oleh

Konsultan Pertanian Propinsi Sumsel Bersama Awak Media

Banyuasin, Penasriwijaya.com – Suasana Keakraban begitu dirasakan oleh beberapa awak media bersama konsultan pertanian provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Sabtu (16/11/2019).

Dalam acara berlangsung sederhana, namun dengan adanya diskusi – diskusi ringan antara para pemburu kabar dengan Konsultan pertanian Sebuah diskusi ikhwal sistem pengelolaan program serasi khususnya di Kabupaten Banyuasin, baik seputar tahapan pelaksanaan rehab pembangunan parit tersier dan pembangunan box bagi pasca pelaksanaan serasi.

Dalam pelaksanaan program serasi, Konsultan kementerian dinas Pertanian provinsi Sumsel Ateng Kurnia M.Eng menyampaikan, pihak beserta jajarannya sengaja menjalin hubungan yang harmonis dengan insan pewarta yang ada di provinsi Sumsel. Pasalnya di antara dua institusi yang berbeda tersebut memiliki peran penting dalam upaya meningkatkan kerjasama dalam program serasi khususnya di wilayah Kabupaten Banyuasin.

“Sengaja kami ingin menjalin sinergitas dengan insan pers.Karena kami menyadari adanya saling ketergantungan satu dengan yang lain”, hal itu dikatakan di hadapan beberapa wartawan baik media cetak, ciber dan elektronik.

Dirinya mengharapkan “Program serasi yang sedang berjalan ini, dapat menanam padi 3 kali dalam satu tahunnya. Mulai dari IP 100,200, karena IP 200 yang selama ini cuma dapat separuh dari IP 100 paling tidak sama dengan yang IP 200 selanjutnya bisa ke IP 300 kenapa selama ini kelemahan yang ada mengenai Sistem sirkulasi air yang menjadi kendala petani yang mengakibatkan masa tanam serta hasil tanaman padi petani kurang memuaskan”, terangnya.

,”Lanjut dengan adanya giat serasi ini merupakan salah satu solusi yang ada. Sehingga program tersebut dapat dikelolah dengan baik agar mereka bisa menanam 3 kali paling tidak satu tahun sehingga pendapatan mereka yang biasanya cuma 4 ton/hektar sampai 5 ton dalam setahun di harapkan dengan berjalannya serasi bukan hanya 5 sampai 10 ton akan Tetapi mampu sampai 15 ton,” ucapnya.

,”Harapan Pak Ateng”.Sapaan akrabnya sehari – hari yang kedua mereka mau menjaga dan memelihara apa yang sudah dibangun selama ini,bangunan saluran itu tidak lagi di telantarkan yang selama ini menganggap bahwa Pekerjaan serasi yang telah ada dapat di pelihara layaknya milik petani sendiri,” tuturnya.

Sehingga manfaat kegiatan swakelola UPKK termasuk kades itu bisa mengayomi masyarakat dengan kegiatan yang ada sekarang juga termasuk penyuluh pertanian agar lebih aktif lagi ke depan, karena tanpa ada penyuluhan dari dinas pertanian petani akan terbantu dengan semua permasalahan yang ada baik masalah pembasmian hama dan cara pembudidayaan tanaman padi yang baik dan benar.“Makanya,peran media begitu penting”, tungakasnya. (Sadiman)

Print Friendly, PDF & Email

Komentar

News Feed