Satresnarkoba Polres OKU Amankan SJ Kedapatan Bawa Sabu Berbalut Tissu

Baturaja, Penasriwijaya.com – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Kepolisian Resor (Polres) Ogan Komering Ulu (OKU) berhasil mengamankan (inisial) SJ perempuan (25) warga Dusun Baturaja RT 005. RW 002. Baturaja lama Kabupaten OKU.

Hal itu disampaikan Kepala Kepolisian (Kapolres) OKU AKBP. Danu Agus Purnomo, S.I.K., melalui rilis Kasi Humas Polres OKU AKP. Mardinursal.

“Berawal di Jl Hos Cokroaminoto kelurahan Baturaja lama, pada Senin (20/9/2021) Sekira Pukul 16:00 WIB, Anggota SatResnarkoba OKU mendapat informasi dari masyarakat bahwa akan ada seorang perempuan membawa Narkotika jenis Sabu dengan menggunakan sepeda motor dan mendapat info tersebut anggota pun segera menyelidiki tersangka dengan ciri – ciri sesuai info dari masyarakat tersebut,” sampai Humas Polres OKU.

Kemudian setelah melihat tersangka anggota Satresnarkoba OKU segera menyetop dan dilakukanlah penggeledahan, dan ditemukan di genggaman tangan kiri perempuan itu gulungan tissu yang berisi 1 bungkus plastik bening, diduga Narkotika jenis Sabu. Lalu berdasarkan pengakuannya dikembangkan didapati Narkotika jenis Sabu lainnya yang disimpan di rumahnya tepatnya didalam kamar, didalam dompet kecil merah yang berisikan 2 bungkus kristal putih diduga Narkotika jenis Sabu.

Atas kejadian tersebut, tersangka dan barang bukti di amankan di Polres OKU untuk di proses secara hukum.

Adapun Barang Bukti (BB) yang berhasil diamankan adalah, 1 (satu) bungkus plsatik bening dibalut tissu di dalam genggaman tangan kiri yang didalamnya berisikan kristal putih diduga narkotika jenis Sabu dengan BERAT BRUTO 0,22 gram, 1 tas kecil merah yg berisikan 2 (dua) bungkus plastik bening yg berisikan kristal putih diduga narkotika jenis Sabu dg Berat Bruto 0,51 gr, 1 (satu) unit sepeda motor Honda No. Pol Bg 6995 Fak dan pasal yang di persangkaan iyalah, Primer pasal 114 ayat ( 1 ) subsider pasal 112 ayat ( 1 ) UU RI No. 35 tahun 2009,” pungkasnya.

(SP@di)

Biadab Pelaku Menyetubuhi Anak Dibawah Umur Dengan Alasan Pengobatan Alternatif Akhirnya Digelandang Ke Mapolres OKU

Baturaja, Penasriwijaya.com – Biadab Suryaman (53) warga desa Sri Mulya Kecamatan Sinar Peninjauan Kabupaten OKU, pelaku yang di tega menyetubuhi anak dibawah umur akhirnya di gelandang ke Mapolres OKU Sabtu (18/9/202) Sekira Jam 19:00 WIB.

CM (Inisial) bocah (12) Tahun yang masih belajar tersebut, telah mendapatkan perilaku biadad kepada dirinya, dari seorang lelaki tua.

Kepala Kepolisian (Kapolres) OKU AKBP. Danu Agus Purnomo, S.I.K., melalui rilis Kasi Humas Polres OKU AKP. Mardinursal. menjelaskan,” adapun kejadian yang bermula pada hari Senin tanggal 30 Agustus 2021 sekira jam 19:00 WIB di pada saat itu, anak korban ditemani oleh 2 (dua) temannya berangkat menuju rumah tersangka yang berada di Blok H Desa Sri Mulya Kecamatan. Sinar peninjauan Kabupaten OKU dengan tujuan anak korban berobat alternatif dengan tersangka.

