Diduga Tilep Dana Desa Tahun 2017 Kades Ulak Lebar Kini Mendekam Di Sel Tahanan 

OKU,Penasriwijaya – Satreskrim Tipikor Polres Ogan Komering Ulu OKU.berhasil Ungkap Kasus Tindak Pidana korupsi di tanah yang berjuluk dengan sebutan Sebimbing Sekundang.

Diduga Kepala Desa (Kades) Desa Ulak Lebar,Kecamatan Ulu Ogan,Kabupaten Ogan Komering Ulu, alias ZF akhirnya mendekam disel tahanan Mapolres OKU.

Tersangka diduga tersandung korupsi tentang Dana Desa (DD) yang merugikan Negara ratusan juta rupiah.

Hal itu disampaikan Kapolres OKU AKBP Dra Ni Ketut Widayana Sulandari,Selasa (26/02/2019).didampingi Kabag OPS Kompol M.Ginting Kasat Reskrim Polres OKU AKP Alex Andriyan S.KOM, Satuan Tipikor dan Petugas hukum Mapolres OKU lainnya, pada waktu gelar Pers Rilis yang diadakan di halaman Gedung SPKT Mapolres OKU Sumatera Selatan.

,”Jadi prosedur Dana Desa dimana Kepala Desa(Kades) ini tidak melibatkan pihak-pihak terkait,seperti Bendahara, Sekretaris lain sebagainya,kemudian Dana Desa itu dijadikan untuk keperluan pribadi, dengan nilai sebesar 481.520.000 000.-, “Dengan itu sebagian digunakan pelaku membeli mobil Merk Avanza dengan harga sebesar 150.000.-dan untuk membiayai persalinan Istrinya,” Kata Kapolres OKU.

Terjadinya penyelewengan dana desa di Desa Ulak Lebar, tahun 2017 yang bersumber Dari Dana APBN pusat ini, kita berhasil mengungkapkannya dari tahun 2018, setelah mendapatkan laporan dan kemudian berkoordinasi kepada Dinas Inspektorat Daerah, juga ada verifikasi BPK RI, setelah (A.1) adanya penyelewengan dana Anggaran yang merugikan keuangan Negara dan daerah,”Jelas Kapolres OKU.

Semestinya Dana Desa tersebut dialokasikan untuk pembangunan Desa,Seperti untuk pembuatan jalan, kegiatan fisik Non Fisik serta di bidang pembinaan Mental,kegiatan Karang Taruna, dan kegiatan yang lainnya, malah di alokasi untuk keperluan pribadinya sendiri,”Terang Kapolres OKU.

,”Sebelumnya kita sudah adakan Sosialisasikan Mengenahi hal itu pada di tahun 2017 awal waktu itu, dan kemudian begitu ada pencairan “Kan sudah ada mitra atau pun dari Konsultannya Nah Itupun tidak berjalan dengan baik, sehingga dia laksanakan itu sendiri serta tidak melalui prosedur, kemudian ada tahap peringatan juga, dan sebelum kita melakukan lidik lebih lanjut Dari Dinas Inspektorat pun juga begitu, apa bila ada penyelewengan ada teguran dengan bersangkutan namun kurang di Pindahkan oleh pelaku, sehingga sampailah ke penyidikan dan memastikan adanya bukti yang kuat dan dikuatkan pula dengan Audit BPK RI,”Cetus Kapolres OKU.

Pelaku di ancam dengan ancaman kurungan di atas lima tahun dan melanggar pasal 2 Ayat 1 dan pasal 3 Undang-undang RI No.31 tahun 1999.yang dirubah menjadi Undang-undang tahun 2021,”Pungkasnya Kapolres OKU.(Adi).

Bandit Bersenjata Yang Meresahkan Warga Berhasil Diamankan Unit Resmob Satreskrim Polres OKU

OKU, Penasriwijaya – Unit Resmob Reskrim Polres Ogan Komering Ulu (OKU) Berhasil Ungkap kasus tindak pidana “Pencurian Dengan Kekerasan” sebagaimana dimaksud dalam pasal 365 KUHP.

Pelaku tersebut iyalah, Doni (22) warga Desa Merbau.dan Handika Efredi (18) Warga desa Gunung Meraksa Kecamatan Lubuk Batang Kab.OKU.berhasil di tangkap, dan satu pelaku masih (DPO).

Berdasarkan LB.B/03/II/2019/Sek.LBB tanggal 08 Februari 2018. dengan pelaporan atas Nama Doni Warisman 26 wwarga Dusun IV Air Madu Desa Gunung Meraksa Kec. Lubuk Batang Kab. OKU dengan Yuliati (26) warga Desa Gunung Meraksa Kec. Lubuk Batang kab.OKU.

