Kajari OKU Melalui Tim Intelijennya Berikan Penyuluhan Tentang Hukum Di Kec.Kedaton Peninjauan Raya

Baturaja, Penasriwijaya.com – Peran Kejaksaan dalam pengawasan pengelolaan Dana Desa (DD) yang dialokasikan di anggaran pendapatan dan belanja Negara untuk pencegahan, pemberantasan Korupsi dan tepat sasaran, Kejaksaan Negari (Kejari) Kabupaten Ogan Komering Ulu (Kab.OKU) memberikan Sosialisasi penyuluhan tentang Hukum di 8 (Delapan) desa Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya.

Acara dalam penyuluhan tentang Hukum tersebut dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Negara (Kajari) OKU Asnath Anytha ldatua Hutagalung, S.H. M.H., melalui tim intelijen Kejari OKU yang dipimpin oleh Kasi Intel Kejari OKU Variska Ardina Kodriansyah, SH, MH., beserta anggota jajarannya, bertindak sebagai Narasumber kegiatan penyuluhan hukum, Camat Kedaton Peninjauan Raya, Novri Zaldi, S.STP, M.Si., 8 (Delapan) kepala desa berserta perangkatnya, Pendampingan Desa.

Camat Kedaton Peninjauan Raya, Novri Zaldi, S.STP, M.Si., dalam kata sambutannya mengucapkan terima kasih atas kehadiran dari Kejaksaan Negari OKU di kecamatan ini, dalam memberikan materi bagi kepala desa dan perangkatnya.

Pentingnya acara ini bertujuan yakni dalam melaksanakan dan pengelolaan dana desa kita Kita tidak main – main, kita perlu Sosialisasi, penyuluhan hukum seperti ini, acara seperti ini, Kan kita bisa menambah pengetahuan di bidang hukum.

“Mari bersama – sama memperhatikan serta mendengarkan yang akan di sampaikan oleh pihak Kejaksaan,
Hal itu bertujuan agar dalam pengelolaan Dana Desa kita semakin benar,” terangnya.

Kepala Seksi Intelijen Kejari OKU Variska Ardina Kodriansyah, SH., MH., dalam penyampaian awal materinya memaparkan tentang sesuai tugas dan fungsi aparatur Kejaksaan sebagaimana diatur dalam UU No 16 tahun 2004 tentang Kejaksaan RI, serta kewenangan aparatur Kejaksaan sebagaimana diatur dalam pasal 30 UU No.16 tahun 2004 Tentang Kejaksaan meliputi kewenangan Di bidang pidana yang terdiri dari melakukan penuntutan; melaksanakan penetapan hakim dan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap. Melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan putusan pidana bersyarat, putusan pidana pengawasan, dan keputusan lepas bersyarat, melakukan penyidikan terhadap tindak pidana tertentu berdasarkan undang – undang; melengkapi berkas perkara tertentu dan untuk itu dapat melakukan pemeriksaan tambahan sebelum dilimpahkan ke pengadilan yang dalam pelaksanaannya dikoordinasikan dengan penyidik. Sedang di bidang perdata dan tata usaha negara Kejaksaan dengan kuasa khusus, dapat bertindak baik di dalam maupun di luar pengadilan untuk dan atas nama negara atau pemerintah. Dan dalam bidang ketertiban dan ketenteraman umum, Kejaksaan turut menyelenggarakan kegiatan peningkatan kesadaran hukum masyarakat; pengamanan kebijakan,” jelas Kasi Intel.

Selain menjelaskan tentang tugas dan fungsi aparatur kejaksaan, Variska juga menjelaskan tentang fokus penggunaan dana desa tahun 2021 yang terdiri dari tiga proritas penggunan dana desa tahun 2021 yang mengacu pada program Sustainable Development Goals (SDGs) Kementerian Desa yang berisi 18 poin yang sejalan dengan SDGs Nasional dengan target tercapainya desa tanpa kemiskinan, kelaparan, keterlibatan perempuan, air bersih dan sanitasi, serta pertumbuhan ekonomi desa yang merata. “SDGs dari Kementerian Desa ini mengarahkan desa agar mampu berinovasi, kelola potensi yang ada di desa agar dapat menjadi income bagi desa dan masyarakat desa, kalau di wilayah Kedaton ini kelola kawasan sungai (Sungai Ogan) agar dapat menjadi tempat wisata, sehingga bisa menjadi sumber pendapatan desa dan masyarakat,” terang Variska.

