Camat Pengandonan Kabupaten OKU, Oktaria Rosalina, S.Ip.M.Si., Lantik Tiga PJS Kades

OKU, Penasriwijaya.com – Camat Pengandonan Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Oktaria Rosalina, S.Ip. M.Si., melantik 3 (Tiga) Pejabat Sementara (PJS) Kepala desa (Kades) Hal itu sesuai SK Bupati OKU tentang pengangkatan 3 Kades berakhir tanggal 24 Desember 2019.

Acara pelantikan kades itu digelar bertempat di aula gedung serbaguna Kecamatan Pengandonan Kabupaten OKU.Rabu (22/10/2019).

Adapun Kades yang habis jabatannya dari ke-3 kades yang digantikan dan menjabat PJS tersebut yakni, Kades Pengandonan Mugiri Sonidi digantikan oleh Juliadi, SE., Kades Kesambirata Kadrun digantikan oleh Linda Novitasari dan Kades Gunung Meraksa Yulius Fernando digantikan oleh Suyatno

Hadir dalam pelantikan Kades tersebut, Kapolres OKU, AKBP Tito Hutauruk SIK MH., melalui Kapolsek Pengandonan IPTU Mardin SH., Danramil 403-01/Pengandona Kapten Arm Mazani KUA Kec.Pengandonan Amin Fajar S.Ag., Kades se – Kecamatan pengandonan, Ketua dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Toko Agama, Toko Masyarakat serta undangan lainnya.

Dalam hal itu Camat Pengandonan Oktaria Rosalina, S.Ip. M.Si., mengatakan “saya ucapkan selamat atas pelantikan 3 PJS kades hari ini.

Terhadap ke-3 kades yang mengakhiri masa jabatan diucapkan terimakasih atas pengabdian dan jasa – jasanya dalam membangun ddes”, kata Camat Pengandonan.

“Kepada PJS Kades yang baru dilantik selamat menjalankan tugasnya yang baru. Bahwa saudara dipercaya oleh pemerintah OKU untuk menjalankan amanah.Tugas utama adalah mempersiapkan pemilihan Kepala desa (Pilkades) serentak di tahun 2020 agar berjalan aman sukses dan lancar”, terang Camat Pengandonan.

“Pelantikan 3 PJS kades harus dilaksanakan hari ini mengingat tanggal berakhir kades sebelumnya jatuh pada tanggal yang sama yaitu 24 Desember”, kata Camat Pengandonan.

Diri juga mengharapkan, sukses aman terkendali dalam pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten OKU khususnya di Kecamatan Pengandonan yang akan dilaksanakan pada bulan Maret tahun 2020 mendatang”, pungkasnya. (SP@di)

Baru Tiga Hari Mendekam Dibalik Jeruji Besi Alan Menikah Dengan Pujaan Hati

Muba, Penasriwijaya.com – Kepolisian Resor (Polres) Musi Banyuasin memberi kesempatan kepada Alan Nauri (28) salah satu tahanan Satres Narkoba yang baru tiga hari mendekam dibalik jeruji besi untuk menikah dengan sebut saja Mawar (26) pujaan hatinya. Sabtu (21/12/2019) Sekira pukul 16:30 WIB.

Walaupun sudah berstatuskan sebagai narapidana tak membuat tersangka memupuskan niatnya menikah terhadap pujaannya, keduanya pasangan tersebut akhirnya menikah di Masjid Al-Muntaha Polres Muba dengan pengawalan dan pengamanan yang ketat oleh personil Satnarkoba serta Satsabhara Polres Muba. Meski diselimuti suasana haru, proses pernikahan tetap berjalan dengan lancar.

Kedua keluarga besar mempelai tampak hadir menyaksikan proses akad nikah, Alan yang sudah berstatuskan Narapidana terlihat senang dan gembira karena impian untuk memperistri kekasihnya tetap terlaksana, meskipun dilakukan secara sederhana dimasjid Mapolres.

“Ini adalah hak dari tersangka dengan mengajukan permohonan dan setelah dilakukan koordinasi dengan beberapa pihak, lalu kita langsungkan prosesi akad nikahnya “beber Kapolres Musi Banyuasin AKBP Yudhi Surya Markus Pinem., S.iK melalui kasat narkoba Polres Muba IPTU Dedy Haryanto, SH.

