Kajari OKU Melalui Tim Intelijennya Berikan Penyuluhan Tentang Hukum Di Kec.Kedaton Peninjauan Raya

Baturaja, Penasriwijaya.com – Peran Kejaksaan dalam pengawasan pengelolaan Dana Desa (DD) yang dialokasikan di anggaran pendapatan dan belanja Negara untuk pencegahan, pemberantasan Korupsi dan tepat sasaran, Kejaksaan Negari (Kejari) Kabupaten Ogan Komering Ulu (Kab.OKU) memberikan Sosialisasi penyuluhan tentang Hukum di 8 (Delapan) desa Kecamatan Kedaton Peninjauan Raya.

Acara dalam penyuluhan tentang Hukum tersebut dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Negara (Kajari) OKU Asnath Anytha ldatua Hutagalung, S.H. M.H., melalui tim intelijen Kejari OKU yang dipimpin oleh Kasi Intel Kejari OKU Variska Ardina Kodriansyah, SH, MH., beserta anggota jajarannya, bertindak sebagai Narasumber kegiatan penyuluhan hukum, Camat Kedaton Peninjauan Raya, Novri Zaldi, S.STP, M.Si., 8 (Delapan) kepala desa berserta perangkatnya, Pendampingan Desa.

Camat Kedaton Peninjauan Raya, Novri Zaldi, S.STP, M.Si., dalam kata sambutannya mengucapkan terima kasih atas kehadiran dari Kejaksaan Negari OKU di kecamatan ini, dalam memberikan materi bagi kepala desa dan perangkatnya.

Pentingnya acara ini bertujuan yakni dalam melaksanakan dan pengelolaan dana desa kita Kita tidak main – main, kita perlu Sosialisasi, penyuluhan hukum seperti ini, acara seperti ini, Kan kita bisa menambah pengetahuan di bidang hukum.

“Mari bersama – sama memperhatikan serta mendengarkan yang akan di sampaikan oleh pihak Kejaksaan,
Hal itu bertujuan agar dalam pengelolaan Dana Desa kita semakin benar,” terangnya.

Kepala Seksi Intelijen Kejari OKU Variska Ardina Kodriansyah, SH., MH., dalam penyampaian awal materinya memaparkan tentang sesuai tugas dan fungsi aparatur Kejaksaan sebagaimana diatur dalam UU No 16 tahun 2004 tentang Kejaksaan RI, serta kewenangan aparatur Kejaksaan sebagaimana diatur dalam pasal 30 UU No.16 tahun 2004 Tentang Kejaksaan meliputi kewenangan Di bidang pidana yang terdiri dari melakukan penuntutan; melaksanakan penetapan hakim dan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap. Melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan putusan pidana bersyarat, putusan pidana pengawasan, dan keputusan lepas bersyarat, melakukan penyidikan terhadap tindak pidana tertentu berdasarkan undang – undang; melengkapi berkas perkara tertentu dan untuk itu dapat melakukan pemeriksaan tambahan sebelum dilimpahkan ke pengadilan yang dalam pelaksanaannya dikoordinasikan dengan penyidik. Sedang di bidang perdata dan tata usaha negara Kejaksaan dengan kuasa khusus, dapat bertindak baik di dalam maupun di luar pengadilan untuk dan atas nama negara atau pemerintah. Dan dalam bidang ketertiban dan ketenteraman umum, Kejaksaan turut menyelenggarakan kegiatan peningkatan kesadaran hukum masyarakat; pengamanan kebijakan,” jelas Kasi Intel.

Selain menjelaskan tentang tugas dan fungsi aparatur kejaksaan, Variska juga menjelaskan tentang fokus penggunaan dana desa tahun 2021 yang terdiri dari tiga proritas penggunan dana desa tahun 2021 yang mengacu pada program Sustainable Development Goals (SDGs) Kementerian Desa yang berisi 18 poin yang sejalan dengan SDGs Nasional dengan target tercapainya desa tanpa kemiskinan, kelaparan, keterlibatan perempuan, air bersih dan sanitasi, serta pertumbuhan ekonomi desa yang merata. “SDGs dari Kementerian Desa ini mengarahkan desa agar mampu berinovasi, kelola potensi yang ada di desa agar dapat menjadi income bagi desa dan masyarakat desa, kalau di wilayah Kedaton ini kelola kawasan sungai (Sungai Ogan) agar dapat menjadi tempat wisata, sehingga bisa menjadi sumber pendapatan desa dan masyarakat,” terang Variska.

“Kami mengharapkan kepada Kepala desa di Kabupaten OKU ini supaya dalam pelaksanaan dana desa bisa terlaksana dengan baik dan benar. Apabila dalam pengelolaan dana desa tersebut menyimpang “Kan kita sendiri yang susah yang pastinya akan berurusan dengan hukum,” tegasnya.