“Kami mengharapkan kepada Kepala desa di Kabupaten OKU ini supaya dalam pelaksanaan dana desa bisa terlaksana dengan baik dan benar. Apabila dalam pengelolaan dana desa tersebut menyimpang “Kan kita sendiri yang susah yang pastinya akan berurusan dengan hukum,” tegasnya.

Kami datang kesini selain untuk memberi materi juga untuk mengingatkan jangan sampai dalam pengelolaan dana desa itu menyimpang. Sebab penegakan hukum represif dilakukan dalam upaya pencegahan supaya penyelewengan tidak terjadi.

Masyarakat di perhatikan dalam mewujudkan kesejahterakan, hal itukan bisa memajukan desa itu sendiri, dengan sendirinaya desa itu akan mandiri,”

Adakan kegiatan – kegiatan desa yang sesuai dengan aturan yang benar dengan melalui Dana desa itu sangat bermanfaat bagi desa itu sendiri,” jangan jadikan dana desa desa untuk kepentingan pribadi,” jelas kasi Intel.

Sementara “Kasubsi Ekonomi, Keuangan dan Pengamanan Pembangunan Strategis Kejari OKU Hendri Dunan, SH., dalam hal itu juga menjelaskan,” acuan penanganan tindak pidana korupsi adalah mengacu pada UU No.  31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi  junto UU 20 tahun 2001 tentang  Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Kegiatan yang dilakukan Kejari OKU ini adalah upaya pencegahan tidak pidana korupsi dalam pengelolaan dana desa. Jangan sampai terjadi adanya penyimpangan dalam pengelolaan dana desa. Jika ada penyimpangan, ditegaskannya maka akan berbenturan dengan hukum

“Hingga saat ini alhamdulillah tidak ada laporan masuk di Kejari OKU terkait pengimpangan dana desa di Kecamatan KPR ini, tetap ikuti aturan yang ada, jangan sampai ada indikasi penyimpangan,” ujar Hendri Dunan mengawali materinya.

Menurut Hendri secara umum kecenderungan penyimpangan dalam pengelolaan dana desa terjadi karena murni kesalahan kepala desa dan tidak murni kesalahan kepala desa. Penyimpangan pengelolaan yang terjadi karena murni kesalahan Kepala Desa dapat dilihat dengan indikasi : Duplikasi anggaran ; penggunaan tidak sesuai peruntukan; meminjam sementara dana desa untuk kepentingan pribadi, namun tidak dikembalikan; pungutan/ pemotongan dana desa oleh oknum pejabat kecamatan atau kabupaten; membuat perjalanan dinas fiktif; mark-up pembayaran honorarium perangkat desa;  mark-up pembelian ATK dan membuat kegiatan atau proyek fiktip dengan menggunakan dana desa.

Sedangkan kecenderungan penyimpangan pengelolaan dana desa yang disebabkan tidak murni kesalahan kepala desa dapat dilihat dengan indikasi : kesalahan bisa terjadi karena kelemahan dalam administrasi keuangan; terjadi kesalahan perencanaan; terjadi kesalahan dalam penyusunan laporan; kesalahan dalam penyusunan spesifikasi pekerjaan dan kesalahan estimasi biaya

“Di Kabupaten OKU sudah ada 5 kepala desa yang terkait masalah hukum, jangan ada lagi kades tersangkut, ingat proses pengadilan tindak pidana korupsi bukan hanya memenjarakan pelaku tindak pidana korupsi, tapi juga mengejar aset pelaku untuk mengembalikan kerugian negara,” tandas Hendri. (SP@di)

Awam Adakan Silahturahmi Sesama Insan Pers Kita Harus Kompak

Baturaja, Penasriwijaya.com – Dalam menjaga dan menjalin silaturahmi sesama Insan Pers, Aliansi Wartawan Koran Mingguan (Awam) Kabupaten Ogan Komering Ulu (Kab.OKU) mengadakan pertemuan bertempat di kantor Koran One Reformasi di Jl.Garuda Mas samping Islamc Center. Sabtu (16/10/2021).

