Sekda OKU Ikuti Musrenbangnas Dan Lima arahan Presiden RI

OKU, Penasriwijaya.com – Presiden Republik Indonesia (RI) Ir.H.Joko Widodo membuka Musyawarah Pembangunan Nasional (Musrenbangnas) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2021-2025 di Istana Negara Jakarta melalui siaran TVRI, Kamis (30/04/2020).

Dari Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Musrenbangnas pada pembukaan yang secara langsung di siaran melewati TVRI tersebut, Bupati OKU Drs. H. Kuryana Azis diwakili Sekretaris Daerah Dr. Ir. H. Achmad Tarmizi, SE, MT, M.Si, MH., Asisten III Setda OKU Romson Fitri, SH, MH., Kepala Bappelitbangda, Ir Gunawan Somad, MM., Kepala BKAD, Kadin PUPR, dan Kadin Perkim bertempat di ruang induk rumah dinas Bupati OKU.

Presiden Joko Widodo minta reformasi struktural untuk sistim kelembagaan yang sederhana. Menurutnya, proses birokrasi yang sederhana menghasilkan kebijakan yang memiliki dampak lebih cepat, sehingga perizinan dari pusat ke daerah akan semakin mudah.

Dalam musyawarah pembangunan nasional, lima arahan Presiden Joko Widodo yaitu pembangunan SDM, pembangunan infrastruktur, penyederhanaan regulasi, penyederhanaan birokrasi, serta transformasi ekonomi.

Pada Musrenbangnas, Presiden Jokowi mendengarkan paparan dari Menteri PPN/Kepala Bappenas Harsono Monoarfa tentang pelaksanaan Musrenbangnas 2020, penyusunan visi Indonesia dan rancangan teknokratik RPJMN 2021-2025.

Adapun tema yang diangkat pada pembangunan tahun 2021 adalah mempercepat pemulihan ekonomi dan reformasi Sosial.

Menurut UU nomor 25 tahun 2004 Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas untuk menyiapkan rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah (RKP) setiap tahunnya. Rancangan awal RKP tersebut memuat prioritas pembangunan rancangan kerangka ekonomi makro dan pendanaan, indikasi program kementerian dan lembaga.

Setiap K/L menyusun Rencana Kerja kementerian/lembaga (Renja K/L) mengacu kepada rancangan awal RKP 2021.

Dalam penyusunan rancangan awal RKP 2021 dilakukan rangkaian Musrenbangnas tahun 2020 untuk mewujudkan sinergi antara RKP dengan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang akan mendorong pencapaian sasaran prioritas pembangunan nasional.

Fokus pembangunan tahun 2021 pemulihan industri, pariwisata, dan investasi, reformasi sistem kesehatan nasional, reformasi sistem jaring pengaman sosial, reformasi sistem ketahanan bencana.

Ditengah pandemi Covid-19 ini, presiden Jokowi menyampaikan optimismenya bahwa bangsa ini akan bangkit, tahun ini adalah tahun recovery, tahun pemulihan dan tahun rebound. Untuk itu selain kecepatan dalam mengatasi Covid-19, kita juga perlu kecepatan untuk pulih dan recovery akan berjalan sesuai harapan. (SP@di)

Kapolda Sumsel Berikan 254 Krat Telur Ayam Kepada PHL di Lingkungan Polda Sumsel

Palembang, Penasriwijaya.com – Kepala Kepolisian (Kapolda) Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Pol.Drs. Priyo Widyanto, M.M., melalui Kepala bidang (Kabid) Keuangan Polda Sumsel Kombes Pol.Heni Kresnowati Soepandi Putri, S.E., M.Si., menyerahkan secara simbolis bantuan telur ayam kepada Pekerja Harian Lepas (PHL) yang ada dilingkungan Polda Sumsel bertempat di gedung Anton Sujarwo Polda Sumsel Jl. Jenderal Sudirman Km. 4,5 Palembang, Kamis (30/4/2020)

Dalam kesempatan tersebut, Kabidkeu Polda Sumsel menyampaikan, “hari ini kita menyalurkan bantuan dari Kapolda Sumsel berupa telur ayam sebanyak 254 (dua ratus lima puluh empat) krat kepada seluruh PHL yang selama ini bekerja dilingkungan Polda Sumsel, setiap 1 (satu) orang PHL masing – masingnya mendapat 1 (satu) karpet yang berisi telur ayam, untuk penyerahan kita berkoordinasi melalui bagian Renmin satuan kerja masing – masing.