Pada saat sesampainya dirumah tersangka, korban diajak oleh tersangka kesamping rumahnya untuk diobati, sementara itu teman dari korban disuruh oleh tersangka untuk menunggu didepan rumah.

Di samping rumah tersangka tersebut korban disetubuhi oleh tersangka dan kemudian tersangka mengancam akan membunuh anak korban jika korban memberitahukan perbuatan tersangka tersebut kepada orang lain,” sampai kasi Humas Polres OKU.

“Berdasarkan laporan dari (inisial) SL (37) Kepolisian Resor (Polres) OKU melalui Kepolisian Sektor (Polsek) Sinar Peninjauan dan di lakukan penangkapan terhadap pelaku Suryaman.

Setelah mendapatkan keberadaan dari tersangka di desa Sri Mulya Kecamatan Sinar Peninjauan Kabupaten OKU, pada hari Sabtu (18/9/202) anggota Unit PPA yang dipimpin IPDA Yuardi Rahmad ,S.H., dibantu anggota Reskrim Polsek Sinar Peninjauan melakukan penangkapan terhadap tersangka yang saat itu sedang berjalan sendirian, saat dilakukan introgasi tersangka mengakui atas perbuatan yang di sangkakan kepadanya.

Atas perbuatannya pelaku Suryaman yang di duga melakukan Tindak Pidana “Menyetubuhi Anak Dibawah Umur” sebagaimana dimaksud dalam pasal 81 PERPU RI No 01 Tahun 2016 Tentang Perlindingan anak, tersangka pun di gelandang ke Mapolres OKU guna untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya,”jelas kasi Humas Polres OKU.

Adapun Barang Bukti (BB) yang berhasil diamankan oleh pihak adalah, 1 ( satu ) Helai baju kaos lengan pendek warna hitam. 1 Helai Rok Pramuka Warna Coklat. 1 Helai BH warna Pink. 1 Helai Celana Dalam warna biru Motif Bunga,” tutup kasi Humas Polres OKU.

(SP@di)

Yudi DPO Yang Diduga Melakukan Pencurian Berhasil Di Amankan Tim Resmob Singa Ogan Polres OKU

Baturaja, Penasriwijaya.com – Kepolisian Resor (Polres) Ogan Komering Ulu (OKU) melalui Tim Resmob Singa Ogannya berhasil membekuk para pelaku pencurian di desa Durian dusun III Kecamatan Peninjauan Kabupaten OKU.

Dalam kejadian di desa Durian yang lalu, pelaku berjumlah tiga orang tersebut, berawal pada hari Rabu 30 Juli 2019 sekira jam 16:00 WIB, tersangka Ijal Bakur datang menemui tersangka Rari di rumahnya untuk mengajak melakukan pencurian,” kata Kepala Kepolisian (Kapolres) OKU AKBP. Danu Agus Purnomo, S.I.K., melalui rilis Kasi Humas Polres OKU AKP. Mardinursal.

“Kemudian sekira pukul 23:00 WIB, tersangka Rari pergi menemui tersangka Ijal Bakur di jalan depan rumahnya dan saat tiba dirumah tersangka Ijal Bakur sudah ada tersangka Yudi Hartono. Kemudian sekira pukul 23:30 WIB para tersangka berangkat dengan mengendarai 1 (satu) unit sepeda motor milik tersangka Ijal Bakur dan membawa sebuah pahat milik tersangka Ijal Bakur yang memang telah dibawa dan disiapkan.

Para pelaku pun berangkat ke dusun Tinjak desa Durian namun, ketika sampai di dusun Tinjak tersebut, para tersangka gagal. Namun ditengah perjalanan di desa Durian para tersangka berhenti di depan rumah korban, lalu Ijal mengajak Rari dan Yudi untuk melakukan pencurian di rumah korban Sapriyansah.

Selanjutnya, para tersangka langsung turun dari sepeda motor dan Ijal langsung menuju jendela rumah korban. Mencongkel dan merusak jendela rumah tersebut dengan menggunakan pahat yang memang sudah disiapkan. Setelah jendela rumah berhasil dibuka Rari dan Ijal masuk kedalam rumah dan Yudi menunggu di luar sambil memantau situasi di sekitar rumah.

