OKU,Penasriwijaya.com – Pelantikan pengganti antar waktu (PAW) dari Empat anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Ogan Komering Ulu (OKU) yang belum lama ini memprotes tentang kebijakan,di kantor Pengadilan Negeri PN serta di gedung DPRD OKU, ahirnya terjawab dan di sahkan, Jumat ( 30/11/2018).

Ketua DPRD OKU. Zaplin Ipani pun batal dicopot dari jabatannya, hal ini setelah ia memenuhi janjinya dan resmi melantik pengganti antar waktu (PAW) ke empat anggota DPRD OKU yang lompat partai.

Karna pada waktu itu, Zaplin sempat berjanji akan melepas jabatannya jikalau tak segera melantik empat PAW dihadapan Koalisi Masyarakat Peduli Keadilan (KOMPAK) dan 4 (empat) orang calon Pengganti Antar Waktu (PAW) anggota dewan yang lompat partai pada aksi unjuk rasa tempo hari Selasa (27/11/2018).

Ke empat anggota dewan yang dilantik tersebut yakni, Sahril Elmi dari PKS yang digantikan oleh Muhammad Ismi. Kamaludin dari PKPI digantikan Masykur, Yudi Purna Nugraha dari PKB digantikan Radios Irawan, dan Parwanto dari PAN digantikan Adtya Citra Indah Dewi Lestari.

Pelantikan pengganti Antar waktu (PAW) ini dilakukan dalam rapat paripurna istimewa ke V DPRDOKU. masa persidangan ke-3 tahun sidang 2018, di ruang rapat paripurna DPRD OKU,yang dihadiri oleh Bupati OKU Drs Kuryana Aziz serta disaksikan tamu undangan lainnya.

Pimpinan rapat Zaplin Ipani mengatakan ,”Pelantikan ini dalam rangka melaksanakan amanat undang-undang sehubungan dengan telah diterbitkannya keputusan gubernur sumsel. No. 633/KPTS/I/2018, No. 635/KPTS/I/2018, No 636/KPTS/I/2018, dan No 638/KPTS/I/2018 tentang persesmian dan pemberhentian Anggota DPRD OKU masa jabatan 2014-2019 dan Kepada 4 (Empat) anggota yang di PAW dalam hal. Yudi Purna Nugraha, Sahril Elmi, Kamaludin dan Parwanto, Atas nama pimpinan dan anggota dewan menyampaikan penghargaan dan terimakasih atas pengabdianya, untuk anggota dewan yang baru saja dilantik juga kami ucapkan selamat bergabung di DPRD OKU, mari kita laksanakan tugas-tugas dengan penuh tanggung jawab dan pengabdian,”Jelas Zaplin.

Sementara ditempat yang sama, Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Drs Kuryana Aziz, dalam sambutanya mengatakan, pelaksanaan sumpah janji PAW ini merupakan awal pelaksanaan tugas. “PAW ini bukan karena sebuah rencana, tapi karena maunya mereka (anggota PAW red) sendiri yang memilih beralih ke partai lain,”Sampai Kuryana.

Diketahui kemajuan pembangunan di OKU, yang semata-mata untuk menciptakan kesejahteraan masyarakat tidak terlepas dari hubungan kerja yang harmonis antara legislatif dan Eksekutif dalam hal ini pemerintah daerah. Termasuk kontribusi positif dari stakeholder dalam rangka mengoptimalkan kebijakan pemerintah daerah dalam konteks inilah peran dan fungsi DPRD diperlukan untuk menunjang implementasi otonomi daerah, DPRD mempunyai peran besar dalam mewarnai pemerintah daerah,” sebutnya.

Bupati OKU Kuryana juga mengucapkan selamat kepada para anggota PAW DPRD yang baru dilantik. “Pelantikan dan pengambilan sumpah janji ini merupakan awal dalam melaksanakan tugas, selamat bertugas sebagai anggota DPRD OKU Tahun 2014-2019,” Pungkasnya.(Adi/Red).

OKU,Penasriwijaya.com – Terduga tiga orang pelaku pencurian dengan kekerasan (Curas) berhasil di Amankan Kepolisian Resor (Polres) Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Provinsi Sumsel.

Dari tiga pelaku pencurian dengan pemberatan (Curat) tersebut, yang pertama, Putra Chaniago (19), dan Trimo (30). dan dari salah satu pelakunya, diduga otak pelaku merupakan resedivis yang baru 2 bulan keluar dari penjara dengan kasus yang sama (Curanmor) Yakni Eko (18), dari tetiga tersangka tersebut, merupakan warga Desa Ulak Lebar dan Desa Sukajadi, Kecamatan Ulu Ogan, Kab OKU.

Terduga ditangkap Polisi Sektor (Polsek) Ulu Ogan, masing-masing di rumahnya, pada tanggal 17 November lalu, karena mencuri satu unit sepeda motor Merk Honda bodi rakitan RX King di halaman rumah korban bernama Suryono (30), warga Desa Ulak Lebar.

Hal itu disampaikan Kapolres OKU AKBP Dra NK Widayana Sulandari didampingi Wakapolres Kompol Nurhadiyansyah, Kasat Reskrim AKP Alex Andriyan S.KOM, Kapolsek Ulu Ogan Ipda Eddi Hernata saat menggelar press release di halaman Mapolres Ogan Komering Ulu,Kamis (24/11/18).