Kami datang kesini selain untuk memberi materi juga untuk mengingatkan jangan sampai dalam pengelolaan dana desa itu menyimpang. Sebab penegakan hukum represif dilakukan dalam upaya pencegahan supaya penyelewengan tidak terjadi.

Masyarakat di perhatikan dalam mewujudkan kesejahterakan, hal itukan bisa memajukan desa itu sendiri, dengan sendirinaya desa itu akan mandiri,”

Adakan kegiatan – kegiatan desa yang sesuai dengan aturan yang benar dengan melalui Dana desa itu sangat bermanfaat bagi desa itu sendiri,” jangan jadikan dana desa desa untuk kepentingan pribadi,” jelas kasi Intel.

Sementara “Kasubsi Ekonomi, Keuangan dan Pengamanan Pembangunan Strategis Kejari OKU Hendri Dunan, SH., dalam hal itu juga menjelaskan,” acuan penanganan tindak pidana korupsi adalah mengacu pada UU No.  31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi  junto UU 20 tahun 2001 tentang  Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Kegiatan yang dilakukan Kejari OKU ini adalah upaya pencegahan tidak pidana korupsi dalam pengelolaan dana desa. Jangan sampai terjadi adanya penyimpangan dalam pengelolaan dana desa. Jika ada penyimpangan, ditegaskannya maka akan berbenturan dengan hukum

“Hingga saat ini alhamdulillah tidak ada laporan masuk di Kejari OKU terkait pengimpangan dana desa di Kecamatan KPR ini, tetap ikuti aturan yang ada, jangan sampai ada indikasi penyimpangan,” ujar Hendri Dunan mengawali materinya.

Menurut Hendri secara umum kecenderungan penyimpangan dalam pengelolaan dana desa terjadi karena murni kesalahan kepala desa dan tidak murni kesalahan kepala desa. Penyimpangan pengelolaan yang terjadi karena murni kesalahan Kepala Desa dapat dilihat dengan indikasi : Duplikasi anggaran ; penggunaan tidak sesuai peruntukan; meminjam sementara dana desa untuk kepentingan pribadi, namun tidak dikembalikan; pungutan/ pemotongan dana desa oleh oknum pejabat kecamatan atau kabupaten; membuat perjalanan dinas fiktif; mark-up pembayaran honorarium perangkat desa;  mark-up pembelian ATK dan membuat kegiatan atau proyek fiktip dengan menggunakan dana desa.

Sedangkan kecenderungan penyimpangan pengelolaan dana desa yang disebabkan tidak murni kesalahan kepala desa dapat dilihat dengan indikasi : kesalahan bisa terjadi karena kelemahan dalam administrasi keuangan; terjadi kesalahan perencanaan; terjadi kesalahan dalam penyusunan laporan; kesalahan dalam penyusunan spesifikasi pekerjaan dan kesalahan estimasi biaya

“Di Kabupaten OKU sudah ada 5 kepala desa yang terkait masalah hukum, jangan ada lagi kades tersangkut, ingat proses pengadilan tindak pidana korupsi bukan hanya memenjarakan pelaku tindak pidana korupsi, tapi juga mengejar aset pelaku untuk mengembalikan kerugian negara,” tandas Hendri. (SP@di)

Kasi Intel Kejari OKU Variska Ardina Kodriansyah, SH, MH : Jangan Ada Penyimpangan Dalam Pengelolaan Dana Desa

Baturaja, Penasriwijaya.com – Upaya pencegahan terjadinya penyimpangan dalam pengelolaan Dana Desa (DD) di Kabupaten Ogan Komering Ulu (Kab.OKU) Kejaksaan Negara (Kejari) OKU melakukan giatnya dengan memberikan penyuluhan tentang Hukum ke 12 (Dua Belas) Desa yang ada di Kecamatan Pengandonan. Jum’at (8/10/2021)

Photo Bersama pada saat acara Penyuluhan tentang Hukum
Photo Bersama pada saat acara Penyuluhan tentang Hukum

Camat Pengandonan Oktaria Rosalina.S.Ip.M.Si., dalam kata sambutannya mengucapkan terima kasih atas kedatangan dan kehadiran dari Pihak Kejari OKU, pihak PMD, para kepala desa dan perangkat desanya yang hadir dalam acara Penerangan tentang Hukum ini,” ucap Camat Pengandonan.

“Mari kita dengarkan bersama – sama. Ini acara sangatlah penting agar di kedepannya nanti kita bisa mengerti serta memahami tentang peraturan dan larangannya dalam pengelolaan Dana Desa,” sampai Camat Pengandonan.