Setelah Ijal berhasil membuka pintu rumah, Rari dengan Ijal pun masuk kedalam rumah, mengambil 5 (lima) unit handphone yang berada di dekat TV serta mengambil 1(satu) unit sepeda motor yang berada di dekat pintu. Setelah barang – barang tersebut berhasil di keluarkan atau diambil dari dalam rumah korban, ketiga tersangka langsung pergi kabur meninggalkan rumah korban tersebut.

Adapun dari Keronologis penangkapan Yudi, “Berdasarkan keterangan tersangka Rari yang telah berhasil di amankan terlebih dahulu dan telah menjalani hukuman, Tim Resmob Singa Ogan Polres OKU pun, melakukan penyelidikan terhadap Daftar Pencarian Orang (DPO) Yudi Hartono (34) warga Desa Lubuk Rukam Kecamatan Peninjauan Kabupaten OKU, yang bersembunyi selama ini di daerah Dusun Air Karas Desa Peninjauan Kecamatan Peninjauan Kab.OKU akhirnya di tangkap.

Penangkapan yang dipimpin oleh IPDA Bagus Randhika S.Tr.K. pada Jumat (17/9/2021) Sekira Jam 14:00 WIB. tersebut, maka sesuai dengan tindak pidana Pencurian Dengan Pemberatan” sebagaimana dimaksud dalam pasal 363 KUH Pidana, pelaku pun di bawah ke Mapolres OKU untuk di proses secara hukum.

Adapun Barang Bukti yang telah di amankan, dari para pelaku tersebut iyalah, 1 ( satu ) unit Sepeda motor honda Beat Tahun 2013 warna orange biru Nopol : BG 3898 YAB Noka : MH1JFD226DK258990 No sin : JFD2E-2253650.,” pungkas Kasi Humas Polres OKU AKP. Mardinursal.

(SP@di)

Kepala Devisi Pemasyarakatan Kanwil Sumsel Dadi Mulyadi Pimpin Razia Di Rutan Baturaja

Baturaja, Penasriwijaya.com – Rumah Tahanan (Rutan) Negara Kelas IIB Baturaja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (Kab.OKU) mengelar kegiatan razia rutin. Rabu (15/9/2021) pukul 19.30 WIB. Malam.

Kali ini giat razia rutin tersebut di dipimpin langsung oleh kepala Devisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah (Kanwil) Sumatera Selatan (Sumsel) Dadi Mulyadi, Bc.IP.SH.MH., didampingi Kepala Rutan Baturaja Kabupaten OKU Royhan Al Faisal, Amd,IP, SH.MH., dan dihadiri Kepala RUPBASAN Baturaja, Budi Istiawan A.md.IP., serta anggota petugas rutan Baturaja, Kabupaten OKU.

Razia yang dilakukan oleh seluruh petugas Satgas Kamtib Rutan kelas II B Baturaja itu memeriksa semua kamar tahanan bagi warga binaan rutan Kelas II Baturaja.

Hal itu disampaikan oleh kepala Devisi Pemasyarakatan Kanwil Sumsel Dadi Mulyadi, Bc.IP.SH.MH., saat dikonfirmasi awak media. “Untuk mengantisipasi terjadinya penyalahgunaan narkotika dan mencegah agar tidak sampai terjadi kebakaran yang bisa membahayakan bagi warga binaan Rutan Baturaja Kabupaten OKU.

“Saat dilakukan razia pemeriksaan pada kamar tahanan bagi warga binaan Rutan Baturaja didapatkan barang – barang berupa, sendok setenlis, Gunting, kaleng rokok, kartu perdana, kartu Remi, mangkok beling, kuali, obat dan minyak goreng, alat masak, ada juga minyak tanah, dan benda tajam seperti gunting dan masih ada yang lainnya.

