Kapolsek Lengkiti Pimpin Pengecekan Titik Api  Yang Terpantau Melalui Satelit Di Desa Way Heling

OKU, Penasriwijaya.com – Kepolisian Resor (Polres) Ogan Komering Ulu (OKU) melalui Polsek Lengkiti serta Babinsa dan Kepala Desa (Kades) Way Heling mengecek titik api yang terpantau melalui satelit. Sabtu (27/6/2020).

Di desa Way Heling Kecamatan Lengkiti Kabupaten OKU, berdasarkan titik koordinat, 4°17’11.4″S 104°06’18.9″E, tidak terdapat titik api. Titik api yang di temukan iyalah di titik kordinat 4°17’21”, 104°07’1″, 101,3m, 81°. Api tersebut berada di kebun jagung yang gagal panen, di tinggalkan pemiliknya atas nama Juki (50) kampung III desa Way Heling Kecamatan Lengkiti Kabupaten OKU, dan kebun jagung tersebut masuk kedalam kahan Omiba,” terang Kapolres OKU, AKBP Arif Hidayat Ritonga, S.I.K, MH., melalui Kapolsek AKP Bastari dan serta melalui humas Polres OKU.

“Diduga api berasal dari puntung rokok orang yang melintas di kebun jagung tersebut,” jelasnya.

Pengecekan titik api tersebut dipimpin Kapolsek Lengkiti AKP Bastari, didampingi anggota Polsek Lengkiti yang piket, AIPDA Irwan Hariyadi, Brigpol Prambekti Bistara, Babinsa wilayah tersebut, Kopda Mukhlisin, Kepala Desa Way Heling Herwandi dan Mandor Omiba Way Heling Irawan. (SP@di)

Warga RW 003 Kebun Jeruk Kerja Bahkti Perbaiki Jalan Dan Lantai Masjid Al Muhajirin

OKU, Penasriwijaya.com Warga Kebun Jeruk Rukun Warga (RW) 003 Kelurahan Saung Naga Kecamatan Baturaja Barat Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) kerja Bahkti bergotong royong lakukan pengecoran di Masjid Al Muhajirin. Sabtu (27/06/2020).

Berdasarkan pantauan Media Penasriwijaya.com, tampak puluhan warga, terdiri dari RT, 11,12,13 dan 14, begitu antusias hadir melakukan pengecoran tersebut yang bertempat di jalan poros samping dan belakang lantai Masjid. para warga saling bahu – membahu.

Ismimadian, S.I.Kom (51) selaku ketua pengurus Masjid Al Muhajirin menyampaikan “kami dari seluruh pengurus masjid serta warga Lingkungan 003 mengucapkan rasa terima kasih sebesar – besarnya kepada keluarga besar dari Madio bin Parto Dilodo yang telah mewakafkan tanah untuk masjid Al Muhajirin,” ucap Ismi.

Sementara itu, Irawan.S.I.Kom (45) mewakili dari masyarakat kebun jeruk Lingkungan 003 mengatakan “saya merasa bangga dengan rasa kegotong royongan warga setempat, seolah – olah menghidupkan kembali rasa kegotong royongan yang merupakan ciri khas dari bangsa kita. Karena, walaupun saat ini peralatan kerja semakin canggih akan tetapi dengan bergotong – royong yang dilakukan dengan alat manual oleh warga, tanpa mengunakan molen dalam mengaduk semen, koral dan pasir.

Dirinya juga mengatakan,” adapun pekerjaan pengecoran pelataran lapangan serba guna Masjid ini kedepannya akan banyak sekali manfaatnya misalnya, untuk pemotongan hewan korban halaman parkir roda 2 untuk hajatan warga serta kegunaan lainnya intinya guna kepentingan masyarakat banyak,” ujar Irawan.

Iskandar Saleh.S.IP., lurah Kelurahan Saung Naga Kecamatan Baturaja Barat turut hadir dalam meninjau kegiatan gotong royong dan juga Babinsah wilayah Kelurahan Saung Naga serta desa Laya Serda Abidin ikut dalam kegiatan kerja Bahkti di Masjid Al Muhajirin tersebut.