Bantuan telur ayam yang diserahkan hari ini merupakan bentuk kepedulian pimpinan kita kepada para pekerja honorer dilingkungan Polda Sumsel saat kondisi menghadapi pandemi Covid-19, selain itu juga membantu meringankan beban antar sesama khususnya disaat bulan suci Ramadhan,” terangnya.

Ungkapan rasa syukur disampaikan oleh Fauzy salah satu PHL yang bekerja di Subbid Penmas Bidhumas Polda Sumsel, Fauzi mengatakan, “Syukur Alhamdulillah, saya sangat berterimakasih atas bantuan yang diberikan oleh Bapak Kapolda Sumsel kepada kami yang bekerja di Satker Polda Sumsel. Ini sangat berguna bagi kami, tentunya kami sangat senang karena kami sangat diperhatikan oleh Bapak Kapolda Sumsel dan ini juga menjadi motivasi kami supaya bekerja sebaik mungkin untuk kedepannya,” ucapnya. (Sadiman)

Dengan Video Confrence Kejari OKU Gelar Program Jaksa Menyapa Di Radio RRI Palembang

OKU, Penasriwijaya.com – Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ulu (Kejari OKU) menggelar Program Jaksa menyapa di Radio Republik Indonesia (RRI) Palembang, bertempat di ruang aula kantor Kejari OKU, Kamis (30/4/2020)

Acara Program Jaksa menyapa tersebut dilakukan dengan cara video confrence dengan mengambil tema “Peranan Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ulu (Kejari OKU) dalam menghadapi wabah Virus Corona (Covid-19)”.

Kepala Kejaksaan Negeri OKU (Kajari OKU) Bayu Paramesti, SH., langsung menjadi di pembicara dalam Program Jaksa menyapa Radio Republik Indonesia (RRI) Palembang yang merupakan program kerjasama antara RRI Palembang dengan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan (Sumsel),

Dalam acara tersebut, Kajari OKU Bayu Paramesti, SH., didampingi Kasi Intelijen Kejari OKU Abu Nawas, SH., Kasi Datun Ade Chandra P, SH., Kasi Pidum Mirsyarizal, SH., MH., dan Kasubag BIN Niku Senda, SH., dan acara Jaksa Menyapa yang dipandu oleh penyiar RRI Palembang Rian dan Nur Aisya.

Kajari OKU Bayu Paramesti menyampaikan bahwa saat wabah Covid-19 saat ini pelayanan di Kejari OKU tetap berjalan seperti biasa, hanya beberapa kegiatan mengalami penyesuaian dalam tata kerjanya diantaranya penyesuaian yang dilakukan.

“Menurut Kajari OKU, antara lain melakukan persidangan dengan menggunakan video confrence dengan beberapa pegawai, ada yang melakukan work form Home (WFH), serta program Jaksa Masuk Sekolah/Jaksa Masuk Kampus dan Penyuluhan yang tidak di laksanakan.

“Hal itu juga dalam Penyesuaian – penyesuaian, tidak mengurangi kualitas kinerja di Kejari OKU untuk pelayanan publik tetap berjalan seperti biasa dan juga tidak mengurangi kulitas pelayanan kita kepada masyarakat,” terang Kajari OKU.

Sidang tetap dibuka dan terbuka untuk umum. Namun tetap harus mematuhi protokol kesehatan, dan para saksi dipanggil secara sah dan patut sesuai peraturan perundang – undangan, seluruh kegiatan pegawai di Kejari OKU saat wabah Covid-19 ini mengacu pada protokol Kesehatan sesuai dengan arahan pemerintah.

“Kita laksanakan kerja berdasarkan instruksi Presiden dan Jaksa Agung, serta masing – masing pegawai menggunakan masker, dikantor kita sediakan tempat cuci tangan, dan hand sanitaizer, serta di ukur temperatur suhu tubuh saat akan memasuki kantor,” kata Kajari OKU saat menjawab pertanyaan penyiar RRI terkait prosedur penanganan Covid-19 yang dilakukan di Kejari OKU.