“Terbentuknya Awam ini di tahun 2006, dan sampai sekarang masih berjalan. Tujuan pertemuan ini kita sama – sama berharap untuk menyatukan Wartawan khususnya di Kabupaten OKU. Dan menjaga keutuhan Jurnalis,” kita Ketua Umum Awam Udin Heriyanto, saat memberikan kata sambutan di acara tersebut.

Apabila ada benturan di lapangan kalau kita bersatu hal itu pasti ada jalan keluarnya, tetapi jangan keluar dari presedur yang berlaku, sesuai dengan Undang – undang Pers dan kode etik. Kita sama – sama mencari jalan keluarnya,” jelas Udin.

Jadikan pertemuan ini untuk menjalin silahturahmi yang berkelanjutan, agar kekompakan kita dalam melaksanakan tugas sebagai Jurnalis bisa terlaksana dengan baik dan benar sesuai dengan harapan kita semua rakyat, khususnya bagi Bangsa Indonesia. Dan Awam bukan untuk di Kabupaten OKU saja tetapi untuk seluruh Wilayah Indonesia” jelas Udin.

Asmara Nian salah satu dari Jurnalis yang bertugas di Kabupaten OKU mengatakan,” dalam melaksanakan tugas sebagaimana Jurnalis kita harus menjalin kekompakan, hal itu sangatlah penting, agar terbentuknya saling tenggang rasa satu sama lain,” ucapnya.

“Kalau kita kurang kompak kita akan mudah termakan yang nama isu untuk memecah belahkan persahabatan kesatuan kita dalam melaksanakan tugas kita itu sendiri, apa bila ada problem kita sama – sama memecahkan masalah itu. Dan saya sangat mengapresiasi adanya hal semacam ini,” terang Asmara.

Hadir dalam pertemuan silahturahmi Awam tersebut, Ketua, Penasehat, anggota Awam, puluhan Insan Pers dan undangan lainnya. (SP@di)

Kasi Intel Kejari OKU Variska Ardina Kodriansyah, SH, MH : Jangan Ada Penyimpangan Dalam Pengelolaan Dana Desa

Baturaja, Penasriwijaya.com – Upaya pencegahan terjadinya penyimpangan dalam pengelolaan Dana Desa (DD) di Kabupaten Ogan Komering Ulu (Kab.OKU) Kejaksaan Negara (Kejari) OKU melakukan giatnya dengan memberikan penyuluhan tentang Hukum ke 12 (Dua Belas) Desa yang ada di Kecamatan Pengandonan. Jum’at (8/10/2021)

Photo Bersama pada saat acara Penyuluhan tentang Hukum
Photo Bersama pada saat acara Penyuluhan tentang Hukum

Camat Pengandonan Oktaria Rosalina.S.Ip.M.Si., dalam kata sambutannya mengucapkan terima kasih atas kedatangan dan kehadiran dari Pihak Kejari OKU, pihak PMD, para kepala desa dan perangkat desanya yang hadir dalam acara Penerangan tentang Hukum ini,” ucap Camat Pengandonan.

“Mari kita dengarkan bersama – sama. Ini acara sangatlah penting agar di kedepannya nanti kita bisa mengerti serta memahami tentang peraturan dan larangannya dalam pengelolaan Dana Desa,” sampai Camat Pengandonan.