Namun keinginannya tertunda untuk tinggal bersama istri di karena Alan mesti menjalani masa hukumannya terlebih dahulu. Setelah Ijab Kabul dan resmi berstatus suami.

Setelah ijab Kabul dan resmi berstatus sebagai suami istri, Alan harus kembali menghuni Sel tahanan Polres Musi Banyuasin”, ucap Kasat Narkoba

Saya tidak menyangka bakal menikah dengan kondisi seperti ini. Gara – gara Narkoba jadi begini ini, tapi tetap harus aku syukuri “ujar tersangka Alan diakhir akad nikahnya. (Sadiman)

Kasi Intel Kejari OKU Berikan Penyuluhan Penerangan Hukum Tentang Bahaya Narkoba

OKU, Penasriwijaya.com – Kepala Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ulu (OKU) Bayu Pramesti, SH., diwakili Kepala bidang Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari OKU Abu Nawas, SH., menghadiri dan memberikan Penyuluhan Penerangan hukum di acara “Masyarakat Cerdas dalam menggunakan Obat “.

Penyuluhan Penerangan Hukum ini bertema tentang bahaya narkoba yang diselenggarakan oleh dinas kesehatan Kabupaten OKU bertempat di Aula gedung serba guna Grand Kemuning Kabupaten OKU. Jumat (20/12/2019).

Dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri OKU Bayu Pramesti, SH.,diwakili Kasi Intelijen Abu Nawas.SH., Kadin dinkes diwakili oleh kabid sumber daya kesehatan Lukman Hakim SKM, MSi., Masyarakat Kabupaten OKU, Team (AOC) agen of change Kabupaten OKU, Ikatan Apoteker (IAI) Kabupaten OKU.
Sambutan dari dinas kesehatan yang diwakili oleh kabid sumber daya Kabupaten OKU Lukman Hakim SKM, MSi., sekaligus membuka acara kegiatan.

Kegiatan acara kegiatan tersebut diikuti oleh Masyarakat OKU yang tersebar dari 5 (Lima) Kecamatan Semidang Aji, Sinar Peninjauan, peninjauan, Ulu Ogan, Baturaja Barat dan peserta lebih kurang berjumlah 150 (seratus lima puluh),

Acara selanjutnya Pemaparan materi dari Kejaksaan Negeri OKU yang disampaikan oleh Kasi Intelijen Kejari OKU Abu Nawas, SH.

Didalam penyampaian materinya kasi intelijen Kejari OKU Abu Nawas SH., adalah, 1.UU No.35 tahun 2009 tentang Narkotika yang mengharapkan peran aktif masyarakat dalam pencegahan penyebaran Narkoba, 2. UU No. 36 tahun 2009 tentang kesehatan. Dan usai pemaparan dari Kasi Intel Kejari OKU acara di lanjutkan dengan sesi tanya jawab. (SP@di).

Polda Sumsel Irjen Pol.Drs.Priyo Widyanto M.M., Membuka Sosialisasi dan Penandatangan Dipa

Palembang, Penasriwijaya.com – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen Pol.Drs.Priyo Widyanto M.M., membuka Sosialisasi Dipa.Penandatanganan, pakta integritas tahun 2020 dan Rakernis penyusunan pagu ideal tahun 2021 Polda Sumatera Selatan, Rabu (18/12/2019) bertempat di hotel Beston Palembang.

Dalam sambutannya Kapolda Sumsel Irjen Pol Drs.Priyo Widiyanto.M.M., mengatakan “pelaksanaan tugas Polri khususnya Polda Sumatera Selatan seiring dengan perkembangan lingkungan strategis global regional dan nasional akan semakin berat dan kompleks dimasa yang akan datang untuk itu tuntutan dan harapan masyarakat terhadap Profesionalisme kinerja dan pelayanan Kepolisian semakin tinggi sehingga perlu direncanakan berbagai upaya dan aksi konkrit yang efektif dalam mewujudkan situasi Kamtibmas kondusif.

,”Kapolda Perintahkan Kasatker/ Kasatwil ikut benar – benar melaksanakan kontrol atas penggunaan anggaran secara ketat. Pedomani arahan pembina fungsi pengawas internal, maupun hasil pemeriksaan dari BPK dalam penggunaan anggaran dipa sehingga dapat mencegah terjadinya penyimpangan penggunaan keuangan negara.