Menurut Kajari OKU protokol kesehatan sudah dilaksanakan sejak awal adanya pandemi dan lebih dikuatkan lagi sejak adanya Surat Edaran Jaksa Agung No.6 tahun 2020 tentang Protokol Pelayanan Publik di Lingkungan Kejaksaan dan “Alhamdulillah hingga saat ini tidak ada pegawai kita yang berstatus PDP, kita terapkan social distancing dan physical distancing, kita cari yang paling sehat, paling aman untuk pegawai kejaksaan dan masyarakat,

“Masyarakat yang akan ke kantor kita juga diwajibkan menggunakan masker dan mencuci tangan, untuk pegawai masker disediakan oleh kantor,” tambah Kajari.

Terkait Peran Kejaksaan Negeri OKU dalam Satgas Covid-19, Kejari OKU menjadi Wakil Ketua dan juga sebagai bidang pengawasan” pada tanggal 28 April 2020 telah ditandatangani perjanjian dalam rangka refocusing anggaran, realokasi anggaran dan pengadaan barang dan jasa terkait penanganan Covid-19,” ungkap Kajari OKU.

Saat ditanya penyiar RRI terkait fokus kejaksaan dalam pendampingan penanganan Covid-19, Kajari OKU menjelaskan “pihaknya fokus pada pengadaan barang dan jasa dalam penanggulangan Covid-19.”Pasca penandatanganan. Perjanjian, kita menunggu dari dinas terkait yang mengajukan pendampingan dalam pengadaan barang dan jasa dalam penanggulangan Covid-19 ini,” jelas Kajari.

Kajari OKU juga berharap dengan adanya pendampingan dan monitoring dari Kejaksaan tidak akan terjadi penyimpangan ditengah wabah virus corona ini, dan apabila itu terjadi, akan kita proses secara hukum dengan tuntutan tinggi jika terjadi penyimpangan nantinya. Jangan berupaya ambil untung / mengambil kesempatan dalam kesempitan ditengah bencana wabah ini,” tegas Kajari OKU.

Menjawab pertanyaan Yanti pendengar RRI Palembang asal Prabumulih yang mempertanyakan terkait anggaran orang miskin baru (misbar) dan partisipasi Kejari OKU dalam penanganannya, Kajari OKU menjelaskan bahwa terkait misbar saat ini Pemkab OKU tengah pendataan.

“Dari Internal Kejaksaan, beberapa pegawai kita bekerjasama dengan berbagai pihak (media dan ormas) memberikan bantuan kepada orang – orang yang terdampak Covid-19,” ucap Kajari OKU.

Sementara itu menjawab pertanyaan pendengar RRI Palembang lainnya Raihan yang mempertanyakan objektivitas jaksa dan hakim dalam sidang yang dilaksanakan dengan cara video confrence, menurut Kajari OKU kegiatan sidang menggunakan video confrence tetap dilaksanakan terbuka untuk umum, proses persidangan juga tetap dilaksanakan secara objektif, jaksa dan hakim tetap mendengarkan keterangan saksi yang dihadirkan dan keterangan terdakwa.

Dalam kesempatan tersebut Kajari OKU, Bayu Paramesti SH., juga menyampaikan Himbauan kepada warga Kabupaten OKU khususnya dan Sumsel umumnya untuk tetap menjaga kesehatan dan mematuhi himbauan pemerintah.

“Tetap jaga kesehatan, cuci tangan dan gunakan masker, jaga kesehatan serta keamanan diri masing-masing dan keluarga, dan kita sama-sama berharap tidak sampai terjadi PSBB,” pungkasnya. (SP@di)

Lagi : Pemkab OKU Menerima Bantuan Paket Sembako, Masker Dan APD

OKU, Penasriwijaya.com – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (Pemkab OKU) menerima bantuan berupa paket sembako, masker dan Alat Pelindung Diri (APD) bertempat di ruang Abdi Praja, Rabu (29/04/2020).

Penyerahan bantuan ini sebagai wujud kepedulian sosial dan kemanusiaan bagi para medis dan dokter serta masyarakat dalam menjalankan tugas untuk mencegah Covid-19 di Kabupaten OKU.