Hal itu disampaikan Kapolres OKU AKBP Dra Ni Ketut Widayana Sulandari melalui Kasat Reskrim Polres OKU AKP Alex Andriyan S.KOM tentang Kronologis kejadian, “Pada hari Jumat tanggal 08 Februari 2019 Jam 15:00 WIB, di jalan Raya Desa Gunung Meraksa Kec. Lubuk batang, di saat Korban Doni dan Istrinya Yuliati pulang dari Baturaja dengan menggunakan Sepeda Motornya,
“Sesampai di simpang Talang Kerikil Desa Gunung Meraksa Korban dihadang dan di berhentikan dengan 3 orang pelaku yang menggunakan Sepeda Motor Vega warna hitam berlis hijau – biru,”Kata Kasat Reskrim OKU.

,”Dengan menggunakan 2 buah Senjata Api, jenis rakitan dan 1 buah senjata tajam jenis pisau memaksa korban untuk menyerahkan Sepeda Motor miliknya, serta mengambil Tas istri korban Yuliati dengan cara di memputuskan dengan Pisau,”Terang Kasat Reskrim.

Dan pada hari Rabu tanggal 20 februari 2019 sekira jam 03.00 WIB, Unit Resmob Sat Reskrim Polres OKU mendapat Informasi keberadaan pelaku kemudian dilakukan penangkapan terhadap pelaku Doni dan Handika di Dusun Merbau Kecamatan Lubuk Batang, dan pada saat pengembangan untuk menunjukan Barang Bukti (BB) yang berupa Senpi dan Motor, Pelaku Sempat melawan petugas dan hendak melarikan diri,lalu diberikan tembakan peringatan namun tidak di indahkan,Maka petugas pun melakukan tembakan tegas dan terukur terhadap kedua pelaku untuk dilumpuhkan,dengan mengenai kaki kedua pelaku,”Jelas Kasat Reskrim.

Selanjutnya kedua pelaku di bawa ke rumah Sakit untuk diberikan perawatan, dan setelah mendapatkan perawatan kedua pelaku selanjut di bawa ke Mapolres untuk dilakukan Penyidikan lebih lanjut,”Tegas Kasat Reskrim Polres OKU.

Barang Bukti (BB) yang berhasil diamankan,1 buah kotak HP merk OPPO A37, 1 buah HP merk OPPO warna putih tipe A37 dgn no imei 864218033953350, 1 buah STNK Motor BG 5506 FAE,1 buah Kunci Kontak motor jenis honda warna hitam 1 Unit Sepeda Motor Yamaha Vega tanpa plat berwarna hitam berlis hijau-biru, 1 buah Senpira berlaras pendek 6 Silinder dengan 2 butir amunisi jenis FN.

Sedangkan catatan Kepolisian,
Untuk pelaku Handika dan Doni telah melakukan TP. Curas berdasarkan Laporan Polisi: 1.LP-B/02/I/2019/SUMSEL, RES.OKU,SEK.LBB Tanggal 21 Januari 2019 atas nama pelapor Toro dan TP Pemerasan 1.LP-B/08/II/2018/ SEK.LBB, Tanggal 03 Februari 2018, atas nama Pelapor Agung Wijaya Saputra.
(Adi).

Kejari OKU Adakan Giat Pencanangan Pembangunan Zona Integritas WBK Serta Penandatangan WBBM

OKU,Penasriwijaya – Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ulu OKU.mengelar kegiatan pencanangan pembangunan zona integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) serta Penandatanganan fakta Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) yang di gelar di ruang Aula Kejari OKU Sumatera Selatan. Senin (17/2/2019).

Dalam Acara tersebut,dihadiri oleh, Bupati OKU Drs.H.Kuryana Azis,Kapolres OKU AKBP NK Widayana Sulandari, Dandim 0403/OKU diwakili Kasdim 0403/OKU Mayor Inf Sukri, Kepala Pengadilan Negeri Baturaja Dennie Arsan Fatrika, SH.MH Ketua pengadilan Agama Baturaja, Kepala Rutan Baturaja Hardianto A.Md.Ip.SH.M.Si diwakili Bagian Humas Maini SH MM,Kaban Kesbangpol Kab OKU Taufiq.SH, MM serta Kepala Kantor ATR/BPN Kab.OKU dan para tamu undangan lainnya.

Kepala Kejaksaan Negeri OKU Bayu Pramesti, SH.dalam kata sambutannya menyatakan,” Bahwa Pencanangan Zona Integritas WBK dan WBBM ini dilaksanakan dengan serentak dari Kejaksaan Negeri Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan dan seluruh Kejaksaan Negeri se-Sumatera Selatan.

,“Kami akan membangun Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani, jadi segala pelayanan disini bebas dari korupsi,”Sampai Kajari OKU Bayu Pramesti.

Dan jika ada diantara Aparatur Kejari OKU yang berperilaku tidak sesuai dengan komitmen, Ia berharap agar dapat dilaporkan segera kepada pihaknya,”Kata Kajari OKU.