Terpisah, salah satu warga saat ditemui menuturkan, sangat mengapresiasi dan merasa senang, karena budaya gotong royong masih nampak dan bisa dipertahankan.“Budaya gotong royong seperti ini harus dipertahankan, jangan sampai dikikis oleh zaman yang mendorong kita makin individual,”tutur warga yang enggan namanya dipublikasikan.

Lanjut, gotong royong bukan hanya sekedarnya akan tetapi guna mempermudah menyelesaikan pekerjaan, dan yang penting juga membangung kekompakan, solidaritas serta silaturahmi antara masyarakat. Ini patut kita pertahankan dan tumbuhkan terus menerus,” katanya.(SP@di)

Kapolda Hadiri Dan Pimpin Giat Tali Asih Bakti Sosial Penaburan Benih Ikan dan Tanam Pohon

Pelembang, Penasrwijaya.com – Kegiatan tali Asih dan Bhakti Sosial Penaburan Benih Ikan dan Penanaman Pohon di Seputaran Kolam Ikan Komplek Pakri Palembang, Jum’at (19/6/2020).

Hadir pada kegiatan Bhakti Sosial tersebut, Kapolda Sumsel Irjen Pol Prof. Dr. Eko Indra Heri S., MM., Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rudi Setiawan, SIK, SH, MH., Irwasda Sumsel Kombes Pol Drs. M., Indra Gautama, MSi., para Pejabat Utama Polda Sumsel, Dinas Perikanan Kota Palembang, Para Warakawuri, dan warga Pakri sekitar.

“Ada 3 kegiatan yang dilakukan pada hari ini yaitu, 1.Pemberian Tali Asih dalam rangka bakti sosial. Bantuan sebanyak 60 Karung beras yang dikemas masing – masing seberat 10 Kg yang akan diberikan kepada purnawirawan, warakawuri dan warga pakri yang terdampak Covid-19, 2. Penaburan Benih Ikan Jenis Nila Sebanyak 12.000 ekor yang juga ikut dibantu dari Dinas Perikanan Kota Palembang, 3.Penanaman Pohon yang berupa bibit pohon rambutan sebanyak 30 batang yang dibawa langsung dari Purwokerto dan ada 3 batang Pohon Gharu yang khusus ditanam oleh Kapolda, Wakapolda dan Irwasda yang nantinya ke 3 Pohon ini akan dijaga bersama warga pakri untuk dilestarikan karena harga pohon ini cukup mahal.

Kapolda mengatakan “bahwa ada 10 kolam yang bisa dibangun di lahan ini dan saat ini telah terbangun 2 Kolam yang sudah siap untuk di tebarkan benih ikan untuk dikelola bersama dan 8 Kolam lagi nantinya kita harapkan bagi yang ingin ikut berpartisipasi juga bisa untuk membangunnya karena tempat ini kedepan bisa menjadi sarana wisata alam dan hiburan bagi warga pakri dan sekitarnya. Apalagi ditambah dengan penanaman pohon yang akan membuat tempat ini terasa sejuk dan asri, udara pun bersih sehingga bisa dinikmati oleh anak cucu kita nantinya,” jelas Kapolda. ( Sadiman )

HUT Bhayangkara Ke-74 Kapolres OKU Pimpin Giat Bakti Sosial Di Masjid Ash Sholihin

OKU, Penasriwijaya.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (Hut) Bhayangkara Ke-74, serta dapat menjalin silahturahmi dan membantu para jama’ah supaya merasa nyaman dalam melaksanakan ibadah, Kepolisian Resor (Polres) Ogan Komering Ulu (OKU) mengadakan bakti sosial di Masjid Ash Sholihin, Jl.H.O.S Tjokroaminoto Kelurahan Baturaja Lama Kecamatan Baturaja Timur Kab.OKU, Kamis (18/6/2020). Sekira Pukul 07:30 WIB.

