oleh

Inisial SP Meninggal Di RS DKT. Satpam Bank AL. Serta Dari Kab OKUS SR Meninggal Di RS Antonio Dinyatakan Negatif Covid-19

OKU, Penasriwijaya.com – Tim Humas Covid-19 Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (Pemkab OKU) di pusat pelayanan informasi Satgas Covid-19 melalui juru bicara tim Satgas Covid-19 Kabupaten OKU Rozali, SKM merilis update data situasi terkini perkembangan Covid-19, bertempat di aula Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Baturaja, Selasa (28/04/2020).

“Update data situasi terkini pada tanggal 27-28 April 2020 sampai pukul 10:00 WIB, sebagai berikut, ODP 128 orang, proses pemantauan 12 orang, selesai pemantauan 116 orang, jumlah PDP 6 orang, proses pengawasan 3 orang, selesai pengawasan 3 orang dan terkonfirmasi positif Covid-19 tidak ada penambahan masih tetap 10 orang, konfirmasi sembuh 1 orang.

Dalam kesempatan ini pula, Jubir Humas Satgas Covid-19 Kabupaten OKU menginformasikan bahwa terkait pasien yang telah di ambil SWAB nya beberapa hari lalu, kemarin sekitar pukul 4 sore pihak dinas kesehatan Kabupaten OKU telah menerima pemberitahuan hasil SWAB dan mendampat kepastian status PDP berinisial SP yang meninggal di RS DKT hasilnya negatif, demikian juga dengan satpam bank daerah inisial AL dan PDP dari Kabupaten OKUS inisial SR yang meninggal di RS Antonio Baturaja kesemuanya dinyatakan negatif Covid-19,” terangnya.

Di kesempatan itu juga, Tim Humas Satgas Covid-19 mengharapkan kepada insan pers untuk dapat membantu menyajikan informasi terkait dengan hasil SWAB ini, sehingga baik pihak keluarga maupun masyarakat dapat tenang dan tidak cemas lagi,” pintahnya.

Semoga dengan hasil negatif ini, tetangga sekitar dan masyarakat tidak lagi takut dan panik, namun tetap waspada terhadap penyebaran Covid-19 dengan mematuhi aturan protokol kesehatan terutama untuk tetap tinggal dirumah (stay at home) dan selalu jaga jarak (social distancing/physical distancing) untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 di Kabupaten OKU.

Tim Humas Satgas Covid-19 Kabupaten OKU selalu menghimbau kepada seluruh warga masyarakat untuk mematuhi anjuran pemerintah seperti memakai masker disaat keluar rumah/bepergian dan menghindari berkumpul di tempat keramaian,” pungkasnya. (SP@di)

Print Friendly, PDF & Email

Komentar

News Feed