data itu kata oknum pegawai tersebut, dan saya menjawab ini kan sudah dibuang di sampah,” ujar Hardaya.

Bak disambar petir, terjadilah suasana yang menegangkan, dimana didalam isi video yang beredar oknum pegawai dari dinas pendidikan Banyuasin marah – marah sambil memegang senjata tajam berupa parang/golok.

Masih ditempat yang sama, Adi melalui penasehat hukumnya, Rijen Kadin Hasibuan SH, sesuai dengan surat tanda terima laporan polisi Nomor: STTLP/B-219/X/2020/Sumsel/RES BANYUASIN, mengatakan akan terus mengawal dan mengikuti proses hukum yang berlaku.

“Kita percayakan semua kepada pihak kepolisian, kita ikuti proses hukum yang ada,” tandasnya. ( Sadiman )

Sidang Perdana Anak Kandung Gugat Orang Tua Soal Tanah Ditunda PN Pangkalan Balai

Banyuasin, Penasriwijaya.com – Sidang Perdana perkara perdata diduga jual beli tanah waris digelar PN Pangkalan Balai. JL. HM. Asyik Aqil KM 16 Kel. Sukajadi Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin Kamis (16/7/2020).

Ibu Daminah Binti Syahabudin di ketahui digugat ketiga anak dan satu cucunya lantaran menjual tanah untuk menyambung hidup di usia senja.

Dalam perkara tersebut dihadiri langsung oleh Ibu Daminah sebagai tergugat.

Sementara itu para penggugat yang tidak lain adalah anak – anak kandung serta cucu dari tergugat yaitu Penggugat I Herawati Binti Aflaha Kasim, Penggugat II Muhammad Oktaviansyah Bin Abdul Ghani, Penggugat III Mila Katorina Binti Aflaha Kasim serta Penggugat IV Afrillina Binti Aflaha Kasim tidak hadir dan diwakili oleh kuasa Hukumnya yakni Redho Junaidi SH MH., Achmad Azhari SH, Marta S.A Hutabrat SH, MH., dan Tara Pebri Ramadan SH.MH.

Sidang yang di Ketua Majelis Hakim Muhammad Alwi, ditunda satu pekan kedepan lantaran terkendala dengan surat Kuasa dari pihak tergugat.

Sementara Hj.Daminah ketika dibincangi menuturkan bahwasanya tanah seluas 5.531 MP tersebut betul miliknya.

“Saya menjual tanah tersebut lantaran buat berobat dan kebutuhan makan sehari – hari, utang mereka pun tidak dibayar apalagi ngasih uang cuma – cuma,” tuturnya pada awak media.

Nek Daminah yang berumur 78 tahun tersebut, hanya berharap dengan hakim memberikan keputusan seadil – adilnya dan berharap mereka (anak – anak dan cucu) sadar dengan perbuatan mereka,” harapnya.

“Aku berharap hakim ngasih keputusan seadil – adilnya dan supaya mereka sadar dengan perbuatan mereka,” harapnya kepada Panitera. Sembari Nek Daminah menunjukan Bukti bahwasanya Keempat anak tersebut sudah dihibahkan tanah masing – masing 750 MP. Pada 15 Desember 2020 dengan No. 106 s/d 109/PH/BA.III/2014 Seluas Lebih Kurang 750 MP,” tegasnya.

Demi menyajikan keberimbangan berita, awak media mencoba mewawancarai pengacara penggugat namun sayang tidak berhasil, karena telihat terburu – buruh meninggalkan PN Pangkalan Balai seusai keluar dari ruang persidangan. ( Sadiman )

Diduga Soal Waris Orang Tua Digugat Anak Kandung Ke PN Pangkalan Balai

Banyuasin – Penasriwijaya.com – Ibu adalah wanita yang telah melahirkan dan membesarkan kita. tanpa seorang ibu tidak mungkin Kita bisa ada di dunia ini. Dari itu hendaklah kita berbakti kepada orang tua kita karena murka ibu murka juga illahi dan redho ibu redho juga illahi dan kutukannya jadi kenyataan.

Seorang Ibu semestinya dimasa tuanya mendapat perhatian dan kasih sayang dari anak – anaknya yang ia besarkan, namun lain halnya apa yang dialami ibu Hj Damina (78), bukannya kasih dan sayang malah sebaliknya digugat oleh anak – anaknya ke Pengadilan Negeri PN Pangkalan Balai.

“Apa ini yang di katakan akhir zaman” kata wanita yang sapaan akrabnya nenek Damina kepada awak media saat berada di tempat cucunya di Kelurahan Kedondong Raye Kecamatan Banyuasin III, Rabu (15/07/2020).

Menurut nenek Damina bahwa sekarang dirinya telah digugat di Pengadilan Negeri Pangkalan Balai oleh anak kandungnya sendiri gara – gara harta warisan.

Adapun dari Kronologisnya, begini kata nenek Damina, bahwa sebelumnya sudah menghibahkan tanah miliknya ke pada anak – anaknya. Dari keempat anak perempuan saya sudah mendapatkan bagian masing – masing tanah hibah yakni Agustina Herawati, Mila Katuarina, Hj.Aprilina dan Dewisinta,” jelasnya.

Setelah pembagian tanah hibah, tersisalah tanah seluas 10 M x 50 M. Tanah inilah yang dirinya (Nenek Damina – red) dijual untuk keperluan membiayai kehidupanya dimasa tua dan jompo sekarang ini. Ternyata hal tersebut salah, menurut anak – anak saya karena tidak melibatkan mereka selaku bakal penerima waris,” timpalnya.