Malam ini seluruh petugas Satgas Kamtib Rutan kelas II Baturaja melaksana kegiatan Razia disemua kamar/blok warga binaan Rutan kelas II B Baturaja,”ujarnya.

Hal ini bertujuan guna untuk meningkatkan kinerja Satgas Kamtib Rutan Baturaja untuk mengantisipasi agar terjadi seperti, kebakaran yang bersumber dari kabel – kabel listrik yang belum lama ini terjadi kebakaran di Lembaga pemasyarakatan Jakarta pada tanggal (08/09/2021) lalu,” pungkasnya.

Satnarkoba Polres OKU Berhasil Amankan tersangka BA Kemudian Tersangka MJ

Baturaja, Penasriwijaya.com – Satuan Reserse Narkoba (Satnarkoba) Kepolisian Resor (Polres) Ogan Komering Ulu (OKU) Sumatera Selatan (Sumsel) berhasil mengamankan pelaku penyalahgunaan Narkotika yang diduga jenis daun ganja. Selasa (14/9/2021).

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) OKU AKBP. Danu Agus Purnomo, S.I.K., didampingi Kasat Narkoba AKP. Ujang Abdul Aziz melalui rilis Kasi Humas Polres OKU AKP. Mardinursal  menyampaikan,” setelah berhasil
pengamanan tersangka BA (19), Satreskoba kemudian melakukan pengkembangan terhadap tersangka MJ, melalui petunjuk serta ciri – ciri dari tersangka BA, akhirnya tersangka MJ (18) yang di duga pengedar tersebut,

“Setelah diamankan tersangka MJ mengakui bahwa BB 1 bungkus ganja yang dibawa tersangka BA didapatkan darinya, Dan tersangka MJ mengakui di rumahnnya masih disimpan BB lainnya berupa ganja. Kemudian Tim melakukan penggeledahan di rumah tersangka MJ (18) yang beralamat di dusun III RT/ RW 001/002 Desa Pusar Kecamatan Baturaja Barat Kabupaten OKU,” sampai Humas Polres OKU.

“Dengan disaksikan RT, warga sekitar, dan orang tua tersangka didapatilah Barang Bukti (BB) yang di akui tersangka MJ tersebut di dalam laci lemari kamarnya berupa 1 bungkus plastik hitam berisi Narkotika jenis Ganja Kering.

Adapun Barang Bukti yang disita dari tersangka adalah, 1 (satu) bungkus plastik hitam yang didalamnya berisikan daun kering diduga narkotika jenis ganja dengan berat BRUTO 60 gram, 1 (satu) unit handphone Vivo berwarna Gold, 1 (satu) helai baju warna biru merk Volcom dan atas kejadian tersebut, tersangka dan barang bukti di amankan di polres OKU untuk di proses secara hukum.

Dalam hal ini Pasal yang dipersangkakan terhadap tersangka adalah, Primer pasal 114 ayat ( 1 ) subsider pasal 111 ayat ( 1 ) UU RI No. 35 tahun 2009.,” Pungkas Humas Polres OKU. (SP@di)

Diduga Selewengkan Dana Desa Tahun 2019-2020 Kades Bedegung Ditahan

Baturaja, Penasriwijaya.com – Penyidik Kejaksaan Ogan Komering Ulu (Kejari OKU) sah menahan Kapala Desa (Kades) Bedegung Kecamatan Semidang Aji. Kabupaten Ogan Komering Ulu (Kab.OKU). Rabu (9/6/2021).

Kades Bedegung berinisial (MY) diduga selewengkan Dana Desa (DD) tentang perehapan jembatan gantung tahun anggaran 2019-2020.

Hal itu di sampaikan oleh Kepala Kejaksaan (Kajari OKU) Bayu Paramesti, SH., didampingi Kasi Pidsus Johan Ciptadi SH., dan Kasi Intel Variska Ardina Kodriyansah, SH., MH., pada saat
diwawancarai Wartawan di depan kantor Kejari OKU.