Dalam Giat tersebut, dihadiri Irwasda Sumsel, Para Pejabat utama Polda Sumsel, Kapolrestabes Palembang dan Kapolres jajaran Polda Sumsel, para Kasubagrenmin, kabagren satker Polda Sumsel dan para operator RKA K/L jajaran Polda Sumsel. (Sadiman)

Kades, Perangkat Desa Serta BPD Se-Kec. Lubuk Batang Mengikuti Pelatihan Advokasi Hukum

OKU, Penasriwijaya.com – Sebanyak 15 desa di Kecamatan Lubuk Batang Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) mengikuti Pelatihan Advokasi Hukum dari Kejaksaan Negeri (Kejari) OKU.

Adapun peserta yang mengikuti dalam pelatihan Advokasi hukum tersebut, terdiri dari Kepala Desa (Kades), perangkat desa mulai dari Kepala dusun (Kadus) Ketua Rukun tetangga (RT), Ketua dan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) se – Kecamatan Lubuk Batang yang bertempat di gedung serbaguna Kecamatan Lubuk Batang Kabupaten Ogan. Rabu (18/12/2019).

Dalam kegiatan tersebut Herson, SH., selaku ketua panitia melaporkan tentang peraturan acara kegiatan tersebut dengan berlandasan peraturan yang ditaati.

Hadir dalam kegiatan itu Kajari OKU Bayu Paramesti, SH yang diwakili Kasi Intel Kejari OKU Abu Nawas, SH., Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten OKU Drs. Ahmad Firdaus, M. Si., Camat Lubuk Batang Herlni Purwaningsih, SE., Danramil Lubuk Batang, Kapolsek Lubuk Batang serta tamu undangan lainnya.

Dalam kegiatan tersebut Herson, SH., selaku ketua panitia melaporkan tentang peraturan acara kegiatan tersebut dengan berlandasan peraturan yang harus ditaati.

Dalam sambutanya dan sekaligus membuka kegiatan tersebut, Camat Lubuk Batang Helni Purwaningsih, SE., meminta kepada seluruh peserta pelatihan yang hadir untuk memanfaatkan kegiatan tersebut sebaik – baiknya.”Manfaatkan kegiatan ini dengan sebaik – baiknya. Saya tidak ingin ada desa di Kecamatan Lubuk Batang yang terkait masalah hukum jangan sia – siakan kesempatan ini,” kata Helni.

Berdasarkan hasil monitoring, pihak kecamatan, saat ini rata – rata realisasi kegiatan di desa – desa se-Kecamatan Lubuk Batang telah mencapai 80%, dan sisa 20% diharapkannya selesai sebelum tahun 2019 ini”, ucap Camat.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten OKU Drs. Ahmad Firdaus, M. Si., dalam penyampaian materinya mengenai Pokok – pokok Kebijakan Penetapan Prioritas Penggunaan Anggaran Dana Desa Tahun 2019

Dijelaskannya bahwa prioritas penggunaan dana desa adalah untuk pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat sesuai dengan prioritas penggunaan dana desa, yang ditetapkan kementerian desa, pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi. Selama ini dana desa tahap 1 disalurkan sebesar 20%, tahap 2 sebesar 40% dan tahap 3 sebesar 40% dari total dana

“Untuk tahun 2020 berdasarkan rapat terbatas pemerintah pencairan dana desa berubah dari tahun – tahun sebelumnya tahap 1 sebesar 40%, tahap 2 sebesar 40% dan tahap 3 sebesar 20%, hal ini menurut Bapak Presiden (Joko Widodo) agar penyerapan lebih cepat, namun petunjuk teknisnya kita masih menunggu Peraturan Menteri Keuangan,” terang Firdaus.

Sementara itu Kasi Intel Kejari OKU Abu Nawas, SH., dalam penyampaian materinya berharap jangan ada kepala desa di Kecamatan Lubuk Batang yang terjerat permasalahan hukum.”Sejauh ini alhamdulillah belum ada laporan yang masuk ke Kejari OKU terkait desa – desa di Kecamatan Lubuk Batang ini.

Oleh karena itu Kasi Intel meminta seluruh Kepala Desa, Ketua/Anggota BPD dan perangkat desa untuk terus saling berkoordinasi agar tercipta suasana kondusif di desa dan bersama – sama pembangunan desanya masing -masing serta dapat berjalan maksimal sesuai harapan bersama”, kata Kasi Intel.

Dalam kesempatan itu, Kasi Intel Kejari OKU, menjelaskan tentang tugas Kejaksaan sesuai dengan amanat UU Nomor 16 tahun 2004 tentang Kejaksaan.