Misalnya dari pungli pengurusan tilang, penanganan perkara, dan lain sebagainya,segera sampaikan pada kami dan itu akan kami tertibkan,” jelas Kajari OKU.

Menurut Kajari OKU juga menyampaikan bahwa  pihaknya tentu akan menjaga lntegritas seluruh jajaran aparaturnya, walau disadari insfrastruktur penunjang belum memadai,kalau berintegritas, bisa kita jalani. Tapi kalau insfrastruktur masih jadi PR bagi kami.

Sebab kata Kajari OKU”Di saat ini, Kejari belum memungkinkan membuat ruang pelayanan satu atap,Tapi kita optimis dan akan kita buat,”Cetus Kajari OKU.

Sementara itu, Bupati OKU H Kuryana Azis sangat mengapresiasi serta menyambut baik pencanangan zona integritas ini.

Karna Korupsi itu tantangan dan musuh Negara.Oleh karena itu kita semua harus berkomitmen dan ini harus dilaksanakan secara bersama-sama, jangan jadi hiasan bibir saja,” Kata Bupati.

Penandatanganan fakta integritas yang ditandatangani oleh, Kajari OKU,Bupati OKU Kapolres OKU, Ketua Pengadilan Negeri OKU,Kepala pengadilan Agama, Kepala Rutan Baturaja.

Saat diwawancarai Wartawan Kapolres OKU, AKBP Dra Ni Ketut Widayana Sulandari,”Kita sangat mengapresiasi dan siap mensuport Pencanangan Zona Integritas WBK dan WBBM di Kejari OKU ini.dan hal senada juga yang disampaikan Ketua Pengadilan Negeri Baturaja Dennie Arsan Fatrika, SH.,MH.(Adi).

Berusaha Untuk Kabur Dan Melawan Polisi Pelaku Pencuri Motor di Tempat Hiburan Didor

OKU, Penasriwijaya – Satreskrim Ogan Komering Ulu OKU.Provinsi Sumatera Selatan,berhasil Ungkap kasus Pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 KUHP.

Puji Manto (27) warga Desa Bumi Kawa Kecamatan Lengkiti Kabupaten OKU di duga telah melakukan mencuri satu buah sepeda motor milik korban atas nama Yamsah (25) warga Dusun.1 Desa Tanjung Agung Kec.Lengkiti Kab. OKU.

Hal itu disampaikan Kapolres OKU AKBP Dra Ni Ketut Widayana Sulandari melalui Kasat Reskrim Polres OKU AKP Alex Andriyan S.KOM,” Berdasarkan LB/B/10/II/2019/Sumsel/RER.OKU/SEKLKT Tanggal 02 Februari 2019.

Sedangkan Kronologi kejadian bermula,Pada hari Sabtu tanggal 02 Februari 2019 sekitar jam 02.00 WIB.Korban pergi dari rumahnya ke acara hiburan Orgen Tunggal di Desa Bumi Kawa Kec.Lengkiti Kab.OKU. sesampai lokasi tempat hiburan tersebut, Korban pun memarkirkan kendaraannya,”Kata Kasat Reskrim.

Di saat korban mau pulang kerumahnya melihat motor tersebut sudah tidak ada lagi di tempat,”Terang Kasat Reskrim.

Adapun cara pelaku Puji Manto Mencuri sepeda motor korban dengan cara merusak kunci kontak menggunakan kunci Letter T dan mendorong motor tersebut kebelakang rumah pelaku puji dan atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp.3.500.000 (tiga juta lima ratus ribu rupiah),”Jelas Kasat Reskrim OKU.

Berdasarkan LB/B/10/II/2019/ Sumsel/RER.OKU/SEKLKT Tanggal 02 Februari 2019. dan Pada hari jumat tanggal 15 Februari 2019 sekitar jam 17.00 WIB Anggota tim Resmob regu 1 dipimpin katim Resmob Polres OKU mendapat informasi bahwa pelaku sedang berada di Desa.Karang Endah tepatnya di jembatan besar Karang Endah dan selanjutnya Team Resmob meluncur ke tempat pelaku, setelah di lihat memang benar pelaku sudah Nongkrong di jembatan, dan Team Resmob pun melakukan penangkapan tetapi pada saat penangkapan pelaku berusaha melawan dengan menggunakan sebilah senjata tajam jenis pisau sehingga sempat melarikan diri dari sergapan petugas,”Kata Kasat Reskrim.

Selanjutnya Team Resmob memberikan tembakan peringatan tetapi pelaku masih melarikan diri sehingga Anggota Resmob memberikan tindakan tegas dan terukur guna meringkus pelaku.Setelah itu pelaku di bawah ke rumah sakit
RSUD Ibnu Sutowo Baturaja guna diberikan perawatan medis,dan selanjutnya pelaku di bawah ke Mapolresolres OKU guna penyelidikan lebih lanjut,Pungkasnya Kasat Reskrim Polres OKU.

