oleh

Danrem 044 Gapo Dampingi Pangdam II Sriwijaya Pimpin Rakor Karhutla

Palembang, Penasriwijaya.com – Pangdam II/Swj Mayjen TNI Irwan, S.I.P. M.Hum yang didampingi Danrem 044/Gapo memimpin rapat koordinasi, evaluasi penanganan Karhutla. Bertempat dikantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), jalan Sultan Mahmud Badaruddin II, Talang Betutu, Kec. Sukarami, Kota Palembang, Sumsel. (16/9/2019)

Kali ini Rakor dilaksanakan dalam rangka untuk menyikapi semakin meluasnya lahan yang terbakar khususnya di Kebun Raya Sriwijaya, kecamatan Indralaya Kabupaten Ogan Ilir, lahan sebagian besar terdiri dari gambut tebal dengan kedalamannya sekitar 3 sampai dengan 9 meter. Sehingga lahan ini dalam pemadamannya harus perlu penggalian dengan alat berat terlebih dahulu dan dilanjutkan dengan pembasahan. Kalau tidak lahan ini akan menimbulkan asap yang tebal dan berkepanjangan sehingga bisa membuat kabut ke wilayah kota Palembang apabila ketiup angin yang kencang.

Pangdam II/Swj menyampaikan bahwa, selama kegiatan pemadaman api yang terjadi sampai saat ini masih belum maksimal dan perlu dukungan yang lebih maksimal lagi dari unsur Pemda dan dinas terkait. Untuk itu, Pangdam mengharapkan peran serta dan mengajak seluruh unsur pemerintahan provinsi Kabupaten dan Kota bekerja bersama dalam menangani Karhutlah di Kabupaten-kabupaten.

“Mari kita sama-sama dan seluruh aparatur atau dinas yang terkait untuk turut berperan aktif memaksimalkan dan mendukung kegiatan pemadaman agar Karhutla dapat segera teratasi,” ungkap Pangdam.

Selain itu, Pangdam juga menghimbau kepada Satgas do’a untuk lebih memaksimal dengan melakukan acara do’a bersama hingga di daerah-daerah seperti di Masjid dan Pondok Pesantren. “Saya sudah memerintahkan sampai satuan terkecil setingkat Koramil untuk melaksanakan do’a bersama dengan warga disekitar Koramilnya,” bebernya

Lebih lanjut dalam paparannya Pangdam menjelaskan bahwa Danramil harus bekerja sama dengan unsur pimpinan kecamatan setempat untuk lebih akrab lagi dengan warganya dalam mensosialisasikan Karhutla ini. Disamping bersama-sama berjibaku bila ada kebakaran, dan berdoa bersama warganya untuk memanjatkan do’a agar diturunkan hujan.

“Nanti sore di Masjid Kodam, saya akan mengelar doa bersama warga Palembang dan warga sekitar Makodam,” tutup Pangdam. (NP)

Print Friendly, PDF & Email

Komentar

News Feed