” Hari ini Kejari OKU telah melakukan penahanan terhadap kepala desa Bedegung Kecamatan Semidang MY, sesuai bukti – bukti saat dilakukan pemeriksaan terhadap para saksi, dari surat dan keterangan saksi Ahli,” jelas Kejari OKU.

Adapun asil penyidikan Kerugian Negara berkisar kurang lebih 200.000.000.00,- (Dua Ratus Juta Rupiah) dan untuk lebih jelasnya kita tunggu fakta dari persidangan, yang jelas hari ini kita sampaikan bahwa kita telah melakukan penahanan terhadap Kepala desa Bedegung,” pungkas Kejari OKU. (SP@di)

Pelaku Pemerkosaan Dan Pembunuh Sadis Anak Dibawah Umur Di Hukum Seumur Hidup

Baturaja, Penasriwijaya.com – Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ulu (Kejari OKU) dalam upaya untuk memberikan perlindungan hukum bagi semua warga Negara dan memberikan efek jera bagi pelaku tindak kejahatan, di wilayah hukum khususnya di Kabupaten OKU, melalui Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari OKU akhirnya membuahkan hasil yang memuaskan.

Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Palembang mengabulkan banding yang dilakukan tim Jaksa Penuntut Umum Kejari OKU dalam kasus pembunuhan RN (12) siswi SMP Negeri 10 OKU oleh terdakwa Aldy Sukma Wijaya (20).

Hal itu disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari OKU) Bayu Paramesti, SH., didampingi Kasi Pidum Mirsyarizal, SH., MH., dan Kasi Intel Variska Ardina Kodriyansah, SH., MH., dalam keterangan persnya, Kamis (25/3/21), bertempat di ruang aula Kejari OKU.

“Alhamdulillah upaya banding Jaksa Penuntut Umum dikabulkan Majelis Hakim di Pengadilan Tinggi Palembang, terdakwa Aldy Sukma Wijaya divonis pidana penjara seumur hidup ,” beber Kajari OKU.

Dalam amar putusan banding dengan nomor 32/PID/2021/PT PLG tertanggal 14 Maret 2021 tersebut menurut Kajari OKU Majelis hakim menyatakan bahwa terdakwa Aldy Sukma Wijaya bin Sahlil telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana pembunuhan yang didahului dengan melakukan tindak pidana persetubuhan.

“Majelis Hakim Banding menilai bahwa pidana yang dijatuhkan (PN Baturaja) tidak sesuai dengan perbuatan yang dilakukan oleh terdakwa karena perbuatan yang dilakukan oleh terdakwa sangat keji dan biadab tidak ada rasa kemanusiaan sehingga menimbulkan keresahan ketertiban di dalam masyarakat dan terdakwa melakukan pembunuhan secara sadis dengan menusukkan ranting kayu ke tubuh organ kemaluan korban,” ujar Kajari OKU. mengutip putusan banding Pengadilan Tinggi Palembang.

Pengajuan banding oleh Jaksa Penuntut Umum tersebut dilakukan setelah Majelis Hakim Pengadilan Negeri Baturaja dalam putusan Nomor : 488/Pid.B/2020/PN Bta tanggal 21 Januari 2021 menjatuhkan vonis 20 tahun penjara dan denda 1 milyar rupiah, padahal Jaksa Penuntut Umum dalam surat tuntutan No. PDM-837/L.6.13 / Eku. 2/07/2020 tanggal 7 Desember 2020 menuntut terdakwa Aldy Sukma Wijaya pidana penjara seumur hidup.

“Negara tidak dapat menjaga satu – persatu warga negara, nah perlindungan yang kita berikan adalah dengan hukum yang keras dan tegas seperti ini,” tegas Kajari OKU.

Kasus pembunuhan dengan terdakwa Aldy Sukma Wijaya salah satu warga Dusun 3 Desa Tebing Kampung Kecamatan Semidang Aji terjadi pada Jum’at 3 April 2020 dimana terdakwa Aldy telah melakukan pembunuhan secara sadis kepada RN (12) siswi SMP Negeri 10 OKU, jasad korban RN ditemukan warga dengan kondisi sangat menggenaskan, sekitar pukul 15.50. yang lalu.