Hal itulah yang membuat pihak BUMN/BUMD dan perbankan di Kabupaten OKU, seperti Bank Sumsel cabang Baturaja, Bank Sumsel Syariah cabang Baturaja, BPS OKU, Bulog dan Kemenag OKU untuk meringankan masyarakat OKU dalam menghadapi Covid-19.

Penyerahan Masker, APD, dan sembako kepada tim penanganan Covid-19 yang diterima oleh ketua dan wakil ketua penanganan Covid-19 untuk selanjutnya di serahkan kepada tenaga medis dan masyarakat yang membutuhkan.

Ketua Satgas Covid-19 OKU Drs. H. Azis, mengucapkan terima kasih kepada pihak BUMN/BUMD, perbankan, dan instansi lainnya yang telah meringankan para medis dan masyarakat dalam membutuhkan alat kesehatan tersebut. Ketua Satgas juga mengapresiasi kepada segenap komponen masyarakat baik itu BUMN/BUMD, Perbankan, Komunitas, kelompok organisasi dan relawan yang telah bahu membahu untuk memberikan bantuan kepada tim pencegahan dan penanggulangan Covid-19 di Kabupaten OKU.

Pada kesempatan ini, Bupati mengharapkan semua masyarakat untuk disiplin dan mematuhi aturan agar Covid-19 segera berakhir, sehingga kita dapat beraktifitas normal dan kegiatan masyarakat dapat pulih kembali,” ucap Bupati OKU.

Sebanyak 300 paket sembako yang diserahkan oleh pimpinan cabang Bank Sumsel Babel Syariah Zul Hamda Ahsani, diikuti penyerahan alat kesehatan berupa APD oleh pimpinan Bank Sumsel Babel cabang Baturaja Dhanis Faisal.

Serta Kepala Sub Divre Bulog Cabang OKU Deni Laksana Putra menyerahkan APD. Ir. Budiriyanto kepala BPS Kabupaten OKU memberikan 200 lembar baju APD. Sedangkan Kakan Kemenag OKU Drs. H. Ishak Putih, M.Si memberikan 1200 lembar masker kepada tim penanggulangan Covid-19 Kab OKU.

Hadir pada acara ini Kapolres, Dandim 0403 OKU, Sekda, Asisten, OPD, RS. Ibnu Sutowo, RS DKT dan RS. Antonio.(SP@di

Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel Gelar Konferensi Pers Ungkap Kasus Peredaran Narkoba

Palembang, Penasriwijaya.com – Ditengah merebaknya wabah Covid 19 di Indonesia tidak meyurutkan niat para pengedar narkoba untuk melancarkan aksinya untuk mengedarkan Narkoba.

“Namun hal tersebut tidak mematahkan semangat Aparat Kepolisian dari Direktorat Narkoba Polda Sumatera Selatan (Sumsel) untuk memberantas peredaran Narkoba, dan dalam hal ini Polda Sumsel tidak main – main untuk memberantas Peredaran narkoba di Sumsel.

Hal ini terbukti dengan di ungkapnya Peredaran narkoba jenis sabu sebanyak 2.059,3 gram dan Pil ekstasi 468 Butir.

Saat Digelarnyanya Konferensi Pers ungkap kasus peredaran narkoba pada Rabu, (29/4/2020) di halaman depan gedung Narkoba Polda Sumsel. Kabid Humas Polda Sumsel.

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Pol. Drs. Priyo Widyanto, M.M., melalui Kombes Pol Drs.Supriadi, M.M., didampingi Direktur Narkoba Polda Sumsel Kombes Heri Istu, mengatakan “dari terungkapnya kasus Narkoba yang direlease hari ini, dengan jumlah 2.059,3 gram sabu dan 468 butir ekstasi. Direktorat Narkoba bersama stake holder terkait dalam hal ini Bea Cukai Sumbagtim, dari jumlah barang bukti tersebut, cukup banyak masyarakat yang terselamatkan kurang lebih 12.000 jiwa.

“Kita bisa bayangkan apabila peredaran narkoba ini bisa terlewatkan, begitu dasyatnya dampak dari bahaya Narkoba, Untuk itu mari kita bersama-sama perangi narkoba,”Ujar kabid Humas.