Dana desa bersumber dari APBN yang diperuntukkan bagi desa ditransfer melalui APBD Kabupaten/Kota dan digunakan untuk membiayai penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat.

“Kepala Desa bertanggung jawab atas penggunaan dana desa, untuk itu harus berhati – hati dalam pengelolaan dana desa,” sambungnya.

Untuk terhindar dari masalah hukum, maka perangkat desa harus menguasai peraturan undang – undang, dan membangun komunikasi serta koordinasi dengan segala lapisan. “Sadari bahwa jabatan sebagai kepala desa atau perangkat desa akan berakhir, sadar dan pahami akan hak dan kewajiban masing – masing,” terang Kasi Intel.

Selain menyampaikan materi tentang pencegahan penyimpangan pengelolaaan dana desa, Kasi Intel Kejari OKU juga menyampaikan materi tentang UU Perkawinan dan UU Pertanahan.

“Para Kepala Desa harus hati – hati terkait dengan perkawinan, UU yang baru mengatur batas minimal menikah adalah 19 tahun, dan hati – hati juga dalam menerbitkan surat jual beli tanah, pastikan batas – batasnya terlebih dahulu, batas maksimal dalam pengurusan biaya prona adalah Rp 200.000.- “Kalau Pak Kades memungut lebih dari 200.000 itu bisa terkategorikan pungli, jadi hati – hati Pak Kades,” tegas Kasi Intel.

Kasi Intel Kejari OKU juga menyampaikan bahwa terkait Pilkades serentak yang akan dilaksanakan pada bulan Maret tahun 2020, dirinya berharap agar panitia Pilkades mewaspadai penggunaan ijazah palsu. “Jangan sampai ada permasalahan hukum terkait dengan penggunaan ijazah palsu, dan untuk Pilkada yang juga akan dilaksanakan tahun 2020, jangan sampai terjadi hal – hal yang tidak kita inginkan, mari sama – sama kita jaga suasana kondusif di Kabupaten OKU,” pungkasnya. (SP@di)

Kisah Haru WBP Rutan Baturaja Menikahi Gadis Pujaannya

OKU, Penasriwijaya.com – Suasana haru terlihat saat prosesi sakral ijab kabul Bayu Saputra Bin Andi Setiawan (23) mempersunting isterinya Desry Bella Vista Binti Efendi (22) yang digelar di Rumah Tahanan Negara Klas IIB Baturaja, Rabu (18/12/ 2019) Pagi.

Adapun kasus 365 ayat 1 KUHP Pencurian dengan kekerasan yang melibatkan mempelai pria mengharuskan acara pernikahan itu digelar di balik jeruji besi.
Dengan suara yang cukup lantang, tak ada kesalahan saat Bayu mengucapkan ijab-kabul di hadapan penghulu Liswan dari Kemenag OKU dan orang yang menghadirinya.

Bayu mempersunting Desry dengan mas kawin cicin emas ½ suku dan kalung emas ½ suku dibayar tunai.

Sekitar 20 orang keluarga dan kerabat kedua mempelai juga hadir untuk menyaksikan peristiwa bersejarah itu. Bahkan, tak sedikit sejumlah petugas Rutan Baturaja juga ikut menyaksikan pemandangan yang mengharukan tersebut.
Acara yang dimulai sekitar pukul 08.30 WIB berjalan lancar hingga selesai pada pukul 09.45 WIB. Di akhir acara, mempelai wanita dan pria sempat diajak bersalaman untuk mengucapkan selamat dari para keluarga dan kerabatnya yang hadir. Mereka juga sempat berfoto-foto bersama kedua mempelai sembari menujukkan buku nikahnya.

Usai mengikuti peristiwa sakral ijab dan kabul di Ruang Rapat Rutan Baturaja, tangis air mata mempelai wanita pecah saat dirinya berjalan menuju ruang tahanan untuk mengucapkan salam perpisahan kepada suaminya yang baru saja lima menit usai mempersuntingnya..
“Sudah ya sebentar lagi saya harus pulang,” ucap Desry mempelai perempuan kepada suaminya sesaat sebelum meninggalkanya pulang ke rumahnya.

