oleh

Ratusan Massa Yang Tergabung Dalam Gerakan Pemuda Dan Mahasiswa OKU Datangi Gedung DPRD

OKU, Penasriwijaya.com – Sebanyak kurang lebih dari Rausan orang massa yang terdiri dari seluruh mahasiswa kampus Universitas Negeri maupun swasta yang ada di Kabupaten Ogan Komering ulu (OKU), mendatangi Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD).

Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Pemuda dan Mahasiswa OKU Raya ini melakukan aksi demonstrasinya.

Kedatangan mereka ke gedung DPRD tersebut iyalah, mereka menolak revisi beberapa Undang – undang yang dibentuk DPR RI, pada Rabu (25/09/19).

Pantauan Penasriwijaya.com dilapangan, dengan membawa spanduk yang bertulis berbagai aspirasi kecaman, unek – unek dan dikesempatan itu juga, para mahasiswa tersebut, melakukan dengan membakar boneka yang menyerupai pocong. “Hal itu dilakukan sebagai bentuk rasa kecewa mereka, atas penolakan mereka terhadap UU yang isunya bakal diterapkan.

Adapun menyampaikan yang disampaikan mereka adalah yang pertama, mendesak Presiden RI untuk membuat Keppres mengenai RUU KPK agar dibatalkan.

Kedua menolak pasal (R KUHP) diantaranya pasal No.218 – 220 tentang penghinaan Presiden dan Wakil Presiden., ditambah pasal No.278-279 tentang Unggas. Pasal No.417-419 tentang Perzinahan. Pasal No.432 tentang Gelandangan. Pasal No.604 tentang Tindak Pidana Korupsi.

Ketiga, menolak pasal (RUU Pertanahan) yaitu pasal No.26 dan pasal No.46 ayat 8 tentang Pemilik HGU yang dirahasiakan. Pasal No.91 tentang Pidana terhadap Korban Penggusuran.

Keempat, Menolak RUU Penghapusan Kekerasan Seksual, 5. Menuntut pemerintah untuk merevitalisasi hutan atau lahan yang terbakar (khususnya lahan gambut) dan melakukan tindakan serius dalam penanganan hutan dan lahan. Dengan menindak tegas pelaku pembakaran hutan berupa pencabutan izin usaha mereka.

Keenam, Menuntut pemerintah melakukan stabilitas, kesetaraan dan harmonisasi pada masyarakat Papua.

Usai melakukan aksinya, massa disambut dari pihak DPRD OKU yang menerima tuntutan para mahasiswa, DPRD OKU berjanji akan segera menyampaikan tuntutan ke Pusat.

“Tadi pihak DPRD OKU sudah menyambut serta menerima tuntutan dari kita, dan hari ini juga bakal segera dikirimkan ke pusat disaksikan oleh rekan -rekan mahasiswa perwakilan dari kita. Dan apabila tuntutan kita hari nanti tidak diindahkan oleh Dewan pusat, kita pasti akan turun lagi kelapangan ,” ucap Mario dari salah satu mahasiswa peserta aksi perwakilan dari HMI OKU.

Usai mendengarkan penyampaian dari para anggota DPRD OKU para mahasiswa pun langsung membubarkan diri dengan tertib.(SP@di)

Print Friendly, PDF & Email

Komentar

News Feed