Kabid Humas menambahkan, “apabila ada informasi terkait peredaran narkoba di Sumsel agar kiranya menginformasikan kepada Kepolisian. Dengan adanya informasi tersebut Polri akan memutus rantai peradaran narkoba dan menindak tegas para bandar narkoba di Sumatera selatan,”himbaunya.

Sementara, Direktur Narkoba Polda Sumsel Kombes Pol Drs. Heri Istu dalam kesempatanya merelease barang bukti dari masing – masing tersangka. Dari 7 (tujuh) laporan polisi dengan jumlah tersangka 10 laki – laki dan1( satu) orang wanita, Diantaranya yaitu: GW, MW dengan barang bukti 5 bungkus Narkotika jenis shabu dengan berat 491 gram, lalu IBB, SR dengan barang bukti 1 Paket Narkotika Jenis Shabu dengan berat 266 gram kemudian tersangka MD barang bukti 1 bungkus plastik warna hijau bertuliskan Chinese Pin Wei berisikan 1 paket besar Shabu dengan berat lebih kurang 1.000 gram. Tersangka RS, DN barang bukti 468 butir Pil Ekstasi dengan berat 166 gram. Tersangka MY barang bukti 1 Paket Narkotika Jenis Shabu dengan berat 100,76 gram. Tersangka AD, SS dengan barang bukti 1 Paket Narkotika Jenis Shabu dengan berat 101,18 gram dan Tersangka HS dengan barang bukti 1 Paket Narkotika Jenis Shabu berat 100,36 gram.

“Semua tersangka akan dikenakan Primer pasal 114 ayat 2 Subsider 112 Ayat 2 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika. Ancaman hukuman penjara paling singkat 20 tahun paling lama seumur hidup. untuk subsider singkat 6 tahun, paling lama 20 tahun maksimal seumur hidup,”ujar Direktur Narkoba Polda Sumsel.

Menurutnya, Ditengah Covid 19 tidak menyurutkan para bandar dan pengedar untuk beraktivitas mengedarkan narkoba, namun hal tersebut tidak juga menyurutkan semangat aparat kepolisian untuk memberantas peredaran narkoba di Sumsel di tengah situasi pademi Covid 19,” pungkasnya. ( Sadiman )

Pemkab OKU Gelar Rapat Optimalisasi Kinerja Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19

OKU, Penasriwijaya.com – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (Pemkab OKU) menggelar rapat Optimalisasi Kinerja Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten OKU bertempat di ruang Abdi Praja, Rabu (29/04/2020).

Menyikapi status daerah Kabupaten OKU menjadi zona merah oleh Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), semua ini tentunya menjadi perhatian kita bersama demikian hal itu telah disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) OKU, Dr Drs H Ahmad Tarmizi, SE., MT., M.Si., MH.,
selalu wakil ketua Satuan tugas Covid-19 mengawali laporannya dalam Rakor Penanganan Percepatan Covid-19.

Bupati OKU yang juga sebagai Ketua Satgas Covid-19 OKU Drs.H.Kuryana Azis didampingi Kapolres OKU AKBP Arif Hidayat Ritonga, S.I.K, MH., serta Dandim 0403/OKU Letnan Kolonel Arh.Tan Kurniawan, S.AP., M.IP., prihatin atas terus meningkatnya jumlah yang teridentifikasi positif.

Untuk itu Bupati mengajak kita semua untuk bersama – sama mengatasi masalah ini. Tugas ini bukan hanya tugas pemerintah, lembaga, tetapi tugas dari seluruh lapisan masyarakat yang harus bersatu, bersinergi dalam menangani Covid-19 ini,” ucap Bupati OKU.

Terkait hal itu, Bupati mengajak seluruh komponen masyarakat untuk mencegah dan memutus penyebaran Covid-19 adalah mengikuti himbauan pemerintah, diantaranya adalah untuk tidak mudik lebaran pada tahun ini,” harap Bupati OKU.

“Bagi pendatang yang masuk ke Kabupaten OKU, harus dapat mengantisipasi dengan melaksanakan pemeriksaan kesehatan apalagi mereka yang datang dari wilayah pandemi Covid-19.

Hal ini tentu sangat terkait dengan keberadaan posko pengamanan. Pada kesempatan ini Bupati mengatakan untuk dapat menambah posko terpadu di perbatasan OKU yakni di desa Gunung Meraksa kecamatan Lubuk Batang, karena dinilai tepat sebagai pintu masuk Kabupaten OKU, Begitu juga posko di desa Gunung Meraksa kecamatan Pengandonan, sedangkan posko di Batumarta tidak mengalami perubahan tempat.