“Dalam 2 (Dua) hari setelah kejadian tersebut, tiga tarsangka langsung kita tangkap masing-masing di rumahnya, di Dusun 3 (Tiga) Desa Ulak Lebar, tersangka ini berjumlah 4 (Empat) orang dan baru tiga pelaku yang berhasil kita amankan, sementara pelaku satunya DPO identitasnya sudah kita kantongi ,”Kata Kapolres.

Dari para pelaku dan modusnya mengambil motor korban saat sedang terparkir di halaman rumah korban. Setelah motor korban disembunyikan ke empat tersangka disebuah kebun atau talang, Kemudian salah satu tersangka yang bernama Putra Chaniago menyuruh orang lain menemui korban untuk meminta tebusan sebesar Rp.3 juta kepada korban.Namun belum sempat ditebus ketiga tersangka yang sudah dilaporkan korban ke Polsek Ulu Ogan lebih dulu diamankan anggota kita di sana,”Jelas Kapolres.

“Penangkapan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolsek Ulu Ogan Ipda Eddi Hernata dan dari Ketiga pelaku kini sudah diamankan di Mapolres OKU beserta barang bukti (BB) satu unit sepeda motor milik korban yang dicuri,”Ungkap Polres

Pelaku akan dijerat dengan pasal 363 tentang pencurian dangan pemberatan (Curat), ancaman hukuman penjara maksimal selama 7 tahun,”Pungkasnya.(Adi).

OKU,Penasriwijaya – DPD Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKRMI) Kabupaten OKU menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-IV. Sabtu,(24/11/2018).

,”Acara yang dilaksanakan di di Masjid Al-Wahab Desa Air Paoh Kecamatan Baturaja Timur OKU tersebut dibuka oleh staf ahli Bupati OKU Bidang Kemasyarakatan, H.Herizal Amri, SH.,M.Si.

Hadir dalam acara tersebut DPW BKPRMI Sumsel yang diwakili oleh Imam Subeki merupakan Koordinator Wilayah (Korwil OKU Raya), Ketua Baznas OKU Drs.H. Admiathi Somad, Perwakilan Kankemenag OKU, Perwakilan Polres OKU, perwakilan Kodim 0403/OKU, pengurus DPD BKPRMI OKU dan ketua DPK se -OKU.

Rokhmat Subeki, S.Ag.,M.Si.
Ketua Umum DPD BKPRMI OKU
dalam penjelasan laporan pertanggung jawaban pengurus DPD BKPRMI OKU. Periode 2014-2018 menjelaskan,” berbagai program dan kegiatan untuk para Ustad dan Ustadzah serta santri telah dilakukan selama periode kepemimpinnya Kegiatan yang telah kita laksanakan.

Diantaranya munaghosan santri, pendataan pelatihan Ustad dan Ustazdah, mengupayakan pemberian insentif dan kegaiatan lainya yang bertujuan untuk kemajuan santri dan ustad/ustadzah di bawah naungan DPD BKPRMI OKU” jelas Rokhmat Subeki.

Dia juga mengucapkan terima kasih kepada pengurus DPD BKPRMI, DPK BKPRMI Se Kabupaten OKU, Pemerintah Kabupaten OKU dan pihak-pihak yang sudah memberikan konstribusi selama ini. selain itu, ia juga meminta maaf jika selama memimpin DPD BKPRMI masih jauh dari kata sempurna.
dan sekali lagi terima kasih kepada semua pihak dan permohonan maaf jika terdapat kekurangan dalam memimpin DPD BKPRMI,” Terangnya.

Sementara dalam kesempatan itu, Bupati OKU H Kuryana Azis memberi sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh staf ahli Bupati.di Bidang Kemasyarakatan Herizal Amri mengucapan berterima kasih atas pengurus DPD BKPRMI periode 2014-2018 yang sudah membantu pemerintah kabupaten OKU, dalam upaya pemberantasan buta Aksara Al-Quran di KabOKU ini,”Kata Herizal.

“Bupati juga memberikan Apresiasi kepada pengurus BKPRMI. terlebih bagi para Ustad dan Ustadzah pejuang Syiar agama Allah untuk tidak pernah bosan-bosannya mendidik atau mengajarkan santri di Unit TPA masing-masing dan menurut Bupati Hal ini perlu dilakukan agar nantinya santri memiliki ilmu agama, keimanan yang kokoh berakhlakul karimah yang insya Allah menjadi generasi emas dizamannya kelak,” terangnya.

“Selamat bermusyawarah untuk memilih Ketua DPD BKPRMI OKU periode 2018-2022 mendatang
,”Pungkasnya.

Dalam acara Musda yang berlangsung penuh suasana kekeluargaan tersebut,15 orang pemilik hak suara yang terdiri dari,13 orang dari 13 kecamatan (Ketua DPK), 1 (Satu) orang perwakilan Majelis Pertimbangan Daerah BKPRMI OKU, dan 1 (Satu) orang perwakilan DPD BKPRMI OKU secara aklamasi kembali memilih Rokhmat Subeki, S.Ag., M.Si sebagai Ketua DPD BKPRMI OKU periode 2018-2022.(Adi/Red).