Kepala Kejaksaan Negara (Kajari) OKU Asnath Anytha ldatua Hutagalung, S.H. M.H., melalui tim intelijen Kejari OKU yang dipimpin oleh Kasi Intel Kejari OKU Variska Ardina Kodriansyah, SH, MH., yang bertindak sebagai Narasumber dalam kegiatan penyuluhan hukum dan Kepala Dinas (Kadin) Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) OKU, Drs Ahmad Firdaus, MSi., diwakili oleh Kabidnya, menjelasan tentang peraturan pemerintah dalam hal pengelolaan Dana Desa (DD).

Selain menyampaikan Tugas dan pungsi dari Kejaksaan, Kasi Intelijen Kejari OKU Variska Ardina Kodriansyah, SH, MH., juga mengajak agar Kepala desa untuk selalu mementingkan masyarakatnya juga pembangunan desa, apa bila itu dijalankan dengan benar maka tidak ada lagi yang namanya kesalahan.

Jangan ada penyimpangan dalam menggunakan Dana Desa dari Fiktif maupun Mar-up, apa bila hal itu terjadi maka bisa dipastikan terjerat dengan hukum. “Kan Kepala desa itu sendiri yang merasakannya,” kata Kasi Intel Kejari OKU.

“Hal itukan sudah ada aturannya” sesuai dengan ketentuan yang berlaku, pastinya dalam menjalankan tugasnya, kepala desa bekerja bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat serta memajukan desanya,” sampai Kasi Intel.

Dalam pengelolaan Dana Desa diharapkan agar penggunaannya semaksimal mungkin, untuk kepentingan bersama dalam memakmuran dan kesejahteraan bersama itu yang diharapkan, jangan sampai digunakan untuk kepentingan pribadi,” tegas Kasi Intel.

Hadir dan di ikuti dalam acara Punyuluhan tentang Hukum tersebut, Kasi Intelijen Kejari OKU, Variska Ardina Kodriansyah, SH, MH., beserta setaf tim intelijen Kejari OKU, Kadin PMD OKU, Drs Ahmad Firdaus, MSi., diwakili oleh Kabidnya, 12 Kepala Desa serta perangkat desanya dimasing – masing. Dan Acara kegiatan tersebut berjalan lancar serta mengikuti Protokol Kesehatan.
(SP@di)

Dua Belas Desa Di Kec. Pengandonan Gelar Acara Sosialisasi Pencegahan Tindak Pidana Korupsi

Baturaja, Penasriwijaya.com – Dua Belas Desa di Kecamatan Pengandonan Kabupaten Ogan Komering Ulu (Kab.OKU) mengelar acara Sosialisasi Pencegahan Tindak Korupsi bertempat di Kantor Kepala Desa Tanjungan. Rabu (6/18/2021).

Terima kasih kepada Pihak Kepolisian Resor (Polres) OKU melalui Kanit Tipikor Polres OKU, yang telah hadir dan memberikan pelayanannya terhadap masyarakat khususnya di desa yang ada di Kecamatan Pengandonan,” kata Camat Pengandonan Oktaria Rosalina.S.Ip.M.Si.

Acara ini perlu dilakukan dan ini sangatlah penting, agar nantinya kita semua bisa tahu bahwa dalam melaksanakan serta pengelolaan Dana Desa tidak terjadi pelanggaran Hukum, dan ini perlu selalu kita ingatkan bersama,”kata Camat Pengandonan.

Mari kita bangun desa kita agar maju dan sejahtera, “Dana desa bukan untuk keperluan kita pribadi tetapi keperluan masyarakat desa, kalau berani main – main dengan dana desa tanggung sendiri akibatnya,” cetusnya.

Terpisah, Ketua Forum Kepala Desa Kecamatan Pengandonan Rahmad Pikal mengatakan,” hari ini dua belas desa di Kecamatan Pengandonan sudah menjalani acara tatap muka dari pihak kepolisian Polres OKU,

Di gelarnya acara ini bertujuan untuk saling mengingatkan kepada kepala desa di Kecamatan Pengandonan dan bersama – sama sudah mendengarkan dalam hal pengelolaan dana desa yang baik, acara ini juga untuk menjalin silaturahmi terhadap desa yang ada di Kecamatan Pengandonan,” terang Ketua Forum.

Dalam acara Sosialisasi Pencegahan Tindak Korupsi dihadiri dan di ikuti oleh Camat Pengandonan Oktaria Rosalina.S.Ip.M.Si., Kepala Kepolisian Resor (Polres) OKU AKBP Danu Agus Purnomo, S.I.K., diwakili Kanit Tipikor Polres OKU, dan personel sebagai Narasumber. Dua Belas Kepala Desa serta perangkat Desanya. (SP@di)

Zirul Amili Kades Gunung Kuripan Dilantik Sebagai Ketua PPBI Ranting Kecamatan

Baturaja, Penasriwijaya.com – Desa Gunung Kuripan Kecamatan Pengandonan Kabupaten Ogan Komering Ulu OKU (Kab.OKU) mengelar acara Sosialisasi Budidaya Bonsai dan Pengukuhan Kepengurusan serta Pelantikan Ketua, anggota Perkumpulan Penggemar Bongsai Indonesia (PPBI) Ranting  Kecamatan Pengandonan, Kecamatan Muara Jaya. Senin (4/10/2021).