Sembari kedua tanganya memegang tisu, Desry beberapa kali terlihat memandangi wajah suaminya yang harus kembali menjalani hukumannya di rumah Tahanan Negara Klas IIB Baturaja. Selain itu, mempelai Pria Bayu juga berbisik-bisik kepada pasangannya sembari memegang tangannya.
(Rill/SP@di)

Kasi Intel Kejari OKU Sampaikan Materi Penyuluhan Advokasi Hukum Tiga Desa Di Kec.Baturaja Timur

OKU, Penasriwijaya.com – Dalam rangka pencegahan agar para Kepala Desa (Kades) tidak terlibat Korpusi Dana Desa (DD). Tak henti – hentinya Kejaksaan Negeri Ogan Komering Ulu (Kejari OKU) memberikan materi penyuluhan advokasi hukum.

Kali ini pemberian materi advokasi hukum di 3 (Tiga) desa se – kecamatan Baturaja Timur Kabupaten OKU, pada Selasa (17/12/2019). bertempat di gedung Serbaguna Kecamatan Baturaja Timur.

Acara tersebut dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Negeri OKU, Bayu Pramesti SH., diwakili Kepala Seksi Intelijen Kejari OKU, Abu Nawas SH., Kapolres OKU, AKBP Tito Travolta Hutauruk, S.I.K., MH, diwakili Kapolsek Baturaja Timur AKP Zaldi, S.H., M.SI., Kepala Dinas PMD OKU Drs Ahmad Firdaus MSI., Camat Baturaja Timur Ogan Amri, S. STP,. M. Si, Sekretaris Camat Baturaja Timur (Sekcam) A.Suryadi, Kasi PMD Kecamatan Baturaja Timur, Kepala dinas Pemberdayaan masyarakat dan Desa, Ketua dan anggota BPD perangkat desa dari tiga desa yang mengikuti acara tersebut.

Kepala Dinas PMD OKU Drs Ahmad Firdaus MSI., saat membuka acara tentang penyuluhan advokasi hukum tersebut mengatakan ” terimakasih kepada Narasumber dari Kejaksaan OKU maupun dari dinas PMD yang telah hadir di Kecamatan Baturaja Timur ini.
acara ini akan menambahkan wawasan para kepala desa dan perangkatnya untuk mengenal tentang hukum, dalam pengelolaan dana desa.

Untuk peserta yang mengikuti agar mendengarkan dengan seksama. Hal ini sangat penting agar dapat menjalankan tugas kedepannya memahami tentang pengelolaan dana desa dan jangan sampai di kedepannya tersandung dengan hukum, yang akan di lakukan dalam hal menjalankan tugasnya untuk kepentingan masyarakat desa dan yang tidak bisa di lakukan”, terangnya.

Kasi Intelijen Kejari OKU Abu Nawas, SH., dalam materinya mengatakan “kegiatan ini sangatlah penting, “ini dilakukan sebagai upaya pencegahan pelanggaran penggunaan dana desa, dengan memberikan pemahaman agar
Pengelolaan dana desa di desanya masing-masing memahami sanksi hukum jika melakukan penyalahgunaan dana desa.

“Kepala Desa bertanggung jawab atas penggunaan dana desa, untuk itu harus hati – hati dalam pengelolaannya agar tidak terjerat hukum,” katanya.

Dana desa bersumber dari APBN yang ditransfer melalui APBD kabupaten/kota yaitu digunakan untuk membiayai penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.

“Jangan digunakan untuk kepentingan pribadi kalau dikemudian hari tidak ingin bermasalah dengan yang namanya hukum. Sudah banyak oknum kepala desa yang masuk penjara gara-gara menyalahgunakan dana desa,” sampai Kasi Intel.

Selain menyampaikan materi tentang pencegahan penyimpangan dalam pengelolaaan dana desa, Kasi Intel kejari OKU, dikesempatan itu juga menyampaikan materi tentang pungutan Liar (Pungli) materi tentang pencegahan kebakaran hutan dan lahan serta Undangan – undang peraturan tentang pernikahan umur di bawah 19 tahun tentang Radikalisme.