Sedangkan barang Bukti (BB) yang berhasil diamankan dari pelaku,1(satu) Buah Buku BPKB sepeda motor APP KTM warna Hitam Nopol BG 2595 FAC,Nosin DY150FMG05D001838 Noka, MFMAGDMPSEJ340098 atas naman Edi Narwanto,1(satu) bilah senjata tajam jenis pisau bergagang kayu warna coklat sekira panjang 15 Cm bersarungkan kertas warna putih.(Adi).

Diduga Enam Pelaku Pemuja Narkoba Jenis Ganja Berhasil Di Bekuk Satres Narkoba Polres OKU

OKU,Penasriwijaya – Satres Narkoba Polres Ogan Komering Ulu OKU Provinsi Sumatera Selatan,berhasil mengamankan 6 tersangka pemuja Narkoba yang di duga jenis Ganja dengan kurun waktu 24 jam.atau satu hari satu malam.

Berawal dari penangkapan pada Hari di minggu tanggal 01 Februari 2019 dengan tersangka Nando (21) di Warnet Sukaraya Kelurahan Baturaja Lama kecamatan baturaja timur Kabupaten Ogan Komering Ulu OKU.

“Sebelumnya Unit 2 di bawah Pimpinan Kasat Narkoba AKP Widhi A Darma S.H,.S.IK,dan IPDA Hariayanto,telah Mendapatkan informasi dari Masyarakat bahwa ada satu laki-laki yang mencurigakan, selanjutnya Unit 2 Satres Narkoba pun langsung menuju ke Warnet tersebut.

Hal itu disampaikan Kapolres OKU AKBP Dra Ni Ketut Widayana Sulandari didampingi, Kasat Narkoba AKP Widhi A Darma S.H,.S.IK, unit 2 IPDA Hariayanto dan petugas penegak hukum OKU lainnya.Pada saat gelar Pers Rilis di halaman Gedung Mapolres OKU.Selasa (12/02/2019).

,”Pada saat di geleda, telah ditemukan diduga Narkotika jenis Ganja yang terbungkus,di kantong sebelah kiri,Tersangka Nando,

Setelah itu lanjut Kapolres OKU,”Pada saat di interogasi dari tersangka Nando,di lakukan pengembangan ke rumah tersangka Dua Herli,di Air Karang desa Tanjung Baru Kecamatan Baturaja Timur Kab OKU.Namun tidak ada Barang bukti,Setelah di interogasi ternyata mereka dapat barang dari tersangka ke Tiga adalah Refi,”Jelas Polres OKU.

Setelah itu unit 2 Satres Narkoba langsung mengamankan Refi di Rumahnya di RS Holindo dan ditemukan Narkotika diduga jenis Ganja di kamar Refi,Setelah itu dilakukan pengembangan lagi Di tempat membeli Ganja yaitu tersangka ke Empat yang bernama Herman (27) dan berhasil mengamankan Herman di jln Lintas Sumatera dan ditemukan 2 linting Narkoba di duga jenis Ganja, didalam kotak rokok yang berada di rumah kosong.

Kembali unit 2 Satres Narkoba melakukan pengembangan lagi menuju tersangka ke 5 yaitu Endang (45) di rumahnya di RS Sriwijaya Kelurahan Sekar Jaya Kecamatan Baturaja Timur, Pada saat kami mengamankan tersangka di temukan 2 bungkus Narkotika jenis Ganja di kamar tersangka, dilakukan lagi pengembangan,dari hasil interogasi tersangka Endang dan langsung menuju tersangka yang ke 6 yaitu Yusrizal (40) di perumahan Perum Niagara HILL, setelah digeledah ditemukan 1 bungkus plastik yang berisi ranting kering dan biji yang diduga Narkotika jenis Ganja,setelah itu ke 6 tersangka tersebut di bawah ke Mapolres OKU untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut,”Pungkas Polres OKU.

Sedangkan dari pengakuan dari tersangka Yusrizal dirinya mendapatkan barang jenis Ganja tersebut, dari salah satu kenalannya di Media Sosial asal Medan, sedangkan usahanya sebagai Pengedar barang Haram tersebut, sudah Satu Tahun, mulai dari bulan puasa 2017 lalu.dan persatu bulannya terjual dua kilo,”Kata Yusrizal.

Sedangkan dirinya mengaku juga salah satu dari Karyawan PT Perkebunan Mitra Ogan BUMN di Kab OKU.dan Barang Bukti (BB) yang berhasil diamankan 1.09 gram ganja kering dan beberapa buah hp serta dompet berwarna coklat.(Adi).

Penandatanganan Kesepakatan Bersama Untuk Penanganan Masalah Hukum

OKU,Penasriwijaya – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) OKU menjalin kerjasama.