Kepala Kejaksaan Negara (Kajari) OKU Asnath Anytha ldatua Hutagalung, S.H. M.H., melalui tim intelijen Kejari OKU yang dipimpin oleh Kasi Intel Kejari OKU Variska Ardina Kodriansyah, SH, MH., yang bertindak sebagai Narasumber dalam kegiatan penyuluhan hukum dan Kepala Dinas (Kadin) Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) OKU, Drs Ahmad Firdaus, MSi., diwakili oleh Kabidnya, menjelasan tentang peraturan pemerintah dalam hal pengelolaan Dana Desa (DD).

Selain menyampaikan Tugas dan pungsi dari Kejaksaan, Kasi Intelijen Kejari OKU Variska Ardina Kodriansyah, SH, MH., juga mengajak agar Kepala desa untuk selalu mementingkan masyarakatnya juga pembangunan desa, apa bila itu dijalankan dengan benar maka tidak ada lagi yang namanya kesalahan.

Jangan ada penyimpangan dalam menggunakan Dana Desa dari Fiktif maupun Mar-up, apa bila hal itu terjadi maka bisa dipastikan terjerat dengan hukum. “Kan Kepala desa itu sendiri yang merasakannya,” kata Kasi Intel Kejari OKU.

“Hal itukan sudah ada aturannya” sesuai dengan ketentuan yang berlaku, pastinya dalam menjalankan tugasnya, kepala desa bekerja bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat serta memajukan desanya,” sampai Kasi Intel.

Dalam pengelolaan Dana Desa diharapkan agar penggunaannya semaksimal mungkin, untuk kepentingan bersama dalam memakmuran dan kesejahteraan bersama itu yang diharapkan, jangan sampai digunakan untuk kepentingan pribadi,” tegas Kasi Intel.

Hadir dan di ikuti dalam acara Punyuluhan tentang Hukum tersebut, Kasi Intelijen Kejari OKU, Variska Ardina Kodriansyah, SH, MH., beserta setaf tim intelijen Kejari OKU, Kadin PMD OKU, Drs Ahmad Firdaus, MSi., diwakili oleh Kabidnya, 12 Kepala Desa serta perangkat desanya dimasing – masing. Dan Acara kegiatan tersebut berjalan lancar serta mengikuti Protokol Kesehatan.
(SP@di)

Dua Belas Desa Di Kec. Pengandonan Gelar Acara Sosialisasi Pencegahan Tindak Pidana Korupsi

Baturaja, Penasriwijaya.com – Dua Belas Desa di Kecamatan Pengandonan Kabupaten Ogan Komering Ulu (Kab.OKU) mengelar acara Sosialisasi Pencegahan Tindak Korupsi bertempat di Kantor Kepala Desa Tanjungan. Rabu (6/18/2021).

Terima kasih kepada Pihak Kepolisian Resor (Polres) OKU melalui Kanit Tipikor Polres OKU, yang telah hadir dan memberikan pelayanannya terhadap masyarakat khususnya di desa yang ada di Kecamatan Pengandonan,” kata Camat Pengandonan Oktaria Rosalina.S.Ip.M.Si.

Acara ini perlu dilakukan dan ini sangatlah penting, agar nantinya kita semua bisa tahu bahwa dalam melaksanakan serta pengelolaan Dana Desa tidak terjadi pelanggaran Hukum, dan ini perlu selalu kita ingatkan bersama,”kata Camat Pengandonan.

Mari kita bangun desa kita agar maju dan sejahtera, “Dana desa bukan untuk keperluan kita pribadi tetapi keperluan masyarakat desa, kalau berani main – main dengan dana desa tanggung sendiri akibatnya,” cetusnya.

Terpisah, Ketua Forum Kepala Desa Kecamatan Pengandonan Rahmad Pikal mengatakan,” hari ini dua belas desa di Kecamatan Pengandonan sudah menjalani acara tatap muka dari pihak kepolisian Polres OKU,

Di gelarnya acara ini bertujuan untuk saling mengingatkan kepada kepala desa di Kecamatan Pengandonan dan bersama – sama sudah mendengarkan dalam hal pengelolaan dana desa yang baik, acara ini juga untuk menjalin silaturahmi terhadap desa yang ada di Kecamatan Pengandonan,” terang Ketua Forum.

