oleh

Diduga Pembangunan Siluman SMPN 5 Tidak Ada Plang Proyek Warga Sekitar Bertanya – tanya

Banyuasin, Penasriwijaya.com – Atas keterangan dan Informasi masyarakat bahwa adanya proyek pembangunan gedung Sekolah Menengah Pertama (SMPN) 5 yang terletak di wilayah RT.11 RW.04 Kelurahan Talang Keramat Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin membuat warga kesal dan merasa banyak kejanggalan dalam Pelaksanaan Proyek itu.

Pasalnya dalam Pelaksanaan pembangunan gedung SMPN 5 para kontraktor/pemborong proyeknya tidak melaporkan pembangunan tersebut ke pemerintah setempat dan tidak ada meminta Izin sama Lurah, RW, RT. serta warga lingkungan di RT tersebut.

Bukan itu saja terlihat pembangunan proyek yang tidak ada pemberitahuan dan tidak ada papan plang proyek, di gedung SMPN ini, dan diduga asal – asalan.

Pembangunan gedung ini Sudah berjalan lebih Kurang 11 (Sebelas) hari dan belum terlihat adanya papan plang proyek, pengerjaan pembangunan tersebut sudah kurang lebih dari 25 %”, ucap warga pada Minggu (10/11/2019) yang namanya tidak mau di publikasikan.

Sementara dari, salah satu pekerja dilokasi bangunan tersebut, saat di konfirmasi awak media menuturkan “yang bekerja di sini ada 12 orang dan bekerja di sini semuanya berasal dari kota Bandung. Kami hanya di gajih harian, kalau Tukang digaji perhari Rp.125.000. dan Kernet Rp.100.000.

Untuk itu diapun menjelaskan bahwa pembangunan gedung SMPN 5 ada lima lokal Pak, “seperti penjelasan para tukang/pekerja kami hanya pekerja pak,sesuai perintah dan amanat dari Bos kami, atas nama Zuarsah”, tuturnya.

Dengan adanya inpormasi dari masyarakat pembangunan gedung SMPN tersebut untuk menanyakan proyek apa dan siapa pemborongnya, kenapa plang proyek/ RAB nya tidak dipasang., dengan tidak adanya papan plang informasi proyek maka pihak sekolah atau kontraktor diduga tidak mengindahkan Perpers No.7 tahun 2012 tentang pemasangan plang proyek. Dan KEP PERS No 80 tahun 2003 tentang pedoman pelaksanaan dan pengadaan barang dan jasa, pemerintah diwajibkan untuk memasang papan nama proyek ini., Untuk semakin memperkuat yang diatur dalam UUD No 14/2018 tentang keterbukaan informasi publik (UU KIP).

Sementara warga RT.11 RW.04 talang keramat kecamatan talang kelapa kabupaten banyuasin membenarkan adanya yang di duga proyek siluman di tempat mereka,

dikarenakan itu pembangunan dari dinas pendidikan untuk pembangunan SMPN 5 Tetapi tidak ada laporan sama sekali dengan RT atau Pun RW, begitu juga dengan kelurahan talang keramat banyuasin.

Warga RT.11, RW.4. Talang keramat ditemui awak media , membenarkan jika pemborong ,atau proyek tidak pernah melaporkan, atau memberitahu bahwa telah terlaksana pembangunan gedung SMPN di RT tersebut,” bebernya.

Kami warga masarakat ikut memantau membantu melihat mengerjakan apa yg diperlukan, apalagi jalan di RT 11 sangat miris tanah gambut lembut yang berlobang harus kami adakan gotong royong agar tidak hancur, akan tetapi dari Pihak kontraktor saat di mintai bantuan guna perawatan penimbunan jalan sampai saat ini tadak ada respond,” kata warga.

Sesuai yang disampaikan Presiden RI Masyarakat harus ikut serta memantau seluruh pembangunan yang mengunakan uang anggaran Negara, dan kepada pihak berwajib apa bila ada Indikasi korupsi mohon untuk ditindak tegas”, harapnya.

Harapan warga melalui awak media, memohon kepada Pemerintah Khususnya Bupati Banyuasin, Kepala dinas pendidikan Banyu Asin, Tipikor Polres Banyuasin, untuk menindak tegas Pembangunan Gedung SMP negeri tersebut Di duga ada indikasi Korupsi dalam Pembangunan Proyek tersebut, karena tidak ada RAB”, pintahnya.

Saat di hubungi dari via telpon Lurah membenarkan jika pihak pemborong atau proyek tersebut tidak ada laporan atau izin Kepada saya jika mereka sudah bekerja di wilayah kelurahannya.
(Sadiman)

Print Friendly, PDF & Email

Komentar

News Feed