Sosialisasi Budidaya Bonsai dan Pengukuhan, Pelantikan ketua dan anggota ranting PPBI tersebut, dihadiri dan diikuti, oleh Kepala Desa (Kades) Gunung Kuripan Zirul Amili, Ketua PPBI OKU, Azhari Ali Agus dan pengurus, Camat Pengandonan Oktaria Rosalina.S.Ip.M.Si., Camat Muara Jaya Dini Justini.SE, MM., Kapolsek Pengandonan, Danramil 403-01/Pengandonan Karang Taruna Desa Gunung Kuripan tokoh Masyarakat, tokoh Agama serta undangan lainnya.

Adapun Ketua PPBI OKU Azhari Ali Agus melantik Kades Gunung Kuripan Zirul Amili sebagai ketua Kecamatan Pengandonan, Kecamatan Muara Jaya dan sebanyak 50 (Lima Puluh) anggota pengurus.

Photo Bersama dalam Kegiatan Pengukuhan Pelantikan ketua, anggota PPBI Kecamatan Pengandonan, Muara Jaya
Photo Bersama dalam Kegiatan Sosialisasi Budidaya Bonsai dan Pengukuhan Pelantikan Ketua, anggota PPBI Kecamatan Pengandonan, Muara Jaya

Camat Pengandonan Oktaria Rosalina.S.Ip.M.Si., dalam ha itu mengatakan,” kegiatan pelantikan Kepengurusan PPBI Ranting Kecamatan ini sangat positif, hal ini untuk memancing masyarakat khususnya pemuda remaja Karang Taruna,” ucap Camat Pengandonan.

Giat seperti ini juga menciptakan kreasi yang unik dalam pembentukan karakter kepribadian yang sangat kreatif. Selamat atas dilantiknya Kepala Desa Gunung Kuripan Zirul Amili, semoga amana dan sangat terpenting, mendorong menciptakan hal yang positif bagi masyarakat desa,” ucapnya.

Sementara, Kepala Desa Gunung Kuripan Zirul Amili sebagai ketua PPBI Kecamatan Pengandonan, Muara Jaya menyampaikan,” saya mengucapkan terima kasih atas semuanya, dalam hal ini sudah mempercayai saya sebagai ketua PPBI Ranting Kecamatan, Serta adanya acara Sosialisasi Budidaya Bonsai digelar ini, kita bisa belajar banyak tentang membentukan perawatan Bonsai,” terang Zirul.

Dirinya juga mengajak serta mengharapkan, anggota pengurusan PPBI ranting Kecamatan menjadi bagian dari organisasi yang memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan daerah, desa terutama dalam menjaga dan melesatarikan keindahan alam Kabupaten OKU, khususnya di Kecamatan.

Semoga penyebaran bonsai bisa merata di seluruh negeri wilayah Indonesia,” pungkasnya.

(SP@di)

Kasi Intel Kejari OKU Variska Ardina Kodriansyah, SH, MH. Berikan Penyuluhan Tentang Hukum Di Kecamatan Muara Jaya

Baturaja, Penasriwijaya.com – Sebanyak 6 (Enam) Desa di Kecamatan Muara Jaya Kabupaten Ogan Komering Ulu (Kab.OKU) mendapatkan Penyuluhan tentang Hukum dari Kejaksaan Negara (Kejari) OKU, Rabu (29/9/2021) bertempat di Pendopo Kecamatan kantor Camat Muara Jaya.

Penyuluhan Hukum yang dihadiri serta di ikuti oleh, Kepala Kejaksaaan Negara (Kajari) OKU, Asnath Anytha ldatua Hutagalung, S.H. M.H., melalui tim intelijen Kejari OKU yang dipimpin oleh Kasi Intel Kejari OKU Variska Ardina kodriansyah, SH, MH., Kepala Dinas (Kadin) Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) OKU, Drs Ahmad Firdaus, MSi., yang bertindak sebagai Narasumber dalam kegiatan penyuluhan hukum dan penjelasan tentang peraturan pemerintah dalam hal pengelolaan Dana Desa (DD). dan ikuti oleh 6 (Enam) Kepala Desa dari 7 (Tujuh) Desa di Kecamatan Muara Jaya, serta Pendamping Desa.

Dalam kata sambutannya Camat Muara Jaya, Dini Justini.SE, MM.,
mengucapkan terima kasih atas kehadiran dari Pihak Kejari OKU, dan pihak PMD, serta para Kades yang hadir dalam acara Penerangan tentang Hukum.