Hal tersebut ditandai dengan penandatanganan kesempatan bersama, tentang penanganan masalah hukum, Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Tahun Anggaran 2019.dan langsung ditandatangani oleh Bupati Kab OKU Drs H Kuryana Azis serta Kajari OKU Bayu Pramesti SH. yang diselenggarakan di Rumah Dinas Bupati Kab OKU.Senin (11/2/19).

Hadir pada acara tersebut,Bupati Kab.OKU Drs H Kuryana Azis, Kajari OKU, Bayu Pramesti SH, Kapolres OKU AKBP Dra Ni Ketut Widayana Sulandari, Ketua Pengadilan Negeri Baturaja Dennie Arsan Fatrika SH MH, Sekda Kab OKU,Dr.Drs.H Achmad Tarmizi. SE.,MT.,M.si Para kepala OPD Kab OKU,serta Jaksa Pengacara Negara.

Dalam hal itu Bupati OKU Drs H Kuryana Azis mengatakan,” Selaku Aparatur pemerintah daerah yang melaksanakan tugas untuk menjamin terselenggaranya pungsi pemerintahan umum dan juga untuk masyarakat tentunya kita semua harus memahami kaidah-kaidah hukum positif yang berlaku sebagai landasan kerja sekaligus rambu-rambu agar tidak terjadi unsur pelanggaran Etika dan tindak Penyalahgunaan Tugas,tentunya pemerintah Kab OKU sangat menyambut baik,”Kata Bupati OKU.

Mengapresiasi komitmen pihak Kejaksaan untuk memberikan pendampingan dan pertimbangan hukum yang sangat diperlukan terkait dengan hukum perdata dan Administrasi tata usaha Negara Khususnya dalam menyelenggarakan tata kelola Anggaran untuk pembangunan daerah agar para pejabat dan pelaksana program kerja terhindar dari kekeliruan tugas yang berakibat pada pelanggaran hukum dan selama beberapa tahun terakhir kita sudah merasakan manfaat penting dari perjanjian dan kesepakatan bersama ini, karena dengan pendampingan dan pertimbangan hukum dari Pihak Kajari, semua program kerja pembangunan bisa dilaksanakan dengan tertib, bersih,dan Akuntansi,dalam kaitan ini,kita semua pasti tetap berkomitmen kiranya melalui penandatangan (Memorandum of Understanding) ini kita dapat melanjutkan dan memantapkan sinergi untuk mengaplikasikan dan mengaktualisasi azas-azas Pemerintah umum yang baik (Good Governance) sebagai landasan semangat melaksanakan tugas-tugas Kedinasan, sehingga tugas pokok pemerintah dapat berjalan tertib,lancar,transparan, dan mencapai sasaran yang bisa di pertanggung jawabkan,”Kata Bupati OKU,”Jelas Bupati OKU.

Lanjut Berkenaan dengan penerapan konsep kepemerintahan yang baik,setiap Aparatur sipil Negara dihadapkan pada sebagai tantangan,antara lain : pertama, perlunya peningkatan profesionalisme kerja yang dilandasi komitmen Bekerja secara bersih dan jujur serta mengedepankan keberhasilan program kerja pemerintah yang semakin berkualitas sesuai perencanaan yang tertib, Kedua: perlunya membangun pola kerja yang didukung dengan tertib Administrasi pelaksanaan tugas berdasarkan kaidah aturan hukum positif yang berlaku, karna hal tersebut menjadi bagian dari tolak ukur Akuntabilitas pemerintah,dan ketiga: Perlunya pemahaman semua perangkat kerja pemerintah terhadap semua peraturan perundangan-undang yang berlaku terkait dengan pedoman kerja dan Tata Usaha keuangan Negara, dan dalam konteks pembinaan profesionalisme kerja dimaksud,mari bersama-sama menyatukan persepsi bahwa kita semua menjalankan sebagai fungsi kenegaraan dan fungsi pemerintah hanya untuk satu arah tujuan, yaitu kemajuan dan kesejahteraan Bangsa, oleh karenanya , bekerjalah dengan jujur, dan bekerjalah sesuai dengan prosedur agar mampu mencapai hasil kerja yang berkualitas dan dibenarkan menurut ketentuan yang berlaku.komitmen penting dari kita semua yang harus ditampilkan kepada publik adalah membangun tatanan sistem kepemerintahan yang baik, Dalam kaitan dengan penandatangan kerjasama ini, sudah pasti terbuka ruang seluas-luasnya bagi kita untuk berkonsultasi dan memperoleh pertimbangan hukum dari Pihak Kajari,”Terang Bupati OKU.

,”Apa bila terdapat aturan dan mekanisme kerja yang belum kita pahami terkait aturan tata usaha Negara dan hukum perdat. Dalam pelaksanaannya nanti,bagi organisasi perangkat daerah yang akan berkonsultasi dan mengharapkan pertimbangan hukum tata usaha Negara,agar terlebih dahulu berkoordinasi dengan bagian hukum dan Ham Sekda Kab.OKU sebagai fasilitator Implementasi Kesepakatan kerjasama ini,” Ungkap Bupati.