Pelaksanaan kegiatan bakti sosial tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres OKU, AKBP. Arif Hidayat Ritonga SIK., MH., di dampingi Kapolsek Baturaja Timur AKP Sulis Pujiono dan diikuti oleh Personil Polres OKU dan Polsek Baturaja Timur, Personil Koramil 403-12 Baturaja, anggota Sat Pol PP Kab.OKU dan pengurus Masjid Ash Sholihin.

“Adapun Bentuk kegiatan ini dimaksud yaitu membersihkan diluar dan didalam seputaran Masjid Ash Sholihin dan kegiatan bakti sosial tersebut berakhir sekira Jam 09.30 WIB, dengan situasi aman dan kondusif. (SP@di)

Mengisi Program BBGRM Dan Peringati HUT Bhayangkara Ke-74, Unsur Muspika Kec. Pengndonan Adakan Bhakti Sosial

OKU, Penasriwijaya.com – Dalam rangka mengisi program Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) dan sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara Ke-74, unsur Muspika Kecamatan Pengndonan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) bersama warga melaksanakan Kegiatan Bhakti sosial, Kamis (18/6/2020).

Giat bhakti sosial ini dengan pembersihan jalan menuju pembangunan Pesantren dan pembersihan Masjid di desa Janjungan Kecamatan Pengandonan Kab.OKU.

Camat Pengandonan Oktaria Rosalina, S.IP,M.Si., dalam hal itu mengatakan,” semoga dengan kegiatan ini dapat membangun sinergitas yang kuat antar unsur Pemerintah Kecamatan, desa, Polri, TNI dan Puskesmas serta dapat menambah menumbuhkan semangat kelompok warga,” pungkas Camat Pengandonan. (SP@di)

Peringati HUT Bhayangkara Ke-74 Polres OKU Laksanakan Giat Bakti Sosial Di Gereja HKBP Baturaja

OKU, Penasriwijaya.com – Kepolisian Resor Ogan Komering Ulu (Polres OKU) propinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melaksanakan kegiatan bakti sosial, bertempat di Gereja HKBP Baturaja yang beralamat di Lorong Veteran Kelurahan Kemalaraja Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten OKU. Kami (18/6/2020).

“Pelaksanaan kegiatan bakti sosial ini dalam rangka memperingati Hut Bhayangkara Ke-74 serta dapat menjalin silahturahmi dan membantu para jamaah supaya merasa nyaman dalam melaksanakan ibadah.

Bakti sosial yang dilaksanakan yaitu kerja bakti membersihkan Gereja yang dipimpin oleh Kapolres OKU AKBP. Arif Hidayat Ritonga SIK., MH., diwakili Wakapolres OKU Kompol Edy Rahmat Mulyana, S.I.K,M.H., serta diikuti oleh 4 personil Koramil 403-12 Kota Baturaja 27 Personil Polres OKU, 11 Personil Polsek Baturaja Timur, 6 Personil Sat Pol PP, dan 4 orang pengurus Gereja HKBP Baturaja.

Kegiatan Bakti Sosial tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian dan Implementasi daripada tugas dan tanggung jawab Polri sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat.

Kegiatan Bakti Sosial tersebut ke-74 berakhir sekira jam 09:00 WIB dengan keadaan aman dan kondusif. (SP@di)

Dua Pelaku Curas Di Curup Dugdug Berhasil Diamankan Polisi

OKU, Penasriwijaya.com – Putra Wirana (20) dan Herliyan (18) keduanya warga Jl.Jend. A.Yani Kelurahan Kemelak Bindung Langit Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) diamankan Kepolisian Resor (Polres) OKU melalui Polsek Baturaja Timur.

Kedua Pelaku Putra dan Herliyan diduga telah melakukan pencurian dengan kekerasan sebagaimana dimaksud pasal 365 kuhpidana.