Usai memberikan materi dalam acara tersebut dilanjutkan dengan sesi tanya jawab.(SP@di)

Upacara Sertijab Kapolrestabes Palembang dan Kapolres Lahat Di Pimpin Langsung Kapolda Sumsel

Palembang, Penasriwijaya.com – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Selatan (Sumsel) Irjen, Pol.Drs.Priyo Widyanto, M.M., Mempimpin upacara serah terima jabatan (Sertijab) Dirreskrimsus, Kabidlabfor, Dirtahti, Kapolrestabes Palembang dan Kapolres Lahat bertempat di ruang Catur Prasetya Mapolda Sumsel, Selasa (17/12/2019)

Upacara Sertijab dilingkungan Polda Sumsel tersebut, dilaksanakan berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor : ST/3230/XII/KEP./2019, ST/3231/XII/KEP./2019, ST/3232/XII/KEP./2019, ST/3233/XII/KEP./2019 tanggal 6 Desember 2019 tentang pemberitahuan pemberhentian dari dan pengangkatan dalam jabatan dilingkungan Polri. Kegiatan sertijab tersebut dihadiri oleh Irwasda Polda Sumsel Kombes Pol. Dody Marsidy, CFrA., M.Hum., Pejabat Utama Polda Sumsel, Bhayangkari dan Personel yang ada di lingkungan Polda Sumsel.

Sejumlah Perwira menengah Polda Sumsel yang menjalani serah terima jabatan pada siang hari ini diantaranya adalah Dirreskrimsus Polda Sumsel dari Kombes Pol. M. Zulkarnain, S.I.K., M.Si. diserahkan kepada Kombes Pol. H. Anton Setiyawan, S.I.K., S.H., M.H., Kabidlabfor Polda Sumsel dari Kombes Pol. Haris Aksara, S.H. kepada Kombes Pol. Drs. Kuncara Yuniadi, M.M., Kapolrestabes Palembang dari Kombes Pol. Didi Hayamansyah, S.H., S.I.K., M.H. kepada Kombes Pol. Anom Setyadji, S.I.K., kemudian Dirtahti dari AKBP Suprayitno, S.H. kepada AKBP Ferry Harahap, S.I.K., M.Si. dan sertijab Kapolres Lahat dari AKBP Ferry Harahap, S.I.K., M.Si. diserahkan kepada AKBP Irwansyah, S.I.K., M.H., CLA.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sumsel menyampaikan beberapa pesan kepada pejabat yang melaksanakan sertijab diantaranya, “Rotasi yang berlangsung di lingkungan Polri khususnya Polda Sumsel merupakan suatu proses penyegaran, saya mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada Kombes Pol. M. Zulkarnain, S.I.K., M.Si., Kombes Pol. Haris Aksara, S.H., Kombes Pol. Didi Hayamansyah, S.H., S.I.K., M.H., AKBP Suprayitno, S.H. dan AKBP Ferry Harahap, S.I.K., M.Si. karena telah berdedikasi dalam tugas kepada Polri khususnya Polda Sumsel, selamat menjalankan tugas ditempat yang baru dan semoga sukses, kepada pejabat yang baru saja dilantik agar segera menyesuaikan, fokuskan prioritas sasaran dan segera lakukan invertarisir terhadap segala permasalahan yang ada dikesatuan masing-masing, ujar Kapolda Sumsel. (Sadiman)

Bersama Warga Setempat Polres Muba Gelar Nobar

Muba, Penasriwijaya.com – Kepolisian Resor (Polres) Musi Banyuasin dibawah Kepemimpinan Kapolres Musi Banyuasin AKBP Yudhi Surya Markus Pinem S.iK., bertempat Di Aula Markas Kepolisian Resor (Mapolres) menggelar acara nonton bareng (Nobar), Selasa (17/12/19) sekira Jam 20.00.WIB.

Kegitan Nonton bareng Film Surga Kecil di Bondowoso melibatkan masyarakat sekitar Polres Musi banyuasin, kegiatan ini memberikan penghormatan kepada peran seorang ibu dalam rangka Peringatan Hari Ibu yang akan jatuh pada tanggal (22/12/19) nanti, memperingati hari ibu, dengan tema perempuan berdaya, Indonesia Maju.

Sejumlah Polda, Polres maupun Polsek diseluruh Indonesia serentak menggelar nonton bareng diwilayahnya masing – masing “ujar Kapolres Musi Banyuasin AKBP Yudhi Surya Markus Pinem, S.ik.

Lebih lanjut Kapolres Muba menyebutkan Film Surga Kecil dibondowoso hanya berdurasi 15 menit tersebut merupakan sarana efektif untuk mengingatkan masyarakat terutama generasi muda tentang kesetaraan gender antara Pria dan Wanita dalam kehidupan Keluarga.