Setelah ditandatanganinya perjanjian kerjasama ini,marilah kita sama-sama memperkokoh jalinan koordinasi, komunikasi,dan konsultasi guna mengoptimalkan pelaksaanan tugas, dan saya yakin pihak Kejaksaan membuka ruang seluas-luasnya dengan menyediakan waktu 1×24 jam bagi jajaran pemerintah Kab OKU Untuk berkonsultasi tentang program dan kegiatan pembangunan.

Bupati OKU juga menyampaikan penghargaan yang tinggi serta ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kerja sama jajaran Kajari OKU dalam
Mendukung penyelenggaraan fungsi pemerintah daerah. Pemerintah Kab.OKU sangat berharap jalinan konsultasi dan koordinasi serta motivasi kerja melalui program-program lainnya dapat terus dilanjutkan guna mendorong penataan kinerja apratur daerah yang semakin baik dimasa mendatang,” Pungkasnya.(Adi/Icun).

Didor Polisi Pelaku Larikan Mobil Truk Dengan Modus Jemput Pacar Dan Ingin Menjual Mobil

OKU, Penasriwijaya – Ahmad Wahyudi Warga Kampung Raven Kabupaten Muara Enim di tembak polisi dan diamankan.Satuan Unit Reskrim Polsek Baturaja Timur.

Pasalnya Ahmad Wahyudi melakukan Penggelapan dan penipuan satu Unit Mobil truk dengan Nopol B 9887 CYT milik Miswanto (35)salah satu warga Desa Trimulya Jaya Kecamatan Banjar Agung Kabupaten Tulang Bawang Lampung. di jalan lintas perbatasan Jambi dan Sumsel”pelaku Ahmad berusaha melakukan perlawanan terhadap petugas.sekitar pukul 12.00 WIB.Yang berencana untuk menuju ke provinsi Jambi.

Hal itu disampaikan Kapolres OKU AKBP Dra Ni Ketut Widayana Sulandari didampingi Kapolsek Baturaja Timur AKP Zaldi,dan petugas penegak hukum lainnya, saat menggelar pres rilis dihalaman Gedung SPKT Mapolres OKU, Senin (11/2).

Penangkapan terhadap tersangka berawal dari adanya laporan sikorban Miswanto ke Polsek Baturaja Timur,”Jelas Kapolres OKU.

,”Dimana kejadiannya itu saat korban dan pelaku Ahmad Wahyudi yang sudah saling kenal tersebut berada di SPBU Simpang Batumarta Kelurahan sepancar Kecamatan Baturaja Timur untuk mengisi BBM,dan beristirahat.

Pada saat berisitirahat itulah pelaku Ahmad Wahyudi meminjam mobil korban dengan Alasan pelaku ingin menjemput pacarnya”Terang Kapolres OKU.

Di beberapa jam kemudian pelaku pun tak kunjung datang, saat di hubungi melalui handphone, No handphone mulik pelaku sudah tak aktif lagi,dan setelah itu, karena pelaku tak kunjung kembali korban kemudian melapor ke pengurus perjalanan mereka dan setelah itu dilaporkan ke Polsek Baturaja Timur.

“Mendapat laporan tersebut itulah kita langsung melakukan penyelidikan dengan memantau seluruh jalur lalulintas, Kita mendapat informasi jika mobil tersebut sudah mengarah ke Provinsi Jambi, sehingga kita bentuk Tim yang dipimpin Wakapolsek Baturaja timur Ipda Yudi dan Kanit Reskrim Ipda Andaru untuk melakukan pengejaran,” Ungkap Kapolres OKU dan berhasil.kita amankan.

Sedangkan dari tangan tersangka polisi berhasil mengamankan satu Unit Truk warna kuning dengan Nopol B 9887 CYT,

Guna untuk pengembangan lebih lanjut, saat ini tersangka dan barang buktinya masih kita amankan di Polsek Baturaja Timur,

Sedangkan Pelaku akan dikenakan pasal 372 KUHP tentang penggelapan dan pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan ancaman hukuman 5
(Lima) tahun Penjara,” Pungkasnya.

Temuan Beras Gula Yang Kadaluarsa Anggota DPRD OKU Panggil Pihak Bulog

OKU, Penasriwijaya – Sempat dihebohkan dengan adanya temuan ribuan ton beras dan gula yang sudah tidak layak di konsumsi Masyarakat, pada waktu itu.

Hal itu berawal dari hasil sidak Tim Sergab TNI AD ke gudang penyimpanan bulog yang terletak di OKU Timur pada beberapa waktu lalu.

,”Di Duga sekitar 6000 Ton beras rusak serta 250 ton gula pasir yang sudah kadaluwarsa(expiration),tersebut.disimpan pihak Bulog OKU.