Seiring dengan bertambahnya jumlah konfirmasi positif, Pemda akan menyiapkan gedung Lokalitbang Depkes OKU untuk dijadikan cadangan tempat isolasi pasien selain Hotel Baturaja, sementara itu Hotel Harison disiapkan untuk para medis yang bertugas sebagai tempat karantina.

Selain itu juga bagi pasien Covid-19 yang meninggal dunia, diminta untuk dibuatkan SK regu pemakaman oleh dinas sosial, Pemda telah menyiapkan lahan pemakaman di Desa Kurup Kecamatan Lubuk Batang yang jauh dari pemukiman, sebagai langkah antisipasi kalau ada penolakan dari warga masyarakat.

Bupati juga mengharapkan himbauan yang disampaikan kepada masyarakat, seperti bekerja, belajar, dan beribadah di rumah, tidak berkumpul di tempat keramaian, harus diperkuat dengan SK Bupati.

Mengenai pencairan dana BLT yang diberikan oleh pemerintah pusat selama tiga bulan, yaitu dari bulan April sampai bulan Juni, dan sekarang hampir masuk ke bulan Mei yang sangat diharapkan oleh masyarakat kurang mampu di setiap desa dan kelurahan. Bupati mengharapkan untuk segera menyelesaikan pendataan tersebut secara cepat dan tepat sehingga dapat menyentuh bagi masyarakat yang membutuhkan.

Dalam menangani pasien Covid-19 diperlukan ketersediaan alat kesehatan, diantaranya Rapid Test, SWAB, untuk itu Bupati minta kepada Dinas Kesehatan secepatnya mempersiapkan alat kesehatan tersebut, karena sangat dibutuhkan mengingat covid-19 penyebarannya sangat masif. harap Bupati OKU.

Dalam Rakor itu juga, Kapolres OKU, menyatakan “kesiapan untuk melaksanakan kebijakan pemda terkait Covid-19, personil polres siap mengamankan semua langkah dan kebijakan yang dilaksanakan, mulai dari pemeriksaan pintu masuk OKU, pengawalan pemakaman, penindakan terhadap pelanggar aturan serta pengawalan distribusi bansos,” tutur Kapolres OKU

Dandim 0403 OKU dalam hal itu juga mengatakan, “mendukung untuk memperketat semua pintu masuk OKU, melakukan sosialisasi himbauan lebih tegas lagi kepada pihak – pihak yang kedapatan masih melanggar aturan, kodim 0403/OKU bersama Polres OKU siap bersinergi dalam pengawalan dan penegakan aruran sesuai protokol kesehatan Covid-19.

Hadir pada kesempatan ini Kapolres, Dandim 0403/OKU, Asisten, OPD, dari RS Ibnu Sutowo, RS DKT dan RS. Antonio. dan (SP@di)

Bupati OKU : Saya Tidak Ingin Mendengar Ada Laporan Kecurangan Dalam Pelaksanaannya

OKU, Penasriwijaya.com – Guna untuk memastikan cadangan pangan di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) cukup hingga akhir tahun, Bupati OKU Drs. H. Kuryana Azis bersama Forkopimda OKU melakukan peninjauan kesiapan logistik Bansos BLT Covid-19 Kabupaten OKU bertempat di gudang Bulog Martapura Kabupaten OKU Timur Rabu, (29/04/2020).

Bupati OKU, Drs.H.Kuryana Azis., bersama Kapolres OKU AKBP Arif Hidayat Ritonga, S.I.K, MH., Dandim 0403/OKU Letnan Kolonel Arh.Tan Kurniawan, S.AP., M.IP., dan didampingi OPD terkait megecek secara langsung kesiapan logistik di gudang Badan Urusan Logistik (Bulog).

Hal itu guna memastikan kesiapan bantuan pangan untuk masyarakat Kabupaten OKU yang terdampak Covid-19 sesuai dengan target dan harapan.