Adapun kronologi Kejadian pada
Senin 15 Juni 2020 Jam 15.00 WIB., saat korban inisial (NB), pulang dari Curup Dugdug bersama teman – temannya lalu diperjalanan dicegat oleh 2 orang pelaku tersebut dengan peran masing – masing, pelaku atas nama Putra Wirana menodongkan sebilah sajam kearah dada korban dan pelaku Herliyan berperan sebagai mempunyai ide untuk melakukan penodongan serta pemilik senjata tajam yang digunakan oleh Putra Wirana lalu korban merampas HP milik korban,” ungkap Kapolres OKU AKBP. Arif Hidayat Ritonga, S.I.K, MH., melalui Kapolsek Baturaja Timur AKP Sulis Pujiono SH., dan melalui humas.

Lanjut, berdasarkan laporan Polisi No:LP- B/31/VI/2020/ Sumsel/ OKU/Sek.Baturaja Timur, Tanggal 16 Juni 2020 dan para saksi – saksi ahirnya kedua pelaku berhasil diamankan pada
hari selasa tanggal 16 Juni 2020 Sekira jam 15:30 WIB.

Adapun penangkapan terhadap pelaku Herliyan di belakang rumahnya, saat itu pelaku bersembunyi dibalik pohon pisang. Pelaku ditangkap berdasarkan surat perintah penangkapan dengan No:Sp Kap No:Sp.Kap/25/VI/2020/ Reskrim.tanggal 16 Juni 2020. Pada hari selasa tanggal 16 Juni 2020 sekira jam :16.00 WIB,

Sedangkan terhadap pelaku Putra Wirana diamankan saat ada dirumahnya, pada saat itu pelaku berusaha kabur lalu diberikan tembakan peringatan sebanyak 2 kali namun pelaku masih tetap kabur sehingga dilakukan tindakan tegas terukur pada kaki sebelah kanan sebanyak 1 kali. pelaku ditangkap berdasarkan surat perintah penangkapan dengan No:Sp Kap No :Sp.Kap/26/VI/2020/ Reskrim.tanggal 16 Juni 2020

Kini kedua pelaku diamankan ke Mapolsek Baturaja Timur dengan barang bukti berupa, 1 (Satu) unit hp merk samsung galaxy warna biru type A10 dgn imei 1 : 357080/10 / 255893 /0 dan imei2 :357081/10/255893/8, topi warna coklat milik pelaku an. Herliyan Bin Joni Iskandar.S, 1.Bilah senjata tajam jenis pisau dengan panjang +/- 30 cm berikut sarungnya berwarna hitam,” terangnya. (SP@di)

Asisten I Mengikuti Social Safety Net Melalui Video Conference

OKU, Penasriwijaya.com – Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Drs H Kuryana Azis., diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Sekretaris Daerah (Setda) Kabupaten OKU, Drs.Slamet Riyadi, M.Si., serta para OPD dan Kabag yang terkait, mengikuti acara Webinar secara berkala melalui Video Conference tentang Koordinasi pelaksanaan pemberian bantuan sosial (Social Safety Net) dalam penanganan Covid-19 bertempat di ruang Induk rumah dinas Bupati OKU Rabu. (17/06/2020 )

Acara dibuka oleh Kepala BPP Kemendagri Dr.Agus Fatoni, M.Si., dan dalam menyampaikannya beberapa hal seperti Social safety net atau jaring pengaman sosial untuk melindungi pekerja informal dan harian di tengah wabah virus corona dipercepat.

Program tersebut diharapkan bisa melindungi perekonomian para pekerja tersebut dari pelemahan ekonomi akibat wabah virus corona.

Implementasi adalah suatu tindakan atau pelaksanaan dari sebuah rencana yang sudah disusun secara matang dan terperinci.

Problematika PHK selama pandemi Covid-19 sebanyak 2,8 juta Pekerja terkena dampak per 13 April 2020.

Sektor industri yang terpengaruh Covid-19 yaitu Pariwisata, Keuangan, Jasa, Niaga, Tranportasi, Pertambangan, dan Konstruksi.

