oleh

CV. Marisa Kavling Dan Warga Bersama Bersihan Saluran Air Di Blok PD RT.15 Kel. Sekarjaya

OKU, Penasriwijaya.com – Doan Julian selaku pimpinan yang diwakili staf CV Marisa Kavling turut menghadiri dalam rangka pembersihan saluran air di blok PD RT.15 Kelurahan Sekarjaya Kecamatan Baturaja Timur Selasa. (11/02/2020).

Sebelumnya yakni pada hari selasa tanggal 14/01/2020 perwakilan warga rt/rw.15/05 mendatangi kantor Kelurahan Sekarjaya guna mediasi rapat musyawarah dengan CV Marisa Kavling yang pada saat itu di wakili oleh Reni Alpianadella. Juga acara rapat musyawarah tersebut di buka langsung oleh Lurah Sekarjaya Eldaniati, S.STP. MM.

Sehari setelahnya Doan Julian langsung menanggapi hasil dari mediasi tersebut, dan mengajak warga RT/RW. 05/15 Kelurahan Sekarjaya beserta pemerintah setempat untuk urun rembuk perihal permasalahan yang menyangkut tuntutan warga terhadap CV Marissa kavling yang berlangsung di kantor CV Marisa Kavling pada Rabu sore 15/01/2020.

Erwanto M.Pd., selaku Ketua RW 05 tetap menyampaikan isi tuntutan dari hasil rapat musyawarah yang berlangsung di ruangan kantor Lurah Sekarjaya.

Adapun salah satu isi tuntutan warga tersebut, agar CV Marisa Kavling segera menormalisasikan anak sungai atau saluran air yang tergenang sehingga menggenangi kebun karet milik Bandot dan sumur umum warga Rt/Rw.15/05 tersebut.

Doan Julian pimpinan CV. Marisa Kavling dalam urun rembuk tersebut menyanggupi tuntutan warga tersebut dan akan segera melaksanakan guna memperlancar arus aliran air tersebut.

Kata sepakat antara warga dan pihak CV. Marisa Kavling yang disaksikan oleh Ketua RT dan Ketua RW juga dari staf CV. Marisa Kavling berlangsung damai.

Respon dari Doan dan tindak lanjut dalam hal ini pada hari selasa tanggal (11/02/2020) pihak Marisa Kavling menurunkan alat berat berupa beko guna memperlancar aliran air tersebut, “yang juga di apresiasi positif oleh pemerintah setempat juga warga yang terdampak dari aliran air.

Bandot sang pemilik kebun karet, saat di komfirmasi oleh media Penasriwijaya.com menyatakan”, Alhamdulillah dan semoga kebun dan sumur yang terendam kemarin – kemarinnya tidak terendam lagi dan dapat digunakan seperti sediakala”, ujar Bandot.

Dari pantauan media Penasriwijaya.com dilapangan, ada sedikit kendala dalam pengerjaan arus air tersebut, yang mana terhalang oleh penyanggah tiang bangunan yang ditanamkan di atas aliran air tersebut. (Maret)

Print Friendly, PDF & Email

Komentar

News Feed