Mari kita dengarkan bersama – sama. Ini sangat penting agar di kedepannya nanti kita bisa mengerti serta memahami tentang peraturan dan paham tentang larangan dan patu dalam peraturan,” Kata Camat Muara Jaya.

Kadin PMD OKU, Drs Ahmad Firdaus, MSi., dalam kata sambutannya juga menjelaskan,” kegiatan ini cukup penting dan harus di sampaikan, agar bisa dapat memahami serta memiliki tanggungjawab dalam melaksanakan, kegiatan pembangunan di Desanya, dan contohnya dari pembangunan itu sendiri agar tepat sasaran, memiliki kualitas serta tidak menyalahi peraturan perundang – undangan yang sudah ditentukan,” Kata Kadin PMD Kabupaten OKU.

“Dan untuk di kemudian harinya tidak lagi terjadi penyimpangan tentang pengelolaan dana desa, saya meminta bagi Kepala desa patuhilah peraturan, sudah ada 4 kepala desa di Kabupaten OKU yang terkena atau tersandung oleh hukum,” tambahnya.

Dilanjutkan oleh Kabid PMD Kabupaten OKU, yang menjelaskan tentang peraturan dan pengelolaan dana Desa.

Selain menjelaskan tentang tugas dari Kejaksaan Kasi Intel Kejari OKU Variska Ardina kodriansyah, SH, MH., dalam hal ini juga menyampaikan,” dalam pengelolaan Dana Desa diharapkan agar penggunaannya semaksimal mungkin untuk kepentingan bersama untuk kemakmuran dan kesejahteraan bersama, jangan sampai digunakan untuk kepentingan pribadi, dan dapat berguna untuk kesejahteraan Masyarakat Desa.

“Saya harapkan kepada kepala desa jangan ada yang tersentuh dengan hukum, artinya dalam hal pengelolaan Dana Desa itu tidak mudah, harus ada pertanggung jawabannya, untuk penjelasan tentang Hukum serta pendampingan hukum, Kejari OKU ada langsung saja ke sana. Saya ingatkan kembali kepada kepala desa untuk sangat berhati hati, dalam menggunakan dana desa,” pungkasnya. (SP@di)

Yudi DPO Yang Diduga Melakukan Pencurian Berhasil Di Amankan Tim Resmob Singa Ogan Polres OKU

Baturaja, Penasriwijaya.com – Kepolisian Resor (Polres) Ogan Komering Ulu (OKU) melalui Tim Resmob Singa Ogannya berhasil membekuk para pelaku pencurian di desa Durian dusun III Kecamatan Peninjauan Kabupaten OKU.

Dalam kejadian di desa Durian yang lalu, pelaku berjumlah tiga orang tersebut, berawal pada hari Rabu 30 Juli 2019 sekira jam 16:00 WIB, tersangka Ijal Bakur datang menemui tersangka Rari di rumahnya untuk mengajak melakukan pencurian,” kata Kepala Kepolisian (Kapolres) OKU AKBP. Danu Agus Purnomo, S.I.K., melalui rilis Kasi Humas Polres OKU AKP. Mardinursal.

“Kemudian sekira pukul 23:00 WIB, tersangka Rari pergi menemui tersangka Ijal Bakur di jalan depan rumahnya dan saat tiba dirumah tersangka Ijal Bakur sudah ada tersangka Yudi Hartono. Kemudian sekira pukul 23:30 WIB para tersangka berangkat dengan mengendarai 1 (satu) unit sepeda motor milik tersangka Ijal Bakur dan membawa sebuah pahat milik tersangka Ijal Bakur yang memang telah dibawa dan disiapkan.

Para pelaku pun berangkat ke dusun Tinjak desa Durian namun, ketika sampai di dusun Tinjak tersebut, para tersangka gagal. Namun ditengah perjalanan di desa Durian para tersangka berhenti di depan rumah korban, lalu Ijal mengajak Rari dan Yudi untuk melakukan pencurian di rumah korban Sapriyansah.

Selanjutnya, para tersangka langsung turun dari sepeda motor dan Ijal langsung menuju jendela rumah korban. Mencongkel dan merusak jendela rumah tersebut dengan menggunakan pahat yang memang sudah disiapkan. Setelah jendela rumah berhasil dibuka Rari dan Ijal masuk kedalam rumah dan Yudi menunggu di luar sambil memantau situasi di sekitar rumah.

Setelah Ijal berhasil membuka pintu rumah, Rari dengan Ijal pun masuk kedalam rumah, mengambil 5 (lima) unit handphone yang berada di dekat TV serta mengambil 1(satu) unit sepeda motor yang berada di dekat pintu. Setelah barang – barang tersebut berhasil di keluarkan atau diambil dari dalam rumah korban, ketiga tersangka langsung pergi kabur meninggalkan rumah korban tersebut.