Adanya hal keputusan hakim ini terhadap tersangka, bisa melindungi anak – anak bangsa, dan untuk epek jera bagi calon tersangka yang ingin berbuat semacam ini lagi,” pungkas Kajari. (Red/SP@di)

Komnas Perlindungan Anak Kabupaten OKU Mendampingi Korban Anak Assesment Psikologi

OKU, Penasriwijaya.com – Komite  Nasional (Komnas) Perlindungan Anak (PA) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Sumatera Selatan (Sumsel)  kembali mendampingi korban anak Assesment Psikologi (mengumpulkan data) dalam hal ini data bagi si korban. Rahmad Hidayat SH. M.Kn., selaku wakil ketua bidang advokasi hukum kami akan berupaya semaksimal mungkin dalam pendampingan hukum terhadap kasus-kasus perlindungan anak yang ada di Kabupaten OKU.

“Anak merupakan masa depan bangsa, anak merupakan aset bangsa maka kita harus melindungi anak-anak dari pelaku kejahatan terhadap anak di bawah umur.

Dalam tahun 2021 sebanyak 4 kasus korban anak dibawah umur ujar wakil ketua bidang advokasi hukum Rahmat Hidayat, SH.,M.Kn. (01/02/2021)

Selanjutnya jelas Rahmad, dalam pendampingan perkara terhadap korban khususnya anak dibawah umur, kami dari Komnas Perlindungan Anak Kabupaten OKU Sumsel selalu mengutamakan cek psikologi bagi korban.

Setelah itu kami melakukan pendampingan hukum dari awal hingga selesai perkara tersebut, juga hingga sampai di putuskan oleh pengadilan dan mempunyai kekuatan hukum yang tetap (inkrah). Jelasnya.

Lebih lanjut Rahmat Hidayat menuturkan bahwa, komnas perlindungan anak Kabupaten OKU Sumsel yang berdomisili di Jln. DI. Panjaitan Kelurahan Sukaraya Kecamatan Baturaja Timur yang diketuai oleh bapak Romi Irwanda mempunyai komitmen secara tegas “bahwa kami tidak main main dalam hal ini dan juga tidak ada kompromi terhadap pelaku kejahatan anak dibawah umur”.

Sangat jelas bahwa di dalam undang-undang Perlindungan Anak no 35 tahun 2014 bahwa ancaman pidana penjara minimal 5 tahun. Ujar Rahmad.

Romi Irwanda selaku ketua Komnas Perlindungan Anak Kabupaten OKU menegaskan “bahwa dalam perkara anak kami tidak ada toleransi, semua kejahatan terhadap korban anak harus di proses hukum dan itu merupakan amanat dari undang-undang”. tegas Romi.

Menurut Toni, selaku warga OKU sangat bangga dengan kehadiran Komnas Perlindungan Anak di Kab. OKU Sumsel ini.

Meskipun keberadaan Komnas Perlindungan Anak di Kab. OKU terbilang baru, tapi masyarakat OKU sangat mengapresiasi kinerja nya dalam hal memperjuangkan hak-hak anak.

Toni berharap semoga Komnas Perlindungan Anak Kabupaten OKU Sumatera Selatan bisa semakin lebih baik lagi ke depan nya terutama dalam memberikan pendampingan terhadap masyarakat,” tutupnya. (Mars)

Perkuat Sinergitas Kalapas Muara Enim Sambangi Kapolres Muara Enim

Muara Enim, Penasriwijaya.com – Sinergitas antara Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim dan Polres Kabupaten Muara Enim terus terjalin dengan baik.

“Hal tersebut terepresentasikan, tentang bagaimana Lapas Muara Enim berhasil menggagalkan Upaya Penyelundupan Narkoba Jenis sabu oleh pengunjung yang langsung di serahkan dan tindak lanjuti oleh Polres Muara Enim.