Dalam acara Sosialisasi Pencegahan Tindak Korupsi dihadiri dan di ikuti oleh Camat Pengandonan Oktaria Rosalina.S.Ip.M.Si., Kepala Kepolisian Resor (Polres) OKU AKBP Danu Agus Purnomo, S.I.K., diwakili Kanit Tipikor Polres OKU, dan personel sebagai Narasumber. Dua Belas Kepala Desa serta perangkat Desanya. (SP@di)

Zirul Amili Kades Gunung Kuripan Dilantik Sebagai Ketua PPBI Ranting Kecamatan

Baturaja, Penasriwijaya.com – Desa Gunung Kuripan Kecamatan Pengandonan Kabupaten Ogan Komering Ulu OKU (Kab.OKU) mengelar acara Sosialisasi Budidaya Bonsai dan Pengukuhan Kepengurusan serta Pelantikan Ketua, anggota Perkumpulan Penggemar Bongsai Indonesia (PPBI) Ranting  Kecamatan Pengandonan, Kecamatan Muara Jaya. Senin (4/10/2021).

Sosialisasi Budidaya Bonsai dan Pengukuhan, Pelantikan ketua dan anggota ranting PPBI tersebut, dihadiri dan diikuti, oleh Kepala Desa (Kades) Gunung Kuripan Zirul Amili, Ketua PPBI OKU, Azhari Ali Agus dan pengurus, Camat Pengandonan Oktaria Rosalina.S.Ip.M.Si., Camat Muara Jaya Dini Justini.SE, MM., Kapolsek Pengandonan, Danramil 403-01/Pengandonan Karang Taruna Desa Gunung Kuripan tokoh Masyarakat, tokoh Agama serta undangan lainnya.

Adapun Ketua PPBI OKU Azhari Ali Agus melantik Kades Gunung Kuripan Zirul Amili sebagai ketua Kecamatan Pengandonan, Kecamatan Muara Jaya dan sebanyak 50 (Lima Puluh) anggota pengurus.

Photo Bersama dalam Kegiatan Pengukuhan Pelantikan ketua, anggota PPBI Kecamatan Pengandonan, Muara Jaya
Photo Bersama dalam Kegiatan Sosialisasi Budidaya Bonsai dan Pengukuhan Pelantikan Ketua, anggota PPBI Kecamatan Pengandonan, Muara Jaya

Camat Pengandonan Oktaria Rosalina.S.Ip.M.Si., dalam ha itu mengatakan,” kegiatan pelantikan Kepengurusan PPBI Ranting Kecamatan ini sangat positif, hal ini untuk memancing masyarakat khususnya pemuda remaja Karang Taruna,” ucap Camat Pengandonan.

Giat seperti ini juga menciptakan kreasi yang unik dalam pembentukan karakter kepribadian yang sangat kreatif. Selamat atas dilantiknya Kepala Desa Gunung Kuripan Zirul Amili, semoga amana dan sangat terpenting, mendorong menciptakan hal yang positif bagi masyarakat desa,” ucapnya.

Sementara, Kepala Desa Gunung Kuripan Zirul Amili sebagai ketua PPBI Kecamatan Pengandonan, Muara Jaya menyampaikan,” saya mengucapkan terima kasih atas semuanya, dalam hal ini sudah mempercayai saya sebagai ketua PPBI Ranting Kecamatan, Serta adanya acara Sosialisasi Budidaya Bonsai digelar ini, kita bisa belajar banyak tentang membentukan perawatan Bonsai,” terang Zirul.

Dirinya juga mengajak serta mengharapkan, anggota pengurusan PPBI ranting Kecamatan menjadi bagian dari organisasi yang memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan daerah, desa terutama dalam menjaga dan melesatarikan keindahan alam Kabupaten OKU, khususnya di Kecamatan.

Semoga penyebaran bonsai bisa merata di seluruh negeri wilayah Indonesia,” pungkasnya.

(SP@di)