Adapun dari Keronologis penangkapan Yudi, “Berdasarkan keterangan tersangka Rari yang telah berhasil di amankan terlebih dahulu dan telah menjalani hukuman, Tim Resmob Singa Ogan Polres OKU pun, melakukan penyelidikan terhadap Daftar Pencarian Orang (DPO) Yudi Hartono (34) warga Desa Lubuk Rukam Kecamatan Peninjauan Kabupaten OKU, yang bersembunyi selama ini di daerah Dusun Air Karas Desa Peninjauan Kecamatan Peninjauan Kab.OKU akhirnya di tangkap.

Penangkapan yang dipimpin oleh IPDA Bagus Randhika S.Tr.K. pada Jumat (17/9/2021) Sekira Jam 14:00 WIB. tersebut, maka sesuai dengan tindak pidana Pencurian Dengan Pemberatan” sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 KUH Pidana, pelaku pun di bawah ke Mapolres OKU untuk di proses secara hukum.

Adapun Barang Bukti yang telah di amankan, dari para pelaku tersebut iyalah, 1 ( satu ) unit Sepeda motor honda Beat Tahun 2013 warna orange biru Nopol : BG 3898 YAB Noka : MH1JFD226DK258990 No sin : JFD2E-2253650.,” pungkas Kasi Humas Polres OKU AKP. Mardinursal.

(SP@di)

Camat Dan Kades Se-Kecamatan Pengandonan Hadiri Panen Raya Di Desa Gunung Liwat

Baturaja, Penasriwijya.com – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (Kab.OKU) Sumatera Selatan (Sumsel) melakukan panen raya padi sawah. bertempat di Desa Gunung Liwat Kecamatan Pengandonan OKU, Kamis (16/9/2021)

Panen raya padi tersebut, di hadiri dan di ikuti oleh Plh. Bupati OKU Drs. H. Edward Candra, MH., didampingi Kepala Dinas (Kadin) Pertanian OKU Ir. Joni Saihu, MSi., Kadin Pertanian Sumsel yang diwakili Kepala BPSMP Martapura, Wakil Ketua DPRD OKU Yoni Risdianto, Anggota Komisi ll DPRD OKU Umi Hartati, Dandim 0403/OKU Letkol Arh Tan Kurniawan, Perwakilan Polres OKU, Direktur Operasional BPR Baturaja Fitri Suhendar, Kepala OPD, Camat, Kepala Desa (Kades) Se-Kecamatan Pengandonan serta undangan lainnya.

Dilaksanakannya acara panen raya pada hari ini, maksud dan tujuannya adalah, dalam rangka mendorong pertanian untuk melakukan percepatan tanam. Sehingga diharapkan indeks pertanaman akan meningkat, karena berdasarkan evaluasi yang dilakukan oleh Kementerian Pertanian, di Kabupaten OKU masih ada lahan sawah yang IP-nya kurang dari 100, itu artinya ada lahan sawah yang dianggap pertanian dalam satu tahun kurang dari satu kali, “sampai Kadin Pertanian OKU Ir. Joni Saihu, MSi. pada saat menyampaikan laporan di acara tersebut.

“Padahal Kementerian Pertanian
mengharapkan agar seluruh lahan sawah apapun bentuk tipologinnya untuk dioptimalkan minimalis IP 200 (dua kali tanam dalam setahun). Sehingga Kementerian Pertanian dalam memberikan bantuan benih
Padi, dikaitkan dengan penanaman indeks pertanaman atau penanaman luas tanam, bantuan akan diberikan apabila ada penambahan luas tanam serta peningkatan IP,,” kata Kadin Pertanian Kabupaten OKU.

Sepriyadi Ketua Kelompok Tani sekaligus juga berperan sebagai Tokoh Masyarakat dalam hal itu menyampaikan usulan. “Dalam melakukan perbaikan saluran Irigasi Pertanian. Menurutnya, perbaikan irigasi merupakan hal yang penting guna menjaga ketersediaan air di sawah dan Ladang yang ada, sehingga produktifitas pertanian yang ada di Desa Gunung Liwat ini dapat lebih meningkat dan lebih baik lagi,” sampainya.