Sebagai upaya untuk mendukung pengungkapan kejadian tersebut sekaligus mempererat jalinan tali Silaturahmi, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim, Herdianto, Amd.IP, SH, M.Si., sambangi Kapolres Muara Enim, AKBP Danny Sianipar S.I.K., Selasa, (26/12021).

 

Dalam Press Conference, Kapolres Muara Enim menerangkan bahwa Kalapas Muara Enim bersama jajarannya berhasil mengungkap peredaran Narkoba yang akan Masuk ke dalam Lapas dan hal tersebut telah di gagalkan oleh Kalapas beserta jajarannya.

“Kalapas Muara Enim langsung melakukan koordinasi dengan Polres Muara Enim untuk di kembangkan dan Kasat Narkoba langsung bekerjasama dengan petugas Lapas untuk melakukan penangkapan tersangka lainnya,” ujar Kapolres.

Kapolres juga menambahkan bahwa Polres Muara Enim sudah melakukan pengungkapan sebanyak tiga tersangka lainnya yang siap kami proses sampai perkara ini selesai dan di sidangkan di Pengadilan. Saya mengapresiasi atas berhasilnya Kalapas Muara Enim beserta Jajaran dalam menggagalkan upaya penyelundupan Narkoba,” terang Kapolres.

Sementara Kalapas Muara Enim, Herdianto menyampaikan bahwa Komitmen segenap petugas Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim dalam mempertahankan Lapas Muara Enim Zero dari Narkoba akan terus dimanifestasikan. Kami juga akan terus memperkuat Sinergitas dan Kolaborasi terhadap semua Instansi terkait

“Dengan kejadian ini, tentu Lapas Muara Enim akan lebih perketat dan waspada dalam melakukan pemeriksaan baik orang ataupun Barang yang akan masuk kedalam Liingkungan Lapas Muara Enim,” jelas Herdianto.

Dalam Pers Konference tersebut, turut Hadir Ka.KPLP Lapas Muara Enim, Ressy Setiawan, Ka.Sat OP Patnal, Agusnadi, Kasubag TU Lapas Muara Enim, Firmanzah, Kapolsek Tanjung Agung serta Kasat Narkoba Polres Muara Enim. (Ril/SP@di).

Petugas Lapas Muara Enim Gagalkan Penyelundupan Narkoba Jenis Sabu

Muara Enim, Penasriwijaya.com – Petugas Pemeriksaan Barang Titipan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Enim berhasil gagalkan upaya penyelundupan yang di duga Narkoba Jenis Sabu oleh pengunjung berinisial (MV) dengan disembunyikan kedalam bungkus Sayur. Senin, (25/1/2021).

Hal itu disampaikan Kalapas Muara Enim, Herdianto,” saat pengunjung bernisial (MV) melakukan upaya penyelundupan yang diduga jenis Sabu dengan modus memasukkannya kedalam bungkus sayur, namun berhasil digagalkan oleh Petugas Pemeriksaan Barang,” terang Herdianto.

“Petugas melaksanakan pemeriksaan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP), saat dilakukannya pemeriksaan oleh petugas ternyata di temukan 2 bungkus kecil mencurigakan di dalam sayur yang di duga Narkoba Jenis Sabu. Kejadian tersebut berkisar pukul 14.45 WIB” Jelas Herdianto

Atas temuan yang diduga sabu – sabu itu, pihak Lapas Muara Enim langsung berkoordinasi dengan pihak Sat Narkoba Polres Muara Enim.

“Kita serahkan kepada pihak Polres Muara Enim guna penyelidikan dan proses hukum lebih lanjut,” tambah Herdianto.

Herdianto juga menuturkan dengan komitmen yang kuat dalam mewujudkan Lapas Muara Enim ZERO HALINAR ( Bebas HP, Pungli dan Narkoba), maka dari itu setiap petugas Lapas Muara Enim terus berupaya melaksanakan tugasnya dengan sebaik mungkin. Lapas Muara Enim juga terus bersinergi dengan Instansi terkait lainnya. (Red/SP@di).