Film ini mengangkat Kisah kehidupan seorang ustad Di Bondowoso bersama istrinya yang berprofesi sebagai guru SMP dan juga kepala sekolah di sebuah taman kanak – kanak. Sang ustad memutuskan untuk mengajar ngaji dirumah dan mengemban tugas – tugas domestik rumah tangga yang tidak dapat dilakukan oleh istrinya.

Di akhiri wawancara melalui WhatsApp Kapolres Muba mengatakan, bahwa film ini membawa pesan keterlibatan pria sebagai seorang ayah, suami dan pribadi yang anti kekerasan,” terangnya.
(Sadiman)

Catatan Akhir Tahun 2019 Ombudsman RI Perwakilan Sumsel

Palembang, Penasriwijaya.com – Catatan akhir tahun 2019 Ombudsman Republik Indonesia (RI) Perwakilan Sumatera Selatan mencatat banyaknya laporan dari masyarakat salah satunya laporan pendidikan diperoleh dari Sistem lnformasi Manajemen Pelaporan (SIMPeL)

Dari data yang diperoleh Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Selatan menunjukkan angka masuknya Iaporan dengan substansi pendidikan pada 3 tahun terakhir terus menempati urutan 3 teratas dari sisi jumlah Iaporan. Pada 2017 Iaporan dengan substansi pendidikan yang masuk berjumlah 7 Iaporan, pada 2018 berjumlah 21 Iaporan, dan pada 2019 berjumlah 10 Iaporan.

Menurut Kepala perwakilan Obudsman RI Sumsel, M. Adrian Agustiansyah, SH laporan yang diterima tersebut didominasi oleh dugaan maladministrasi pungutan liar yang dilakukan oleh pihak sekolah maupun komite sekolah kepada siswa, wali siswa.

Pihak sekolah memiliki banyak alasan untuk membenarkan tindakannya tersebut, misalnya dengan beralasan terjadi keterlambatan pembayaran Dana BOS dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan atau keterlambatan penyaluran Dana PSG untuk triwulan berjalan yang tadinya dialokasikan untuk operasional sekolah, membayar gaji guru honorer, dan Iain sebagainya sehingga sekolah terpaksa menarik sejumlah uang dari siswa, wali siswa yang digunakan untuk menutupi kekurangan dana operasional sekolah karena keterlambatan tersebut.

“Sehingga sekolah terpaksa menarik sejumlah uang dari siswa, wali siswa yang digunakan untuk menutupi kekurangan dana operasional sekolah karena keterlambatan tersebut,” ungkapnya pada laporan catatan akhir tahun saat jumpa pers di kantor Ombudsman RI, Jalan Radio nomor 1 keluran 20 Ilir (17/12/2019)

Ombudsman kemudian lanjut Adrian, memutuskan untuk melakukan Rapis Assessment (Kajian Cepat) untuk meneliti apakah terdapat korelasi antara Program Sekolah Gratis dengan tindakan pungutan liar yang dilakukan oleh Satuan Pendidikan.

Kajian yang mengambil sampel 5 Kabupaten/Kota ini juga dilakukan untuk mengevaluasi PSG dan memberikan saran perbaikan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan pihak terkait Iainnya terkait Program PSG. Dalam kajian tersebut, Ombudsman RI Sumsel menemukan beberapa hal penting antara lain:

1. Penyaluran Dana PSG tidak tepat waktu.

2. Pembinaan dan Pengawasan satuan pendidikan oleh Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota kurang optimal dalam menekan pungutan

3. lnkorelasi antara Kompetensi dengan Perilaku, dimana pengetahuan para penyelenggara pendidikan di tingkat Satuan Pendidikan terhadap penggunaan dana PSG dan BOS yang tinggi namun tidak konsisten dengan tindakan yang dilakukan karena masih memutuskan untuk melakukan sejumlah pungutan.

4. Penegakan Hukum dan penerapan sanksi yang lemah pada pelanggaran yang dilakukan Satuan Pendidikan.

Dari beberapa temuan di atas, Ombudsman RI Sumatera Selatan telah menyusun Policy Brief sebagai masukan kepada pemangku krpentingan di tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota. ” Untuk perbaikan program PSG dan pencegahan maladministrasi di dunia pendidikan Sumatera Selatan. Penyampaian Policy Brif tetsebut direncanakan akan disampaikan kepada pihak terkait dalam waktu dekat ini, ” jelasnya (Nopri