Sementara, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura Provinsi Sumsel diwakili oleh Kepala BPSMP Martapura Listoyo, SP, MSi menyampaikan,” Sumatera Selatan telah mendapat Peringkat Tertinggi ke 4 sebagai Provinsi dengan Peningkatan Produksi Padi tertinggi tahun 2019-2020. Penghargaan Abdi Bakti Tani 2021 diberikan sebagai bentuk apresiasi Pemerintah Pusat atas kinerja Pemprov Sumsel dibawah
kepemimpinan Gubernur H. Herman Deru yang telah berkontribusi dalam upaya memenuhi kebutuhan pangan
nasional, menjaga ketangguhan
pertanian dalam menghadapi
pandemi Covid-19, dan meningkatkan keunggulan produk pertanian. Berdasarkan data dari Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (TPH) Sumsel, produksi pangan Sumsel terus menunjukan trend peningkatan dari tahun-ketahun meski dimasa pandemi Covid-19. Bahkan justru sektor pertanian Provinsi Sumsel mampu bertahan bahkan tumbuh secara positif. Dimana produksi padi di Sumsel pada tahun 2020 mencapai 2.742.431 Ton Gabah Kering Giling (GKG). Produksi padi tersebut meningkat sebanyak 139.035 ton dari produksi padi pada tahun 2019 yang hanya sebanyak 2.603.396 Ton GKG,” jelasnya.

Plh. Bupati OKU Drs. H. Edward
Candra, MH dalam sambutannya
menyampaikan,” harus diakui bahwa keberadaan petani dan kelompok tani di Kabupaten OKU telah memainkan peranan yang cukup strategis dalam menyelaraskan program kerja pemerintah daerah. Kabupaten OKU memiliki luas Sawah yang tidak begitu luas sekitar 3.837 hektar dan tegalan seluas 27.907 hektar. Dengan luasan yang tidak begitu besar Kabupaten OKU berupaya untuk meningkatkan produksi setiap tahunnya. Selain tanaman Padi Kabupaten OKU juga memiliki potensi yang cukup luas untuk tanaman Jagung, Bawang Merah dan Cabe. Adapun produksi Padi pada tahun 2019 sebesar 17,739’97 Ton dengan provitas sebesar 49.10 Kw/Ha produksi Jagung tahun 2019 sebesar 73.985 Ton. dengan provitas sebesar 74.02. Kw/Ha. Selain itu untuk peningkatan luas tanam Padi Kabupaten OKU juga ada kegiatan cetak Sawah. Adapun tujuan pencetakan sawah selain
meningkatkan luas pertanaman padi juga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan hidup para petani.

Pada panen padi di Desa Gunung
Liwat kali ini akan di panen padi
sawah Hibrida Ciherang dengan total luas keseluruhan + 40 hektar. Di masa pandemi Covid-19 saat ini sektor Pertanian memiliki peranan yang sangat penting dan strategis dalam membangun perekonomian daerah,” kata PLH Bupati OKU.

“Untuk itu perlu terus diupayakan
pengembangannya karena telah
berperan sebagai penyedia pangan untuk ketahanan pangan daerah, Penyediaan lapangan kerja dan sumber pendapatan masyarakat demi menuju peningkatan kesejahteraan masyarakat. Meningkatnya hasil produksi pertanian didukung juga oleh peran serta penyuluhan pertanian lapangan dan petugas pendamping peningkatan ekonomi pertanian (p2ep). Untuk itu lewat kesempatan ini saya menghimbau kepada seluruh penyuluh pertanian dan petugas p2ep di daerah ini agar terus meningkatkan pembinaan bimbingan kepada petani kita, sehingga para petani terbantu dalam peningkatan produksi yang akan datang,” pungkasnya. (SP@di)

Camat Pengandonan Oktaria Rosalina. S.Ip.M.Si, Lakukan Monitoring Di Dua Desa Dalam Satu Hari

Baturaja, Penasriwijaya.com – Camat Pengandonan Kabupaten Ogan Komering Ulu (Kab.OKU) Oktaria Rosalina. S.Ip.M.Si., melakukan pengawasan dan memantauan (Monitoring) 2 (Dua) desa di Wilayahnya.

Dua Desa yang kita lakukan monitoring di Kecamatan Pengandonan dalam satu hari tersebut iyalah, Desa Tanjung Pura dan Desa Tanjung Sari,” kata Camat Pengandonan, pada saat dikonfirmasi awak Media. Senin (13/9/2021).

“Saya akan perkuat monitoring ke desa – desa bersama pihak Kapolsek Pengandonan, Danramil 403-01/Pengandonan Kodim 0403/OKU, serta Tim Pendamping desa. “Kita turun, dan itu semua untuk memaksimalkan peran pengawasan, memantau perkembangan yang ada, agar desa di kecamatan Pengandonan bisa maju,”tambahnya.

Baginya, peran monitoring sangatlah menentukan keberlanjutan desa itu sendiri.

“Saya sudah perintahkan para Pengawas untuk membuat laporan rutin khususnya laporan perkembangan desa, saya akan turun melakukan kunjungan di 12 desa yang ada di Kecamatan Pengandonan ini,”tegasnya.