Kancab Perum Bulog OKU. Deni Laksana Putra mengatakan “kita akan terus melakukan persiapan bantuan pangan dan perkembangannya dari mulai memastikan kualitas beras hingga pengemasan beras.”Kita akan terus melakukan pemantauan dari tahap demi tahap agar tiada kesalahpahaman nantinya.

Ia juga memastikan pihak Bulog berupaya mencapai target sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan oleh Pemkab OKU guna memberikan bantuan pangan kepada masyarakat Kabupaten OKU yang terdampak Covid-19.

Kita mempunyai 4 gudang yang kesemuanya sudah berisi diantaranya gudang di Martapura, Gudang di BK 6, di Sukarame serta di Jati Mulya dan kesemua gudang tersebut sudah terisi.

Untuk saat ini persiapan penyerapan beras premium kita targetkan mencapai 15000 ton beras, apa lagi sekarang ini lagi panen raya hal ini lebih dari target OKU Raya.

Untuk gula kita sudah datangkan 20000 Kg, dan dalam minggu ini akan datang lagi 60000 kg, dipastikan pada harinya nanti semua persiapan sudah selesai dan mencapai target dan bantuan pangan siap didistribusikan kepada masyarakat Kabupaten OKU,” ungkapnya.

Bupati OKU, Drs.H.Kuryana Azis mengatakan, “kita sudah meninjau persediaan pangan di gudang Bulog Martapura dan persediaan beras kita cukup untuk tahun ini bahkan sudah di cadangkan untuk 3 bulan berikutnya di tahun 2021,” kata Bupati OKU.

Pemerintah tidak akan diam begitu saja terutama kepada masyarakat yang secara ekonomi tergolong lemah akibat pandemi covid-19,” sambungnya.

Pemerintah Kabupaten OKU akan merealisasikan bantuan paket sembako dampak Covid-19 yang akan disalurkan ke masyarakat miskin/berpenghasilan rendah sekitar 20000 KPM yang akan menerima bansos BLT selama 3 bulan ini.

Selain itu Kuryana juga menekankan agar dalam pelaksanaan penyaluran BLT nantinya harus tepat sasaran, semangat kita harus tetap terjaga dalam menghadapi Pandemi Covid-19 ini.”Saya tidak ingin mendengar ada laporan kecurangan dalam pelaksanaannya,” tegas Bupati OKU. (SP@di)

Tim Humas Satgas Covid-19 Pemkab OKU Press Release : Untuk Selalu Ikuti Anjuran Pemerintah

OKU, Penasriwijaya.com – Untuk memberikan data dan informasi yang jelas dan akurat terhadap masyarakat, tim Humas Satgas Covid-19 Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) setiap hari melakukan press release terkait update data terkini perkembangan Covid-19 di Kabupaten OKU.

Melalui Juru bicara tim Satgas Covid-19 Kabupaten OKU Rozali, SKM., menyampaikan update data situasi perkembangan Covid-19 bertempat di kantor Pemerintah Kabupaten OKU, Kamis (29/04/2020).

“Pada tanggal 28-29 April 2020 sampai Pukul 10:00 WIB., sebagai berikut, total ODP sebanyak 130 orang, 13 orang dalam proses pemantauan , 117 orang sudah selesai pemantauan, jumlah PDP 6 orang, 1 orang masih dalam proses pengawasan, 5 orang telah selesai pengawasan dan terkonfirmasi positif Covid-19 tidak ada penambahan masih tetap 10 orang, pasien sembuh sebanyak 1 orang,” sampai Rozali.

Pada kesempatan ini, Tim Humas Satgas Covid-19 menghimbau kepada seluruh warga masyarakat untuk selalu mengikuti anjuran pemerintah seperti memakai masker disaat keluar rumah/bepergian dan menghindari berkumpul di tempat keramaian,” pintahnya.

Satgas Covid-19 Kabupaten OKU berterima kasih atas peranan Media Massa yang secara gencar membantu sosialisasi terhadap masyarakat dengan menyajikan informasi publikasi yang valid, mengedukasi masyarakat terkait perkembangan Covid-19 maupun berbagai sektor kegiatan yang dilaksanakan Satgas Covid-19 Kabupaten OKU,” ucapnya. (SP@di)

Inisial SP Meninggal Di RS DKT. Satpam Bank AL. Serta Dari Kab OKUS SR Meninggal Di RS Antonio Dinyatakan Negatif Covid-19

OKU, Penasriwijaya.com – Tim Humas Covid-19 Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (Pemkab OKU) di pusat pelayanan informasi Satgas Covid-19 melalui juru bicara tim Satgas Covid-19 Kabupaten OKU Rozali, SKM merilis update data situasi terkini perkembangan Covid-19, bertempat di aula Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Baturaja, Selasa (28/04/2020).