Tujuan Vidcon ini yaitu menganalisis awareness Pemerintah Pusat dan Daerah terhadap dampak ekonomi masyarakat akibat pandemi Covid-19, Mengukur data ketahanan pangan dalam mnghadapi pandemi, Mendapatkan data empirik
permasalahan kebijakan social safety net dan koordinasi salurannya,” terangnya.

Mengindentifikasi permasalahan bansos terkait sinkronisasi integrasi verifikasi dan pemutakhiran data, dan merumuskan data strategis sebagai bahan pertimbangan,” jelasnya. (SP@di)

Polda Sumsel Menerima Audensi Pembinaan Porum Koordinasi Pencegahan Terorisme

Palembang, Penasriwijaya.com – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Pol.Prof.Dr. Eko Indra Heri S, M.M., didampingi Dir Intel Polda Sumsel Kombes Pol.Drs. Budi Sajidin, M.Si., menerima audensi Dewan Pembina Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme Prov.Sumsel, Rabu (17/6/2020) bertempat di ruang kerja Kapolda.

Kedatangan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme Provinsi Sumsel yang diketuai oleh Dr.Feriansyah beserta Sekretaris Romi Afriansyah beserta anggota disambut Kapolda Sumsel dengan baik dan penuh keakraban.

Ketua FKPT Sumsel dalam kesempatan ini menyampaikan “informasi bahaya terorisme untuk bisa diminimalisir agar tidak meluasnya anggota terorisme di Sumsel. Selain itu juga dampak buruk dari media sosial yaitu tidak ada penyaring, sehingga dapat memberikan stigma yang buruk bagi kalangan anak muda oleh karena itu sangat dibutuhkan saring sebelum sharing agar sel doktrin pola terorisme bisa teratasi. Budaya latah masyarakat dengan mudah membagikan konten tanpa menyaring dan memilah menjadi pemicu penyebarluasan doktrin terorisme,” katanya.

Kapolda menyambut positif hal ini untuk ikut bersama melakukan pencegahan penyebaran terorisme disumsel karena penyebaran terorisme tidak memandang pekerjaan baik petugas, aparatur negara maupun lapisan masyarakat lainnya jadi perlu dilakukan koordinasi kita semua. Untuk itu kita harus bergerak dan terstruktur untuk melakukan upaya-upaya pencegahan dini agar penyebarluasan terorisme disumsel tidak terjadi,” ujarnya. ( Sadiman )

Humas Polda Sumsel Adakan Press Release Dugaan Penyimpangan DD Desa Arisan Gading

Palembang, Penasriwijaya.com – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Pol. Prof. Dr. Eko Indra Heri S.,M, M., melalui Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Drs. Supriadi, MM., mengadakan press release dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan Dana APBDesa Desa Arisan Gading Kecamatan Indralaya Selatan Kabupaten Ogan Ilir tahun 2018 di ruang kerja Kabid Humas, Rabu (17/6/2020).

Dalam proses press release Kabid Humas menerangkan bahwa tindak pidana korupsi dalam penggunaaan dan pertanggungjawaban dana APB desa tersangka berinisial JH (42th) yang merupakan Ex.Kades Arisan Gading periode 2013 s/d 2019.