Menurut Okta, Dana Desa bukanlah Dana Kepala Desa (Kades), sehingga Kades tidak boleh semau – maunya menggunakannya tanpa perencanaan yang baik. Dan saya selalu menyampaikan ke Kades untuk memanfaatkan dana itu (Dana Desa dan Alokasi Dana Desa) sebenar- benarnya hal itu bertujuan guna untuk kepentingan masyarakat. “Dan kita semua yang terlibat, mesti bersatu saling berkoordinasi, bekerjasama untuk menghasilkan yang maksimal,” pungkasnya.

(SP@di)

Upaya Menghindari Menyebaran Covid-19 Dan Bahas Kesiapan Satgas Karhutla Kec.Pengandonan Gelar Rakor

Baturaja, Penasriwijaya.com – Berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) dan Menindak lanjuti surat edaran dari Pelaksana Harian (PLH) Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Kecamatan Pengandonan mengelar Rapat Koordinasi (Rakor) bertempat di aula kantor Camat Pengandonan Kabupaten OKU. Jum’at (20/8/2021).

Camat Pengandonan Kabupaten OKU. Oktaria Rosalina. S.Ip.M.Si., saat dibincangi Penasriwijaya.com mengatakan,” hari ini kita mengadakan Rapat Koordinasi, hal ini bertujuan guna mengingatkan masyarakat untuk terus mengikuti Protokol Kesehatan (Prokes) seperti memakai masker, menjaga jarak, sering mencuci tangan serta menghindari kerumunan dan pembatasan kegiatan resepsi pernikahan dan Persedekahan serta lainnya.

Berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 32 tahun 2021, serta sesuai surat edaran dari PLH Bupati Kabupaten OKU Nomor 360/379/ XLVI/ 2021 tentang Pembatasan Kegiatan Resepsi Pernikahan dan Hajatan di Masa Pandemi Corona Virus Disease (COVID-19) dan juga surat edaran Bupati OKU Nomor 360/38/XLIV/2021 tentang Pembatasan Kegiatan Hiburan Karaoke dimasa Pandemi Covid-19. Kegiatan Hiburan Karaoke ditutup untuk sementara waktu sampai dengan Kabupaten OKU dinyatakan aman berdasarkan kriteria zonasi atau level yang ditetapkan,” sampai Camat Pengandonan.

“Dalam memperhatikan tingkat penyebaran covid-19 di Kabupaten OKU yang semakin meningkat dengan kriteria resiko tinggi zona merah serta ditetapkan sebagai Kabupaten Level 3 dan hal itu Sesuai Intrusi PLH Bapak Bupati OKU Drs. H. Edward Candra.MH.,” ucap Camat Pengandonan.

“Kecamatan Pengandonan terus menyampaikan himbauan hal itu sangatlah penting guna untuk
memutuskan mata rantai Disease Covid-19 dan bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat, tentunya,” jelasnya.

Rapat Koordinasi ini juga membahas tentang kesiapan Tim Satuan Tugas (Satgas) Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kecamatan Pengandonan guna menanggulangi Kebakaran,” pungkas Camat Pengandonan.

Rakor dihadiri oleh Kapolsek Pengandonan, Danramil, Kepala KUA, Kepala UPTD Puskesmas, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI), Kepala Desa (Kades) Se-Kecamatan Pengandonan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan lainnya. (SP@di).

Rumah Satu Habis Terbakar Diduga Konsleting Listrik

Baturaja, Penasriwijaya.com – Diduga api berasal dari konsleting listrik receiver televisi, rumah korban Juliadi dusun 1 Desa Pengandonan Kecamatan Pengandonan Kabupaten Ogan Komering Ulu (Kab.OKU) Kamis (5/8/2021) sekira Pukul 19:00 WIB. Habis terbakar.

Api mulai melalap serta membesar, dilantai 2 (Dua), disaat keluarga ada di lantai bawah yang sedang makan malam dan barulah menyadari api sudah mulai membesar.

Adapun jumlah keluarga korban sebanyak 8 orang dengan 3 Kartu Keluarga (KK) itu langsung berlari menyelamatkan diri serta barang – barang yang masih bisa diselamatkan.

Anggota Pemadam Kebakaran (Damkar) yang berada tidak jauh dari rumah korban segera memanggil tim dan mobil Damkar di kantor Kec.Pengandonan dan juga mendatangkan bantuan Damkar Kec.Semidang Aji untuk memadamkan api dibangunan rumah semi permanen 2 lantai tersebut. Api berhasil dipadamkan sekira Pukul 20:30 WIB., oleh personel Damkar dan dibantu warga sekitar.

Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, sementara para korban serta Keluarganya dibawa menginap dirumah kerabatnya yang terletak di dusun 1 desa Pengandonan.

Sedangkan kerugian yang menimpa keluarga Juliadi salah satu ASN yang dinas dikantor Camat Pengandonan tersebut, diperkiraan sebanyak Rp.300.000.000,- (Tiga Ratus Juta Rupiah). (SP@di)