oleh

Puluhan Bandit Di Gulung Polisi dan Berhasil Mengamankan 9 Senjata Api Jenis Senpira Serta BB Lainnya

Palembang, Penasriwijaya.com – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sementara Selatan (Sumsel) gelar konferensi Pers (3.C) Curas, Curanmor, Curat, Musi 2019, di halaman Mapolda Sumsel, Rabu (14/8/2019).

Kapolda Sumsel Irjen. Pol. Drs. Firli. SH. MSi. dalam konferensi Pers mengatakan, “kita Evaluasi dalam target ada 23 Pelaku Curas, dan 1 korban orang meninggal dunia karena di tembak sama pelaku curat, salah satunya Anggota Polsek Mesuji.

Pada saat ini jumlah tindak pelaku ke jahatan makin banyak, namun tidak boleh berhenti dalam menindak lanjuti para pelaku. 3 C. Saat ini kita perang sama pelaku tindak kejahatan, tidak terukur sasaran tepat para pelaku kejahatan,” ucapnya.

“Untuk memberantas kejahatan kembali di buktikan dengan melaksanakan operasi yang menargetkan. 28 target operasi kejahatan”, terang Kapolda.

Jendral Bintang dua ini berharap agar bersama masyarakat bisa menyelesaikan tugas kejahatan yang meresahkan warga khususnya di Sumsel.

Janji saya sebelum berlangsungnya operasi kita evaluasi dan mengahdirkan 28 (TO) dan hari ini telah kita buktikan dengan menyelesaikan. 23 (TO) sudah mencapai 81 persen dari kasus tindak kejahatan yang kita ungkap kasus begal, Curas dan satunya meninggal dunia, sementara 74 pelaku (3.C) non TO juga di gelandang, total keseluruhan 97 tersangka harus mempertanggungkan Perbutanya,” beber Kapolda Sumsel.

Kapolda Sumsel juga memberi himbauan terhadap warga masyarakat Sumsel bila mana menjumpai orang asing yang tidak di kenal berjanji ngajak bertemu itu bisa menjadi target tindak kejahatan dan kita harus berhati-hati.

Saat ini terdapat juga modus baru dengan menyapa dan berkenalan sama seorang wanita melalui media fecbook, dan bertemu setelah itu pelaku merampok kendaraan yang di pakai para korban, sebagian mana telah berhasil di ungkap sama jajaran Reskrim Polresta Palembang”, katanya.

Lanjut Kapolda, KPK turut menyita sembilan pucuk senpi rakitan, 5 butir amunisi, 9 mm dan 15 butir amunisi cak 38, tujuh bila sajam, 19 unit sepeda motor, 5 unit mobil, 12 unit handphone, 5 tas dan dompet, tujuh STNK, 4 televisi, dua gelang emas dan uang sebesar Rp. 250-,.

Jajaran kepolisian tidak akan berhenti sampai disini dan akan tetap selalu mengejar dan menangkap para pelaku kejahatan, anggota polisi di bekali senjata bukan untuk jadi pajangan tapi untuk melaksanakan tugas, tetap dalam prosudur, waktu dan tempatnya”, pungkasnya. (Sadiman).

Print Friendly, PDF & Email

Komentar

News Feed