Terkait penemuan tersebut, pihak Legislatif, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) OKU, Spontanitas menyikapi dengan memanggil Kepala Bulog Sub Divre OKU untuk dimintai keterangannya.

Sebelumnya rombongan Dewan mendapatkan informasi,dan langsung Sidak ke lokasi tempat gudang Bulog tempat penyimpanan beras dan gula yang rusak tersebut.dengan hasil sidak rombongan Dewan itu beberapa hari kemudian Para Anggota dewan Pun memanggil pihak bulog guna di mentahi keterangannya.

Pada hari Jumat (8/2/19) Kepala Bulog Sub Divre OKU Deni Laksana beserta stafnya.datang ke Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kab.OKU,dan langsung di persilakan memasuki ruang Rapat Badan Musyawarah (Banmus), guna rapat pembahasan tentang temuan beras dan gula yang rusak dan tidak layak untuk dikonsumsi tersebut.

Adapun rapat yang dipimpin Ketua DPRD OKU yang diwakili oleh Yopi Syahrudin didampingi sejumlah anggota DPRD lainnya, dan serta pihak dari Bulog yang dihadiri langsung oleh Kepala Bulog Sub Divre OKU Deni Laksana beserta staf itu.

Sedangkan hasil dari pertemuan tersebut,Kepala bulog Sub Divre OKU Deni Laksana mengakui terjadi penumpukan dari tahun 2015 sampai tahun 2018, namun beras itu akan dimanfaatkan pihaknya yang sudah merencanakan bakal dilelang untuk pakan ternak,”kata Deni.

Dikarnakan beras tersebut tidak lagi dapat untuk di distribusikan karena sudah turun mutu dan akan dilelang ke luar daerah,” Terang Deni.

Terjadinya penumpukan itu disebabkan pasokan pengadaan beras premium dari pusat yang tidak seimbang dengan terget pemasaran, serta beras hasil panen petani lokal sebagian sudah memenuhi daya serap kebutuhan Masyarakat, yang cenderung lebih memilih beras yang baru dipanen dari pada beras impor Bulog dengan perselisihan harga yang sedikit, sehingga terjadilah penumpukan yang tidak mungkin dijual dengan harga dibawah standar, sebab Bulog tidak ada wewenang untuk menyalurkan, tugas kami hanyalah mendistribusikan dan membeli kalau sudah 4 bulan beras tersimpan di gudang tidak di distribusikan ke Masyarakat maka akan terjadilah penurunan mutu kwalitas,”Jelas Deni.

,”Sedangkan tentang gula,Terang Deni, tidak akan di pasarkan juga karena sudah kadaluwarsa, hal ini disebabkan gudang tidak dirancang untuk penyimpanan gula.dan seharusnya untuk penyimpanan gula disiapkan gudang khusus yang tidak bercampur dengan gudang beras serta tidak menggunakan ganju,”Ungkapnya.

Dia mengaku,”Kadaluwarsanya gula tersebut disebabkan umur simpan yang terlalu lama di karenakan harga gula di Lampung lebih murah.Mengenai hal ini Bulog akan solusikan supaya gula terebut di kembalikan ke Badan POM,” Sampai Deni.

Sementara itu pihak DPRD OKU melalui Yopi Sahrudin selaku pimpinan rapat meminta kepada pihak Bulog agar kejadian serupa tidak terulang lagi, dan pihaknya akan rutin melakukan pengawasan ke gudang Bulog demi mencegah hal serupa terulang. dan ini kita sudah memanggil pihak bulog guna meminta jawaban terkait hasil sidak kita tempo hari yang menimbulkan banyak pertanyaan,”Kata Yopi.

,”Dan telah mendapatkan jawaban langsung dari Bulog sendiri,Jadi solusi dan segala macam berikut Komitmen sudah kita sampaikan kepada Bulog agar memperbaiki manajemen pergudangan, baik itu dari awal segala macam terkait tentang pengadaan dan pendistribusian sudah kita sampaikan ke Bulog,dan akan menjadi catatan agenda tersendiri bagi DPRD OKU untuk kedepannya melakukan pengawasan rutin, baik itu secara terencana ataupun tidak. Meski selama ini Bulog bukan mitra kerja bagi DPRD tapi dengan adanya kejadian seperti ini kita bisa mencegahnya melalui pengawasan agar tidak terulang kembali ,”Pungkasnya.

Bahayanya Narkoba Di Kalangan Muda/i Kejari OKU Beri Penyuluhan Hukum 

OKU, Penasriwijaya – Dalam upaya menjahukan diri dari bahayanya Narkoba, Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ulu (OKU) menghadiri serta berikan Penyuluhan Hukum yang bertema “Bahaya Narkoba Bagi Pemuda”yang diselenggarakan di Aula Hotel Kemuning Baturaja Kamis(07/02/19).