“Update data situasi terkini pada tanggal 27-28 April 2020 sampai pukul 10:00 WIB, sebagai berikut, ODP 128 orang, proses pemantauan 12 orang, selesai pemantauan 116 orang, jumlah PDP 6 orang, proses pengawasan 3 orang, selesai pengawasan 3 orang dan terkonfirmasi positif Covid-19 tidak ada penambahan masih tetap 10 orang, konfirmasi sembuh 1 orang.

Dalam kesempatan ini pula, Jubir Humas Satgas Covid-19 Kabupaten OKU menginformasikan bahwa terkait pasien yang telah di ambil SWAB nya beberapa hari lalu, kemarin sekitar pukul 4 sore pihak dinas kesehatan Kabupaten OKU telah menerima pemberitahuan hasil SWAB dan mendampat kepastian status PDP berinisial SP yang meninggal di RS DKT hasilnya negatif, demikian juga dengan satpam bank daerah inisial AL dan PDP dari Kabupaten OKUS inisial SR yang meninggal di RS Antonio Baturaja kesemuanya dinyatakan negatif Covid-19,” terangnya.

Di kesempatan itu juga, Tim Humas Satgas Covid-19 mengharapkan kepada insan pers untuk dapat membantu menyajikan informasi terkait dengan hasil SWAB ini, sehingga baik pihak keluarga maupun masyarakat dapat tenang dan tidak cemas lagi,” pintahnya.

Semoga dengan hasil negatif ini, tetangga sekitar dan masyarakat tidak lagi takut dan panik, namun tetap waspada terhadap penyebaran Covid-19 dengan mematuhi aturan protokol kesehatan terutama untuk tetap tinggal dirumah (stay at home) dan selalu jaga jarak (social distancing/physical distancing) untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten OKU.

Tim Humas Satgas Covid-19 Kabupaten OKU selalu menghimbau kepada seluruh warga masyarakat untuk mematuhi anjuran pemerintah seperti memakai masker disaat keluar rumah/bepergian dan menghindari berkumpul di tempat keramaian,” pungkasnya. (SP@di)

Jelang Sahur Wakapolda Sumsel Salurkan Bantuan Untuk Warga

Palembang, Penasriwijaya.com – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Pol. Drs. Priyo Widyanto, M.M. yang diwakili oleh Wakapolda Sumsel Brigjen Pol. Rudi Setiawan, S.I.K., S.H., M.H. memimpin penyaluran bantuan kepada masyarakat yang terdampak Corona Virus Disease-19 (Covid-19) di wilayah kota besar Palembang, Selasa (28/4/2020)

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolda Sumsel menyampaikan, “ini adalah kegiatan yang digagas oleh Gugus Tugas penanggulangan Covid-19 Sumatera Selatan, karena ini bertepatan dengan bulan Ramadhan kita coba hadir ditengah – tengah masyarakat dengan memberikan makan sahur, kita berupaya untuk meringankan beban masyarakat kita yang telah terkena dampak dari pada corona,” ujar Wakapolda.

Saat dilokasi pendistribusian, tampak hadir dalam kegiatan pembagian nasi kotak tersebut, Karolog Polda Sumsel Kombes Pol. Ir. Monto Kristo, S.StMK., Dirsamapta Polda Sumsel Kombes Pol. Drs. Budi Suprayoga, M.Si., Dirbinmas Polda Sumsel Kombes Pol. Heru Trisasono, S.I.K., M.Si., Dansat Brimob Polda Sumsel Kombes Pol. Yudo Nugroho Sugianto, S.I.K., Kapolrestabes Palembang Kombes Pol. Anom Setiadji, S.I.K., Dandim 0418/Palembang Kolonel Arm Widodo Noercahyo, Pejabat Utama Polrestabes Palembang, Pamong setempat dan gabungan personel TNI/Polri. (Sadiman)