Kronologis kejadian yaitu ditemukan adanya perbuatan melawan hukum penyimpangan oleh tersangka mantan kepala desa Inisial JH yaitu, 1.Dana pembangunan fisik Dua kegiatan tidak sesuai volume fisik terpasang, a. Pekerjaan pembangunan jalan rabat beton dusun I, II 390 x 1.50 x 0.15 desa arisan gading kecamatan Indralaya Selatan, b.Pembangunan jalan rabat beton dusun I, II 300 x 3.50 x 0.15 desa arisan gading kec. Indralaya Selatan, dan Dua Kegiatan Fiktif,
a. Pembangunan jalan rabat beton dusun I, II 390 x 1.50 x 0.15 desa arisan gading kec. Indralaya Selatan, b. Pembangunan jalan rabat beton dusun I, II 233 x 1.50 x 0.15 desa arisan gading kec. Indralaya Selatan, 2. Dana kegiatan bumdes senilai Rp. 50 Juta untuk pembelian tenda di ambil oleh Kades Arisan Gading tidak digunakan untuk keperluan tersebut, 3. Ditemukan penyimpangan dalam pertanggungjawaban keuangan, berupa: a.Tidak sesuai atau lebih kecil daripada yang tercantum dalam tanda terima/pertanggungjawaban (kurang bayar), b. Kegiatan tidak dilaksanakan tetapi tercantum dalam pertanggungjawaban (fiktif), c. Kegiatan tidak dilaksanakan dan tidak ada pertanggungjawaban (fiktif),
d.Kegiatan kekurangan volume fisik daripada dana yang telah dikeluarkan, e.Dana telag dicairkan tidak dibuat laporan pertanggungjawaban, f.Tanda tangan yang tercantum pada tanda terima bukan merupakan tanda tangan penerima, g.Tidak dilaksanakannya tugas pokok dan fungsi sesuai dengan kedudukan dan kewenangan masing – masing, 4.Tersangka memanipulasi dokumen laporan pertanggung jawaban keuangan (LPD) baik dana desa, alokasi dana desa maupun siltap, berupa tanda tangan penerima yang namanya teecantum dilaporan tersebut tidak pernah menandatangani dokumen tersebut dan tidak pernah menerima uang seluruh atau sebagian.

“Seperti diketahui Desa Arisan Gading Kec. Indralaya Selatan Kabupaten Ogan Ilir memperoleh dana APBdes tahun 2018 dan telah di transfer dari Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) ke Rekening Kas Desa (RKD) Rp. 1.107.930.000,- terdiri dari:, a. Dana Desa APBN Rp. 698.347.000,-, b. Alokasi Dana Desa APBD Kabupaten OI Rp. 348.083.000,-, c. Penghasilan Tetap/tunjangan perangkat desa dan BPD Tw. IV Th. 2016 Rp. 11.700.000,-, d. Penghasilan Tetap/tunjangan perangkat desa dan BPD Tw. III dan IV Th. 2017 Rp. 49.800.000,-.

Bahwa sejak tanggal 24 September 2019 tersangka mantan kades Arisan Gading telah dipanggil sebagai saksi sebanyak 2 kali, namun yang bersangkutan tidak pernah hadir. Bahkan yang bersangkutan dan keluarganya diduga melarikan diri dari Ogan Ilir ke Jakarta. Setelah dilakukan penyelidikan secara intensif diketahui persembunyiannya di Jakarta, sehingga penyidik Subdit Tipikor Polda Sumsel menangkapnya di Jakarta dan melakukan penahanan terhadap dirinya di Polda Sumsel agar tersangka tidak melarikan diri lagi dan untuk kelancaran proses penyidikan

Kerugian Keuangan Negara berdasarkan laporan hasil penghitungan kerugian keuangan negara Inspektorat Kabupaten Ogan Ilir diperoleh hasil penghitungan kerugian keuangan negara yang terdiri dari:
1. Kurang Bayar Rp. 107.393.313,64, 2. Kurang Volume Rp. 323.302.036,00
3.Fiktif Rp. 210.725.215,36, dengan total kerugian keuangan negara sebesar Rp. 641.420.565,-,” terang humas.

Pasal yang di persangkakan yaitu pasal 2 ayat (1) dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun dan denda paling sedikit Rp. 200.000.000,00 (Dua Ratus Juta Rupiah) dan paling banyak 1.000.000.000,00 (Satu Miliar Rupiah). Dan atau Pasal 3 dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 20 tahun dan atau denda paling sedikit Rp.50.000.000,00 (Lima Puluh Juta Rupiah) dan paling banyak Rp.1.000.000.000,00 (Satu Miliar Rupiah). Ini sesuai Undang-Undang nomo 31 tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi yang diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001,” pungkasnya ( Sadiman )