Penyuluhan Hukum yang bertema Bahaya Narkoba Bagi Pemuda tersebut, dihadiri Kajari OKU.Bayu Pramesti SH,yang diwakili oleh Kasi Intel Kejari OKU Abu Nawas SH, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Ogan Komering (OKU), H Topan Indra Fauzi diwakili Kepala Bidang (Kabid) Kepemudaan,Iwan Setiawan serta diikuti oleh Mahasiswa/i dan Organisasi Kepemudaan yang berjumlah 100 orang.

Kasi Intel Kejari OKU Abu Nawas SH, sebagai Narasumber penyuluhan Hukum di acara tersebut, Menyampaikan tentang Undang-undang No.16 tahun 2004 tentang Kejaksaan Republik Indonesia (RI) dan Undang-undang No.35 tentang Narkotika,dan bahayanya Narkoba.serta jangan sampai kita terjerumus,”Terang Kasi Intel.

Dengan Antusias Mahasiswa/i dan Organisasi Kepemudaan mendengarkan dengan seksama penjelasan dari Kasi Intel Kejari OKU,Abu Nawas HS,dan dilanjutkan dengan Sesi tanya jawab yang dilontarkan,dari Organisasi Pemuda serta Mahasiswa/i yang hadir di acara tersebut.(Adi).

Relawan OKU Raya,Sahabat Percha Siap Dukung Dan Menangkan Percha Sebagai Anggota DPR-RI

OKU,Penasriwijaya – Ratusan Relawan OKU raya adakan Deklarasi siap dukung dan menangkan Hj Percha Leanpuri, B.BUS.,MBA.,sebagai Anggota DPR-RI.di pemilihan 17 April 2019 dan dengan berjumlah ratusan relawan, Sahabat Percha memenui Gedung SKB Kabupaten Ogan Komering Ulu OKU,Rabu (06/02/2019).

Dalam kata sambutannya Hj. Percha Leanpuri, B.BUS.,MBA.mengaku,”Dirinya berusaha untuk pindah kamar dari DPD RI Ke DPR RI,”kata Percha.

Dulu saya tidak berpartai sekarang berpartai,yang dulu ada surat suaranya tidak memakai photo sekarang berlogo partai dan nama,perbedaan ini merupakan keputusan pribadi saya,”jelas Percha.

Dua priode saya menjabat sebagai anggota DPD RI,itu merupakan kesempatan yang sangat luar biasa, bagi saya mengembangkan pengalaman ilmu pengetahuan saya,hanya saja setelah saya menjalaninya, saya menemukan suatu hal yang janggal karna menjalankan sebagai Anggota DPD RI banyak sekali Aspirasi dan juga harapan Masyarakat yang tidak semua bisa di tumpahkan, karna memang pungsi dan tugas DPD RI sampai dengan sekarang itu bersifat mengusulkan dan memberikan Rancangan untuk kepentingan daerahnya masing-masing,”cetus Percha.

Di waktu itu saya berusaha sendiri karna tidak berpartai jika saat itu berpartai kan bisa bersamaan dengan kawan-kawan dalam satu Fraksi,Inilah yang jadi alasan dasar utama saya untuk pindah kamar dari DPD RI Ke DPR RI,”Terang Percha.

Waktu itu saya menjabat sebagai anggota DPD RI saya tampung saya catat dan saya bawah ke jakarta, akan tapi ketika itu saat ditumpahkan dalam sebuah rancangan Undang-undang, DPD RI hanya bisa merencanakan saja,dan pada nantikanya akan diserahkan di DPR,itupun kalau DPR di setujui dengan rencana DPD RI tersebut,itu permasalahan kalau saya berupaya sendiri tentu tidak kuat perpanjangan tangan sampai ke pelosok desa di Kab OKU ini,maka dengan adanya syukuran partai yang sangat rekat ada juga Tim Relawan,tim keluarga dan sebagainya khususnya di kujurkan pada hari ini, merupakan perpanjangan tangan dan kaki saya di seluruh desa yang ada di Kab.OKU ini,”Terang Percha.

Dirinya juga meminta dukungan dan do’a dari masyarakat agar bersama-sama ingat pada 17 April 2019 nanti.

Sementara itu Ketua Relawan OKU Jaya Erwandi melalui wakilnya,Tedi S mengatakan,” Kami mengambil sikap siap untuk memenangkan Hj Percha Leanpuri, B.BUS.,MBA.,di pemilihan 17 April 2019 ini,”Kata Tedi.

Harapan kami untuk di kedepannya khususnya OKU Raya ini dan,Sumatera Selatan Maju dari segi apapun, dan untuk pemilu ini kondusif aman dan terkendali,”Pungkasnya.

Acara tersebut,dihadiri Oleh calek OKU provensi Sumsel dan pengurus Partai Dasdem serta relawan OKU Sahabat Percha.Dan acara di tutup dengan dilanjutkan Pemberian cindra mata dari Relawan OKU Raya kepada Hj Percha Leanpuri, B.BUS.,MBA.(Adi).