oleh

Masyarakat Resah Diduga Pelaku Curmor Belum Tertangkap

Ogan Ilir, Penasriwijaya.com – Di desa Ibul Besar Dua dan di desa Talang Nangko sampai PT. Argo Kecamatan Pemulatan Kabupaten ogan Ilir Provinsi Sumatera Selatan rawan Pencurian Sepeda Motor (Curmor).

Adapun asil Informasi yang dihimpun dari masyarakat desa, maraknya Curmor di malam hari di wilayah ogan ilir khususnya kecamatan Ibul Besar Dua tepatnya di desa Pal 7 daerah PT Ardo dan Talang Nangko. Dalam berapa bulan terakhir ini sudah beberapa kali terjadi beberapa, yang terjadi di desa talang Nangka dan di RT 12. PAL.7 PT Ardo, namun di duga semua itu belum terungkap, sehingga membuat para pelaku curmor yang beraksi di malam hari tersebut semakin merajalela dalam melakukan aksi – aksinya.

Dari keterangan Narasumber yang namanya tidak mau di publikasikan mengatakan “pelaku curmor ini diduga adanya permainan dari orang dalam, salah satu kediamannya di daerah Pal 7, dan mereka ini sangat licin dalam aksinya, karna mempunyai jaringan dan mempunyai peralatan yang lengkap dari kunci T. dan gunting besi untuk memutuskan kunci yang di tambahkan di rem cakram pada sepeda motor. Para palaku Curmor ini bisa mengetahui situasi malam hari saat melaksanakan aksinya. Padahal di dalam halaman yang sudah memakai terali pun bisa hilang,” ungkapnya.

Dalam kasus terahir yang kami ketahui pada bulan Mei ada satu kendaraan sepeda motor yang hilang, di RT 12 milik Lustari, dan sudah di laporkan ke Polsek Pemulutan Ogan Ilir. “Semoga saja pelakunya terungkap dan cepat tertangkap karna masyarakat di sini sudah cukup resah atas sering terjadinya kehilangan sepeda motor pada malam hari,” pintahnya.

Senada yang disampaikan Aktivis Deslefri SH., pada Rabu (03/06/2020) dalam hal ini juga diharapkan “kepada pihak kepolisian Polres Ogan Ilir dan Polsek Pemulutan, agar bisa secepatnya mengungkap kasus pencurian sepeda motor yang sering terjadi.

Iya juga mengatakan “kepada pihak yang berwajib agar dengan serius menanggapi hal ini, dan paling tidak sudah mengantongi nama – nama pemain Ranmor yang patut di duga dan di curigai pelakunya, atas kejadian kehilangan sepeda motor yang di laporkan dari pihak korban,” tungkasnya.

Dengan petunjuk dari saksi yang menguatkan rangkai pristiwa hilangnya sepeda motor metic vario pada tanggal 20 Mei sekira Pukul 3:00 dini hari. Karna di duga belum ada yang terungkap kasus Ranmor di desa Ibul Besar Dua dan sekitarnya oleh pihak kepolisian setempat membuat pelaku semakin menjadi meraja Lela dalam Melakukan aksi – aksinya,” pungkasnya. (Sadiman)

Print Friendly, PDF & Email

Komentar

News Feed