Besok dijadwalkan mediasi oleh PN Pangkalan Balai. Saya berharap anak – anak saya di ketuk hatinya oleh Allah sehingga persoalan yang semestinya tidak mengenakan ini terus berlanjut dan saya mohon agar tidak lagi mempersoalakan penjulan tanah yang jelas itu milik saya selaku orang tua,” tutupnya sambil berurai air mata. ( Sadiman )

Tingkatkan Imtaq Dan Dukung Program Pemda Banyuasin Kodim 0403/Banyuasin Laksanakan Kultum Seusai Sholat Berjamaah

Banyuasin, Penasriwijaya.com – Dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan YME dan mendukung program Pemerintah Kabupaten Banyuasin yakni *Banyuasin Religius*, Kodim 0430/Banyuasin melaksanakan sholat Dzuhur berjamaah dengan mengedepankan penerapan Protokol Kesehatan (Protkes) dan melaksanakan Kultum setiap sesudah melaksanakan Sholat Zuhur berjamaah di Mushola Al-Imran Kodim 0430/Banyuasin, Selasa (7/7/2020).

Komandan Kodim 0430/Banyuasin Letkol Arh H. Alfian Amran, S.T., M.M., mengatakan, kegiatan sholat Dzuhur berjamaah dan Kuliah Tujuh Menit (Kultum) ini selain meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan YME, juga untuk mendukung salah satu visi dan misi Pemerintah Kabupaten Banyuasin yakni mewujudkan Banyuasin Religius.

Selanjutnya Letkol Arh Alfian menjelaskan, kegiatan Kultum seusai Sholat Dzuhur berjamaah ini akan dilaksanakan setiap harinya di Mushola Al-Imran Kodim 0430/Banyuasin secara bergantian, semua perwira, Bintara dan Tamtama di Kodim akan mendapat giliran untuk malaksanakan Kuliah Tujuh Menit (Kultum) dengan tujuan agar dapat menambah wawasan dan education agama bagi seluruh Prajurit Kodim 0430/Banyuasin, ” jelasnya. ( Sadiman )

Keprihatinan Dandim 0403/BA Terdapat Penyebaran Covid-19 Di Kabupaten Banyuasin

Banyuasin – Penasriwijaya.com – Komandan Kodim 0430/Banyuasin Letkol Arh H.Alfian Amran, S.T., M.M., didampingi Perwira Staf mengikuti Video Vonfrence Komandan Korem 044/Gapo Brigjen TNI Jauhari Agus Suraji, S.Sos., S.I.P, bertempat di Ruang Vidcon Kodim 0430/Banyuasin, Selasa (7/7/2020).

Dijelaskan Dandim 0430/BA, Bahwa Saat Video Conference Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Jauhari Agus Suraji, S.Sos., S.I.P sangat prihatin terhadap peningkatan yang signifikan penularan Covid 19 di Kab. Banyuasin dan Kota Palembang.

Danrem memerintahkan kepada para Dandim se Sumsel untuk memahami betul apa yang menjadi tugas tanggungjawabnya dalam Gugus Tugas Covid-19 guna membantu pemerintah daerah menangani penyebaran Corona Virus Desease (Covid) di wilayah dengan memaksimalkan pemberdayaan Gugus Tugas Covid-19 yang sudah dibentuk di Daerah masing-masing, Ajak Unsur terkait di pemerintah daerah untuk lebih intens terhadap pemutusan covid 19, sadarkan masyarakat, ajak semua komponen masyarakat untuk Lebih aktif memutuskan Penyebaran covid 19, tuturnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, bahwa Jangan lelah untuk berbuat bagi masyarakat dan sadarkan Masyarakat agar Tidak menganggap sepele dengan Covid 19, dengan diberlakukannya New Normal penyebaran Covid 19 diwilayah Sumatera Selatan cenderung lebih meningkat dibandingkan pada masa PSBB.

Dengan diberlakukannya New Normal bukan berarti Covid 19 telah hilang. New Normal atau Kehidupan Baru bertujuan untuk menjaga produktivitas di tengah pandemi virus corona COVID-19, dalam artian tetap melaksanakan kegiatan seperti biasanya tetapi harus tetap mamatuhi Protokol Kesehatan (Protkes) seperti menjaga jarak, pakai masker, jauhi kerumunan dan mencuci tangan dengan sabun, jelasnya.

Selanjutnya Letkol Arh Alfian menyampaikan,keprihatinan Dandim 0430 Banyuasin sangat berdasar setelah Kabupaten Banyuasin ditetapkan berstatus Zona Merah dikarenakan kasus pasien Covid di Banyuasin semakin hari semakin bertambah.

Untuk itu saya menghimbau kepada warga masyarakat di Wilayah Banyuasin, agar selalu menerapkan Protokol Kesehatan disetiap kegiatannya. Mari kita bersama-sama perangi Covid 19,” ajaknya.

Selanjutnya setelah melaksanakan Video Confrence, Dandim 0430/Banyuasin melaksanakan koordinasi dengan unsur terkait di Pemerintah Daerah Banyuasin, guna berkoordinasi untuk memutus mata rantai pennyebaran Virus Covid 19 di Kabupaten Banyuasin. ( Sadiman )