oleh

Belasan Massa Dari HMI Datangi Gedung Kantor BPKAD Kab OKU

OKU, Penasriwijaya.com – Belasan Mahasiswa yang tergabung dengan himpunan mahasiswa islam ( HMI) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) datang gedung Kantor Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kab OKU. Senin (26/8/2019).

Adapun rute yang dilewati oleh para peserta aksi yaitu berkumpul di Sekretariat HMI Cabang OKU antara lain simpang tiga kantor dinas pendidikan (Disdik) Kab.OKU, simpang Empat Kemiling, simpang Empat Universitas Baturaja (Unbara) Kantor BPKAD Kab. OKU. dan langsung ke Kantor BPKAD Kab.OKU.

Kedatangan massa dengan membawa bendera serta sepanduk massa tersebut langsung menuju ke kantor BPKAD.

Dalam orasinya, ketua pengurus (HMI) OKU. Reza Arisandi menyampaikan”, kami dari HMI cabang Baturaja setelah mencermati indikasi KKN di BPKAD dan ketidak transparansian dan tepat guna dalam pengelolaan keuangan dan aset daerah Kabupaten OKU, maka dengan ini HMI cabang Baturaja menyatakan sikap, yang pertama.”Meminta kepada BPKAD untuk transparansi dan tepat guna dalam pengelolaan keuangan dan aset daerah, 2. Meminta kepada yang terhormat KOK RI, Kapolda Sumsel, Kejati Sumsel, Polres OKU dan Kejari OKU untuk memeriksa dan mengantisipasi segera tindakan perilaku KKN di Intansi BPKAD Kabupaten OKU,
3. Meminta kepada pihak terkait untuk menyelesaikan seluruh persoalan hukum yang berkaitan dengan dana desa di kabupaten OKU. 4. Meminta kepada pihak terkait untuk menindak tegas perihal Pungli yang terindikasi di instansi BPKAD Kabupaten OKU.

Sementara dalam hal itu
Kaban BPKAD Kab OKU, A.M. Hanafi, SE., MM, melalui, sekretarisnya, H.Baharudin dalam hal itu menyampaikan “kami selaku dinas BPKAD saat ini sudah transparan, dari tahun 2006 sampai saat ini, dan setiap tahunnya diperiksa oleh pihak BPKP. “Alhamdulillah kita sudah mendapatkan penghargaan masalah transaksi Non tunai”, kata Sekban BPKAD.

Kalau masalah data kami bisa menjelaskan dan menerangkan, kebenaran pimpinan kami sedang tidak ada, karna sedang menjalani sekolah.

Tidak hanya dari kantor BPKAD Wakil Bupati OKU Drs H Johan Auar SH.MM, juga hadir. “Kami sangat menerima kedatangan dari adik-adik HMI, “kalau itu masalah untuk pembangunan serta kemajuan Kabupaten OKU mengapa tidak, dan kalau masalah data kita akan siapakan. Akan tetapi sangat disayangkan pada saat adik-adik ke kantor BPKAD kebetulan kepala BPKAD nya tidak ada di tempat, “dan hal ini akan kita sampaikan, untuk bertemu dengan adik-adik HMI serta bersama-sama membahas hal ini”, pungkang Wabup OKU.

Usai menyampaikan orasinya massa pun membubarkan diri dengan tertib.(SP@di)

Print Friendly, PDF & Email

Komentar

News Feed